Menantu Terbuang Mendadak Kaya

Menantu Terbuang Mendadak Kaya
Bab 92


__ADS_3

Bab 92


Clara dan Buk Sonia nampak hanya tertunduk takut, pasalnya Wisnu kini sedang menatap mereka berdua dengan tatapan tajam.


"Sayang! Kamu gak akan marah kan?" Tanya Genisa.


Wisnu sejenak menatap istrinya, "Bawa keluarga mu masuk sayang, aku ingin bicara bersama Tante dan Clara" Ujar Wisnu. Perkataan Wisnu seakan sudah menjadi sebuah perintah. Tanpa menjawab, Genisa segera membawa keluarganya untuk masuk kedalam.


Buk Sonia dan Clara hanya menatap kepergian Genisa bersama keluarga nya itu dengan sedikit tersenyum kecut.


Wisnu berjalan perlahan mendekati Buk Sonia dan Clara dengan sedikit melonggarkan dasinya.


"Tante yakin ingin kembali ke rumah ini lagi setelah apa yang sudah tante lakukan bersama Clara?" Tanya Wisnu dengan menatap kedua wanita itu dengan tatapan mengintimidasi.


"Tante minta maaf Wisnu. Tante tidak akan mengulanginya lagi. Tante menyesal" Ucap Buk Sonia cepat.


Wisnu nampak hanya tersenyum miring, lalu tatapan tajam nya mengarah kepada Clara.


"Aku juga sama Wisnu. Aku berjanji setelah ini aku tidak akan mengganggu hubungan mu bersama Genisa. Dan aku sudah berjanji kepada diriku sendiri untuk melupakan cinta ku terhadap mu" Sambung Clara dengan tubuh gemetar. Pasalnya Wisnu menatap dirinya dengan tajam.


"Bagus. Setelah apa yang kita sepakati. Aku akan menerima kalian kembali ke rumah ini"


Mendengar itu, membuat senyum buk Sonia dan Clara merekah sempurna.


"Namun dengan satu syarat" Lanjut Wisnu.

__ADS_1


"Apa itu nak?" Tanya Buk Sonia antusias.


"Jangan ada dendam lagi antara kita. Aku menyayangi kalian. Aku tidak ingin kalian berbuat jahat lagi" Ucap Wisnu dengan senyuman manisnya seraya membentangkan tangannya mengharapkan pelukan hangat dari Buk Sonia.


"Wisnu! Kau hampir saja membuat kami takut" Balas Buk Sonia senang dengan sudah memeluk tubuh Wisnu.


Wisnu pun hanya terkekeh, "Selama kalian berada diluar aku selalu memperhatikan kalian berdua. Aku tau itu tidak mudah bagi kalian, tapi aku hanya ingin kalian berubah. Aku harap Tante dan Clara tidak akan menyia-nyiakan kesempatan kedua ini" Jelas Wisnu.


"Dasar anak nakal. Tapi tante bangga padamu Wisnu, kamu selalu membuat perubahan besar di diri seseorang" Ucap Buk Sonia bangga. Wisnu hanya tersenyum menanggapi ucapan tantenya itu.


"Yuk kita masuk!" Ajak Wisnu kemudian.


Buk Sonia pun mengikuti ajakan Wisnu. Dan mereka semua masuk ke dalam rumah.


"Mas! Kalian sudah akur sekarang?" Tanya Genisa kala mendapati ketiga orang yang baru masuk ke dalam rumah itu. Lalu ia berjalan menghampiri Wisnu seraya tersenyum senang.


"Syukurlah. Yuk kita duduk dulu! Sudah lama kita tidak berkumpul dan mengobrol seperti ini" Tawar Genisa.


Mereka pun hanya mengangguk menyetujui. Lalu menduduki bokongnya masing-masing di sebuah bangku kosong yang ada di ruang keluarga. Disana juga sudah ada keluarga dari Genisa yang juga sudah duduk seraya mencicipi beberapa hidangan yang Genisa sediakan.


Mereka semua pun mengobrol dengan di iringi tawa kebahagian. Sesekali canda gurau menghiasi pembicaraan yang tidak terlalu serius ini. Layaknya sebuah keluarga besar yang sudah lama tidak berkumpul dan saling melempar berbagai pertanyaan yang dulu belum sempat mereka ketahui.


Wisnu nampak tersenyum manis. Rasa bahagianya begitu sulit ia sembunyikan.


"Terimakasih tuhan. Atas nikmat yang kau berikan saat ini. Sekarang keluarga ku kembali bersatu dengan rasa keikhlasan yang kau berikan" Batin Wisnu.

__ADS_1


*****


"Perhatian semuanya!" Ucap Wisnu lantang. Semua keluarganya seketika terdiam dan menatap Wisnu dengan penuh tanya.


"Ada apa sayang?" Tanya Genisa penasaran.


"Besok aku akan mengadakan syukuran. Aku ingin mengadakan acara syukuran keluarga kita yang kini sudah kembali bersatu. Semoga dengan begitu, keluarga kita selamanya akan bahagia seperti ini" Ucap Wisnu.


Senyum indah terlukis dengan sempurna di wajah masing-masing orang. Mereka merasa sangat bahagia saat ini.


"Aku setuju banget itu" Ujar Clara menyetujui.


"Kami terserah kepadamu saja Wisnu. Kami akan ikut apapun itu yang akan kau lakukan" Sambung Pak Bristama.


Setelah semuanya menyetujui. Mereka semua pun mulai mempersiapkan segala sesuatu nya untuk acara syukuran besok pagi.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πŸ™πŸ™πŸ™ Dengan Like dan komen karya ini ya.


Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya.


__ADS_2