Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 28


__ADS_3

Siang menjelang,...


Di sebuah sekolah SMA swasta di kota berhawa sejuk itu....


Jordan sudah berada di tempat itu lagi guna menjemput Hanum setelah tadi pagi mengantar gadis itu.Masih dengan baju yang sama dan sebuah kacamata hitam namun dengan kendaraan berbeda lantaran kini ia membawa mobil, Jordan duduk di sebuah kursi papan di bawah sebuah pohon yang tak terlalu besar sambil memainkan ponselnya.


Tak butuh waktu lama....


Para siswa siswi Sekolah Menengah Atas itu pun berhamburan keluar.Satu persatu dari mereka keluar gerbang,ada yang mencari angkutan umum,berjalan kaki,pulang naik kendaraan pribadi,atau menghampiri sanak famili yang sudah bersiap menjemput mereka.


Jordan tak peduli.Ia sudah mengirim pesan pada Hanum dimana posisi nya saat ini.Ia tinggal menunggu saja gadis manis itu keluar.


Saat Jordan tengah asyik dengan kegiatan nya...tiba tiba.....


"Kak Jordan...."ucap seorang gadis yang kini berdiri di samping kursi papan tempat dimana Jordan tengah menunggu Hanum.


Jordan mendongak....


itu Rebecca...!!Ia berdiri di sana bersama dua temannya,Vania dan Clara.


Laki laki itu menatap singkat ke arah Rebecca,lalu kembali fokus pada ponselnya.


"kak Jordan ngapain di sini?"tanya Rebecca.


"Nungguin Hanum"ucap Jordan cuek


Rebecca mengubah mimik wajahnya menjadi kesal.


"sebenarnya kakak tuh siapanya Hanum sih? perhatian banget kek nya....pakai dijemput segala..."ucap Rebecca judes


"lah lu sendiri siapa gue pengen tau banget urusan gue...?" ucap Jordan membalik perkataan Rebecca.


Rebecca terdiam dengan raut wajah kesal,tiba tiba....


"permisi...."ucap seorang gadis berhijab yang datang dari arah belakang Rebecca dan kawan-kawan nya.


Ketiga gadis itupun menoleh dan menatap tajam ke arah Hanum,membuat gadis itu kini menunduk.


Seutas senyum terbentuk dari bibir Jordan,lemah sekali gadis ini,ditatap begitu saja langsung menunduk.


Hanum segera berjalan cepat mendekati Jordan seolah mencari tempat aman.


"udah yuk kak...kita kan harus ke rumah sakit"ucap Hanum sambil membawa sebuah kantong kresek putih berisi dua bungkus cilok di dalamnya.


"itu apa?"tanya Jordan ada sambil mengangkat dagunya menunjuk ke arah kantong kresek di tangan Hanum.


"cilok..!aku beli dua..."ucap Hanum sambil mengeluarkan satu bungkus cilok yang ia beli dan menyerahkannya pada Jordan.


"nih...satu buat mas brewok...satu buat aku.."ucap Hanum manis.


"makasih karpet..."ucap Jordan santai.


"Hanum...."rengek gadis itu.


Jordan hanya tersenyum sambil mengacak acak lembut rambut berbalut hijab tersebut.


Rebecca bergemuruh menyaksikan adegan di hadapannya itu.Ada hubungan apa sih mereka?kok akrab banget...!Rebecca yang sudah lama mengenal dan mengidolakan Jordan saja tak pernah diperlakukan semanis ini.Jordan datang padanya hanya untuk menjamahnya, setelah itu ia pergi.Rebecca tak pernah di perlakukan semanis ini...!


Lagi lagi....Hanum berada selangkah di depannya...!membuat kebencian itu makin mendarah daging di hati Rebecca....!!


Jordan mengangkat tangannya lalu merangkul pundak Hanum,membuat gadis itu sedikit tersentak,begitu juga Rebecca cs.


Dada Hanum berdebar.Laki laki itu selalu saja tidak bisa menjaga gerakan tangannya,memeluk,merangkul,membelai pipi Hanum dan kadang mencubit nya.


"kalau Abi tau kelakuan aku sama mas brewok begini bisa di transfer ke Palestine aku...."batin Hanum.


"ke rumah sakit sekarang?"tanya Jordan.


Hanum mengangguk...


"ya udah yuk...."ucap Jordan.Wajahnya mendekat ke pucuk kepala Hanum dan menghirup nya,lalu dengan sekali gerakan ia merubah posisi tangannya menggandeng tangan mungil itu dan membawanya menuju mobil sport tunggangan nya.

__ADS_1


Rebecca mengepalkan tangannya.Ia tak suka melihat kedekatan dua anak manusia itu.Lihat saja....ia akan membuat perhitungan pada Hanum...!!


...****************...


Sementara di dalam mobil yang melaju tak terlalu kencang dengan kaca pintu mobil yang terbuka..


Jordan mengemudi dengan satu tangan kanannya,sedang tangan kirinya memegang plastik cilok yanh sudah ia lubangi salah satu sudutnya sambil memakannya.


"mas brewok...."


"Jordan..!"


"sama aja..."


"Keith Jordan Edward...."ucap Jordan sambil menoleh ke arah Hanum.


"iya keket...!"


"Keith bego'...!"ucap Jordan kesal.


"susah namanya...!ya udah sih mas brewok aja biar gampang....!"ucap Hanum ngeyel.


Jordan menghela nafas panjang.


"mas brewok..."ucap Hanum.


"apa?"


"kamu kenal ya sama Eca?"tanya Hanum lagi.


"nggak terlalu..."ucap Jordan cuek.


"semalem pas aku nyari kamu ke bar sama kak Zev aku liat dia loh kak....dia lagi joget joget gitu di atas bangku tau nggak...."ucap Hanum menggebu gebu mengajak Jordan ber ghibah.Jiwa ghibah khas emak emak dalam diri Hanum pun seketika itu juga mencuat


Laki laki itu hanya mengulum senyum mendengar ocehan sang gadis yang terus membicarakan tentang Rebecca.


"trus dia tuh nggak risih tau...diliatin banyak orang...di sorakin cowok cowok....ihh....aku aja yang liatnya malu loh...joget joget... goyang goyang di depan umum kek gitu.."ucap Hanum.


"mas brewok....kamu risih nggak sih kalau liat cewek begitu...?"tanya Hanum.


"risih lah...."jawab Jordan sekenanya.


"tuh ...kan beneran....pasti risih lah....aku aja yang cewek juga risih liatnya..." ucap Hanum


Jordan tak henti mengulum senyum sambil mengunyah cilok nya.Sedangkan Hanum terus nyerocos sepanjang perjalanan menceritakan semua kejelekan Rebecca dan teman teman nya.Ia seolah ingin meluapkan semua kekesalan nya yang tak pernah ia ungkapkan di depan Rebecca.


Jordan hanya manggut manggut.Ekspresi gadis yang terlihat kesal itu justru nampak lucu di mata Jordan.Menjadikan hiburan tersendiri bagi laki laki dua puluh lima tahun tersebut.Lagi lagi... Jordan seolah lupa tentang kisah pilu kehidupan dan percintaannya jika sedang bersama Hanum.Segala tingkah polah gadis polos itu,semua nampak lucu dimata Jordan.


Hanum terus nyerocos,tanpa sadar kini mobil yang di tumpanginya sudah sampai di rumah sakit tempat dimana Bryan di rawat.


"ya ampun...kok cepet banget ya sampai nya.,"ucap Hanum.


"elu ngoceh mulu....ampe capek gue dengernya"ucap Jordan kemudian turun dari kendaraan roda empat itu.


Hanum mengikutinya dari belakang.Keduanya lantas menuju ruangan dimana Bryan dirawat.Zev bilang,kini Bryan di rawat di lantai tiga setelah tadi siang di pindah dari ruang ICU ke ruang rawat inap.Ruangan Bryan kini bersebelahan dengan ruang rawat umi.


"assalamualaikum...."ucap Hanum saat sampai di ruangan Bryan.


"wa Alaikum salam...."jawab wanita cantik berhijab disana.


Itu Rubi...!ia berada di ruangan itu menemani Bryan dan kini tengah menyuapi pria yang masih sedikit lemah itu.


Jordan diam,lalu mengedarkan pandangannya ke segala arah tak mau menatap dua sejoli itu.Rubi menunduk merasa tak enak hati,sedangkan Hanum,ia menatap Jordan,Rubi dan Bryan secara bergantian.


"eemmm.....mas........"ucapan Hanum terhenti saat Jordan tiba tiba memotongnya....


"gue keluar dulu ya..."ucap Jordan sambil tersenyum kaku.


Hanum hanya menghela nafas panjang.Ia menatap nanar punggung kokoh itu hingga hilang di telan pintu.


Kasian dia....pasti nggak kuat liat Rubi dan Bryan..begitu pikir Hanum.

__ADS_1


"Hanum...."ucap Bryan.


Gadis itupun menoleh...


"iya mas..."jawab gadis itu.


"kamu kesini sama laki laki itu?"tanya Bryan.


Hanum mengangguk...


"kok bisa?"tanyanya Bryan lagi penuh selidik.


"eeeemm....tadi...mas bre...eh maksudnya..mas Jordan jemput aku..."ucap Hanum.


Bryan menyipitkan matanya...


"ngapain dia jemput kamu...?"tanyanya.


"ya...jemput aja....kan dia juga mau kesini...makanya sekalian bareng..."ucap Hanum.


Gadis itu nampak menggaruk kepala bagian belakang nya yang tak gatal.


"eemmm....aku keluar dulu ya mas....."


"ngapain?"


"kangen umi...pen ke ruangan umi dulu...."ucap Hanum.


"mas Bryan lanjutin aja makannya...di suapin kak Rubi.....aku tinggal bentar ya..."ucap Hanum.


Gadis itupun melangkah keluar ruangan meninggalkan Bryan dan Rubi yang nampak menatapnya penuh selidik.


Hanum mengedarkan pandangannya ke segala arah saat sudah berada di luar ruangan.Fokus matanya langsung tertuju pada sesosok laki laki yang nampak berjalan menjauh menyusuri lorong rumah sakit itu.


Hanum berlari menuju pria tersebut.Lalu...


"doooooorrrrr......!!" ucap Hanum sambil menepuk pundak Jordan dari belakang berniat mengagetkan pria itu namun nyatanya ia tak kaget.


"apaan sih lo?ngapain keluar...?" tanya Jordan


"di dalem panas..."jawab Hanum.


"ada AC bego'..!panas dari mana?"


"kan aku nggak suka Ac..."ucap Hanum.


"norak lo"ucap Jordan.


"mas...mau bantuin aku nggak?"tanya Hanum.


"ck...bantuin apaan.. tiap hari minta bantuan mulu lo"ucap Jordan.


Hanum mengulum senyum.,..


"ada ..nggak susah kok...gampang....mau yah..."ucapnya.


"ya udah...buruan apaan..."jawab Jordan.


Hanum tersenyum sumingah.Dengan satu gerakan ia meraih dua tali di kerah hoodie Jordan dan menariknya,membawa laki laki itu pergi dari tempat tersebut.


"eh..lu kira kira dong kalo narik orang...narik tangan kek...ini tali leher di tarik tarik...lu kira gue sapi...!"


"bukan sapi..tapi kebo..!hahaha...."


"an**it lu....!"umpat Jordan namun tak digubris oleh Hanum.


...----------------...


***Selamat pagi menjelang siang...


up 08:43

__ADS_1


yuk.... dukungannya mana nih***.....


__ADS_2