My Hot Woman

My Hot Woman
REUNI S PART 2


__ADS_3

🌹🌹HAPPY READING🌹🌹


"O..O..sepertinya timing nya kurang tepat.."


Julie berbalik menatap ke sumber suara tersebut, terlihat Alex menampak kan cengiran khas nya. Sementara Steven dan Aldi sama-sama menatap ke arah Julie dan juga orang-orang yang baru saja datang.


Di depan Julie sudah berbaris empat wanita cantik dan sexi dengan pakaian minim kurang bahan bersama dengan seorang pelayan yang membawa beberapa gelas Wine yang terisi penuh.


Seolah mengerti akan tanda tanya yang terpancar jelas pada wajah Julie yang juga sedang memperhatikan wanita-wanita tersebut dengan begitu seksama..


"Aku yang mengundang mereka. Karna ini adalah acara perkumpulan para lelaki jadi aku ingin mereka menemani kami, aku tidak tau sebelumnya jika Aldi akan mengajak mu Nona.. maaf" Jelas Alex dengan santai.


Sedetik kemudian Aldi sudah berdiri di samping Julie.


"Sebaiknya kau segera pergi,.. ' ujarnya sambil berbisik pada Julie.


"Jadi ini maksudnya,, kalian ingin bersenang-senang..? Dasar.. kau..


aku kira ini benar-benar urusan pekerjaan.." Julie balas berbisik pada Aldi.


"Aku tidak tau jika Alex mengundang wanita...


"Santai saja Al.. nikmatilah reuni kalian, kalau begitu aku akan AAWWW......


Seorang wanita tidak sengaja mengenai pelayan tersebut hingga bersenggolan dengan Julie, hingga menumpahkan gelas-gelas Wine yang masih terisi penuh dan mengenai pakaian gadis itu.


"Kau tidak apa-apa Julie..?? Tanya Aldi terlihat panik, sementara Julie melihat pakaian nya yang sudah di hiasi noda merah anggur tersebut..


'-maaf kan saya tuan.. nona.. maafkan saya..' pelayan tersebut minta maaf dengan rasa bersalah pada Julie atas kelalaian nya.


"Sebaiknya kau berhati-hati jika sedang bekerja..!!" ucap Aldi geram pada pelayan tersebut.


"Tidak apa-apa Al..


Aku tidak apa-apa,, tidak perlu merasa bersalah, lagi pula ini hanya pakaian.." ucap Julie menanggapi pelayan tersebut sambil mengelap pakaian nya dengan tisu yang di ambil nya dari dalam tas.


Melihat apa yang terjadi Steven pun menghampiri Aldi dan Julie.


"Sebaik nya kau ganti pakaian mu Julie, kau bisa gunakan kamar disana.." tunjuk nya pada kamar yang berada di ruangan tersebut.


Julie memperhatikan arah tangan Steven, dan ia baru menyadari, jika di dalam ruangan tersebut terdapat beberapa kamar yang tadinya luput dari perhatian Julie.


Untuk apa kamar-kamar itu..?? Jangan bilang jika..


-,dan kau Al, sebaiknya kau pesan kan baju ganti untuk Julie.." saran Steven.


"Aku tidak apa-apa, sungguh.


Kalian lanjutkan saja...


"Jangan menolak Julie, kau sekretarisku. Aku tidak akan membiarkan mu pulang dalam keadaan seperti ini, Sebaiknya kau menurut saja..!' perintah Aldi, membuat Julie mau tidak mau menganggukan kepalanya tanda setuju.


Lagipula Aldi adalah atasan nya, dan akan tidak nyaman baginya jika ia menolak perintah Aldi apalagi itu untuk kebaikan nya.


Setelah Aldi memesan pakaian ganti untuk Julie, ia segera mengambil tas gadis itu dan membawa nya ke kamar.


Julie masih memperhatikan bagaimana gadis-gadis tadi bercengkrama dengan Alex dan Steven masing-masing seperti layaknya seorang pasangan kekasih.


Sementara dua gadis lain nya masih duduk tenang seperti sedang menunggu pasangan nya hadir di tengah-tengah mereka untuk saling melengkapi. Yang satu sudah pasti untuk Aldi, dan yang satunya.....??


Dasar laki-laki! inikan masih siang..

__ADS_1


Bagaimana mereka berpikir untuk bermesraan di saat seperti ini. Cih. dasar Mesum!


"Julie.. kau tidak masuk..??? Suara Aldi mengintrupsinya.


Ini memang bukan hal baru bagi Julie, hal seperti ini sangatlah biasa terjadi sama seperti di Club tempatnya bekerja sebelumnya, tapi ini adalah pertemuan bisnis, dan mereka menyempatkan diri untuk..


Oh aku lupa. Ini Reuni S para bujangan.. mungkin.


"Al,, aku baik-baik saja.. kau temanilah teman-teman mu, aku sungguh merasa tidak nyaman sudah merusak suasana seperti tadi" ucap Julie merasa bersalah.


"Apa yang kau katakan Julie??? mereka tidaklah penting lagi pula aku tidak tau jika pertemuan nya akan seperti ini' Jawab Aldi dengan sesungguhnya.


"Kau tunggulah disini, aku akan mengantarkan pakaian mu nanti jika sudah sampai.'


Kemudian Aldi meninggalkan Julie di dalam kamar itu sendirian, dan bergabung bersama Steven dan Alex.


"Bilang saja kau juga sudah tidak sabar ingin bermesraan dengan wanita-wanita itu.. " Julie bergumam sambil mengerucutkan bibirnya melihat Aldi yang berlalu meninggalkan kamar tersebut.


"Apa pertemuan para lelaki memang seperti ini..?? Wah.. bagaimana mereka bisa memesan wanita penghibur disaat seperti ini??


jika mereka memiliki pasangan bukan kah ini sama saja namanya dengan menghianati pasangan hanya untuk mencari kesenangan di tempat lain..??' Julie bergumam dan bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


Namun ia tidak ingin ambil pusing, yang terpenting adalah ia segera mengganti pakaian nya dan segera pergi dari ruangan tersebut, jika tidak dia akan menyaksikan para lelaki tersebut saling bercumbu di depan matanya nanti.


Waktu terus berputar,, sudah cukup lama Julie menunggu namun baju yang di pesan Aldi belum juga datang , oleh sebab itu ia memilih untuk bertanya langsung pada Aldi.


Namun setelah ia membuka pintu kamar tersebut, ia mengurungkan niat nya dan segera masuk kembali ke dalam kamar.


Bagaimana tidak,, pemandangan di ruangan tersebut terlalu mengagetkan nya.


Alex yang sedang bercumbu dengan mesra bersama wanita yang disamping nya, sementara Aldi dan Steven terlihat sedang bercakap-cakap sambil ditemani pasangan masing-masing yang juga tengah asyik membelai dan bergelayut manja pada keduanya.


"DASAR LAKI-LAKI MESUM" Apa mereka lupa jika aku masih ada disini., Apa mereka akan melakukan pesta Sex di tempat ini?? o'ya tuhan...." Julie menggerutu pada dirinya sendiri.


-, dasar noda menyebalkan..!! jika saja noda-noda di pakaian nya tidak terlalu nampak atau andai saja tadi Julie membawa jaket atau semacamnya, maka ia akan mengabaikan semuanya dan akan memilih pergi sejak tadi.


Tok..tok..


"Julie, aku mengantarkan pakaian mu..!" suara Aldi terdengar di balik pintu.


"Akhirnya.....


Dengan cepat Julie pun membuka pintu dan menghampiri Aldi yang membawa sebuah paper bag di tangan nya.


Terlihat Julie yang sedang menahan tawanya


"Terima kasih Al.. apa kau bersenang-senang..?? Julie tersenyum jahil pada Aldi.


Aldi pun mendorong tubuh Julie masuk ke dalam kamar dengan cepat membuat gadis itu sedikit terseok, kemudian Aldi menutup pintu.


"Sebaiknya kau cepat ganti baju mu, dan segera pulang..!" Ucap Aldi ketus menanggapi Julie yang dengan sengaja mentertawakan dirinya.


Ia benar-benar malu karna Julie harus melihat apa yang mereka lakukan.


Alex Sialan!!


"Sebaiknya kau jangan lupa untuk merapikan kancing baju, dan menghapus bekas ciuman di pipimu boss..." ucap Julie sambil tersenyum mengejek ke arah Aldi sebelum gadis itu menghilang di balik pintu kamar mandi.


Mendengar ucapan Julie, Aldi segera berlari ke arah cermin yang terpasang di dalam kamar untuk melihat bagaimana penampilan nya saat ini.


Sial. Sial. ini sangat memalukan..!!

__ADS_1


"Julie, aku akan tunggu di luar.." teriak Aldi setelahnya terdengar suara pintu tertutup.


--------------------------------------------------------------------


"Kau...??"


Wajah Aldi dan Rehan sama-sama mengeras saat saling berhadapan.


"Kalian mengundang orang ini..??" tanya Rehan sinis terhadap Alex..


"Ow..ow.. santai Sob... santai..


Ayolah.. ini sudah sangat lama bagi kita tidak berkumpul bersama, sebaiknya kalian berbaikan..'


Aldi dan Rehan sama-sama mendengus mendengar ucapan Alex, lalu keduanya sama-sama duduk sambil membuang muka.


"Apa gadis mu sudah selesai di dalam sana..??" tanya Alex memecah keheningan di antara mereka.


Aldi diam malas menanggapi ucapan Alex.


"waw. Ternyata orang ini bisa memiliki kekasih.?? Cih. Rehan mendengus tertawa sinis mendapati informasi tersebut.


"Itu bukan urusan mu..!" Aldi menanggapi ucapan Rehan tak kalah sinis.


"Ayolah teman-teman..


Sebaiknya kita nikmati saja Reuni kita.."


"Kau,, temani sahabat ku ini.., perintah Alex pada wanita yang masih belum mendapatkan orang yang harus ditemani.


Seketika Membuat wajah wanita itu berbinar bahagia menerima perintah tersebut, wanita itu segera menuangkan wine ke dalam gelas memberikan nya pada Rehan setelahnya bergelut dengan manja pada laki-laki itu.


"Apa kau tidak merasa bersalah masih berlaku seperti ini di belakang kekasihmu.."?


"Apa yang ku lakukan..?? Sebaiknya kau urus dirimu sendiri, dan jangan lupa sepertinya kekasih mu menunggu.." tunjuk Rehan ke arah kamar dengan gadunya.


"Aku saran kan sebaiknya kau pergi.." ucap Aldi pada Rehan, namun Rehan mengacuhkan Aldi dan memilih bercakap-cakap dengan Steven yang duduk tidak jauh darinya.


Cih.


Ceklek..


"Al... Aku sudah..


Aldi dan Rehan sama-sama menegang dan melihat ke sumber suara, setelah mendengarkan suara Julie yang baru saja keluar dari kamar, sambil merapikan baju nya.


Wajah Julie pun terlihat kaget bercampur marah mendapati pemandangan yang baru saja ia lihat, ia melihat seorang wanita yang bergelayut manja sambil membelai tubuh Rehan.


"REY......KAU..


"JULIE..


.


.


.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


JEMPOL NYA.. JEMPOL NYA..

__ADS_1


Jangan lupa di pake Like dan Coment.. 😉♥


__ADS_2