My Hot Woman

My Hot Woman
ZOYA


__ADS_3

🌹🌹HAPPY READING 🌹🌹


.


.


.


.


BRUUKK..


"Maafkan saya mbak,eh Bu.. Mbak..


aduh gimana sih ini..


maaf saya tidak sengaja.''Seorang pria muda meminta maaf atas kelalaian nya.


Karna terburu-buru ia tanpa sengaja menabrak Julie yang saat itu sedang berada di Loby.


"Biar saya yang kumpulkan! Sekali lagi maafkan saya.'' ucap nya lagi.


"Tidak apa-apa. Aku baik-baik aja kok.'' balas Julie ramah.


"Leon.'' pria itu mengulurkan tangan nya sambil tersenyum.


"Ah.. Julie. Nama ku Julie.'' Keduanya saling bersalaman.


''Maafkan aku. Tadi aku terburu-buru. Aku sedang mencari ruang untuk Interview.''


"Oh.. jadi kau akan melamar pekerjaan sebagai sekretaris Direktur di kantor ini..?"


"'Ya. Aku melamar sebagai Sekretaris. Apakah aneh..? Ya, aku tau sih kebanyakan sekretaris itu selalu perempuan cantik. Nama nya juga sedang mencoba..''


Pernyataan Leon membuat Julie tertawa kecil.


"Ahh sekali lagi maafkan aku. Apa kau bekerja disini juga Julie..? atau kau juga akan interview seperti aku..?'' tanya Leon lagi.


'Aku bekerja disini, kebetulan aku juga seorang sekretaris.''


"Kalau begitu kau senior ku. Salam kenal Senior. Ah.. maksudku..


He-he.. aku juga tidak yakin sih apa aku akan di terima disini.'' jawab Leon sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Tidak apa-apa. Salam kenal juga Leon.' balas Julie ramah.


"Ayo ku antar. Kebetulan ruangan ku di lantai yang sama dengan ruang interview mu.'' tawar Julie.


"Terima kasih Julie.''


Beberapa menit kemudian Julie dan Leon sudah sampai di lantai teratas gedung GLOBAL Group.


''Semoga sukses untuk interview mu Leon. Ruang Interview nya ada di sebelah sana.'' tunjuk Julie.


"Terima kasih Julie.''


"Faigthing..!!''


-Wanita yang menarik-


-Seperti nya Leon akan cocok menjadi sekretaris Rehan.- julie.


Julie kembali ke ruangan nya. Lebih tepat nya ruangan suaminya. Karena Interview kali ini langsung dilakukan oleh Rehan, maka tinggal lah Julie seorang diri.


Untuk mengantisipasi kebosanan. Julie lebih memilih untuk pergi ke pantry. Bukan karna Julie sedang malas bekerja ataupun melalaikan tugasnya, tapi karena semua pekerjaan Julie sudah ia selesaikan semua.


Sebagai seorang Sekretaris, Julie memang selalu bisa di andalkan.


''Selamat Siang Bu..'' sapa ketiga karyawan yang selalu standby di pantry.


"Selamat siang..- bukan kah hari ini terlalu membosankan..??''tanya Julie pada ketiga OB dan OG tersebut.


Julie memilih duduk sambil merebahkan kepalanya di atas meja.

__ADS_1


Pertanyaan Julie bukan nya mendapatkan jawaban, malah mengundang pertanyaan bagi para karyawan tersebut.


"Ibu bos mau minum susu coklat dingin..?? tanya Sari salah satu OG di sana.


"Tolong buatkan yang manis, dan juga dingin ya Sar, makasih.''


Selama 1 minggu menjadi sekretaris Rehan, Julie sudah merubah pandangan orang lain pada nya. Sehingga orang-orang dapat merasa nyaman dan juga tidak terlalu segan untuk sekedar bicara atau pun menyapa. Seperti saat ini, OG dan OB di pantry sudah lebih nyaman saat Julie berada di sekitar mereka.


"Ini bu bos Es susu coklat nya, silahkan diminum.'' Sari meletakan gelas minuman di depan Julie.


'Makasih ya sar...''


''Ibu bos teh beneran, kalau sudah ada sekretaris baru,, ibu bos teh bakal berhenti jadi sekretaris pak bos..??" tanya Eman salah satu OB yang biasa nya mengurus ruangan Rehan.


''Ya,, begitulah pak Eman. Sejak awal saya hanya berniat membantu pak Rehan sampai mendapatkan Sekretaris baru. Kalau sudah dapat, ya saya kembali jadi ibu rumah tangga lagi.'' jawab Julie sambil meminum susu coklat di gelasnya.


''Kalau begitu, kita gak bisa kerja sama-sama ibu bos lagi.''


''kamu itu ya Man. Nama nya juga ibu Julie cuma sementara. Biarpun ibu Julie tidak bekerja disini, tapi ibu Julie tetap bisa kesini, ya kan bu bos..?" tanya sari yang juga duduk didekat meja Julie.


''Kalian ini ya..


-,Sari bener Man, saya bisa kesini kalau saya mau. Meskipun bukan sebagai sekretaris.'' jelas Julie ramah seperti biasa.


''Ya eman teh cuma sedih aja, ibu bos teh bakal gak kerja lagi.. ibu bos teh baik, enak di ajak ngobrol, gak kaya yang lain.'' kata Mang Eman lagi.


Ha-Ha-..


''Ya udah saya balik dulu. Udah jam makan siang, ntar di cariin bapak lagi kalau kelamaan disini.'' Julie bangkit dari tempat duduk nya.


Drrrttt...Drrrtttt...


(My Boo Calling )


"Tuh.. lihatkan, saya sudah di cariin Bapak..'' Julie menunjukkan ponselnya sambil tersenyum.


Para OB dan OG hanya tersenyum sambil manggut-manggut pada Julie.


Tok..Tok...


Rehan sedang duduk di kursi dengan dasi yang sudah dilonggarkan. Sedikit berantakan.


"Sayang..kamu ngumpul sama mang Eman dan kawan-kawan nya lagi..?" tanya Rehan melihat kedatangan Julie.


"Yups.. pinter banget sih suami ku ini,, gemes deh..'- Julie duduk di pangkuan Rehan, sambil merapikan rambut suaminya yang sedikit berantakan. ''Gimana interview nya, apa ada yang mendekati kriteria mu..?"


"Ada 2 orang yang berpotensi menjadi sekretaris ku Moo, dan semoga saja mereka sesuai dengan ekspetasi ku.'' jawab Rehan sambil memeluk dan merebahkan kepala nya di dada Julie.


"Capek banget ya Boo,, mau makan dulu? ini udah jam nya makan siang.'' tawar Julie.


''Iya sayang. Aku mau seperti ini sebentar.- Rehan memejamkan matanya sejenak. ia selalu merasa nyaman saat bersama Julie. Entah dulu maupun sekarang, ia semakin menyukai saat-saat bersama istrinya.


Jika orang-orang mengatakan, semakin lama usia pernikahan maka semakin renggang pula keharmonisan, maka berbeda dengan Rehan.


Semakin lama usia pernikahan nya dan Julie, semakin ia jatuh cinta dan merasa nyaman bersama istrinya itu. Julie membuat Rehan di penuhi dengan cinta dan kasih sayang.


8 Tahun usia pernikahan keduanya, belum pernah sekalipun mereka mengalami kerenggangan. Mungkin inilah yang di katakan, Pasangan yang tepat selalu membuat mu lengket seperti karet.


Krruuukkk...


Suara tak terduga tersebut membuat Rehan tersadar dari kenyamanan nya berada di pelukan Julie.


Iisss,.. dasar perut gak bisa di ajak kompromi.


''Moo,, kamu lapar..?" tanya Rehan masih dengan mata terpejam.


"Ya kali Boo gak laper,, ini udah siang. perut aku udah demo dari tadi tau.'' jawab Julie. meskipun sebenarnya ia agak malu,Heee.. suara perutnya merusak moment romantis bersama Rehan.


''Delivery aja ya Yang.. aku lagi males keluar, pengen nya disini aja.'' ucap Rehan dengan sifat manja nya.


"Ya udah.. aku pesanin ya, kamu mau makan apa Boo..??'' Julie tengah memegang ponsel d tangan nya untuk memesan jasa pengantar makanan online.


"Apa aja. Samain aja sama kamu Moo..''

__ADS_1


_______________________________


Tok..Tok..


Seorang siswa berusia 7 tahun berlari dan masuk keruang kelas Zen.


''Excusme mem.., maaf ganggu. Saya dari Grade 2. Saya mau ketemu kak Zen.'' ucap nya dengan nafas tersenggal.


Zen yang mendengar nama nya disebut langsung berdiri.


"Zen ada yang mencarimu.'' kata guru kelas yang saat itu sedang mengajar.


"Yes Mem.. ''


Zen langsung keluar untuk mengahampiri anak kecil itu.


''Kak Zen.. maaf, tapi Zoya.. Zoya saat ini sedang sakit..


Zen langsung berlari tanpa mendengarkan kelanjutan perkataan adik tingkat nya itu.


Yang di pikiran nya saat ini hanyalah Zoya.


Tok..Tok..


''Excusme sus,, saya kaka nya Zoya. Boleh saya masuk'' Zen meminta ijin seorang suster yang menjaga ruang kesehatan di sekolahnya.


''masuklah..


''Zo'e...'' Zen setengah berlari untuk menghampiri ranjang tempat Zoya berbaring.


"Zo'e.... hei...'' Zen membangunkan Zoya yang tengah terbaring lemas.


Raut wajah khawatir terlihat jelas di wajah Zen. ia sangat takut jika terjadi apa-apa pada Zoya.


"Kak Zen...'' suara lemah Zoya terdengar sayup.


"Hey.. ada apa..? apa ada yang sakit..? kakak disini..!'' Zen memegang tangan mungil Zoya yang terkulai lemah.


''Kak Zen.. mommy dimana..??


"Mommy akan segera datang Zo'e.. apa ada yang sakit..? katakan pada kakak, jangan membuat ku cemas seperti ini. Hem..?'''


"Kak,,


Zoya mau pulang..


Zoya mau mommy..''


_________________________________


Drrrttt...Drrtttt..........


"Ya Hallo.. ?"


,-Baik, saya akan segera kesana.''


"Moo,, ada apa..?? tanya Rehan melihat perubahan wajah istrinya.


"Zoya Boo.. Zoya pingsan di sekolah..


.


.


.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Like And Coment 🙏😉🖤


Maaf ya kalau Up nya jarang-jarang..


Soalnya Author masih sibuk jagain my mom yang masih sakit 🙏🙏

__ADS_1


Author harap kalian suka dengan cerita nya.. 🖤🙏


__ADS_2