Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 26


__ADS_3

Di rumah sakit.....


Wanita hamil itu tengah cekikikan menatap layar ponselnya.Saat ini ia tengah menyaksikan sebuah rekaman vidio yang memperlihatkan adegan lucu antara Jordan dan Hanum di tepi danau yang Zev rekam secara diam diam.


Nabila terkekeh....astaga.... cara Hanum menasehati Jordan benar benar beda dari yang lain.


drrrttt...drrrttt...drrrttt...


Serigala


memanggil.....


Nabila segera mengusap tombol hijau di sana,...


"halo..."ucap Nabila


"gimana?lucu kan?" ucap Zev


"iya... lucu...."balas Nabila sambil terkekeh.


"aku jadi inget dulu waktu kamu lagi caper ama aku kelinci..."


Nabila mengernyitkan dahinya.


"caper?kapan aku caper?"tanya Nabila seolah lupa.


"kamu lupa apa...dulu siapa yang akting pura pura jatuh di jalan,jatuh ke kiri yang baret bodi motor kanan....hahaha..."ucap Zev tertawa.


"ih apaan sih....serigala....."rengek Nabila.


"lah kan emang bener...."jawab Zev dari seberang sana.


"kamu juga....dulu ngapain waktu aku pertama masuk bengkel kamu caper.."


"caper apa?aku nggak pernah caper..." ucap Zev


"tuh.... dulu waktu aku pertama kali dateng ke bengkel...kamu nyuruh aku masuk ke ruangan kamu...ternyata kamunya masih pake celana belum kelar?maksudnya apaan kek gitu?pamer?apanya yang dipamerin?!"ucap Nabila tak mau kalah.


Zev tergelak.....


"ya....ya.....ya....ya.....aku inget....tapi kamu juga suka kan?ampe bengong mulu kalo ketemu aku..."ucap Zev.


Nabila menggeliat malu.


"udah ah....ngaco mulu ngomongnya....buruan pulang..."rengek putri Adrian.


"iya ..ini udah di jalan aku nya...kamu mau di beliin sesuatu nggak....?"tanya Nabila.


"nggak usah....aku mau eskrim aja..."ucap Nabila malu malu.


"es krim?"


"he'eh.."


"es krim nya siapa?"


"es krim nya serigala...."


ciiiiiiiaaaaaahhhhhh🤭🤣


Zev makin tak bisa menyembunyikan tawanya.


"ya udah.... tungguin ya...."ucap Zev


"jangan lama lama..."


"iya...."jawab Zev.


"ya udah...."


"assalamualaikum hello kitty...."

__ADS_1


"wa Alaikum sayang serigala...."jawab Nabila menggeliat.


Sambungan telepon antara sepasang suami istri bar bar itupun terputus.


Nabila pun memasukkan ponselnya ke dalam tas.Tiba tiba.....


daaaaaggghhhh.....


Suara benda keras jatuh terdengar dari dalam ruang ICU tempat di mana Bryan dirawat.Nabila terlonjak.


Apa itu?


Dengan cepat wanita hamil itupun bangkit dari posisi duduknya dan masuk ke dalam ruang ICU tempat dimana Bryan dirawat.


ceklekk.....


pintu terbuka....


Dilihatnya disana sang pasien berbalut perban di kaki,tangan kanan serta kepalanya masih tergolek lemas di atas ranjang.Namun tangan kirinya yang tak terperban nampak terkulai ke sisi ranjang.Kursi di samping ranjang terguling,sedangkan mata Bryan sudah terbuka.


Bryan sudah sadar.....!!


Ia sengaja menjatuhkan kursi agar bisa di dengar oleh orang yang menunggu nya dari luar.


"Bryan..."ucap Nabila lalu mendekati ranjang laki laki yang kini berstatus sebagai adik iparnya itu.


"lo udah sadar?"tanya Nabila berbinar.


Bryan tak menjawab.Ia masih lemah...Matanya hanya fokus menatap wanita yang hingga kini masih memegang separuh dari hatinya itu.


"bentar ya ...gue panggilin dokter" ucap Nabila dan bergegas melangkah hendak mencari dokter untuk memeriksa keadaan Bryan.Namun baru saja istri Zev itu ingin berbalik badan,tangan lemah itu sudah terlebih dulu meraih telapak tangan Nabila,seolah meminta wanita hamil itu untuk tidak pergi meninggalkan nya.


Nabila menoleh,


Bryan menggelengkan kepalanya seolah meminta Nabila untuk tidak pergi kemana mana.


Putri Adrian Tama menghela nafas panjang.Ia tersenyum kaku lalu mencoba meraih tangan sang adik ipar dan melepaskan nya dari telapak tangannya.


Diluar ruangan,wanita hamil itu segera mengeluarkan ponselnya dan menghubungi sang serigala tersayang nya.Ia tau, Bryan menaruh hati pada nya sejak dulu sebelum ia jatuh cinta pada Zev.Namun sayang...Nabila tak pernah memiliki perasaan yang sama pada Bryan.


Mungkin akan lebih baik jika ia segera menghubungi suaminya dan meminta nya untuk cepat datang ke rumah sakit.Ia tak mau menunggui Bryan yang sudah sadar itu sendiri.Nggak enak aja rasanya.....


...****************...


Sementara itu ditempat lain.....


Di sebuah taman kota....


Di bawah pohon besar beralaskan rerumputan,sambil menikmati semangkok bakso yang di jual pedagang keliling di sekitaran taman.Gadis cengeng itu mendengarkan dengan seksama kisah hidup dari seorang Keith Jordan Edward.Pria berandalan dengan sejuta lika liku kehidupan nya sejak ditinggal oleh ayah kandungnya yang tergoda ja*ang.


Hanum mengamati wajah berjambang yang dulu selalu menjadi lawan debatnya ketika bertemu itu.Nampak jelas gurat kesedihan dalam diri Jordan.Apalagi ketika ia menceritakan tentang ibunya yang sering kambuh gangguan jiwa nya meskipun dari luar ia terlihat baik baik saja.


Jordan kembali menyeruput kuah bakso di tangan nya.Hanum adalah orang kedua setelah Zev yang tau tentang kisah pilu Jordan.Jordan memang bukan tipe orang yang suka curhat sana sini.Ia sangat jarang terbuka pada orang lain.Apa yang ia rasakan cukup ia sendiri yang tau,itu pemikiran Jordan.


Hanum menghela nafas panjang....


"aku nggak nyangka ternyata hidup kamu serumit ini"ucap Hanum.


Jordan tersenyum singkat.


"biasa aja"jawab Jordan cuek.


Hanum tersenyum manis.Gadis itu meletakkan mangkok bakso di tangannya.Ia kemudian mengangkat jari kelingkingnya yang imut


"jadi mulai sekarang kita temenan ya....kita bisa saling curhat....dan janji harus saling dukung dan saling ngingetin..."ucap Hanum sambil mendekatkan jari kelingking itu ke wajah Jordan.


Jordan terkekeh.Ia meraih tangan mungil itu,dan mengarahkan jari kelingking itu ke arah lubang hidungnya.


"iiiihhh.....!jijik...!!jorok banget....!!"rengek Hanum menarik tangannya dan memukul pundak Jordan.Laki laki itupun tergelak.Seolah ia lupa dengan masalah hidup dan percintaannya jika sedang bersama gadis cengeng ini.


"kek anak kecil lu"ucap Jordan.

__ADS_1


"emang aku anak kecil..."ucap Hanum.


"buruan janji dulu...!!"ucap Hanum sambil kembali mengarahkan jari kelingkingnya ke wajah Jordan.


"apaan sih bocah...." ucap Jordan.


"janji dulu..."


"iya iya....janji..."ucap Jordan cuek.


"jarinya mana..."ucap Hanum.


Jordan mengehela nafas panjang.Ia lantas mengangkat tangannya lalu menunjukkan jari tengahnya kemudian menautkannya dengan jari kelingking mungil milik Hanum.


"janjiii" ucapnya.


"ih...janji apaan kek gitu.."


"janji versi gue emang kek gini..napa lo...nggak usah protes...gue bahkan kalo janji ama cewek biasanya nggak pake jari..."


"trus pake apa?" tanya Hanum polos.


Jordan menatap nakal ke arah Hanum.Laki laki itu mendekat kan wajahnya ke arah wajah adik Zev itu, sehingga kini posisi wajah mereka sangatlah dekat.


"ada ...bentuknya hampir mirip ama jari...tapi lebih gede...lebih panjang....nggak ada kukunya..."ucap Jordan dengan raut wajah serius dan sambil mengamati wajah manis yang terlihat sangat polos itu.


Hanum mengernyitkan dahinya.


"itu apaan?kaki?"tanya Hanum begitu polos.


"bukan"ucap Jordan masih dengan posisi yang sama.


"trus apa?"


"ada pokoknya....pengen liat?"tanya Jordan.


Hanum mengangguk...


Jordan terdiam.Matanya tak lepas mengamati wajah polos itu.


"mana?"tanya Hanum.


Seutas senyum lucu terbentuk dari bibir Jordan.


"mana?"tanya Hanum lagi.


"bawah perut gue..."ucap Jordan.


Hanum melirik ke tubuh bagian bawah Jordan, tepatnya di bawah perut pria itu.Lalu....


Hanum menatap perut dan wajah Jordan bergantian membuat laki laki itu semakin gemas dibuatnya.


"ngapain lo?mikirin apa lo?"tanya Jordan.


"kalo janji kan kelingking nya di tautin....trus kalau pake itu gimana nautinnya?"tanya Hanum yang sukses membuat Jordan tertawa lepas.


"an*iir....hahahaha...."ucap pria itu sambil menjauhkan wajahnya dari wajah Hanum.


Astaga.... bodoh dan polos emang bedanya tipis ya bestie....🤣🤣


Jordan masih tergelak.


"iiihhh....jangan diketawain.....!"ucap Hanum malu sambil mencubit pinggang Jordan yang ngakak guling-guling di rerumputan.


"diem dong....!malu maluin ah..."rengek Hanum lagi.Sungguh....Jordan benar benar tak bisa menyembunyikan tawanya membuat Hanum makin merona merah karena malu....


...----------------...


SELAMAT PAGI MENJELANG SIANG....


up 09:11

__ADS_1


yuk klik like komen vote dan hadiahnya


__ADS_2