
"Kalo kamu bersedia,,sekarang bisa Aku antar kamu bertemu dengan Nya"
"Loh,,sekarang??,,lalu kamu???apa tidak mengganggu mu??"
"Enggak lah,,ini aku mau kesana sekarang,,mau beli kayu untuk Proyek sekolah yang sedang Aku kerjakan"
"Ohhh...Bisa Pas gini ya,,jodoh nih..hahaha"
Mereka tertawa.
Hampir setengah jam,mereka berdua turun dari Bus,dan Berjalan menyebrang kemudian Masuk di sebuah pemukiman padat.
"Masih jauh ya??"
Tanya As.
"Ah .enggak kok,,itu disana"
Teman nya menunjuk ke Arah rumah besar di ujung.
Suara bising mesin pemotong kayu terdengar sangat berisik,ketika mereka hampir tiba di lokasi.
"Nah...itu Dia...Orang nya,,bentar ya As."
As mengangguk memperhatikan Teman nya berlari ke Arah Seseorang.
"Ko....Ko Akiyong!!!"
"Eh..Jang...Ada apa??,Mau ambil kayu??"
"Iya Ko...Cuma ini...katanya kemarin lagi cari orang??"
"Iya...iya...kamu Ada teman???"
"Iya Ko...Itu orang nya..Dia jujur dan bertanggung jawab,,rajin dan Detail.."
"Oh ...boleh..boleh,,coba kamu panggil sini,,"
"As....Sini..."
Panggil Ujang.
As beranjak dari duduk nya,setengah berlari ke Arah Ujang.
"Nah Ko..Ini kawan baik saya,,nama nya Asmawi..,Nah As..Ini ko Akiyong,,pemilik Panglong Kayu ini"
Panglong adalah sebutan untuk perusahaan penebangan kayu.
"Selamat Pagi Pak,,eh maksud saya Ko.."
As menyalami calon Bos baru nya.
"Iya...selamat pagi,,ehmmm..As ya nama nya?"
"Iya Ko"
Jawab As mengangguk.
"Iya....begini,,saya cari pengawas untuk Panglong saya,,tak butuh muluk-muluk,,saya hanya butuh Orang yang jujur..ulet dan bertanggung jawab,,tak perlu surat- surat dan sebagai nya,hanya butuh kesanggupan memegang ucapan dan komitmen,,bagi saya itu lebih dari cukup"
"Apa kamu kriteria orang seperti yang saya mau??"
Sambung Akiyong.
"Mudah-mudahan Saya bisa menjadi yang Ko Akiyong harapkan"
As menatap Mata Akiyong sambil menambahkan senyum ramah.
"Oke..kalo kamu sanggup,,kapan kamu bisa mulai kerja?"
__ADS_1
"Beri saya waktu 3 hari Ko,untuk mempersiapkan segalanya,dan maaf,,apa disini ada kontrakan Ko,,saya mau tinggal di sekitar sini"
"Oh...itu masalah gampang,,itu di depan Panglong ada rumah saya kosong,,kamu boleh tempati,,ada bagian yang rusak bisa kamu betulin,,ambil kayu di pabrik"
As terperangah,mendengar tawaran Akiyong.
"Wah...ini serius Ko??"
"Serius,,saya tidak suka bercanda...kamu tumpangi saja,,gratis gak usah bayar"
"Terima kasih Ko....terima kasih..."
Sekali lagi As menyalami tangan Akiyong.
"Kalau begitu saya pamit pulang Ko,saya ingin mengabarkan berita gembira ini pada istri saya dirumah"
As berpamitan kemudian bergegas untuk pulang.
Sementara di rumah,
Mar terus kepikiran niat suami nya yang dianggap nya berlebihan.
Mar tidak rela jika As berhenti bekerja,hal itu dikarena alasan ekonomi dan kenyamanan yang telah dirasakan Mar.
Mar tengah duduk di lantai menemani Baby Ana bermain,walau sebetulnya pikiran nya tengah berkecamuk.
"Assalamualaikum...."
Kepulangan As menyadarkan lamunan Mar,terlebih ketika Baby Ana bertepuk kegirangan melihat Papanya pulang.
"Pa..pa.pa...pa...yeee..ye..."
Celoteh Baby Ana.
"Uuuhhh,Anak cantik Papa....lagi main ya sama Mama...iya Nak??"
"Ma....cepat segera berkemas,,kita akan pindah..secepat nya!!"
Seru As.
"Pindah???,,Kemana Pa??"
"Aku sudah dapat pekerjaan,,dan kita dapat tempat tinggal,,Kamu tau..Ma....Aku dapat kerjaan jadi apa???"
As memegang Bahu istrinya dan menatap lekat-lekat wajah bingung Istrinya.
Mar hanya menggeleng,tanda tanya besar sedang bersarang dikepalanya.
"Aku bekerja sebagai PE NGA WAS...Ma.....!!!"
As mengeja jabatan barunya di depan Mar.
"Lalu??"
"Lalu...besok aku mau resign,dan lusa kita pindah"
"Ya Pa...Aku menurut saja mana yang terbaik menurut kamu"
Meski masih belum terlalu paham dan setengah bingung,Mar berusaha tetap mendukung keputusan Suaminya.
"Makasih Ma...Aku yakin ini pilihan terbaik untuk kita"
Mar mengangguk.
****
2 hari berlalu sejak As bertemu dengan Ko Akiyong.
Surat pengunduran diri pun telah selesai di ajukan dan kini As resmi bukan lagi salah satu Pegawai dari tempat ia bekerja hampir 2 tahun belakangan ini.
__ADS_1
Dan hari ini,,mereka akan meninggalkan rumah Dinas ini.
Ada sedih yang menggantung di pelupuk mata Mar ketika menatap sekeliling rumahnya.
Dengan menggendong Baby Ana,Mar keluar rumah,sementara As tengah mengangkut koper beserta beberapa Dus lain nya.
"Ibu-Ibu,,kami pamit ya...Maaf kalo selama tinggal disini ada salah ucap dan perbuatan"
Pamit Mar pada tetangga sekitar"
"Hati-Hati ya Dek,,sampai jumpa lagi ya Ana cantik..kapan-kapan main kesini...wawak pasti kangen sama Ana.."
"Da...da..da...Emmahhh...Emmmahhh"
Celoteh Baby Ana girang.
Dengan menyewa mobil pick up Ujang,As sekeluarga meninggalkan rumah Lama nya menuju tempat yang baru.
Tak sampai satu jam mereka tiba,kedatangan mereka di sambut Ko Akiyong dan Istrinya Ci Meina.
"Selamat datang...silahkan,,halooo..kamu imut sekali..."
Sapa ramah Ci Meina mengelus pipi gembil Baby Ana.
"Semoga kalian betah tinggal di kawasan Panglong ini ya...,Semoga Si cantik ini gak terganggu suara berisik"
Sambung Ci Meina lagi.
Setelah obrolan panjang berakhir,Mar dan Putri nya segera masuk ke rumah baru nya..untuk berberes,sementara As masih berkeliling Panglong bersama Ko Akiyong sekedar pengenalan lokasi dan semua karyawan.
Hingga hari hampir malam,As tak kunjung kembali.
Mar yang baru saja menidurkan Baby Ana,keluar kamar berniat mengecek pintu dan jendela.
"Assalamualaikum"
Mar bergegas membuka kan pintu begitu mendengar suara salam dari luar,yang ia yakin suara itu milik suaminya.
"walaikum salam"
Kepulangan As disambut hangat Mar dengan mencium tangan suaminya yang dibalas kecupan mesra di kening nya.
"Ana sudah Tidur Ma?Ini aku beli nasi goreng"
Tanya As,lalu menyodorkan kantong plastik hitam di hadapan Istrinya.
"Iya,,baru saja,mau mandi dulu atau makan dulu Pa?"
"Kita makan dulu saja,mumpung masih anget,,lagian nanti keburu Ana bangun,,kamu repot"
Mar tersenyum kemudian bergegas menyiapkan piring dan Air minum.
Canda renyah terdengar mengiringi makan malam sederhana mereka berdua.
Setelah selesai Makan,dan baru saja Mar selesai membereskan bekas makan mereka..
"Hekk..hekk..hoekkkk"
Tangis Baby Ana terdengar nyaring dari dalam kamar.
"Tuh..kan bener....si cantik kita bangun Ma...untung selesai makan hehhe"
Ujar As sembari mengambil handuk untuk mandi sementara Mar berlari tergopoh ke arah kamar.
"Uhh..Anak cantik Mama,,kebangun ya nak??mimpi ya ..sayang..cup..cup...bobok lagi ya...."
Bujuk Mar,seraya menggosok - gosok punggung Baby Ana yang mata nya kembali merem melek,tak sampai 10 menit,ia kembali pulas.
Bersambung**
__ADS_1