My Hot Woman

My Hot Woman
MENIKUNG


__ADS_3

HAPPY READING ❤


'Bagaimana kabar mu teman...?? Aku lihat akhir-akhir ini kau berbeda dari biasa nya.. Apakah ada kabar baik lainnya...?


Ya. Rehan sedang berkutat dengan semua dokumen yang menumpuk di atas meja nya. Ia ingin segera menyelesaikan semua pekerjaan nya secapat mungkin,, namun ternyata tidak seperti rencana awalnya,, kini ia harus menerima tamu tak di undang lainnya yang akan menyita waktunya yang sangat berharga. Siapa lagi kalau bukan Bos rasa pengangguran, Dony sahabatnya.


^Ada apa dengan ku..? Rehan menjawab dengan nada dingin seperti biasa.


'Ya.. kau tampak berbeda... Apa kau dan Nona Isabele yang cantik itu menjalin asmara...?? Tanya Dony sambil menggerak kan alisnya turun naik, menggoda Rehan.


^Omong Kosong! Bukan kah sudah ku katakan aku dan dia hanya sebagai rekan bisnis.


'Benarkah...? sepertinya Isabele tidak menganggapmu begitu..


^Terserah saja. Yang Jelas tidak bagiku. Aku sudah punya kekasih^… Jelas Rehan tak suka perbincangan seperti ini berlanjut lama, namun sebaliknya jawaban nya malah mengundang rasa penasaran Dony lebih dari sebelumnya.


'Wow..wow..wow.. Sob....


Apa kah itu benar....?? Siapa..?? Siapa gadis beruntung itu..?? Tanya nya dengan antusias.


^Akan ku kenalkan jika waktu nya tepat.


'Benarkah..? Apa dia cantik..? Lebih dari Isabele..? Apa aku juga mengenalnya..?? Apa Anak pengusaha..? Dimana dia sekarang...?


^Apa kau seorang Reporter...?? Rehan menanggapi sinis pertanyaan beruntun yang keluar begitu saja dari mulut Dony sahabatnya.


'Aku hanya penasaran..hem.. ayo ceritakan padaku..'! Dony semakin mendesak pada Rehan.


^Jangan banyak tanya. Kau akan menangis jika ku kenalkan padamu.


'Ap.. apa..?? aku menangis...?? Hah.. Jangan bercanda. Memang nya sehebat apa gadis mu itu...??


^Lihat saja nanti.. Okee..

__ADS_1


Rehan menampilkan senyum nya yang terlihat seperti mengejek pada Dony. Membuat sahabat nya itu juga hanya memandang jengah pada nya.


'Baiklah.. terserah kau saja..!! Hey.. apa rencana mu malam ini..? Aku sedang bosan.. Ayo kita pergi ke Club saja. Sudah lama aku tidak pergi kesana..


Ya kau tau lah semenjak patah hati ku... ' Ujar nya sambil menerawang ingatan sebelumnya.


^Kau ini dasar lemah. Patah hati...? Patah hati itu jika kau benar-benar jatuh cinta.. dan dari yang aku lihat, kau bukan jatuh cinta.. hanya terobsesi saja..! Ucap Rehan terdengar sinis. Rehan benar-benar tidak suka jika sahabatnya itu masih saja membayangkan Julie yang sekarang adalah kekasihnya.


'Tapi untuk Dj Cantik itu... aku pantas patah hati... '' ucap Dony menimpali.


HAH. Yang benar saja. Seenak nya masih terus memikirkan kekasihku..!!


^Lupakan Dj itu!! Bukan kah dia sudah memiliki kekasih..kau harus menerima fakta penting itu..!! Rehan bicara sejujurnya pada Dony sambil menekan kan kalimat pendukung agar Dony tidak lagi memikirkan Julie.


'Ya ya.. kau benar... Tapi aku masih kesal Bro.. Sialan..!! Laki-laki itu merebut Julie dari ku. Padahal aku yakin Julie akan jatuh cinta dan jadi milik ku jika saja...


^Jika apa...?? Rehan kini menautkan kedua alisnya mendengar umpatan dari sahabatnya yang kurang lebih tertuju pada nya, jika Dony menyadari itu.


*Merebut...?? Aku...?? hah. Itu benar...*Maaf kawan..


Tanpa sadar Rehan mentertawakan dirinya sendiri. Jika di pikir lagi,, memang ia telah menikung sahabatnya sendiri. Tapi mau bagaimana lagi.. toh ia mencintai Julie dan Sahabatnya itu masih sebatas baru mengenal.. bukan dalam mode PDKT..


^Sudah lah. Sebaiknya kau kembali ke kantor mu. Aku rasa Curhatan hati mu itu sudah cukup hari ini.. ^ Rehan mulai bosan dengan arah perbincangan kedua nya, ia memilih memeriksa kembali dokumen yang tadi sempat tertunda karna perbincangannya dengan Dony.


'Kau selalu saja mengusirku...! Apa aku begitu mengganggu mu..Cih. Tidak setia kawan.


^Kau itu kan pemimpin di perusahaan mu.. apa kau benar-benar tidak memiliki pekerjaan..?? Atau perusahaan mu benar-benar Bangkrut...??


'Sembarangan... perusahaan ku baik-baik saja,, dan ya kau taulah.. aku punya orang-orang yang bisa ku andalkan..' Jawab Dony dengan bangga nya.


^Wah.. kau benar-benar... Jangan menangis jika nanti orang kepercayaan mu itu menghabiskan uang perusahaan mu karna kau benar-benar tidak mengerjakan apapun^ Nasehat Rehan sungguh-sungguh pada sahabatnya.


'Tidak akan. Meskipun aku terlihat santai, tapi aku tetap memeriksa semuanya dengan baik'.

__ADS_1


^Baguslah kalau begitu. Jadi dalam waktu dekat aku tidak harus menyediakan kamar bagi seorang tunawisma... ^


'Brengsek kau.... !!! Aku tidak akan bangkrut semudah itu.... Dony melakukan pembelaan atas sindiran Rehan pada nya.


'Aku pergi. Jangan merindukan ku..!! Ucap bangkit dari duduknya dan meninggalkan Rehan.


Rehan hanya menggeleng melihat sahabatnya yang beranjak pergi dari dalam ruangan nya. Kemudian Melihat jam tangan nya dan memeriksa ponsel yang sejak tadi adandi samping nya, barangkali ada notifikasi dari Julie... Tapi ternyata nihil.


^Pasti dia sedang sibuk.. Nanti saja aku menghubunginya..^… Aku merindukan mu sayang.... ^…


Setelahnya Rehan kembali menyelesaikan semua dokumen yang harus ia tanda tangani segera.


Ring.. Ring...


^Ya... (Pak.. Rapat akan dimulai lima belas menit lagi..) ^Baiklah...


.


.


.


.


.


.


.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa Like and Coment Ya..

__ADS_1


__ADS_2