Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 60


__ADS_3

Hari berganti hari......


Semua kembali berjalan dengan semestinya....


Hari pernikahan Jordan dan Hanum kian hari kian dekat.Jordan pun kini terlihat makin sering datang kerumah sang calon mertua dan menghabiskan waktu disana.Hubungannya dengan Bryan pun juga makin membaik,meskipun Bryan lebih terkesan tak banyak bicara,mungkin memang sifat dasarnya begitu.


Siang ini...


Seperti biasa,Jordan bersiap untuk menjemput sang calon istri di sekolahnya.Dengan kaos hitamnya,pria itu melangkah menuruni tangga rumahnya dengan langkah yang sedikit terburu buru.Saat ia sampai di ruang tamu....


"Jordan...."ucap seorang wanita paruh baya yang sedari tadi berada di ruang tersebut.Itu mommy Intan.Sepertinya memang sedari tadi ia berada di ruangan itu guna menunggu sang putra untuk turun.


Jordan menghentikan langkahnya.Ia menoleh ke arah sang mommy dengan tatapan mata datar.Sejak keributan beberapa hari yang lalu,Jordan memang belum pernah bertegur sapa lagi dengan sang mommy.Laki laki itu bahkan jarang pulang,ia lebih memilih untuk tidur di bengkel di bandingkan tidur di rumahnya sendiri.


Mommy Intan mendekat...


"kamu mau kemana?"tanya Intan sedikit kaku.Mungkin karena saking tak terbiasa nya.


"pergi..."ucap Jordan datar.


"kemana?"


"jemput temen...ada apa?"tanya Jordan lagi tanpa menoleh ke arah sang ibu.


"nak....."ucap mommy Intan yang sukses membuat Jordan menoleh.Sudah lama ibunya tak pernah memanggil nya dengan sebutan itu.


"mommy pernah denger kamu mengaji...bersama seorang perempuan....kalau mommy boleh tau....itu siapa?"tanya mommy Intan.


Jordan menatap ke arah sang ibu dengan tatapan yang sulit diartikan.Dadanya bergetar.Suara mommy Intan begitu lembut seperti yang dulu pernah ia dengar sebelum keluarganya hancur berantakan.


"untuk apa anda menanyakan itu?"tanya Jordan datar.


"mommy ingin kenal dia....boleh?"


"untuk apa?"tanyanya lagi.


Mommy Intan menunduk.Sepertinya putranya itu masih kecewa pada dirinya.Sikapnya berubah lebih dingin dari biasanya.


"mommy cuma pengen kenal aja....boleh...?"tanya mommy Intan.


Jordan diam sejenak.Ia menatap sang ibu dengan tatapan mata yang begitu sulit untuk diartikan.


"mommy ingin mengenal lebih dekat perempuan itu..."ucap mommy Intan.


"namanya Hanum....dia calon istriku..."ucapnya singkat kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.Meninggalkan mommy Intan yang nampak terdiam mendengar ucapan sang putra.Jadi Jordan akan menikah?benarkah..?dan ia sebagai ibu kandungnya bahkan tak pernah tau akan hal itu.


Mommy Intan meremas baju di bagian dadanya.Ada rasa sesak disana.Ada rasa bersalah dalam dirinya.Sepertinya ia memang sudah terlalu jauh meninggalkan Jordan.Sampai sampai ia tak tau bahwa sebentar lagi sang putra akan meminang gadis pujaan hatinya Seperti apa gadis itupun mommy Intan tak mengetahuinya...!Sungguh....perasaan bersalah menghujam jantungnya...!ibu macam apa dia ini...?!pantas saja Jordan begitu murka.Ia memang payah sebagai seorang ibu...!Mommy Intan menghapus lelehan air matanya.Tiba tiba jika keingintahuannya meronta ronta.Ia ingin tau,kemana perginya sang putra.Ia sering melihat Jordan keluar,ia juga sering mendapati Jordan tak pulang ke rumah,tapi ia tak pernah tau,kemana perginya putra semata wayangnya itu.


Mommy Intan meraih kontak mobil di atas meja.Dan dengan cepat ia menuju salah satu dari deretan mobil mewahnya yang terparkir di garasi dan dengan cepat ia melajukan kendaraan roda empat tersebut mengikuti mobil sport yang terlebih dulu meninggalkan rumah tersebut dengan Jordan sebagai pengemudi nya.


......................


Lima belas menit perjalanan...

__ADS_1


Kedua mobil itu sampai di sebuah sekolah menengah atas.Mommy Intan memarkirkan mobilnya sedikit menjauh dari mobil Jordan agar putra nya itu tak curiga.Dari kejauhan mommy Intan yang berada di dalam mobilpun masih sibuk mengamati pergerakan sang putra yang nampak menunggu seseorang di depan gerbang sekolah.


Sebenarnya siapa yang Jordan tunggu di depan gerbang sekolah SMA?apa jangan jangan ia menunggu calon istrinya?apakah calon istrinya salah satu pengajar di sekolah tersebut?pikirnya.


Sementara itu di depan gerbang sekolah,Jordan nampak menatap kesal ke arah seorang gadis berhijab yang nampak asyik berbincang sambil berjalan beriringan dengan seorang siswa berkacamata disana.Mereka terlihat cukup akrab sambil sesekali tertawa lebar.Keduanya berpisah saat berada di depan gerbang,siswa itu segera menuju ojek langganannya sedangkan Hanum berjalan riang mendekati sang calon suami.


"haaaaaloo calon suami...."ucap Hanum ceria di barengi sebuah senyuman manis.



"sapa tuh tadi?"tanya Jordan ketus.


"siapa?"tanya Hanum.


"tuh..yang tadi...yang kacamata segede gawang lapangan bola ..yang giginya tonggos bolong tengah....ancur banget tuh muka..."ucap Jordan kesal.


Hanum yang kian hari kian manja itu pun mengulum senyum...


"ituuuhh....itu namanya Mamet...dia anak paling pinter lo di kelas aku..."ucap Hanum.


"mermet?"


"mameeettt....!!!!!”ucap Hanum ngegas sambil terkekeh.


"bukan cuma mukanye doang yang ancur...namanya juga aneh...!lu ngapain sih deket deket ama dia...?!tiati....ntar di gigit loh ..."


"iiihhh...apaan sih...."ucap Hanum tak habis pikir.Gadis itu kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Jordan dengan tatapan menggoda.


"cemburu ya....?ciiee....mas brewok cemburu...."


"heeelllleeeehhh.....cemburu bilang syaayaanggg...."ucap Hanum sok Jordan terkekeh.Dengan gemas ia menoyor dahi Hanum dan menjauhkan nya dari wajahnya.


"jangan deket deket...!gue khilaf bunting lo...!"ucap Jordan tanpa filter


"iihh....ngomongnya ..."ucap Hanum risih.


"lagian lu mancing mancing mulu..!udah buruan masuk...!"


"iya iya...bawel banget jadi cowok...!"ucap Hanum.


Jordan pun melangkah mengitari mobilnya berniat untuk segera masuk ke kursi kemudi mobilnya.Namun....


"mas brewok..!"ucap Hanum merengek sambil memainkan ujung hijabnya.


"ape lagi....?!"tanya Jordan.


"romantis dikit kek..."ucap Hanum memasang mode melas


"romantis apaan?"tanya Jordan tak paham.


"bukain pintunya..."ucap Hanum sambil menggeliat manja.


"Allahu Akbar..."ucap Jordan sambil terkekeh.

__ADS_1


"buruan...!keburu panas entar aku item..!masak calon pengantin kulitnya gosong...!"ucap Hanum manja.


"manja banget lo sekarang ya...biasanya juga buka sendiri lo..!"ucap Jordan.


"iihh....buruan bukain....aku laper...lemeshhh... nggak kuat buka pintu...."ucap Hanum lagi masih dengan mode manja.


Jordan terkekeh.Makin hari makin ada ada saja tingkah gadis karpetnya ini.


Pria itupun kembali mendekati Hanum,lalu membuka pintu disamping kemudi sesuai permintaan sang calon istri.


"ngomong dulu dong....silahkan princes....gitu..."ucap Hanum belum puas.


"astaga Tuhan...!ribet banget ya idup lo tinggal masuk doang..!gue lelepin knalpot juga lo lama lama..."ucap Jordan.


"buruan..ngomong dulu..."ucap Hanum masih belum menyerah.


"astaga Tuhan...iye iye....silahkan princes karpet ku...."ucap Jordan dengan senyuman sok manis


"makasih calon suami...."jawab Hanum sok imut membuat Jordan geleng geleng kepala mendengarkannya.


Pintu pun ditutup oleh Jordan.Ia kembali mengitari mobilnya lalu masuk ke dalam dan mulai melajukan mobilnya


"mas...." ucap Hanum lagi dengan posisi kepala tersandar di sandaran jok mobil


"apa?"


"laper.... renang yuk..." ucap Hanum sekenanya membuat Jordan tergelak.


"lo sekarang pinter ngelawak ya...."ucap Jordan gemas.


Hanum hanya terkekeh.


"mau renang dimana?"tanya Jordan.


"warung nasi padang...."ucap Hanum.


"boleh...belinya sebungkus..."ucap Jordan.


"makannya berdua....."lanjut Hanum.


"gue yang megangin...."lanjut Jordan lagi.


"aku yang nyuapin.,."lanjut Hanum lagi


"biar apa?"lanjut Jordan lagi.


"ngirit...!!"jawab Hanum


Keduanya pun tergelak bersama sama.Sungguh...hal hal sederhana yang ternyata bisa membuat keduanya kian hari kian dekat.


Mobil pun terus melaju,menuju warung nasi padang untuk membeli sebungkus nasi untuk dimakan berdua.


...----------------...

__ADS_1


***Selamat sore....


yukkk....kasih dukungannya***.....


__ADS_2