
Bab 79
Genisa tersenyum senang, "Gak apa-apa mas. Aku ngerti kok. Sekarang aku pamit ya mas" Balas Genisa. Lalu ia meraih tangan Wisnu dan mencium punggung tangan suaminya.
"Iya sayang. Hati-hati ya!" Ujar Wisnu.
"Tarjo! Bawa beberapa pengawal untuk menemani istriku ke sana" titah Wisnu lagi kepada pengawalnya.
"Baik tuan!" Balas Tarjo.
Genisa pun berlalu pergi setelah berpamitan kepada Wisnu.
Sementara itu, Clara berjalan mendekati Wisnu setelah kepergian Genisa.
"Wisnu!" Seru Clara yang sudah berada di samping Wisnu.
"Iya Clara. Kenapa?" Tanya Wisnu acuh.
"Kamu sudah beda banget ya sekarang. Kamu lebih tampan dan juga pemberani. Dulu Aku ingat banget " Ujar Clara mengingat masalalunya bersama Wisnu.
"Terimakasih atas pujiannya. Aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan" Jawab Wisnu.
Hening…….
"Wisnu!" Seru Clara lagi.
Wisnu tidak menjawab, namun pandangan matanya kini beralih kepada Clara. Hal itu membuat Clara sedikit gugup di tatap oleh Wisnu.
"Aku hanya mau bertanya. Kamu bener-bener mencintai Genisa? Maaf jika pertanyaan ku ini lancang" Ujar Clara ragu. Namun ia beranikan untuk bertanya untuk memastikannya langsung dari mulut Wisnu.
"Kita keluar dulu" Ajak Wisnu. Clara hanya mengangguk, lalu berjalan mengikuti Wisnu.
__ADS_1
Sesampainya di sebuah taman rumah sakit.
Wisnu duduk di sebuah bangku panjang yang panjangnya cukup untuk dua orang. Lalu Clara menyusul duduk di samping Wisnu.
Suasana menjadi hening.
Tatapan Wisnu lurus ke depan seraya menikmati pemandangan indah taman rumah sakit.
"Wisnu!" Seru Clara ragu.
Wisnu sedikit menoleh kepada Clara yang duduk di sampingnya.
"Kau belum menjawab pertanyaan ku?" Kata Clara mengingatkan.
Wisnu sedikit tersenyum tipis, lalu kembali menatap Clara yang nampak menunggu jawaban darinya.
"Dia....,.. adalah seseorang yang sangat aku cintai. Sebelum aku menjadi seperti ini, dia adalah orang pertama yang selalu menemaniku dalam keadaan baik dan buruk ku. Dia adalah wanita yang sangat sempurna untuk ku, dan aku tidak akan pernah mengecewakannya. Dia adalah wanita yang selalu mendukungku dan mensuport ku selama ini. Setiap aku melihat senyumannya, aku merasa semua masalah akan segera teratasi. Dialah bidadari surga yang nyata tuhan berikan untukku" Ujar Wisnu dengan mata yang berkaca-kaca mengingat sosok sang istri baginya.
"Sepertinya Wisnu memang sangat mencintai Genisa. Apa aku harus mundur dari ini semua. Dari perasaan yang selama ini aku pendam" Batin Clara.
Wisnu nampak terdiam, matanya nampak mengatakan tidak Menyangka akan pengungkapan Clara barusan.
"A-aku tau ini sulit bagimu. Tapi inilah kenyataannya. Aku mencintai mu Wisnu" Lanjut Clara lagi dengan sudah memegang kedua tangan Wisnu.
Wisnu dengan cepat menarik tangannya, "Maaf Clara. Aku menganggap mu tidak lebih dari seorang adik bagi ku. Kita adalah saudara, tidak seharusnya kau seperti ini" Ujar Wisnu tegas.
"Aku tidak bisa membohongi perasaanku Wisnu" Balas Clara.
Wisnu sedikit diam, dengan sedikit berpikir.
"Aku pikir selama ini Clara mempunyai hubungan bersama Rian selama ini. Ternyata aku salah" Batin Wisnu.
__ADS_1
"Wisnu!" Seru Clara lagi dengan sedikit menggoyangkan tubuh Wisnu.
"Ehh maaf Clara. Sebaiknya kita sudahi pembicaraan ini. Aku berharap kamu bisa melupakan perasaan kamu kepadaku dan mencari pria lain yang bisa mencintai kamu dengan tulus. Aku pergi dulu" Ucap Wisnu tegas.
Wisnu berdiri, lalu melangkah pergi meninggalkan Clara tanpa ragu.
Clara hanya bisa terdiam, menatap kepergian Wisnu dengan sedikit meneteskan air matanya.
.
.
.
.
Bersambung.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya 🙏🙏🙏 Dengan Like dan komen karya ini ya.
Please untuk yang baca cerita ini. untuk meninggalkan Like dan komen nya ya. Like dan Komen kalian Itu sangat berharga untuk Author
Follow akun Instagram author ya!
@Lusiani0202
Bisa DM author disana jika ada keluhan.
Maaf jika komen kalian gak author balas ya. Karena komen kalian semua itu banyak jadi Author kewalahan banget.
Author hargai perjuangan kalian yang masih bertahan untuk cerita ini, walaupun author sering terlambat up karena kesibukan di dunia nyata.
__ADS_1
Miss you untuk kalian semua ya🥰🥰
Author juga mau memberikan kabar bahagia untuk kalian. Berkat dukungan kalian juga, Karya ini mendapatkan juara ke Tiga di Lomba Mengubah Takdir.