
Malam menjelang di sebuah kamar bernuansa doraemon.Gadis berambut panjang yang biasanya tertutup hijab itu nampak mondar mandir sambil mencoba menghubungi seseorang melalui sambungan telfon.
Hanum nampak gelisah.Sejak bertemu di acara pernikahan Bryan tadi siang hingga saat ini Jordan belum menghubungi nya lagi.Padahal biasanya hampir tiap jam laki laki itu selalu menyempatkan menelfon atau mengirimi nya pesan.
Hanum kembali mondar mandir.Ada rasa khawatir dalam dirinya.Ia takut Jordan yang kini mulai sedikit demi sedikit beribadah dan belajar ilmu agama itu menjadi galau lalu kembali mendekati tempat maksiat.
Saat Hanum tengah sibuk dengan pikirannya,tiba tiba....
drrrrttt......drrrrttt......drrrrttt......
ponsel di tangannya bergetar.Hanum tersenyum lebar.Ada nama "mas brewok" di sana melakukan panggilan video.
Hanum berlari menyaut hijab instan nya, mengenakan nya serapi mungkin lalu mengusap tombol hijau disana setelah duduk di ranjang sambil memeluk gulingnya.
Hanum tersenyum sumringah.Dilihatnya di sana Jordan tengah berada di suatu tempat dengan raut wajah yang nampak serius.
"mas..."ucap Hanum.
"hmm...."
"kamu kemana aja nggak ada kabar?"tanya Hanum.
"nape sih ...gue lagi sibuk...."ucap Jordan dengan mimik wajah yang masih terlihat fokus.
Dia lagi ngapain sih...pikir Hanum.
"oh ...kirain kamu kenapa kenapa... abisnya nggak ada kabar..."ucap Hanum.
Jordan mengeluarkan senyuman nakalnya.
"cie...khawatir lo....?naksir lo ama gue?"tanya Jordan sukses membuat Hanum tersipu malu.
"a...apa sih...enggak...kan cuma...itu...kok tumben aja seharian nggak ada kabar...."ucap Hanum bohong.
"oh...kirain udah mulai jatuh cinta lo ama gue......"ucap Jordan sambil cengengesan.Hanum mencoba menetralkan ekspresi wajahnya yang mulai tersipu malu
Laki laki itu kembali memasang mode serius.
"mas...."
"hmm..."
"kamu lagi ngapain sih....kok keliatan nya serius banget...." tanya Hanum.
Jordan menatap jengkel ke arah kamera ponselnya.Ia kemudian mengangkat benda pipih itu, mengarahkan kamera tersebut ke segala arah di ruangan yang saat ini ia tempati tersebut.
"menurut lo kalau ditempat kayak gini kira kira gue lagi ngapain?"tanya Jordan sambil mengarahkan kamera nya ke segala penjuru ruangan.
Hanum nyengir.Di lihatnya di layar ponsel nya.,nampak beberapa benda yang tak asing baginya.Seperti tisue toilet,shower,tirai kamar mandi,dan lain lain.
"kamu lagi di toilet?!"tanya Hanum sedikit ngegas.
"gue lagi bo*er karpeeetttt.....!!"ucap Jordan kesal.
"kalau lagi bo*er ngapain vidio call aku?!!" tanya Hanum ikut kesal.
"hp gue dari tadi bunyi kagak berhenti..lu nelponin mulu....gue mau ngeden dari tadi kagak jadi jadi denger suara hp bunyi mulu...!"ucap Jordan
"iiiiihhhhhhh......jorok banget sih...!!jijik tau nggak...!"ucap Hanum.
"lah kan lu liat wajah gue bukan ta* gue napa lo jijik...emang muka gue kek ta*...?!”ucap Jordan tanpa filter.
"iiiihh....ngomonngnyaaa......"
"lah kan emang bener.."
"auk ah...!jorok banget jadi cowok...!!"ucap Hanum kesal.
Jordan terkekeh...
__ADS_1
"ya udah...gue matiin... ntar gue telfon lagi kalau udah selesai....atau...lo mau nungguin gue ampe selesai?"tanya Jordan menggoda.
"jijik...!!"ucap Hanum kesal lalu mematikan sambungan telepon nya membuat Jordan terkekeh.
...****************...
Sementara itu di tempat lain....
Di sebuah club malam....
Seorang pria paruh baya berkacamata nampak memasuki tempat hiburan malam tersebut.Usianya yang sudah empat puluh tahunan tak memudarkan paras tampan kulit putihnya.
Laki laki itu duduk di sebuah bangku di sana.Matanya menatap ke segala arah mencari sosok wanita yang kini tengah menjadi incarannya bersama para anak anak muda yang mengajaknya bekerja sama.
Ya ...itu Farhan...!ia mencari Rebecca...!
Mantan asisten Adrian Tama itupun tersenyum smirk.Ia memanggil seorang pelayan bar dan membisikkan sesuatu.Pelayan itu manggut manggut lalu kemudian berjalan mendekati Rebecca yang tengah asyik berjoget di sana.
"kau ini berani apa terlalu bi*al....sudah di teror berkali kali masih berani saja keluar rumah...main ke club....kau rupanya belum tau sedang berhadapan dengan siapa..."monolog Farhan sambil menatap gadis yang terus meliuk liukan tubuhnya itu.
Rebecca mendekat ke arah Farhan dengan langkah yang di buat senakal mungkin.Tatapan dan senyuman menggoda tak lupa ia sematkan manakala sahabat Adrian itu mulai mengeluarkan senyuman nya yang manis ke arah Rebecca.
"wooow....om om ganteng ini kek nya tertarik ama gue..."batin Rebecca.
"hai om...."ucap Rebecca saat sudah berada di hadapan Farhan.
Farhan sang mantan asisten peme*kosa ulung terlihat begitu tenang.Dulu ia sudah terbiasa menghadapi wanita wanita seperti ini.Meskipun ia tak pernah sekalipun tertarik pada wanita wanita macam ini.
Ya...walaupun dia asisten dari Adrian sang penjual para wanita tapi sekalipun ia tak pernah ikut mencicipi wanita wanita Adrian.Satu satunya wanita yang pernah ia jamah hanyalah Putri, istri sah nya.
Farhan tersenyum...
"hai sayang....kau cantik sekali...."ucap Farhan
"kamu Rebecca kan?"tanya Farhan.
"iya....om sendiri?"
"nama om Soni..."ucap Farhan bohong.
"by the way.....om kok malem malem kesini....apa nggak dicariin sama istrinya....."ucap Rebecca manja sambil dengan beraninya menggerakkan jari jari tangannya bermain di dada bidang berbalut kemeja hitam milik Farhan
Farhan mengangkat satu sudut bibirnya.
"om pernah kesini beberapa hari lalu....dan om melihat kamu sedang berjoget waktu itu...entah kenapa....sejak saat itu wajahmu selalu menari nari di pelupuk mataku sayang.."ucap Farhan sambil memainkan beberapa helai rambut Rebecca yang tergerai ke dada.
Rebecca mengulum senyum.
"pesona gue emang bisa memikat hati siapa pun....."batin Rebecca.
"masa sih om?trus kenapa nggak di samperin aja waktu itu..."ucap Rebecca begitu manja.
"makanya om balik lagi kesini...om pengen lebih dekat sama kamu.."ucap Farhan.
Rebecca makin berani.Ia bahkan dengan lancangnya duduk di pangkuan Farhan.
"om wangi deh....aku suka..."ucap Rebecca manja dengan tatapan mata menggoda..
"kamu mau pergi sama om malam ini?apapun yang kamu mau akan om kasih....tapi temani saya dulu....saya akan membelikan apapun yang kamu mau..."ucap Farhan.
Rebecca kembali mengulum senyum.Sepertinya jika dilihat dari penampilan nya, laki laki yang usianya jauh di atasnya ini memang benar orang kaya.
"oke..aku mau.....tapi bener ya om...apapun yang aku mau harus diturutin...."
"iya sayang....asalkan kamu mau nurut sama om malam ini...."
__ADS_1
Rebecca pun menyandarkan kepalanya ke dada Farhan dengan manjanya
"kita pergi sekarang?"tanya Farhan.
"boleh...."jawab gadis nakal itu.
Keduanya pun bangkit.Farhan mengajak Rebecca keluar dari club malam itu.Rebecca dengan tidak tau malunya pun menggandeng sambil bersandar manja di lengan Farhan
Rebecca terbelalak.Tunggangan pria itu bukan mobil asal asalan.Sebuah mobil sport mewah keluaran terbaru yang harganya sangat fantastis.Ini sih benar benar mangsa empuk....pikir Rebecca.
Keduanya pun masuk ke dalam mobil mewah yang sebenarnya mobil baru milik Zev itu.Ya....Farhan hanya guru SMP dan pemilik usaha alumunium bukan,ia tak se kaya Zev yang memiliki perusahaan besar dengan cabang dibeberapa kota besar di negara itu.
Saat sudah berada di dalam mobil....
"sayang...."ucap Farhan sambil membelai rambut Rebecca.
"iya om...."
"sebelum kita pergi...ada yang mau om sampaikan sama kamu.."
"apa?"
Farhan nampak diam, seolah tengah berfikir.
"apa om?"tanya Rebecca....
"eemm....om....om adalah laki laki yang sangat suka................" ucap Farhan menggantung
"suka apa?"tanya Rebecca penasaran.
"om suka BDSM"ucap Farhan
(yang nggak tau BDSM apa.... searching google aja ya🙈)
Rebecca diam sejenak.Ia nampak berfikir keras
"apa kamu mau....om sangat mengagumi kamu Rebecca...."ucap Farhan.
Rebecca masih terlihat berfikir.Ia jadi sedikit ragu...
"ayolah sayang....om akan memberikan semuanya yang kamu mau...."ucap Farhan.
Rebecca bimbang....
Laki laki ini sangat kaya,sayang sekali untuk di sia siakan.Tapi BDSM...?ngeri sekali..
"gimana?mau kan sayang?"tanya Farhan sambil membelai wajah Rebecca.
Gadis itu menarik nafas panjang...lalu.....
"iya....aku mau om..."ucap Rebecca sambil mengangguk.
Farhan tersenyum manis.Namun dalam hatinya mengumpat hebat.Dasar ja*ang...!rela melakukan apapun demi uang dan kemewahan...!murah sekali tubuhmu...!begitu pikir Farhan.
Laki laki itupun kemudian mengambil dua buah kain merah dari dalam dashboard mobil nya.
"pakai ya ..."ucap Farhan.
"iya om"jawab Rebecca pasrah.
Farhan pun menggunakan dua kain panjang itu untuk menutup mata dan mengikat tangan Rebecca.
Setelah selesai,ia pun melajukan mobil mewah itu meninggal kan club malam tersebut.
...----------------...
***Selamat malam....
up 18:00
__ADS_1
yukk...mana dukungan nya....🥰🥰🥰***