Menantu Terbuang Mendadak Kaya

Menantu Terbuang Mendadak Kaya
Bab 32 Meminta Maaf


__ADS_3

Bab 32 Meminta Maaf


semua orang Benar-benar dibuat syok oleh Wisnu. Terutama keluarga Genisa yang selama ini hanya bisa menghina Wisnu.


Setelah acara selesai. Wisnu dan Genisa segera untuk pulang.


"Sayang. Terimakasih ya untuk hari-hari penuh warna yang sudah kamu berikan. Terimakasih juga karena sudah mau bertahan dengan ku sampai ketitik sekarang" Ucap Wisnu kala didalam mobil.


Genisa menyandarkan kepalanya di bahu tegap suaminya.


"Sebenarnya aku yang harus berterimakasih kepada mu sayang. Terimakasih sudah mau bertahan denganku walaupun keluarga ku menentang pernikahan kita" Ujar Genisa.


Wisnu pun tersenyum bahagia, ia semakin mempererat pelukannya kepada istrinya itu.


Keesokan harinya.


"Mi! Apa kita minta maaf saja kepada Wisnu. Agar dia mau menerima kita lagi" Saran Yunma yang berada diruang keluarga bersama Buk Rosa.


"Emangnya kamu mau mencari Wisnu kemana. Rumahnya aja gak tau dimana" Ketus Buk Rosa.


"Kita bisa pergi kekantor nya Mi. Aku yakin banget, kalau kita bisa tinggal di rumah milik Wisnu hidup kita akan terjamin dan rumah yang Wisnu miliki pasti besar banget. Kita juga bisa memanfaatkan itu semua mi" Ucap Yunma dengan pikiran liciknya.


"Kalau gitu ayo kita pergi kesana. Jika saja Mami tau Wisnu orang kaya, mami gak akan pernah menghina dia" Balas buk Rosa.


Keduanya pun bersiap untuk pergi ke kantor Anatarna Grup.


Sesampainya disana.

__ADS_1


"Maaf buk. Mencari siapa?" Ucap Satpam didepan pintu masuk kekantor Anatarna Grup yang menghentikan langkah Yunma dan buk Rosa.


"Mencari Wisnu" Balas Yunma.


"Apa sudah ada janji?" Tanya Satpam itu lagi.


"Saya gak perlu bikin janji sama menantu saya sendiri" Ketus Buk Rosa.


"Maaf buk. Silahkan menunggu dulu, Tuan Wisnu lagi ada rapat penting dan tidak bisa diganggu" Balas Satpam itu lagi.


Yunma dan Buk Rosa tidak menjawab, mereka hanya melengos menatap Satpam itu dengan raut wajah tidak suka. Pasalnya buk Rosa paling anti yang namanya disuruh menunggu.


Di ruang kerja.


"Tuan. Buk Rosa sama anaknya sudah datang" Ucap Rian.


"Baik. Biarkan saja dulu sampai mereka bosan menunggu diluar" Balas Wisnu.


"Heh, kamu mempermainkan saya ya. Masak meeting nya lama banget" Celetus Buk Rosa tiba-tiba.


"Maaf buk. Saya hanya menjalankan perintah bahwa tuan tidak bisa diganggu sekarang" Balas Satpam itu.


"Kamu gak tau siapa saya? Berani sekali menyuruh saya menunggu selama ini. Saya itu ibu mertuanya Wisnu," Ujar Buk Rosa dengan bangganya mempublish kan status dirinya sebagai mertua Wisnu.


Wisnu yang berada dibalik cctv hanya tersenyum miring.


"Menantu? Cih, yang ada kalian menganggap ku sebagai budak tidak lebih dari seorang pelayan yang kalian perlakukan semena-mena selama ini" Lirih Wisnu.

__ADS_1


"Rian. Suruh mereka masuk sekarang!" Perintah Wisnu. Rian hanya mengangguk lalu pergi untuk menghampiri buk Rosa dan Yunma yang masih bertengkar bersama Satpam.


"Hmmmm. ada apa ini!" Seru Rian pura-pura tidak tau.


Yunma mengalihkan pandangan nya, "Pria itu lagi" Batin Yunma jengkel.


"Wanita ini mengaku sebagai mertua tuan Wisnu dan mereka ingin masuk begitu saja" Jelas Satpam itu.


Buk Rosa nampak melebarkan matanya tidak suka.


"Apa kamu bilang? Aku mengaku-ngaku?" Ucap Buk Rosa geram.


"Sudah. Kalian bisa masuk sekarang" Potong Rian cepat. Jika tidak pertengkaran akan terus terjadi disana.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya πŸ™πŸ™πŸ™ Dengan Like dan komen karya ini ya.

__ADS_1


Jangan lupa ya! like dan komennya


Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya. Like dan Komen kalian Itu sangat berharga untuk Author.


__ADS_2