My Hot Woman

My Hot Woman
COMEBACK TO ME


__ADS_3

🌹🌹HAPPY READING🌹🌹


.


.


.


.


.


"Apa yang kau lakukan..??


Bukan kah kau bilang kau lapar..??"


Demian menatap Julie dari seberang meja.


"Ya.. itu tadi.. tapi.. tapi sekarang aku..


Sekarang aku tidak lapar lagi."


Julie susah payah menyelesaikan kalimatnya.


"Krruuukkk....


"Hah..! Benarkah..? tapi nyata nya perut anda mengatakan hal yang lain nona..!"


Demian berjalan ke arah Julie.


Ia mengambil salah satu buah yang ada di dalam piring saji di hadapan Julie lalu mengunyah nya.


"Lihatlah, apa aku mati..?? aku tau kau akan berpikir demikian, jadi makan lah!!" perintah nya tepat di depan wajah Julie.


"Aku.. aku tidak..


Julie tidak menyangka jika pikiran nya akan mudah di tebak.


Julie mengambil beberapa makanan yang ada di depan nya, lalu mulai makan dengan tenang.


Dasar menyebalkan. Jika aku tidak lapar, maka wajah mu yang akan berada di ujung garpu ini.


"Jangan memaki ku nona.. kau bisa tersedak nanti..!!"


"what....???''


,-Oh astaga... apa kau..??


"Jangan berpikir sembarangan,, aku hanya tau dari wajah mu yang terlihat seperti seorang pendemdam!" ejek nya pada Julie.


"Sial...!!"


"malam ini, kau tidurlah di tenda ini, aku akan berada di kemah pasukan lain nya." titah Demian sebagai seorang pemilik kemah.


Cih...


"Terserah kau saja..!! jawab Julie seadanya.


______________________


"Apa yang kau lakukan diluar..??"


Demian berdiri tepat di belakang Julie.

__ADS_1


Keduanya sedang berada di atas sebuah tebing yang cukup tinggi dengan dasar yang cukup curam.


"Kau tidak berniat melompat bukan?? jika kau lakukan itu, aku pastikan kau pasti akan langsung mati saat itu juga!!" Demian.


"Tidak..!! Tidak ada apa-apa.


Hanya beberapa pemikiran yang tidak mungkin terjadi dan itu cukup mengganggu ku!" jawab Julie.


"Kembali lah ke kemah, angin malam tidak baik bagi seorang wanita, apa lagi dengan pakaian seperti ini..!"


Demian tertunduk menyelimuti tubuh Julie dengan jubah nya.


"Katakan pada ku, dimana kita saat ini..??


Bagaimana cara ku untuk pulang dari tempat ini..??


Ak.. aku Merindukan keluarga ku!!" Julie.


"Apa kau benar-benar tidak tau..?? Kita ada di perbatasan provinsi saat ini.


Kita di bawah pimpinam raja kristop.


Dan,, cara bagaimana kau kembali,,


Aku juga tidak tau. Karna aku tidak tau dari mana kau berasal." ujar Demian.


Bagaimana ini..?? Bagaimana aku bisa kembali pada Rehan..?? dan,, dimana bayiku..??


Hiks.. Hiks...


"Apa kau menangis lagi...?? astaga....!!"


Demian paling tidak suka melihat wanita menangis.


Kecuali jika wanita itu adalah musuh, maka ia akan senang dan menikmati setiap detik dan setiap raungan kesakitan.


Mataku hanya kena debu.. aku tidak apa-apa!" Julie mencoba menenangkan dirinya.


"Aku akan masuk ke kemah."


Pamit Julie sambil membungkus tubuh nya.


Demian hanya melihat Julie yang melewati nya begitu saja.


PLAAAKK..


Julie menampar pipinya.


"Ya tuhan, terima kasih ini hanya mimpi..!!"


Julie menyadarkan dirinya. Ia sangat senang akan hal itu. Itu berarti di dunia nyata bayi nya masih ada.


Dengan Cepat Julie masuk menyelinap di balik selimut, kemudian memejamkan matanya.


"Ayolah Julie..tidur..tidur lah..!!"


_______________________________


Julie kembali terbangun dari tidur nya.


Kali ini di tempat nya berbeda lagi.


Ruangan serba putih dengan bau khas..

__ADS_1


"Apa aku sudah kembali..??" Julie meraba tubuh nya.


Uwwaaa... Uwwaaa.....


"Bayi..??


Uwwaaa.... Uuwwwaaaa.....


Julie kembali meraba perutnya..


"anak ku..??"


"Boo..?? Kenapa bayi kita..?? Berikan pada ku..!!


Julie melihat Rehan yang kepayahan dengan tangisan bayi nya.


"Julie....???


"Moo... ini benar dirimu..?? kau.. kau sudah..


GRAAABBB....


Rehan memeluk tubuh Julie.


Uwwaaa.....Uuuuwwwaaa..


"Boo,, anak kita...!!


Julie mendorong pelan tubuh Rehan yang membuat bayi mereka terhimpit di antara tubuh kedua nya.


"Berikan dia pada ku..!"


Julie mengambil tubuh putri kecilnya yang terbungkus lampin.


"Heii.. heii.. sayang,, ini mommy..


Kenapa menangis.. apa kau lapar..?? Ssttttt... Ssssttttt..... makan lah.. makan lah yang banyak..."


Setelah Julie selesai menyusui putri kecil nya, ia kembali meletakan bayi nya dalam tabung, dan membiarkan perawat membawa nya kembali keruang bayi.


Baru saja perawat keluar, Rehan kembali memeluk tubuh Julie dengan erat.


"Boo,, aku.. tidak bii.sshha ber .naafass..


Julie marasa sesak karena pelukan Rehan yang sangat erat pada tubuh nya.


"Moo,, apa kau sudah tidak mencintaiku..? hem?? kau tau bagaimana khawatirnya aku dengan mu?? Kau begitu tega padaku!!"


Rehan menangis sambil memeluk Julie.


"Maafkan aku Boo,, maafkan aku..."


Julie juga ikut menangis bersama Rehan. Kedua nya masih saling berpelukan. Rehan sangat merindukan istri nya. Sangat. Sangat.


***Terima kasih Tuhan..


Terima kasih sudah mengembalikan dia padaku. Istri ku, Cinta ku..


Terima kasih..


πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€*


Happy New Year's...

__ADS_1


🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊


πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰**


__ADS_2