Menantu Terbuang Mendadak Kaya

Menantu Terbuang Mendadak Kaya
Bab 49 Biaya Pengobatan


__ADS_3

Bab 49 Biaya Pengobatan


"Ibu kalian sekarang sudah saya beri obat penenang, keadaan nya sudah lebih baik. Namun sebelum itu saya ingin bertanya beberapa hal kepada kalian masalah Buk Rosa!" Ucap Dokter itu ramah


Yunma dan Joni saling berpandangan, "Baik Dok!" Jawab Joni kemudian.


"Mari keruangan saya dulu!" Ajak Dokter itu lagi. Joni hanya mengangguk mengiyakan lalu berjalan mengikuti Dokter keruangannya.


Di dalam pikiran Joni bahwa ibunya sekarang tidak sedang baik-baik saja, Jika tidak Dokter itu tidak akan memberikan obat penenang untuk ibunya. Begitulah pikir Joni lalu menyetujui permintaan Dokter itu.


Di ruang Dokter.


Yunma dan Joni duduk dengan saling berhadapan dengan Dokter itu.


"Sebelumnya nama mas sama mbak siapa?" Tanya Dokter yang juga sudah duduk disana.


"Saya Joni dan ini kakak saya Yunma" Jawab Joni.


"Baik. Begini Mas Joni, masalah keadaan buk Rosa saat ini menurut dengan apa yang sudah saya periksa, Buk Rosa memang benar mengalami gangguan kejiwaan. Namun sebelum itu saya ingin bertanya, apa buk Rosa mempunyai banyak masalah akhir-akhir ini?" Tanya Dokter.


"Sebenarnya memang kami sedang ada masalah Dok. Perusahaan kami mengalami kebangkrutan, dan mungkin karena masalah itu" Jawab Joni.


"Oh begitu. Apa gejala seperti mengamuk itu sudah sering terjadi?" Tanya Dokter lagi.


"Sepertinya tidak dok. Baru tadi siang" Jawab Yunma yang memang sejak pagi berada dirumah bersama ibunya.

__ADS_1


"Baik, sekarang saya akan menjelaskan bagaimana tindakan selanjutnya untuk buk Rosa. Saya sudah memberikan obat penenang untuk Buk Rosa, dan buk Rosa sekarang bisa dibawa pulang terlebih dahulu. Saya akan berikan obat untuk membantu meredakan gejala gangguan mentalnya, lalu setelah itu buk Rosa harus menjalani Psikoterapi setiap satu minggu sekali untuk melihat perkembangan dari pasien" Jelas Dokter.


"Baik Dok" Jawab Joni dan Yunma bersamaan.


"Baik. Silahkan tebus obatnya dulu ya! Ini saya berikan resep obat nya" Kata Dokter seraya menyerahkan selembar kertas kecil kedepan Joni.


Setelah itu, Joni dan Yunma langsung pergi dari sana dan menuju ruang administrasi.


"Permisi! Saya ingin bertanya masalah administrasi atas nama Bristama" Ucap Joni setelah berada diruang administrasi.


"Sebentar ya pak. Saya cek dulu" Jawab pegawai itu sopan. Joni hanya mengangguk menyetujui seraya menunggu pegawai administrasi itu mengecek data-data mengenai biaya administrasi ayahnya.


"Biaya pengobatan atas nama Pak Bristama adalah 45 juta. Itu sudah lengkap dengan biaya keseluruhan pengobatan serta obat-obatan yang sudah diberikan. Bapak sudah bisa melunasi biaya pengobatan itu sekarang karena Pak Bristama sudah masuk kedalam pasien yang di rawat intensif disini" Lanjut wanita itu menjelaskan.


"Apa? 45 juta?" Kata Joni terkejut.


Joni terdiam sejenak, nampak sedang berpikir, "Apa boleh saya meminta waktu dulu sampai besok" Pinta Joni kemudian.


"Boleh Pak. Usahakan besok sudah harus lunas"


Joni pun pergi dengan langkah tidak berarah, pikirannya menjadi tidak karuan. Mengingat tidak ada seorang pun yang mau menolongnya sewaktu dia ingin menyewa rumah waktu itu, apalagi sekarang yang jumlahnya lebih besar dari pada menyewa rumah.


Setelah lama didalam perjalan dengan pikiran yang berlarian kesana kemari, Seketika Joni menghentikan langkahnya.


"Apa aku minta tolong sama Sinta aja ya?" Ucap Joni.

__ADS_1


"Tapi aku gak enak. Baru aja sehari aku bekerja di tempat ayahnya masak harus minjam uang secepat ini" Lanjutnya dengan perasaan ragu.


Ia kembali diam dengan melanjutkan perjalanan nya yang entah harus kemana melangkah.


"Jon?" Seru seseorang.


Joni sedikit mengangkat wajahnya yang tertunduk dan menatap seorang wanita yang ada didepannya yang sedang turun dari motor.


"Sinta!" Lirih Joni.


"Kamu mau kemana?" Tanya Sinta penasaran.


"Aku, aku mau" Joni sedikit menggaruk kepalanya yang tidak gatal,


.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πŸ™πŸ™πŸ™ Dengan Like dan komen karya ini ya.


Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya. Like dan Komen kalian Itu sangat berharga untuk Author


__ADS_2