Menantu Terbuang Mendadak Kaya

Menantu Terbuang Mendadak Kaya
Bab 85


__ADS_3

Bab 85


"Lalu apa motifnya menghancurkan cabang perusahaan Anatarna Grup?" Tanya Wisnu kemudian.


"Menghancurkan cabang-cabang perusahaan yang ada guna membuat Anatarna Grup menjadi bangkrut" Jawab Alfa lantang.


"Kesalahan ini sudah tidak bisa di maafkan lagi tuan. Bram terlalu banyak membuat kekacauan untuk perusahaan kita sehingga membuat kita mengalami kerugian besar" Lanjut Alfa.


"Itu benar tuan. Seharusnya Bram di berikan hukuman berat atas kesalahannya yang juga berusaha membuat tuan dan keluarga tuan di dalam bahaya" Pungkas detektif Rio yang juga hadir di dalam rapat itu.


Wisnu menatap para bawahannya dengan sedikit berpikir.


Dengan segala pertimbangan yang ada, akhirnya Wisnu pun membuka suara.


"Baiklah. Rio aku menugaskan mu untuk menyelesaikan tugas ini. Hubungi seorang Jaksa penuntut yang hebat di kota ini! Tolong sampaikan kepadanya pesan dariku. Aku ingin Bram dan Herlangga di hukum seberat-beratnya, agar mereka jera akan apa yang telah mereka lakukan" Ucap Wisnu.


Rio yang mendapat tugas ini langsung berdiri, "Baik tuan" Jawabnya tegas seraya menunduk hormat. Lalu kembali duduk setelah mendapat anggukan dari Wisnu.


"Oh ya Rio. Untuk masalah Bella aku sudah bicarakan itu bersama kepala kepolisian untuk memberikan ruangannya sendiri di sana. Jadi kamu jangan khawatir. Bella akan baik-baik saja"


Mendengar itu, Rio tersenyum kecut. Malu, itulah yang ia rasakan.


"Maksud tuan apa? Aku samasekali tidak mengkhawatirkan dia" Pungkas Rio malu.


"Aku tau kau sebenarnya menyukai dia. Jadi aku berinisiatif untuk menjaga dia untuk kamu" Jawab Wisnu dengan senyuman manisnya.

__ADS_1


Nampak Rio hanya tersenyum kecut seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Baik rapat ini saya akhiri. Sebelum itu, saya akan memberikan sebuah tugas untuk kalian lakukan untuk ke depannya. Sera! Tolong bagikan berkas-berkas ini sesuai perusahaan yang mereka pegang!" Titah Wisnu.


Seorang wanita bernama Sera pun langsung membagikan berkas yang Wisnu perintahkan tadi.


Setelah mendapatkan berkas itu di masing-masing orang, nampak Wisnu menampakan senyum yang lebar.


Wisnu berdiri yang langsung membuat para bawahannya refleks dan juga ikut berdiri.


"Mari kita bersulang! Rayakan kemenangan kita dan mulai membuka lembaran baru" Ucap Wisnu lantang dengan mengangkat sebuah gelas minumannya sedikit tinggi melebihi kepalanya.


Hal itu juga di ikuti oleh rekan kerjanya, lalu saling bersulang sebelum meminum air mereka masing-masing.


Hari ini Wisnu berencana untuk menjenguk Rian yang masih berada di rumah sakit. Namun sebelum itu, Wisnu harus kembali kerumah. Entah kenapa, ia merasa sangat merindukan Genisa saat ini. Apa ini karena mereka sering berpisah akhir-akhir ini serta Masalah yang mereka hadapi dalam beberapa terakhir? Begitulah pikir Wisnu.


Sesegera mungkin Wisnu melajukan mobilnya menuju rumah. Kali ini ia hanya menyetir mobilnya sendiri. Tanpa pengawal dan juga sekertaris nya Rian yang senantiasa menemani nya setiap hari.


Terlebih, karena Rian sedang berada di rumah sakit. Wisnu juga tidak ingin di temani orang lain selain Rian.


Rian sudah Wisnu anggap seperti saudara sendiri, walaupun Rian hanyalah seorang pelayan bagi sebagian orang. Tetapi Rian lah yang selalu ada untuk Wisnu di saat senang mau pun susah.


Orang terpenting yang pertama baginya adalah istrinya Genisa. Cinta dan kasih yang Wisnu sangat sayangi. Genisa adalah orang yang selalu menemani Wisnu dan memberikan semangat untuk Wisnu.


Berjejalnya lamunan Wisnu akan masalalunya. Di mana ia selalu di hina dan rendah kan oleh sebagian orang. Namun Genisa selalu ada di sampingnya untuk menguatkan dirinya.

__ADS_1


"Aku berjanji akan membuat mu bahagia sayang!" Ucap Wisnu mantap.


Tidak berapa lama, mobil yang Wisnu kendarai pun memasuki halaman depan rumah.


Wisnu dengan cepat keluar dari dalam mobil setelah mobil sudah benar-benar berhenti.


"Dasar wanita j*l*ng. Kamu benar-benar tidak pantas untuk Wisnu"


Seketika langkah kaki Wisnu terhenti.


"Siapa itu?"


.


.


.


.


Bersambung.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πŸ™πŸ™πŸ™ Dengan Like dan komen karya ini ya.


Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya. Like dan Komen kalian Itu

__ADS_1


__ADS_2