My Hot Woman

My Hot Woman
TRUTH..


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒนHAPPY READING๐ŸŒน๐ŸŒน


.


.


.


.


Aldi yang sejak tadi hanya duduk diam di meja nya menjadi heran dengan kedatangan Julie dan yang lain ke arahnya.


,-Ini Didii mu..??" tanya Julie lagi pada anak kecil itu..


,-Hem. Benar ini Didii,, mommy ayo kita pulang.." Zen lagi-lagi menggoyangkan tangan Julie.


,-Aku..?? Didii..?? Aldi pun keheranan mendengar hal tersebut.


,-Heh..!! Sudah ku duga, laki-laki seperti dirimu ini memang suka menanam benih dimana-mana.." ucap Rehan sinis sambil memalingkan wajahnya tak suka.


,-Boo...!!


,-Al,, apa kamu kenal anak ini..?? tanya Julie pada Aldi.


,-Aku tidak kenal anak ini.." Aldi sedikit bingung namun ia bicara dengan sebenarnya.


,-Tapi dia bilang kalau kau adalah Ayah nya..


,-Akui saja..!! celetuk Rehan.


,-Tunggu,, apa maksud nya ini..?? aku benar-benar tidak mengenal anak ini..! Aldi membela diri. Ia tidak ingin Julie juga ikut berpikiran buruk tentang nya.


Hikz.. hikz..


,-Loh.. kok Zen nangis sayang...??


Julie kembali menunduk dan menghapus air mata anak kecil itu.


,-Hikz..Hikz.. Mommy dan Didii juga jahat.. Zen hanya ingin pulang bersama mommy dan Didii..Hikz Hikz..


,-Sudah..sudah.. berhenti menangis anak manis.. hem.." Julie menjadi tidak tega melihat Zen menangis, ia pun mengusap air mata Zen sambil memeluknya.


,-Anak ini pintar sekali berakting..!! Celetuk Rehan lagi.


,-Tapi ku rasa dia memang tidak berakting Rey.." Ucap Isabele.


,-Zen sayang.., bagaimana kamu tau kalau uncle ini adalah Didii mu..??' kini Isabele yang mencoba menggali informasi dari bocah kecin nan menggemaskan itu.


,-Titii bilang, orang dalam liontin ini adalah Didii ku.." Zen menunjuk pada kalung liontin yang menggantung di lehernya.


,-Dan Titii itu siapa sayang..??


,-Titii adalah pengasuh ku aunty..." jawabnya sambil sesegukan.


Isabele menjadi paham akan situasinya, dan ia menyaran kan agar membawa Zen pergi dari Ballroom tersebut, sebelum awak media menjadikan hal ini sebagai gosip yang akan menyebar luas dalam waktu singkat.


,-Julie, Aldi.. sebaik nya kita kembali ke kamar, kita akan lebih santai berbicara pada anak ini disana.." Ucap Isabele.


,-Julie dan Aldi pun mengangguk kan kepala nya menyetujui saran Isabele.


Mereka pun beranjak meninggalkan Ballroom tersebut..


,-Boo,, kamu mau kemana..??' tanya Julie pada Rehan yang berjalan di samping nya.


,-Tentu saja pergi bersama mu,Moo..

__ADS_1


,-Lalu bagaimana dengan tamu-tamu ini..??


Julie menunjuk pada sekitar.


,-Sebaiknya kamu tetap disini sampai acara ini selesai,Boo.. dan Dony bisa menemani mu disini ku rasa..??


,-Aku..?? Tapi aku ingin bersama Yayang Bell..! ucap Dony yang enggan menemani Rehan dipesta tersebut, bukan nya dia tidak menyukai pesta, tapi sekarang ia sangat penasaran dengan anak yang mengakui dirinya sebagai anak dari Aldi dan Julie.


,-Don... sebaiknya kamu tetap disini..! Ucap Isabele lagi, membuat Dony dan Rehan langsung menekuk wajah mereka.


,-Moo, jangan pergi bersama anak itu meninggalkan hotel ini, dia bukan tanggung jawab mu..!! ucap Rehan, kemudian mencium kening Julie, sementara Julie hanya mengangguk kan kepala nya sambil tersenyum.


Mereka pun akhirnya kembali ke kamar Julie dengan Zen yang berada dalam gendongan Aldi.


,-Apa kau memikirkan sesuatu Broo..?? tanya Dony pada Rehan yang masih menatap punggung ke empat orang berusan.


,-Entahlah..


**********


Setelah sampai di kamar Julie, Zen di dudukan di sofa ruang tamu dengan ketiganya mengelilingi anak itu.


,-Zen.. bolehkah Aunty melihat kalung mu..??


Tanya Julie pada anak laki-laki yang saat ini sudah terlihat mengantuk.


,-Boleh. Tapi Didii dan Mommy harus pulang bersama Zen, zen tidak mau tinggal bersama grandfa lagi.. Zen mau tinggal sama Mommy dan Didii..! ucap nya setengah mengantuk..


,-Zen,,


Uncle dan aunty bukan Orang tua mu, kamu harus kembali bersama..


,-Tidak mau..!! Zen mau sama Didii dan Mommy.. mau Didii dan Mommy...!! Hikz..Hikz...


Ketiga nya kembali sibuk menenangkan zen yang kembali menangis sesegukan.


,-Janji...??? Anak kecil itu mengulurkan jari kelingking nya pada Julie."Mommy, harus janji pada ku..???


,-Ya baiklah.." Julie menyatukan jari kelingking nya pada jari kelingking mungil milik Zen.


,-Sekarang apa boleh aunty melihatnya..??


Zen pun mengijinkan Julie untuk melihat Liontin yang terpasang pada lehernya.


Liontin berbentuk oval yang di lapisi berlian itu terlihat sangat cantik dan tentu saja mahal. Orang biasapun pasti akan tau, jika Zen bukan lah anak kecil dari keluarga biasa.


Julie pun membuka nya, dan melihat gambar siapa yang di maksudkan oleh Zen..


,-Julie, bagaimana..??',Isabele ikut penasaran dengan apa yang di lihat oleh Julie.


,-Apa ini benar..??


,-Al,, kau harus melihat nya sendiri...


*************


Tok..tok..


,-Moo,, apa kamu di dalam..??


Waktu sudah melewati tengah malam, dan pesta baru saja berakhir.


Rehan pun sudah begitu lelah dalam menjamu para tamu undangan nya.


Beruntung nya hari ini dilewati dengan sangat baik dan berjalan sesuai rencananya.

__ADS_1


Meskipun perihal bocah kecil tadi sempat menyita perhatian Rehan dan mengalihkan fokusnya.


Tok..tok..


,-Moo,,...


Ceklek..


,-Boo,, ?? Masuk lah..!


Julie yang tadinya sudah terlelap membuka pintu kamarnya sambil menahan kantuk.


,-Moo,, aku merindukan mu sayang..! Rehan Menahan tubuh Julie memeluk nya.


,-Apa kamu sedang mabuk, Boo..??;


,-Tidak Moo,, aku tidak minum terlalu banyak, hanya sedikit..! ucap Rehan sambil membuat tanda dengan jari nya.


,-Dimana bocah kecil itu,, apa dia sudah pergi..?? tanya Rehan sambil melihat-lihat kamar Julie.


,-Ya,, Zen sudah pergi. Dia tertidur dan Aldi membawa nya pergi.


,-Heh. Benar dugaan ku,, Aldi memang brengsek,, anak nya sendiri pun dia tidak tau keberadaan nya, entah berapa banyak anak yang dia punya di luaran sana..!!


Ucap Rehan sambil menyindir Aldi.


,-Boo, Jangan seperti itu..! Kamu tidak tahu apa yang sebenarnya,, jangan menghakimi Aldi hanya berdasarkan asumsi mu saja,, bukan kah kamu terlalu jahat jika melakukan itu..??" Julie tidak menyukai sikap Rehan yang selalu menganggap Aldi sebagai musuhnya.


,-Tapi itu benar kan..?? Dia.memang seorang brengsek yang tidak bertanggung jawab,, bahkan,, apa kamu lihat tadi bocah kecil itu..?? Bagaimana bisa anak kecil tadi mengatakan Aldi ayah nya jika itu bukan kebenaran nya..?? Hanya saja.. kenapa bocah kecil itu harus memanggil mu Mommy nya..??


,-Ini lah kenapa aku tidak suka kamu terlalu dekat dengan laki-laki brengsek itu..!!!


,-Rey...,hentikan..!!!


Julie menyentak lepas tangan Rehan dari tubuhnya.


,-Apa kamu tau apa yang terjadi..?? apa kamu tau apa yang membuat Zen sampai pergi ke hotel ini dan mencari Didii nya..?? Apa kamu tau kenapa Dia mengatakan Aldi adalah Ayahnya...?? Dan apa kamu tau apa anak itu benar anak Aldi atau bukan...??


Apa kamu tau semua itu..??


,-Kenapa kamu harus berkata jahat seperti ini tentang Aldi...?? Kenapa kamu begitu membencinya...?? bisa kah kamu mengatakan nya pada ku...???? bisa kah...??


Julie benar-benar tidak habis pikir bagaimana Rehan bisa bersikap seperti itu,, di tengah malam seperti ini Rehan malah membuatnnya tersulut emosi,,bukan kah setidak nya dia harus memikirkan bagaimana anak sekecil Zen bisa lepas pengawasan, dan melarikan diri,, atau setidaknya mengkhawatirkan keselamatan anak kecil itu,, Tapi kenapa...??


,-Moo,, ada apa dengan mu..?? kenapa kamu malah melampiaskan kemarahan mu padaku..??


Atau,, apa memang...???


Tidak..Tidak mungkin..!! Anak itu tidak mungkin ada hubungan nya dengan Julie..! Tidak mungkin..!!


,-Atau apa, Boo..?? atau lagi-lagi kamu memikirkan bahwa Aku ini bukan wanita seperti yang kamu harapkan..??


,-Tidak Moo, aku tidak berpikir seperti itu.. sungguh... โœŒ


.


.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Happy Weekendโ™ฅโ™ฅ Jangan lupa Like and Coment.. ๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰


__ADS_2