Makmum Untuk Sang Pendosa

Makmum Untuk Sang Pendosa
Bab 68


__ADS_3

braaaaakkkkkk.........


meja digebrak dengan kuatnya...!Lusi bangkit dengan raut wajah tak menentu.Ia kalah...!Zev pemenangnya....!Perjanjian perjudian sudah ditanda tangani hitam di atas putih.. !Seluruh aset perusahaan yang ia miliki sudah dipertaruhkan....!


Dan dia kalah....!


Itu artinya ia kehilangan semuanya....!!


apa apaan ini?! bodohnya dia....!


Lusi menjambak rambutnya sendiri dengan kuat...!ia tak mau miskin...!ia tak mau jadi gelandangan...!Wanita itu tak henti mengumpat hebat.Setan apa yang merasukinya tadi hingga ia bersedia menerima tawaran Zev untuk judi dengan aset perusahaan sebagai taruhannya.


Tidak....!ini tidak mungkin...!ia tak mau begini..!ia tak terima kekalahan ini....!


"tidak...!aku tidak mau...!kita mulai lagi sekali lagi....!kalau hasil akhirnya nanti adalah finalnya...!aku mau main sekali lagi...!!"ucap Lusi.


"apa kau buta nyonya....bukankah dalam perjanjian yang sudah kau tanda tangani sudah tertulis dengan jelas....hanya ada tiga kali permainan....dan kita sudah melewati ketiganya....kau sekali menang dan aku dua kali ...itu artinya ...kau kalah telak...!"ucap Zev santai.


"pers*tan dengan surat perjanjian itu...!aku tidak peduli...!aku tidak akan memberikan aset aset ku ...! perjanjian kita batal....!!"ucap Lusi murka.


Zev mengangkat satu sudut bibirnya.Dalam posisi masih duduk memangku salah satu kakinya,ia lantas mengarahkan jari telunjuknya ke arah pojok atas ruangan tersebut,lalu ke pojok yang lain,menunjuk ke arah CCTV ruangan yang sedari tadi merekam aksi perjudian mereka....!


Zev tersenyum penuh kemenangan.Lusi panik...!ia tak mau ini terjadi.Adrian mengulum senyum diam diam.


Zev bangkit,ia merogoh saku jas nya lalu menyodorkan sebuah flashdisk ke arah Lusi...


"ikuti permainan ku....maka kau hanya akan menjadi gelandangan tanpa memikul aib yang akan membuatmu malu seumur hidupmu..."ucap Zev.


"ku beri kau waktu tiga hari untuk menyiapkan semuanya...aku menunggu mu di kantorku...untuk menyerahkan semua asetmu yang sudah menjadi hak ku...!"ucap Zev dingin kemudian melangkah pergi meninggalkan tempat tersebut di susul Farhan dibelakangnya.Zev mengulum senyum sinis sambil melirik sekilas ke arah Adrian mana kala suami Nabila itu lewat di samping sang mertua yang tengah bersandiwara.Adrian pun membalas senyuman itu dengan hal yang sama...


Mereka berpisah.Zev dan Farhan keluar ruangan itu meninggal kan Adrian dan Lusi berdua di ruangan tersebut.


...****************...


Gema adzan subuh berkumandang.


Setelah menyelesaikan solat tahajud yang mereka mulai jam tiga pagi,lalu di lanjut dengan membaca Al Qur'an,kini sepasang suami istri itu kembali bersimpuh di atas sajadah melaksanakan ibadah solat subuh berjamaah.Dengan seperangkat alat solat pemberian Jordan,Hanum begitu khusyuk berdiri di belakang tubuh pria berewokan tipis itu sebagai makmum sholat nya.


"assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh...."


dua kalimat salam menjadi tanda berakhirnya ibadah subuh mereka.


Jordan berbalik,Hanum mendekat meraih punggung tangan Jordan lalu menciumnya sebagai tanda bakti seorang istri terhadap suaminya.


"Pet...."ucap Jordan.


"apa..."


"sorry ya.... bacaan gue belum lancar...maklum...masih belajar..."ucap Jordan.


"nggak apa apa mas...itu udah lebih dari cukup kok .."jawab Hanum.


Jordan tersenyum menatap wajah manis wanita di hadapannya itu.Ia merasa sangat beruntung sekarang..


"mas...." ucap Hanum.


"ya..."


"aku boleh nanya nggak...." tanya Hanum pelan.


"nanya apa?"


"eemm....kamu.....nggak pengen jengukin daddy kamu...?"tanya Hanum hati hati


Jordan membuang wajah,mengalihkan pandangannya ke segala arah.


"buat apa?"ucap nya


"ya ... setidaknya kita tau kondisi dia mas.....walau gimanapun dia kan tetep ayah kandung kamu...."ucap Hanum.


"gue nggak siap pet...."


"gue terlalu sakit hati sama dia....semua ini berawal dari keegoisan dia....jadi kalau sekarang dia sakit....mungkin itu karma nya dia.... biarin aja lah...."ucap Jordan.


"bukannya setiap orang pernah berbuat salah dan dosa,dan selalu ada kesempatan untuk setiap orang berubah jadi lebih baik?" ucap Hanum


Wanita bersuami itu meringsut mendekatkan wajahnya ke wajah sang suami.


"daddy kamu sendiri, nggak punya keluarga,di panti jompo,nggak ada yang jenguk....kamu nggak kasian?"tanya Hanum lembut.

__ADS_1


Jordan menatap sendu ke arah sang istri yang masih berbalut mukena.


"apa menurut lo..gue harus maafin dia?"tanya Jordan


"kalau menurut aku...iya....tapi......kalau kamu belum siap....kita coba jenguk aja dulu...kita liat kondisi dia...dari jauh deh kalau kamu nggak mau deket....setidaknya kita tau kondisi dia sekarang..."ucap Hanum.


Hanum menatap lembut mata hijau pupus ituu


"mau ya .....ntar siang kita jenguk daddy kamu berdua...."ucap Hanum.


Jordan tersenyum....


"gue beruntung punya lo pet..."ucap Jordan.


Hanum hanya tersenyum.


"aku juga ...tapi ada satu sih.,yang bikin aku kesel sama kamu mas..."ucap Hanum kini mengubah mimik wajah nya jadi cemberut


Jordan mengernyitkan dahi nya...


"apa?"


"kamu mah nggak romantis...."ucap Hanum kesal.


"maksudnya...?"


"ya kamu ...manggilnya lo gue...lo gue....nggak ada manis manisnya sama sekali.."ucap Hanum kesal.


Jordan mengulum senyum lucu...


"trus maunya dipanggil apa?"tanya Jordan


"ya apa kek yang imut...yang lucu....masa sama istri sendiri lo gue lo gue....kamu pikir kita temen tongkrongan apa .."ucap Hanum kesal.


Jordan terkekeh....


"ya udah....maunya di panggil apa?" tanya Jordan menawarkan.


"ya nggak tauk...apa aja..."ucap Hanum malu malu..


"istriku..." ucap Jordan menggoda sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Hanum


"belahan jiwaku..."


"ihhh.... norak..."


"pujaan hatiku..."


"maasss....."


"pemilik goaku...."


"maaaaaassss...!!!"ucap Han malu sendiri sambil memukul pundak Jordan membuat laki laki itupun tergelak dan menjatuhkan kepalanya di pangkuan Hanum.


"nggak gitu juga manggil nya....jijik...." rengeknya


"lah terus apa dong....gue kan nggak ngerti...." ucap Jordan.


"tuh kan....lo gue lagi....!males ah...!udah sana...!!"ucap Hanum sambil mendorong kepala Jordan yang berada di pangkuan nya dengan kesal lalu bangkit


Jordan masih cekikikan.


Hanum melepas mukenanya dan merapikan peralatan solatnya sedangkan Jordan masih duduk di atas sajadahnya sambil terus menggoda sang istri yang nampak bersungut.


"bidadariku...."


"mas diem deh...."


"pemilik karpet berbulu ku...."


"maaaaassss.......!"


"trus apa dong ...eeeemm.... kendaraan malamku...."


"Maaaaaasssss.....!!!!"


Hanum kesal ia bersimpuh di hadapan Jordan lalu membekap mulut laki laki yang terus tertawa itu menggunakan bantal yang ia ambil dari atas ranjang.


Jordan tak bisa menyembunyikan tawanya.Sungguh....hanya dengan candaan begini saja sudah membuatnya sangat bahagia.

__ADS_1


Hanum terus berusaha membekap mulut Jordan yang terus tertawa.Wajahnya kesal bercampur malu membuat Jordan makin gemas dibuatnya.


"kok ngambek sih ..kan lo yang minta...."


"ya tapi jangan aneh aneh gitu panggilannya ... diketawain orang...."rengeknya.


"ya trus apa dong....sarang burungku...."


"maaaassss......."


"Hahahaha.....nggak....nggak....sini....bercanda...."ucap Jordan lalu meraih tubuh wanita itu dan mendekapnya dalam pelukan.


Jordan mengusap rambut panjang Hanum lalu mencium pucuk kepalanya lembut.


"apa ya panggilannya...."ucap Jordan berfikir...


Hanum tak menjawab.Ia masih bersandar manja di dada pria tampan itu.


"bingung gue...."ucap Jordan lagi..


"kek nya gue butuh inspirasi nih....cari inspirasi dulu yuk..."ucap Jordan.


Hanum mendongakkan wajahnya ke arah Jordan


"cari dimana...?"tanya Hanum polos.


"disini..."jawab Jordan sambil menggerakkan tangannya mengusap paha mulus Hanum dan mulai meraba naik, masuk ke dalam piyama daster milik sang istri.


Alih alih mengangguk atau mengiyakan,Hanum justru menahan tangan Jordan,memintanya untuk berhenti melakukan pergerakan nya.


"kenapa?"tanya Jordan.


"jangan sering sering.....ntar cepet hamil...aku kan masih sekolah..."


"konsep dari mana sering bikin cepet hamil...kan gue buangnya di luar..."ucap Jordan tanpa filter membuat Hanum pun mencubit gemas perut Jordan.


"ih mas ngomongnya....."


"lah kan emang benar...."


"ya iya...tapikan bisa aja..."


"bisa aja apa?"


"bisa aja kalau ada yang kececer di dalem..."ucap Hanum polos membuat Jordan tergelak.


"iihhh....malah ketawa...."


"ya lo lucu...."ucap Jordan terkekeh.


Jordan mendekap tubuh itu makin erat sambil kembali menghujani pucuk kepala Hanum dengan kecupan kecupan lembut.


"yukk..."ucap Jordan.


"capek mas.....semalem udah...."


"bentar aja....ntar siang gue beli kon*om deh....biar aman...." ucapnya.


"yuk...." ucap Jordan lagi.


"gendong.."ucap Hanum manja.


"oh siaap...."jawab Jordan semangat.


Dengan gerakan cepat ia pun mengangkat tubuh ramping itu lalu membawanya naik ke atas ranjang.


Pagi mereka pun berlangsung panas dengan adegan suami istri yang kembali mereka lakukan hingga mentari mulai meninggi.




...----------------...


***Selamat siang ..


up agak telat...baru up jm 13:04


yukk.... mana dukungan nya🥰🥰***

__ADS_1


__ADS_2