
Hari berganti....
Di sebuah tempat pemakaman umum..
Seorang gadis menangis meraung raung di antara dua makam yang masih basah.Tak ada teman,tak ada kawan.
Kedua orang tuanya meninggal,namun sedari tadi tak ada satu tetangga pun yang datang melayat.Teman teman ibu dan ayahnya pun tak ada yang datang,relasi bisnis sang ayah,teman judi sang ibu, teman sekolah Rebecca,semua menjauh dan terkesan tak peduli pada keluarga itu saat mengetahui bahwa keluarga yang dulu angkuh karena kekayaan yang mereka punya itu ternyata sudah jatuh miskin.
Relasi bisnis Irawan sudah tau tentang kebangkrutan laki laki itu,teman teman judi Lusi juga sudah mendengar tentang kalahnya Lusi dari Zev.Sedangkan teman teman Rebecca,mereka juga sudah mengetahui hancurnya keluarga gadis angkuh itu lantaran beberapa hari yang lalu foto Rebecca mencium kaki Hanum tersebar di mading dan beberapa grub WhatsApp siswa siswi SMA tempat Hanum belajar.Entahlah...bagaimana bisa dan siapa yang menyebar....tak ada yang tahu.
Rebecca terus menangis histeris,saat ini jam sudah menunjukkan pukul dua siang,tapi wanita itu seolah belum mau beranjak dari makam kedua orang tuanya
Ia benar benar tak punya apa apa sekarang.Harta raib,orang tua pergi,tak ada teman dan sahabat seperti yang dulu ia miliki.
Waktu menunjukkan hampir maghrib....
Seorang pria berkemeja hitam dan berbadan tegap datang mendekati gadis yang kini benar benar hancur itu..
"assalamualaikum...."ucapnya sambil berjongkok di samping Rebecca.
Gadis itu menoleh,lalu dengan cepat ia memundurkan tubuhnya dengan perasaan was was.Antara takut dan benci,ia memilih mundur menjauhi laki laki itu.
"ngapain kamu kesini?belum puas kamu melihat keluarga saya hancur....?!!!"tanya Rebecca.
Laki laki bermata hijau itu tersenyum,..
"saya turut berduka cita atas meninggalnya kedua orang tua kamu Rebecca...."ucap laki laki itu,Adrian.
"nggak usah sok peduli kamu....!!ini semua juga gara gara kalian....!!!"ucap Rebecca marah.
Adrian masih terlihat tenang..
"kalian semua jahaaattt....!!!"ucap Rebecca histeris sambil terus menangis.
"kalian pasti akan mendapatkan balasan dari Tuhan....!!kalian pasti akan menderita sama seperti yang aku rasakan saat ini...!!"ucap Rebecca lagi.
Adrian tersenyum....
__ADS_1
"ya....kamu benar nak....setiap orang pasti akan mendapatkan karma atas semua dosa dosanya di masa lalu...."ucap Adrian begitu tenang.
"apa kau yakin...aku akan mendapatkan karmaku setelah ini?"
"lalu jika memang nanti aku akan mendapatkan karmaku.... mendapatkan penderita an yang sama seperti yang kau alami saat ini....lalu bagaimana denganmu?"
"apakah penderitaan mu saat ini bisa dibilang adalah karma dari dosa dosamu di masa lalu?"tanya Adrian membuat Rebecca terdiam.
Gadis itu menangis.Entah mengapa ia merasa sesak.Ia sedang berduka,tapi laki laki itu tiba tiba datang dan bilang bahwa mungkin apa yang ia alami saat ini adalah balasan atas dosa dosanya dulu?jahat sekali....!
Adrian tersenyum lagi....
"apa kamu masih ingat, berapa banyak orang orang seusiamu yang dulu sering kamu hina,kamu rendahkan,kamu bully,saat kamu dan keluarga mu sedang berada di atas awan?"
"berapa banyak air mata yang tumpah,berapa banyak hati yang tergores akibat perilaku angkuh dan sombong yang selalu kalian banggakan dulu?"tanya Adrian.
"aku tidak ingin menghakimimu dengan mengatakan ini adalah karmamu...!tapi satu hal yang perlu kau tau....Tuhan tidak pernah tidur nak....Tuhan selalu melihat apa pun yang hambaNya perbuat meskipun kau melakukan nya secara sembunyi sembunyi sekalipun..."
"akan selalu ada balasan atas semua yang kita perbuat di dunia ini...entah itu yang baik ataupun yang buruk..."ucap Adrian.
"resapilah nak....apa saja yang sudah kau tanam selama ini....dan apa yang kau tuai hari ini...." ucap Adrian.
Ya....ia sadar ia memang angkuh dulu.Ia merasa punya segalanya hingga selalu beranggapan ia bisa melakukan apapun karena ia memiliki kuasa .
Namun kini,saat semua keadaan berubah seratus delapan puluh derajat.Ia hancur....ia sendiri....!orang orang yang dulu memujanya karena kecantikan parasnya dan gaya hidupnya yang mewah,kini seolah semua hilang pergi menjauh.Tak ada yang namanya sahabat ataupun kawan...ia sendiri...!benar benar sendiri....!
apakah benar kata laki laki itu..
ini adalah karma atas semua dosa dosanya yang lalu?
"Rebecca....."ucap Adrian lembut
"Tuhan masih berbaik hati padamu,Ia masih memberikan umur untukmu,tidak seperti ayah dan ibumu...itu artinya Ia ingin melihatmu berubah nak....Ia ingin melihat kau bersujud dan memohon ampun...."
"Ia masih menanti taubatmu...."ucapnya.
"kau sudah terlanjur membuat dosa...dan sekarang kau hanya punya dua pilihan...memperbaiki,atau melanjutkan perbuatan salahmu di masa lalu....."ucap Adrian.
__ADS_1
Rebecca menangis terisak isak..
"kamu seneng kan aku kayak gini?kamu seneng kan aku hancur...?!iya kan?!" tanya Rebecca masih keras hati.
Adrian tersenyum lagi ..
"ya....aku senang....aku senang ketika Tuhan mulai menunjukkan kuasaNya,membalikkan keadaan hanya dalam hitungan detik....menunjukkan betapa besar dan hebatnya kuasa Tuhan ...mengangkat yang lemah lalu menjatuhkan yang merasa tinggi...."
"sekarang aku hanya tinggal menunggu ...aku tinggal menunggu Tuhan menyentuh hatimu yang keras agar menjadi lunak...."
"kau masih punya Tuhan nak....datanglah padaNya,minta ampun dan kekuatan padaNya....karena untuk saat ini..tidak ada sahabat yang baik untukmu dari pada Tuhanmu...."ucap Adrian.
Laki laki itu tersenyum.Ia merogoh saku kemejanya.Mengeluarkan beberapa lembar uang dan menyodorkan nya pada Rebecca.
Rebecca menatap nanar dua lembar uang lima puluh ribuan itu.
"ambilah....dan beli makan ...aku tau kau belum makan sejak pagi..."ucapnya
Rebecca masih tak bergeming.Ia seolah ragu ragu untuk menerima nya.
"ambillah....kau harus tetap hidup untuk medoakan kedua orang tuamu..."ucapnya lagi.
Rebecca perlahan mendekat,ia pun meraih uang itu dengan ragu ragu
"makan....setelah itu carilah Tuhanmu....dia menunggu taubatmu nak...."ucapnya.
"sekali lagi aku turut berduka cita ....pulanglah...ini sudah hampir malam...."
Rebecca masih diam....
"aku pamit.... assalamualaikum...."ucap laki laki itu lalu bangkit.
"wa alaikum salam"jawab Rebecca lirih hampir tak terdengar.
...----------------...
***Up 12:32
__ADS_1
yukkk....kasih dukungan dulu***....