
Keesokan paginya,
"Ana...Papa mau pergi jemput Mama ya...Ana dirumah jaga Adek-Adek,"
As berbicara pada Putri sulungnya sembari mengikat tali sepatu.
"Mama pulang bawa Adek ya Pa?"
Tanya Ana polos.
"Iya sayang, Ana tunggu dirumah ya..."
"Iya Pa."
"Ya udah... Baik-baik dirumah ya Nak,,Papa pergi dulu...Vin...Eni...Papa pergi ya...."
As memanggil semua Putrinya dan mencium mereka satu persatu.
Begitu keluar rumah, terlihat Ci Meina sedang menyapu,
"Ci...Aku nitip tolong lihat-lihatin Anak- Anak ya, Aku mau jemput Mar, hari ini pulang.
"Oh...hari ini pulang ya,, kamu jangan khawatir...Aku pantau mereka"
"Makasih Ci.."
As bergegas melangkah meninggalkan rumahnya.
"Selamat pagi Bu Bidan, apa Istri saya sudah bisa pulang sekarang?"
Tanya As begitu sampai di klinik.
"Oh..Ibu Maryati sudah bisa pulang Pak... Itu juga sepertinya, sudah siap tinggal nunggu dijemput."
Jawab Bidan jaga dengan ramah.
"Assalamualaikum...."
Mar yang tengah menyusui Baby Win, menoleh dan tersenyum lebar.
"Walaikum salam... Win sayang, itu Papanya udah datang Nak, mau jemput kita"
Ujar Mar mengelus Pipi Baby Win lembut.
"Haloo... Jagoan Papa...udah rapi ya... Udah siap mau pulang nih...gak sabar ya ketemu Ayuk dirumah."
Celoteh As mengajak Baby Win mengobrol.
"Iya, Mama juga rindu sekali sama Ana..,Vin, Eni..Yuk Pa buruan kita pulang, oh ya..itu Pa..jangan lupa tasnya."
Mar menunjuk Tas besar di Sisi meja dekat tempat tidur.
Sesampainya didepan rumah,,
"Horeee...Mama pulang.....Vin.... Eni... Sini buruan...Mama pulang bawa Adek..."
Seru Ana memanggil kedua Adiknya.
"Mama......"
Vin dan Eni, berlarian keluar menghampiri Mar dan memeluknya.
"Haloo sayang-sayangnya Mama....sini cium dulu..."
Mar berjongkok sambil menggendong Baby Win, kemudian mencium satu persatu putrinya.
"Adek Ma...Adek..."
Eni menarik-narik selimut Baby Win.
"Ayo...ayo kita masuk dulu..."
Mar berjalan Masuk disusul ketiga putrinya yang bergelendotan pada Mar.
As yang melihat semua itu tersenyum bahagia.
Sampai di dalam, Mar membuka selimut dan topi Baby Win agar tidak gerah.
"Ma...Adek botak,"
__ADS_1
Celetuk Eni.
"Tapi Adek lucu Ma...imut.."
Ujar Vina.
"Gendut juga Ma....matanya sipit hehhe"
Ana turut berkomentar.
"Halooo Adek, ini Ayuk Ana, yang ini Ayuk Vin, dan yang ini...Ayuk Ni....Oh ya Ma..nama Adek siapa Ma??"
Ana menanyakan nama Baby Win pada Mar yang sebelumnya sangat antusias mengajak Bayi umur 2 hari itu mengobrol membuat Mar dan As gemas.
"Nama Adek Erwin, kita panggilnya Adek Win."
Jelas As.
"Hai Adek Win..."
Seru ketiga Putrinya kompak.
"Papa mau susun barang ini dulu ya..."
As beranjak menenteng tas masuk ke kamar.
Tak lama setelah kepulangan Baby Win kerumah,
"Assalamualaikum.."
Seru Ibu-Ibu tetangga sekitar rumah.
"Walaikum salam..Eh..banyak tamu..Masuk Bu...silahkan..."
Mar menyambut kedatangan para tetangga dari duduknya sembari tetap menggendong Baby Win.
"Wah..lucunya... Selamat ya Bu Mar.. Akhirnya dapet Jagoan"
"Makasih loh Ibu-Ibu sudah menyempatkan Datang,,pake acara Bawa-bawa kado segala.
Mar menerima kado pemberian dari para tetangganya, Sementara Ketiga Putrinya begitu antusias mengumpulkan kado.
"Assalamualaikum..."
Semua mata beralih pada arah pintu,
"Walaikum salam..."
Jawab semua yang ada di ruangan.
"Nyaiii....yai..."
Seru Ana girang dan berhambur menyerbu Masning dan Bulromi bersama kedua Adiknya.
Satu persatu,menyalami dan di balas peluk dan cium dari Bulromi dan Masning.
"Nyai....Sini lihat ada Adek botak"
Eni menarik lengan Masning ke arah kerumunan tetangganya.
"Mak...Anakku laki-laki"
Mar menunjukkan Baby Win pada Masning.
Masning menyambut Baby Win untuk digendong,
"Ya Ampun...Tampannya..mirip sekali seperti As mukanya Mar"
Masning mengelus dan menimang pelan cucu laki-lakinya.
"Ibu..kami permisi pamit dulu ya...cepet pulih..semoga Babynya sehat selalu"
Pamit para tetangga pada Mar.
"Oh..Iya... Makasih ya Ibu-Ibu...Udah main kesini,,"
Jawab Mar.
"Permisi Ibu...Bapak"
__ADS_1
Pamit mereka ketika melintasi Masning dan Bulromi.
"Kok buru-buru..."
"Eh...Kami sudah dari tadi kok Bu... Mari Bu..."
"Iya...Makasih yaa"
Bulromi mendekati Masning, mengelus kepala Baby Win.
"Selamat ya Mar...semoga Kamu dan Bayi ini sehat-sehat,, oh ya..mana As?"
Tanya Bulromi.
"Bak...Mak...Naik apa kesini?"
Sapa As yang baru saja keluar dari Kamar setelah menyiapkan tempat tidur dan membereskan barang-barang bayi yang ia bawa tadi.
"Naik becak, Kau tidak kerja hari ini As?"
Tanya Bulromi lagi.
"Gak Bak, aku izin"
Tak berapa lama,
"Assalamualaikum..."
Rumah mereka kembali kedatangan Tamu, kali ini giliran Husna dan Mansyur yang datang untuk menjenguk Baby Win.
"Walaikum salam.."
"Loh..kalau tau kalian mau kesini juga mending kita tadi bareng aja ya...."
Ujar Masning begitu Husna menghampiri mereka.
"Iya ya Mak...udah lama sampe Mak?"
Tanya Husna menyalami Masning dan Bulromi.
"Baru aja ya kan Bak?"
Jawab Masning menoleh suaminya.
"Oh...Gimana keadaan kamu Mar? Aduhhh..lucunya Jagoan"
Husna mengambil alih Baby Win dari gendongan Masning.
"Sehat Kak Alhamdulillah..Tia gak diajak kak,,rindu.."
"Syukurlah,, kamu jangan capek-capek dulu ya...Ehm...Tia tadi mau ikut tapi gak jadi, Dia Ada Les katanya,,ngomong-ngomong mana Tiga Putri,, kok dari tadi gak kedengeran suaranya?"
"Oh... Ada..sibuk nyusun kado dikamar..heheh..Ana...Vin..Eni... Sini nak ada uwak, salim dulu sayang..."
Teriak Mar lembut.
Duk...Duk..Duk...!!!
Ketiga Putri berlarian keluar kamar.
"Uwaaakkkk...!!!"
Panggil mereka kompak dan satu persatu menyalami Husna dan Mansyur.
"Ehmm...Anak Manis...ini Uwak bawa oleh-oleh buat kalian... Ambil !"
Husna menyodorkan satu kantong besar pada Ana.
"Apa ini Wak??"
Tanya Ana sembari membukanya.
"Yeayy....Jajanan..Horeeee...."
Mereka bertiga kembali berteriak girang berpegang tangan sembari melompat-lompat senang.
Membuat semua mata yang mandang menjadi turut gembira.
Tak menunggu waktu lama, sekantong besar snack,permen dan coklat di serbu Ketiga Putri nyaris tak bersisa.
__ADS_1
Suasana Rumah Mereka berubah bertambah Ramai semenjak kedatangan Baby Win, seolah menjadi pelengkap didalam rumah tangga Mar dan As yang benar- benar merindukan Bayi laki-laki.