Menantu Terbuang Mendadak Kaya

Menantu Terbuang Mendadak Kaya
Bab 81


__ADS_3

Bab 81


"Gak kok kak. Aku baik-baik aja" Jawab Genisa dengan sedikit memaksakan senyumannya.


Di rumah kediaman keluarga Liu.


Nampak Buk Rosa dan suaminya Bristama berjalan menuju pintu keluar dengan di ikuti dua orang pengawal di belakangnya.


Dengan rasa penasaran, Buk Sonia segera menghampiri mereka.


"Mau kemana kalian?" Tanya Buk Sonia kala sudah menghampiri mereka.


"Maaf nyonya kami akan mengantar tuan Bristama dan istrinya ke rumah sakit" Jelas pengawal itu.


Buk Sonia nampak menatap tajam pengawal itu.


"Bukannya aku sudah mengatakan bahwa aku tidak mengijinkan mereka untuk pergi menggunakan mobil keluarga Liu" Ucap Buk Sonia tegas.


"Maaf nyonya. Kami hanya menerima perintah dari Nona Genisa" Ujar pengawal itu takut.


"Memangnya siapa Genisa? Aku lebih berhak atas kalian. Karena kalian bekerja di sini untuk keluarga ayahku. Mereka semua hanya menumpang disini. Tidak tahu malu!" Ujar Buk Sonia ketus dengan melipat kedua tangannya di depan dadanya.


Nampak kedua pengawal itu saling melempar pandangan dengan wajah yang bingung.


"Sonia! Aku tau kau membenci ku. Tapi jangan melibatkan anakku. Aku minta maaf karena dulu aku merebut Mas Bristama dari mu. Kami hanya saling mencintai, karena itu kami menikah" Jelas Buk Rosa. Mamanya Genisa.


"Sudahlah Mi. Jangan bahas itu di sini" Cegah Pak Bristama.


"Tidak Pi. Sonia harus tau semuanya. Aku tidak ingin dia membenci Genisa karena ini" Tutur Buk Rosa.

__ADS_1


"Aku tidak sudi jika menantu keluarga Liu adalah anak kalian" Ketus Buk Sonia lagi.


Kringggg Kringgg


Terdengar suara handphone berbunyi.


"Maaf buk ada telepon!" Ucap pengawal itu sopan. Lalu melangkah pergi untuk mengangkat telepon dengan nama Genisa tertera di layar handphone miliknya.


Beberapa saat kemudian.


Pengawal itu kembali menghampiri Buk Rosa.


"Maaf nyonya. Nona Genisa bilang, jika kedua orang tuanya tidak di antar maka dia akan menelpon tuan Wisnu" Ungkap pengawal itu.


"Dasar tukang ngadu" Celetus Buk Sonia. Lalu pergi begitu saja dengan menatap tidak suka kepada dua orang yang ada di depannya itu.


Buk Rosa dan suaminya pun pergi dari sana menuju parkiran mobil.


Sore harinya.


"Tuan Rian sudah melewati masa kritisnya. Kemungkinan 2 hari kedepan baru akan sadar setelah pasca operasi. Saya harap Tuan bisa bersabar untuk menunggu perkembangan selanjutnya dari Tuan Rian. Sejauh ini tidak ada yang perlu di khawatirkan lagi, karena tuan Rian hanya perlu menunggu proses penyembuhan saja" Jelas Dokter.


Nampak Wisnu menghela nafas lega.


"Syukurlah Dok jika Rian baik-baik saja. Berikan pelayanan yang terbaik untuknya" Ujar Wisnu.


"Kalau begitu saya mohon pamit tuan. Silahkan menunggu sebentar, karena Tuan Rian akan di pindahkan ke ruang rawat"


Wisnu hanya mengangguk pelan. Lalu Dokter itu pun memberikan hormat sebelum pergi meninggalkan Wisnu di sana.

__ADS_1


"Rio! setelah Rian di pindahkan ke ruang rawat. Tolong antar Clara pulang ya! Saya akan pergi untuk menjenguk Joni dan menjemput istri saya" Lanjut Wisnu.


"Baik tuan"


Wisnu pun tersenyum tipis, lalu matanya kini beralih kepada Clara yang tertidur pulas di sebuah bangku rumah sakit di sana.


"Aku pergi dulu!" Ucap Wisnu kemudian. Lalu pergi meninggalkan tempatnya.


Karena hari juga sudah hampir malam, Wisnu berhenti di sebuah restoran makanan di tepi jalan untuk membeli makanan untuk Genisa.


"Genisa pasti sangat lapar" Ucap Wisnu.


Setelah membeli makanan. Wisnu kembali melajukan mobilnya menuju rumah sakit Xx.


Sesampainya di sana. Wisnu berjalan masuk dengan hati yang senang. Wisnu sesekali menatap Beberapa kantong makanan yang ada di tangan, lalu berjalan masuk dengan semangat.


Nampak kehangatan terpancar dari wajah sang empunya.


"Joni? Aku senang kau sudah sadar" Ucap Wisnu cepat. Dengan sedikit mempercepat langkahnya untuk masuk ke dalam ruangan.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πŸ™πŸ™πŸ™ Dengan Like dan komen karya ini ya.


Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya. Like dan Komen kalian Itu sangat berharga untuk Author


__ADS_2