
HAPPY READING ❤
.
.
.
.
"Sayang.. apa semua nya sudah siap...?"
"Iya udah kok Rey, nih yang terakhir."
Sesuai dengan rencana sebelumnya, dua hari kedepan Rehan dan Julie akan menghabiskan akhir pekan mereka untuk berlibur bersama. Kali ini tujuan mereka adalah Villa pribadi milik keluarga Rehan yang ada di Nusa dua Bali.
Tiga puluh menit kemudian keduanya sudah sampai di Bandara dan siap melakukan chek in, setelah proses chek in selesai tidak lama setelahnya pesawat mereka pun Take off.
"Pacar... kok liburan nya harus ke Bali..? Kamu suka pantai...?
"Yup. Aku suka laut Yang. Kalau kamu, apa kamu juga suka..?"
"Suka sih,, cuma aku lebih suka puncak,, aku lebih suka sesuatu yang tenang, dan hanya pegunungan memberikan hal itu."
"Gak cocok banget sih Yang sama kamu."
"Maksudnya...??
"Kamu kan cerewet, suka sesuatu yang bising di Club, dan,..
"Pacar... itukan Hobby dan juga pekerjaan aku.."
Ha-ha-ha..
"Iya deh,, gak usah manyun gitu kali.. mau di cium ya...?
"Pacar...... Apaan sih.. kamu tu yang brisik tau...!!
Setelah menempuh perjalanan ± satu jam, akhirnya Julie dan Rehan sampai di Bali. Dengan menggunakan Mobil yang sudah Rehan pesan, kini keduanya dalam perjalan menuju Villa pribadi keluarga Wijaya.
Satu jam kemudian kedua nya pun sampai di kawasan Nusa dua Bali. Ya.. Villa keluarga Wijaya dibangun disana.
Julie mengagumi semua pemandangan yang tersungguh dari tempat tersebut.
Setelah masuk, Rehan mengajak Julie untuk berkeliling teebih dahulu.
Villa dua lantai tersebut di bangun dengan gaya arsitektur yang elegan dan juga cukup luas, di lengkapi dengan lima kamar tidur, dan juga taman, serta kolam renang di belakang nya.
"Gimana Yang.. kamu suka..?"
__ADS_1
"Suka. Bagus kok tempat nya... " Ucap Julie sambil terus memperhatikan sekitar.
"Yuk, kita masuk aja."
'welcome home Sir...' Sapa seorang pemuda asing berusia pertengahan tiga puluh yang ternyata adalah penjaga Villa tersebut. Penjaga Villa tersebut, baru datang entah dari mana, dan ia juga baru menyadari kedatangan kami.
"Yea,, Thanks Jere."
"Yang, kamar mu yang di lantai atas aja ya..biar sebelahan sama aku, jadi kalau kangen tinggal nyebrang." Ucap Rehan sambil membawa Julie menaiki tangga menuju lantai dua Villa tersebut.
"Nah, ini kamar kamu Yang.. dan di sebelah nya kamar aku." tunjuk Rehan, kemudian membukakan kamar Julie dan memasukan koper kekasihnya itu.
Setelah sampai diruangan nya, Julie sangat terpesona dengan suguhan pemandangan laut yang tepat berada di depan balkon nya.
"Ini sangat nyaman...." ucap nya sambil membuka pintu jendela di balkon tersebut.
"Yang.. aku ke kamar sebelah Ya?"
"Hem..
Cukup lama Julie berdiri di Balkon kamarnya dan menikmati hembusan angin pantai yang menerpa wajah dan juga tubuhnya.
Setelahnya ia membereskan beberapa stel pakaian yang ia bawa dan menaruh nya di lemari.
Tok..tok...
"Duluan aja Rey,, aku mau cuci muka dulu."
"Ok. Kalau perlu apa-apa aku ada di bawah ya Yang."
Tak lama setelah Rehan turun, sahabat nya juga baru tiba di Villa tersebut.
'Hey sob,,.. udah duluan aja.. udah lama..?? Sapa Dony yang baru saja masuk membawa kopernya.
"Baru aja. mana yang lain...??
'Sofia masih di luar,, ngomong sama si bule... ' jawab Dony acuh.
'Kamar gue dimana Sob..??
"Tuh,, loe pake yang di bawah aja,, yang diatas udah penuh." Jawab Rehan sambil menunjukkan ruangan yang terletak di dekat ruang keluarga tersebut.
'Penuh ..?? Siapa yang ngisi...??
"Calon Istri..!
'Wuuiihhh, serius? mana...mana... kok gue gak liat sob...? Donie celingak-celinguk mencari keberadaan calon istri yang Rehan maksudkan.
"Lagi cuci muka. Bentar juga turun."
__ADS_1
"Kak... Rey.....i'm coming.... ' teriak sofia dengan menenteng beberapa tas di tangan nya, serta dua buah koper yang di bawakan oleh Jere..
"Astaga sofii... kamu mau pindahan? atau, jangan-jangan mau dagang...?
Tanya Rehan heran melihat begitu banyak barang yang di bawa oleh sepupu sahabatnya itu, Dony pun hanya turut menggeleng-gelengkan kepala nya.
'Iiihhh... kak Rey kok gitu sih... males deh..
Yaudah sofi mau naik aja,, sofi pake kamar yang diatas ya... '
"Eeeiitttsss... No..No..No!!"
Belum lagi Sofia menginjakkan kakinya di tangga, Rehan sudah lebih dulu menghentikan nya.
'Kenapa....?? lagian di ataskan bagus pemandangan nya.... ' Tanya gadis itu heran.
'Udah di isi calon istri.....' Ucap Dony mendahului Rehan.
Sementara Rehan hanya mengangguk-anggukan kepala nya menyetujui ucapan Dony.
'Beneran kak Rey...??? Aahh.. kalau gitu Sofi mau sekamar aja sama calon kaka ipar...' ucap gadis itu semakin antusias.
"NO.... !!! teriak Rehan lebih tegas dari sebelumnya.
'Iihh... kak Rey,, apaan sih... ?? Rengek Sofia.
'Dasar Bocah,, gak faham situasi...! celoteh Dony sambil menggelengkan kepala nya, kemudian berlalu meninggalkan Rehan dan sofia yang masih berada di ruang santai tersebut.
Dengan wajah di tekuk, Sofia pun masuk ke kamar yang sudah Rehan siapkan baginya.
Tbc...
.
.
.
.
.
.
.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
LIKE & COMENT YA... ♥♥
__ADS_1