My Hot Woman

My Hot Woman
MEMORIES


__ADS_3

🌹🌹HAPPY READING🌹🌹


.


.


.


Hari ini adalah moment mendebarkan yang kedua kalinya bagi Julie.


Atas permintaan langsung dari kedua orang tua Rehan, disinilah Julie sekarang, berdiri di depan pintu rumah bakal calon mertua nya.


Hari ini Julie sengaja meminta Cuti pada Aldi karna ingin mempersiapkan dirinya, setelah menjelaskan alasan nya, Aldi pun memberikan cuti satu hari pada Julie.


Dan Rehan..,


Julie sengaja tidak memberitahukan pada kekasihnya itu jika dirinya akan berangkat lebih dulu untuk menemui orang tua Rehan.


Walaupun Julie tidak yakin dengan keputusannya, mengingat sikap ibunda Rehan pada dirinya pada pertemuan pertama namun Julie tetap melangkah kan kaki nya kerumah kediaman milik keluarga Wijaya tersebut.


Julie sempat Ragu saat berada di sana, sempat terpikir bagi nya untuk berbalik dan pergi, namun hatinya mengatakan jika ia tidak sepengecut itu, dan ia yakin ia bisa rukun dengan calon mertuanya itu.


Ting.. Tong..


Ting.. Tong..


Ceklek..


'Mau cari siapa Non..??


Seorang pembantu rumah tangga yang cukup lanjut usia membuka kan pintu bagi Julie.


,-Saya Julie bii,, bunda nya ada..??'Julie memberanikan diri untuk menanyakan si pemilik rumah.


,-Nyonya besar ada non di dalam, silahkan masuk non..'


,-Terima kasih bii,..'


Julie pun mengekori pembantu rumah tangga tersebut yag biasa di panggil mbok Yem..


,-Silahkan duduk dulu non..


Saya panggilkan nyonya..


Mbok Yem menunduk kan kepala nya untuk undur diri dari hadapan Julie, sementara Julie langsung duduk diruang keluarga yang tersedia di sana.


,-Nak Julie..! ,-Bunda terlihat menuruni tangga dengan tersenyum ramah.


,-Calon menantu bunda udah datang, Rehan mana..??,- bunda mencium kedua pipi Julie sambil mencari-cari keberadaan Rehan.


Sementara Julie tersenyum kikuk. Ia tidak ingin bersikap sok akrab pada bunda Rehan, namun ia juga tidak ingin di anggap tidak memiliki tata krama.


,-Boo.. eh Rehan, masih di kantor tante..,- ucap Julie sambil tersenyum canggung.


,-O'gitu..' Ya udah yuks duduk dulu nak..'.bunda Rehan mempersilahkan Julie.


O'ya jangan panggil tante dong, panggil bunda aja sama kaya Rehan, Ya..?


,- Iya bun...


Julie mengerutkan kening nya melihat keramahan bunda Rehan, tidak.seperti sebelumnya, sosok yang saat ini di hadapan Julie sangatlah berbeda dengan yang sebelumnya ia temui.


Ya, meskipun jujur Julie merasa sedikit lega karena nya.


,-Ini minuman nya Nonya, Non Julie,Silahkan..,-ucap mbok Yem sambil meletak kan gelas di hadapan bunda dan Julie.


,-Silahkan di Minum nak Julie..,- giliran bunda yang menawarkan pada Julie.

__ADS_1


,-Iya bun..'


********


Setelah mengutarakan maksud hatinya, bunda mengajak Julie untuk mempersiapkan makan malam.


Cukup lama kedua nya berkutat di dapur,, beberapa jenis makanan pun sudah siap di atas piring.


Benar kata orang,, masak bersama adalah cara terbaik untuk mengakrabkan diri.


Ini juga berlaku pada Julie..


Gadis itu sudah mulai nyaman dengan bunda Rehan, bahkan keduanya sudah begitu akrab layaknya ibu dan anak perempuan nya.


,-Nak Julie,, udah biarin aja sisa nya nanti mbok Yem sama yang lain nya yang urus lagi,, kamu telpon Rehan gih biar cepat pulang..,' pinta bunda pada Julie.


,-Ya bun..


Segera setelahnya Julie melepas celemeknya, dan juga mencuci bersih tangan nya.


Ia pun menghubungi Rehan.


Tut...tut....


,-Boo...,


(Ya Moo,, aku akan menjemputmu..)


,-Ahh, tidak Boo' tidak perlu menjemputku..


Aku sudah di rumah bunda..


(Benarkah Moo, kalau begitu aku juga akan segera kesana setelah pekerjaan ku selesai..)


,-iya Boo, baiklah.. hati-hati di jalan saat kembali sayang..


(Iya Moo, aku mencintaimu..)


Setelah panggilan terputus, Julie kembali ke dapur menemui mbok Yem dan membantu untuk menata makanan di atas meja.


,-Udah non, biar bibi aja yang beresin sisa nya, non bisa duduk saja sekarang..


,-gak apa-apa bii, ini juga bentar lagi beres kok..'


,-Nak Julie.. ,- Ibunda Rehan menghampiri Julie yang masih berada di sekitar dapur.


,-Ya bun...??


Julie menghentikan kegiatan nya.


,-apa kau ingin melihat-lihat kamar Rehan..??


,-Ah..?? Julie bingung bagaimana harus menanggapi ajakan dari bunda.


,-Tidak apa-apa nak,, kamu juga bisa sekalian istirahat dan berganti pakaian disana..


Dan,, ada Album foto Rehan di atas sana, apa kamu tidak ingin melihatnya..??' bunda melirik sambil tersenyum pada Julie..


Wajah Julie bersemu malu.


,-Baiklah bunda, kalau begitu aku akan naik sebentar lagi..


,-Baiklah,, kamar Rehan disebelah kanan setelah melewati lorong arah timur.


,-Ya bun..


Setelah membereskan semua pekerjaan nya Julie pun mengambil pakaian gantinya di mobil, kemudian ia menyusuri tangga mengikuti instruksi bunda untuk mencari kamar Rehan.

__ADS_1


Setelah mengitari lorong, Julie menemukan pintu yang juga sama unik nya dengan yang ada dirumah Rehan sebelumnya.


Ia membuka pelan kamar Rehan.


Wangi parfum Rehan dan juga pewangi ruangan menyeruak dalam penciuman Julie.


Wangi maskulin yang begitu pekat.


Kamar yang di dekorasi dengan dominan warna putih dan abu-abu tersebut di dekorasi dengan begitu apik, terdapat beberapa lukisan abstark yang juga tergantung di tembok.


Julie mengitari kamar Rehan, melihat setiap dekorasi yang di suguhkan.


Ia melirik nakas yang di letak kan di dekat jendela, membuka nya dan menemukan Album foto yang tadi ibunda Rehan katakan pada nya.


Tidak hanya satu, tapi ada tiga Album di sana. Julie mengambil semua Album tersebut dan meletakan nya di atas tempat tidur Rehan.


Ia membuka-buka Album tersebut dan memilih untuk melihat Album yang berisikan foto Rehan kecil, ia sangat penasaran bagaimana Rehan terlihat ketika masih bayi, pasti sangat menggemaskan pikirnya.


Terdapat begitu banyak foto yang di ambil disana, moment-moment indah bahkan moment-moment lucu seperti yang Julie lihat saat ini ketika Rehan sedang menangis dengan wajah yang berlumur lumpur.


Satu persatu foto Album tersebut Julie lihat,, sampai ada saat Rehan duduk di bangku menengah Atas.


Ada satu foto yang menyita perhatian Julie, dan ia yakin ia tidak akan salah mengenali foto tersebut.


Ada Aldi disana, berfoto disebelah Rehan dan seorang wanita yang cantik di tengah-tengah keduanya.


Foto tersebut memperlihatkan jika Rehan dan Aldi adalah teman yang baik, terlihat dari foto tersenyum bahagian ketiga nya.


Tapi sekerang..,,


,-ada apa dengan mereka berdua..? setiap bertemu mereka terlihat seperti musuh..??' Julie mengerutkan kening nya.


,-dan wanita ini...?? aku tidak pernah melihatnya..!


Setelah puas melihat Album foto Rehan, Julie manaruh kembali Album foto tersebut kembali ke tempatnya,..


,-Ini Foto Apa..??' Julie mengambil sebuah figura yang di letakan di bawah Ketiga Album sebelumnya.


,- ini Rehan dan wanita tadi..' apa ini kekasih nya..??


Dalam foto tersebut terlihat foto Reha memeluk wanita dalam foto..


,-seperti nya memang kekasih Rehan..!


Julie merasa tidak nyaman saat melihat foto tersebut, karna itu ia cepat-cepat menyimpan nya dan segera mengambil baju ganti nya.


*******


,-Bun... bunda...' Rehan yang baru saja tiba di rumah dirumah.


,- Ya Rey.. kenapa..? baru datang kok udah heboh aja..?


,-Julie mana bun..??


,-owallaahh... kirain kenapa.


Nak Julie ada di kamar mu,,bunda suruh istirahat tadi disana..


,- ya udah Rehan naik dulu bun, mau lihat calon istri...' jawab Rehan sambil tersenyum pada bunda.


Dasar Ya.. anak jaman sekarang, kalau udah punya pasangan bunda nya mulai di cuekin..


.


.


.

__ADS_1


.


bersambung


__ADS_2