Menantu Terbuang Mendadak Kaya

Menantu Terbuang Mendadak Kaya
Bab 24 ATM Beku


__ADS_3

Bab 24 ATM Beku


"Joni"


Sebuah suara yang begitu familiar memanggil nama Joni.


Seketika Joni menoleh kearah suara.


"Wisnu!" Ucap Joni gelagapan. Joni seketika merasakan badannya panas dingin. Wajahnya pun menjadi pucat, sesekali ia menoleh kepada Meylin pacar nya.


"Dia siapa?" Tanya Meylin.


"Di-dia,,,"


"Perkenalkan, saya adalah adik iparnya" Potong Wisnu.


"Jadi kau berselingkuh bersama dia?" Lanjut Wisnu, menatap Joni dengan tersenyum miring.


"Wisnu. Jangan mengatakan apapun kepada Anis ya! Awas kamu" Ancam Joni.


Wisnu hanya terkekeh geli, "Memangnya apa yang mau kamu berikan kepada ku jika aku harus menuruti ucapan mu? Udah bangkrut, main selingkuh-selingkuhan lagi" Sindir Wisnu.


Meylin nampak menatap Joni dengan mata melebar, matanya seakan meminta penjelasan dari Joni akan ucapan Wisnu barusan.


"Jangan percaya sama dia sayang. Aku masih kaya kok. Uang ku juga banyak" Jelas Joni gelagapan.


"Hahahha. Joni Joni. Hari gini masih saja berbohong. Sudahlah aku mau pergi dulu" Tawa Wisnu pecah disana. Ia sampai memegang perutnya karena menahan tawa.


Joni menatap Kepergian Wisnu dengan tatapan Tajam.


"Bener kamu sudah bangkrut. Kalau gitu kita putus aja lah" Ucap meylin dengan wajah cemberut.

__ADS_1


"Tidak sayang. Aku tidak bangkrut kok. Aku masih jadi orang kaya. Kamu jangan khawatir" Jelasnya lagi meyakinkan Meylin.


"Kami jangan ninggalin aku ya. Aku sayang sama kamu" Lanjut Joni lagi.


"Kalau sayang nikahin dong. Masak jadi simpanan kamu terus" Celetus Meylin.


Joni terdiam dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "Sabar dong, belum ada waktu yang tepat untuk aku menceraikan Anis. Lagi pula aku ingin kita menikah jika sudah bercerai bersama Anis agar kamu menjadi satu-satunya istriku" Rayu Joni manja.


Seketika Meylin tersipu malu, pipinya memerah karena rayuan maut yang Joni ucapkan.


"Ya udah. Tapi janji ya kita akan menikah" Ucap Meylin manja.


"Aku janji" Jawab Joni mantap.


"Yuk masuk" Ajak Meylin lagi. Joni hanya mengangguk dan melangkah dengan ragu. Bukan tanpa alasan, jika pacarnya tiba-tiba minta bayarkan sesuatu, harus dengan apa membayarnya? Begitulah pikir Joni.


"Mas, kita lihat sepatu yuk" Ajak Meylin yang sudah didalam seraya menunjuk sebuah toko sepatu High heels.


Sangat serasi dengan kakinya yang jenjang dan putih bersih.


"Mas, aku mau yang ini! Bayarin ya" Ucap Meylin. Seketika Joni melebarkan matanya. Kekhawatiran nya sekarang terjadi, harus bagaimana kah ia akan memberikan Alasan kepada Meylin?


Joni melangkah maju dengan langkah yang ragu. Bahkan wajahnya kini menampakan kebingungan.


"Berapa harganya" Tanya Joni basa-basi.


"25.000.000 Mas. Murah kok" Jawab Meylin.


Joni menganga, untuk sekarang jumlah uang 25 juta itu adalah jumlah sangat besar bagi Joni. Lain dari pada dulu sewaktu ia masih mempunyai fasilitas keluarga Buana.


"Harus dengan apakah aku membayarnya?" Lirih Joni pelan.

__ADS_1


"Kamu bilang apa mas?" Tanya Meylin ragu


"Ti-tidak. Mas tidak bicara apapun" Elaknya dengan cengingisan.


"Ya udah. Sekarang bayar aja" Ucap Meylin enteng.


Joni melangkah maju menuju kasir, mengeluarkan sebuah dompet yang berisikan ATM. Lebih tepatnya ATM yang sudah dibekukan oleh pihak Bank.


"Ini Mbak" Ucap Joni memberikan ATM itu kepada kasir.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πŸ™πŸ™πŸ™ Dengan Like dan komen karya ini ya.


Jangan lupa ya! like dan komennya


Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya. Like dan Komen kalian Itu sangat berharga untuk Author.


Yuk semangatin dong. Biar Author crazy up setiap hari.


Yang Like baru segini loh😭😭😭

__ADS_1



__ADS_2