My Hot Woman

My Hot Woman
MISSING YOU


__ADS_3

🌹🌹HAPPY READING YOO 🌹🌹


.


.


.


.


Rehan Pov


Dua minggu sudah berlalu, seperti ucapan nya Rehan benar-benar memberikan waktu pada Julie. Ia tidak mengunjungi Club tempat wanita itu bekerja, bahkan juga tidak menemuinya. Ia sendiri tidak yakin apakah tindakan nya ini benar atau salah. Yang ia tau, ia tidak ingin membuat wanita itu semakin menjauh darinya. Tapi dengan tidak menemui Julie seperti ini membuat Rehan begitu tersiksa. Ia sangat merindukan Julie, Ia sangat ingin melihat wanita nya itu, memeluknya dan menyimpan nya untuk dirinya sendiri.


Untuk melenyapkan perasaan tersiksa yang Rehan rasakan, ia memilih untuk menyibukkan diri dengan bekerja. Ia bahkan tidak mengindahkan ajakan Dony untuk hang out sekedar melepas kepenatan, dan untuk Isabelle, sesekali ia bertemu dengan wanita itu untuk membahas pekerjaan, selebihnya Rehan benar-benar fokus pada pekerjaannya saja.


Rehan benar-benar lelah dengan semua rutinitas yang ia lakukan selama dua pekan terakhir. Rutinitas yang sama, rutinitas yang sangat membosan kan tanpa adanya Julie.


Julie,, apa kabar mu? apa yang sekarang sedang kau lakukan? apa kau merasakan apa yang ku rasakan saat ini..? aku sangat merindukan mu Julie.


Kau tau,,ini yang pertama kali bagi ku untuk mengalami perasaan seperti ini. Aku begitu tersiksa karena merindukan mu,,aku sangat ingin menemui mu, melihat mu.


Apa kau juga merindukan ku..?


apa kau juga merasakan sakit ini..?


Aahhh...


mungkin hanya aku yang merasakan nya. Mungkin hanya aku yang merindukan mu, mungkin hanya aku yang seakan gila ingin menemuimu.


Mungkin hanya aku.. hanya aku.


Rehan masih terdiam merenung, dan terlarut dalam pikiran nya sendiri.


"Sudah cukup Julie, sudah cukup semua ini. Sudah cukup aku memberikan waktu untuk mu, sudah cukup aku merasa tersiksa karena merindukan mu. Aku harus menemui mu, Ya aku harus segera datang pada mu, dan menjadikan mu milik ku!"


Rehan bergumam pada dirinya.


Setelah menyelesaikan semua pekerjaannya, Rehan buru-buru pergi meninggalkan kantor. Ia bergegas untuk pulang kerumah, ia ingin mempersiapkan dirinya untuk tampil sempurna di hadapan Julie nanti. Ia begitu merindukan gadis itu. Berharap Julie pun merindukan nya.

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua puluh menit, Rehan kini sudah tiba di rumah. Ia langsung naik ke kamarnya, dan memilih untuk segera mandi.


Tak perlu waktu lama untuk menyelesaikan semua ritual mandinya. Kini Rehan sudah keluar dengan wajah yang lebih segar. Rehan hanya menggunakan pakaian cassual. Dengan perpaduan celanan denim hitam, dengan atasan Kaos putih dan jeket hoody berwarna senada dengan celananya. Dengan wajah yang sumringah, Rehan menuruni tangga sambil bersiul, sehingga menarik perhatian orang-orang yang sedang berkumpul diruang makan saat itu.


"Ehhmm, anak nya bunda mau kemana sih..? udah ganteng aja..??"


tanya bunda melihat wajah bahagia anak nya.


"Paling Juga mau ketemu kak Isabelle."


celetuk Sofia. Ya. sofia sekarang sedang bertamu dirumah Rehan. Entah kenapa gadis itu selalu suka menghabiskan waktu dirumah Rehan bersama bunda nya.


"Siapa Isabele nak..??" Tanya bunda Rehan pada Sofia..


"Apa sih Gadis coklat, siapa juga yang mau ketemu Isabele. Lagian ya Isabele itu hanya sebatas teman bisnis." Jelas Rehan menjawab rasa penasaran bunda nya.


"Oh hanya teman bisnis, kalau begitu wanita karier dong Ya.. pasti caktik dan pintar". ucap bunda nya lagi.


"Lumayan sih bun, kata Sofia menanggapi".


Kalau Sofia sih lebih suka gebetan nya ka Dony bun, hanya saja kak Dony nya patah hati duluan... ". Sofia kini tertawa cengengesan.


"Iya bun, Cantik banget cwe nya, trus dia Dj lagi, pokok nya keren.." ucap Sofia dengan antusias. Yang hanya ditanggapi dengan kening tatapan heran oleh bunda Rehan.


"Wanita yang kerja di Club..? Dj..?? dimana bagus nya Sofia...?? Tanya bunda Rehan heran dengan pernyataan dari Sofia barusan.


"Ya keren lah bun,, ka Julie itu seperti artis, banyak penggemarnya".


"Tapi kan pekerjaan nya di Club, tempat orang-orang gak jelas". timpal bunda Rehan..


"Kamu itu Ndok,, jangan ikut-ikutan seperti itu, gak baik. Anak gadis itu jangan suka keluyuran dan ngelakuin yang aneh-aneh kaya gitu..!''


Jelas bunda memberi nasehat pada Sofia.


"Aneh apa nya sih bunda?? DJ itu profesi, dan gak semua Dj itu aneh-aneh.


Kak Julie baik kok, dan kaya nya gak aneh-aneh juga". Jawab sofia sambil menimbang-nimbang ucapan nya.


Rehan semakin malas mendengarkan percakapan antara sofia dan bunda nya, apalagi jika di kait-kaitkan dengan Dony.

__ADS_1


"Ya ampun bun,, Dj itu hanya profesi dan gak semua orang bisa jadi Dj". Kini Rehan yang ikut menengahi pembicaraan bunda nya dan Sofia.


"Udah ya bun, Rehan mau pergi dulu". Pamit Rehan pada bunda nya.


"Hati-hati Rey...


"Ya kak, semoga sukses.. !"


ucap sofia menimpali ucapan bunda.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit, kini Rehan telah tiba di Club Z, tempat Julie bekerja. Rehan memang sengaja datang lebih cepat, ia ingin menunggu wanita nya tiba disana. Ia sangat ingin melihat wanita nya itu.


Cukup lama Rehan menunggu disana, bahkan sekarang waktu sudah menunjuk kan pukul sepuluh malam. Namun tidak ada tanda-tanda kehadiran Julie disana.


MC. Ladies and Gentelmen,, please welcome Dj Steve....


Setelah mendengar ucapan Mc, Rehan langsung bangkit dari duduk nya kemudian pergi menemui manager Club untuk menanyai tentang Julie. Ia bergegas pergi melajukan mobil nya setelah mendapatkan informasi bahwa Julie sudah tidak bekerja disana.


Membuat Rehan benar-benar semakin Frustasi. Tak perlu waktu lama kini Rehan sudah berada di depan pintu Apartemen Julie, ia menekan bell dan juga menggedor-gedor pintu, namun nihil tak ada jawaban dari sana hanya keheningan malam dan sinar lampunyang menyoroti.


"Julie dimana kamu sekarang?? Aku sangat merindukan mu..!!"


Rehan mendesah frustasi sambil mengusap wajahnya resah karna tidak mendapati keberadaan Julie. Kini ia hanya bisa terduduk lemas di depan Apartemen wanita itu, menunggu wanitanya pulang.


.


.


.


.


.


.


.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2