
Bab 36 Penghianatan
"Entahlah, mami juga tidak tau. Menjadi miskin ternyata sesulit ini" Balasnya Frustasi.
"Kita harus bagaimana Mi? Aku gak mau ya hidup di jalanan seperti ini" Keluh Anis.
"Jangan menambah pusing dong. Kita disini juga gak tau harus gimana?" Bentak Joni kasar.
"Kalau gitu aku pergi aja deh. Lebih baik jika aku pulang kerumah orang tua ku. Nyesel aku nikah sama kamu. Kalau aku tau bakal hidup miskin kayak gini, gak akan aku mau sama kamu" ketus Anis tidak kalah kesalnya.
"Pergi saja sana. Muak aku lihat wajah kamu, tau nya cuma ngeluh aja" Teriak Joni.
"Kalian ini apa-apaan sih! Berantem disaat seperti ini" Tegur Buk Rosa.
"Biarin aja Mi dia pergi. Aku sudah gak mau lagi sama dia" Balas Joni.
Anis menatap Joni tajam, lalu melengos pergi dari sana dengan membawa koper barangnya.
Joni hanya menatap kepergian istri nya itu dengan mata nyalang nya.
"Perempuan munafik" Celetus Joni dengan tatapan tidak suka.
Hingga malam harinya,
Joni dan keluarga tidak juga mendapatkan pinjaman uang untuk menyewa rumah.
Sampailah pada akhirnya, Joni terpikirkan akan Pacarnya Meylin. Toh Anis juga sudah pergi dan memilih berpisah dengannya.
"Apa aku menemui Meylin aja ya!" Batin Joni.
"Mami dan Papi tunggu disini dulu ya! Yunma! Jaga mami sama papi ya" Ucap Joni.
__ADS_1
"Mau kemana mas?" Tanya Yunma.
"Pergi cari pinjaman" Balas Joni. Lalu pergi dari sana.
Setelah lama didalam perjalanan, akhirnya Joni pun sudah berada didepan rumah pacarnya Meylin.
"Semoga saja Meylin mau minjamin uang" Ucap Joni penuh harap.
Tok
Tok
Tok
Joni mengetuk pintu itu, tidak berapa lama seseorang membuka pintu.
Wajah Joni yang awalnya tersenyum sumringah penuh harap, kini berubah datar. Seorang pria tampan dengan tubuh kekarnya sedang berdiri dengan baju mandi kimono bewarna putih polos. Nampak wajahnya dipenuhi dengan berkeringat.
"Siapa mas" Seru seseorang kemudian dari dalam lalu menggelayut manja memeluk tubuh pria itu.
Wajah Joni memerah, menatap kemesraan pacarnya bersama pria lain didepan matanya itu.
Meylin menganga tidak menyangka, kala menyadari keberadaan Joni.
"Mas joni" Lirihnya dengan wajah gelagapan, lalu melepaskan pelukannya kepada pria itu.
"Jadi ini yang kamu lakukan jika tidak ada aku?" Lirih Joni gemetar. Dengan hati yang terluka, Joni menatap Meylin dengan penuh kekecewaan.
"Mas, aku bisa jelasin ini semua" Ucap Meylin Mencoba menjelaskan.
"Tidak perlu lagi. Kita putus" Tegas Joni. Lalu pergi dari sana dengan membawa kepedihan di hatinya.
__ADS_1
Meylin yang ingin menahan Joni di tahan oleh pria yang bersamanya tadi.
Joni berjalan dengan gontai. Matanya memerah, penuh kemarahan yang membludak. Meylin adalah wanita yang ia cintai setelah Anis. Namun kedua wanita itu sudah pergi meninggalkan nya dengan memberikan luka.
Rencana awal ingin meminta pertolongan malah membawa kepedihan yang mendalam di hati Joni. Penghianatan yang dilakukan Meylin, sangat menyakiti hati Joni.
Tidak terasa, Joni sudah mulai mendekati keberadaan Keluarga nya. Dengan cepat, ia mengusap kedua pipinya yang basah karena air mata.
Semuanya berubah setelah mereka bangkrut. Mulai dari teman, keluarga hingga pasangan hidupnya pergi meninggalkan dirinya.
"Jon, ada apa?" Tegur Yunma yang menyadari kesedihan Joni dari mata merahnya.
"Ahh ini. Aku hanya kelilipan pas di jalan tadi. Banyak mobil yang lewat, jadi banyak debu yang masuk ke mata mas" Jawab Joni berbohong.
Yunma nampak manggut-manggut, "Ohh gitu, kirain habis nangis" Kata Yunma.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πππ Dengan Like dan komen karya ini ya.
Jangan lupa ya! like dan komennya
__ADS_1
Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya. Like dan Komen kalian Itu sangat berharga untuk Author.