My Hot Woman

My Hot Woman
PREGNANT PART 2


__ADS_3

🌹🌹HAPPY READING🌹🌹


.


.


.


.


Kedatangan satu orang dalam hidup ternyata memang dapat mengubah segala nya dalam dunia Julie.


Misalnya Rehan.


Rehan sedang ribut sekarang bercanda gurau bersama dengan Aldi, Dony, Keysha, dan juga Isabelle.


Saat ini Rehan memang sedang merayakan pesta yang hanya dihadiri oleh keluarga dan juga sahabat-sahabat mereka.


Julie bersandar pada salah satu tiang yang mengarah langsung pada pemandangan yang ada di depan mata nya. Canda dan tawa Rehan begitu nyata.


Hidup Julie yang selama ini sebatang kara. Sekarang sudah dipenuhi dengan begitu banyak warna dan juga kebahagiaan.


Ia di kelilingi oleh banyak cinta dari orang-orang yang tidak pernah ia pikirkan akan datang dalam kehidupan nya.


Cinta dan juga perhatian yang tidak pernah Julie dapatkan dari orang tua nya, kini selalu ia dapatkan dari orang-orang yang ada di sekelilingnya. Apalagi saat ini, Julie sudah memiliki Rehan sebagai suaminya.


Suaminya, hati Julie menghangat mendapati kenyataan itu.


Julie tidak lagi merasakan kesedihan dari masalalu nya.


Tuhan memang selalu memberikan yang terbaik bagi umatnya. Disaat kita kehilangan sesuatu yang berharga, percayalah Tuhan sudah menyiapkan hal baik lain nya yang sudah menanti kita. Asalkan kita ikhlas untuk menjalani semua yang ada di dalam kehidupan ini.


Tanpa terasa air mata mengalir melewati pipi Julie, ia benar-benar tidak menyangka akan mendapati kehidupan yang bahagia seperti saat ini.


"Apa yang kau lakukan disini, Sayang..?' Julie tersadar dari lamunan nya saat merasakan tangan Rehan melingkar di perutnya yang saat ini sudah membuncit.


Julie segera menghapus bekas air mata yang telah membasahi pipi nya.


"Aku hanya sedang menikmati moment bahagia ini, Boo.''


''Hallo anak Dady, apa kabar mu di dalam sana sayang..?" Rehan mengelus pelan perut Julie.


"Ayo, mari bergabung bersama yang lain. Kami sudah menunggu mu, kau kan bintang utama nya hari ini.''


Julie meng-iya kan ajankan Rehan. Dengan setia Rehan menuntun Julie berjalan menuju ruang tamu.


Sekedar untuk di ketahui. Julie semakin sexi dengan perutnya yang saat ini sudah memasuki usia 7 bulan.


"Aku mencintaimu sayang..' Rehan mencium pucuk kepala Julie sambil terus memegang tangan istri nya itu.

__ADS_1


''Mollie...


Aldi melihat kedatangan Julie dan juga Rehan. ia sudah terbiasa memanggil Julie dengan panggilan yang selalu Zen ucapkan.


"Hy Al.. kau ingin bertemu dengan Zen..? dia masih tidur sekarang.'' ucap Julie pada Aldi.


'Biarkan saja..''


Aldi sudah terbiasa sekarang, ia merasa seperti bukanlah orang tua Zen. Pasalnya, sudah 5 bulan ini Zen tinggal bersama Julie dan juga Rehan. Hanya sesekali Aldi dapat menghabiskan waktu bersama Zen.


Selain karna Julie yang memaksa ingin Zen tinggal bersama dengan mereka, Zen juga lebih memilih tinggal bersama Mollie nya dari pada bersama Aldi. Jadilah seperti ini. Peran Aldi hanya seperti seorang uncle yang berkujung untuk melihat anak dari sahabatnya. Tapi ia tidak keberatan dengan itu. Karna ia tau Julie dan Rehan sangat menyayangi Zen.


Mereka berkumpul bersama, saling berbincang dan juga bercanda gurau. Julie sangat menikmati moment tersebut. Melihat kebahagiaan sahabat-sahabat dan juga keluarga mereka. Semua ini seperti mimpi bagi Julie. Kenyataan yang begitu indah untuk dirinya.


''Ngomong-ngomong, apa jenis kelamin calon keponakan kami..??' tanya Dony pada Rehan dan juga Julie yang sejak tadi selalu bermesra-mesraan di depan para sahabatnya itu.


''Coba tebak!' Rehan menantang Dony.


"Aku yakin itu adalah seorang jagoan.' ucap Dony cepat.


'Hemm. No No,, itu adalah seorang Princess' sela Isabelle. 'Benarkah..?? itu juga bagus. Pasti ia akan sangat cantik seperti Julie!' balas Dony lagi.


Sedetik kemudian Dony langsung mendapatkan tatapan menusuk dari Rehan.


'AAAA... Jantung ku..! Dony berpura-pura seperti tertusuk di dadanya.


Cih. Mulai lagi..


"Jann..jantung kkuu noo..naa,, jantung ku sakit karna tatapan suami mu..!' ucap Dony seolah kesakitan.


Mendengar hal itu Julie mengerutkan kening nya. Sementara tawa semua yang disana pecah melihat pertunjukan yang sukses menipu Julie.


'Kau memang terlalu mudah khawatir sayang..' goda Rehan semakin gemas dengan istrinya itu.


''Kau..?? aku pikir kau benar-benar sakit..'' ucap Julie dengan wajah memerah dan cemberut karna tertipu dengan lelucon Dony.


Cukup lama mereka menghabiskan waktu bersama. Tanpa terasa matahari sudah bersembunyi di peraduannya.


Setelah selesai makan malam,, mereka semuanya pamit satu per satu.


Dan kembali tinggallah keluarga kecil itu sendiri.


*************


Cup. Julie mencium kening Zen yang masih tidur dengan pulas.


"Selamat pagi kesayangan mollie.. ayo bangun, kau akan terlambat kesekolah kalau tidak bangun sekarang!.


Beginilah aktivitas Julie di pagi hari. Sejak Zen masuk sekolah, Julie memiliki kegiatan baru yaitu mempersiapkan semua kebutuhan Zen untuk pergi ke sekolah dan juga suami nya Rehan yang setiap hari pergi ke kantor.

__ADS_1


Tapi kini Julie tidak lagi sendiri, ia sudah di temani oleh tiga orang asisten yang selalu membantu nya dalam urusan membereskan rumah dan lainya, kecuali urusan Zen dan Rehan, ia akan menangani semua itu sendiri.


"Sayang,, ayo bangun.. nanti kau terlambat sekolah..'' sekali lagi Julie membangunnya putra kesayangan nya itu.


Dengan wajah yang msih mengantuk, Zen pun terbangun begitu mendengar kata sekolah. Kegiatan yang ia sukai, selain bermain bersama Mollie dan juga adik bayi.


''Mollie.. selamat pagi.''


"Selamat pagi sayang..''


Zen baru berusia 6 tahun. Namun di usia nya yang saat ini, hampir semua yang berhubungan dengan dirinya selalu ia kerjakan sendiri. Seperti mandi, memasang seragam, dan memasukan buku-buku dalam tas nya. Semua nya ingin ia kerjakan sendiri. Ia tidak ingin membuat mollie nye terlalu lelah, apalagi perut mollie nya sudah semakin besar, pasti sangat lelah menggendong adik bayi kemana-mana. pikir Zen.


"Selamat pagi Dady,..'' salam Zen yang baru saja turun dari kamarnya untuk bergabung bersama di meja makan.


"Selamat pagi jagoan. Hari ini Dady yang akan mengantarkan kau dan Mollie ke sekolah. Karna hari ini bertepatan dengan jadwal memeriksakan adik bayi.''


''Kalau begitu, Zen akan melihat adik bayi lagi nanti.. Adik bayi sangat manis.'' ucap Zen senang.


''Benarkah..??''


Kebahagiaan Zen seperti virus yang menular kepada semua orang begitu melihat senyuman manis nya.


Benar-benar dunia yang sangat Julie impikan dalam hidup nya selama ini.


***********


''Aku akan menjemput kalian nanti,, berhati-hatilah..'' Rehan mencium kening Julie.


"Jagoan. Selamat belajar.."Rehan juga memberikan ciuman pada Zen.


"Ya Dady.. selamat bekerja.'' Zen dan Julie sama-sama melambaikan tangan ke arah mobil Rehan yang perlahan menghilang di tengah keramian jalan ibu kota.


"Ayo sayang.. saat nya sekolah..''


Julie menggandeng tangan putra sulung nya.


.


.


.🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


**Terima kasih untuk semua dukungan pembaca setia My Hot's woman ❤️🖤


Tetap dukung Author terus ya.. 🙏


Jangan Lupa baca karya author lain nya.


-My Experience Love

__ADS_1


-Davil beside You


Semua nya adalah kisah Romance dan Author harap kalian akan suka** 🙏🖤🖤🌹


__ADS_2