
HAPPY READING🌷
Setelah perbincangan di taman belakang di bubarkan oleh Rehan, Dony dan Isabele memilih kembali ke dalam kamar mereka masing-masing, sementara Rehan mengikuti Julie masuk ke dalam kamar.
"Yang kok diam aja sih...??
Setelah Dony dan Isabele masuk ke kamar,, Julie memang mengacuhkan Rehan, dan bersikap dingin terhadap kekasihnya itu.
"Rey,, kenapa gak bilang kalau kamu ngajakin teman-teman kamu kesini ??"
Julie bertanya sambil membelakangi Rehan.
Sementara Rehan memilih duduk di salah satu sofa yang ada di kamar Julie.
"Ini kejutan Yang..
Mereka juga gak tau kalau aku ngajak kamu kesini. Jawab Rehan acuh.
Kenapa...?? kamu marah..?? Atau Kamu mau nya cuma kita berdua ya Yang..." goda Rehan pada kekasihnya yang kini nampak kesal dan tidak mau melihat kepadanya.
"Rey.... Stop It..!! Suara Julie mulai meninggi, membuat Rehan mengentikan cengiran nakalnya.
"Dengerin aku...
Aku Bukan nya aku marah karna kamu ngajakin teman-teman kamu,,itu hak kamu,, lagipula ini juga Villa kamu...
Tapi setidaknya kamu harus kasih tau aku sebelumnya..!
Sekarang aku tanya deh sama kamu,, kenapa harus ada Isabele juga disini..??"
"Kenapa dengan Isabele,...???
Rehan masih tidak mengerti kenapa Julie harus bersikap seperti ini hanya karena keberadaan teman-teman nya itu.
Sementara Julie merasa kesal dengan sikap Rehan yang menurutnya terlalu menyepelekan hal tersebut, bahkan Rehan juga terlihat tidak memperdulikan bagaimana perasaan Julie saat ini.
"Sekarang gini deh.... kamu tau kan kalau Isabele punya perasaan sama kamu...?? Julie langsung bertanya bagian penting dari kekesalan nya.
"Iya, Aku Tau..
Rehan tetaplah Rehan. Baginya hal seperti ini lumrah jika terjadi dan Isabele bukan lah wanita pertama yang terpikat oleh seorang Rehan Wijaya. Masih banyak deretan wanita lainnya yang bahkan dengan sukarela memberikan dirinya agar menjadi salah satu kekasih seorang Rehan.
"Lalu....??? 😏😏
Julie yang tidak habis pikir bagaimana kekasihnya itu dapat bersikap seperti ini, ditambah lagi pada saat Dony yang adalah sahabatnya sendiri secara terang-terangan menyatakan perasaan pada Julie.
Bahkan kekasihnya itu masih dapat bersikap angkuh layaknya seorang penguasa yang dapat mengklaim apa saja tanpa harus mengkhawatirkan apapun.
"Lalu apa Yang...?? Aku hanya ingin memperkenalkanmu pada mereka. Memperkenalkan calon isriku. Itu saja.
Apa ada yang salah dengan itu...??'
Rehan tau jika pada akhirnya Julie akan marah, namun ia tidak ada maksud lain. Ia hanya ingin memperkenalkan Julie pada orang-orang yang sudah di anggapnya teman selama ini.
__ADS_1
"Yang, Apa kamu tau...
Aku beneran gak ada maksud apa-apa.
Aku cuma mau kasih tau Dony dan Juga Isabele kalau kamu itu adalah orang terpenting dalam hidup aku saat ini.."
-"Kalau tentang Isabele,, Ya.. aku tau dia punya perasaan sama aku,, karna itulah sejak awal aku bilang ke dia kalau aku udah punya kekasih dan aku udah janji mau kenalin kamu sama dia, dan buat Dony,,
-"Iya,, aku tau aku salah karna gak bilang sebelumnya ke kamu tentang dia yang jatuh cinta sama kamu.." Jelas Rehan dengan nada kesal harus mengakui gadisnya juga di cintai laki-laki lain-' Maaf.."
"Sejak awal Dony memang suka sama kamu dan itu saat pertama ketemu kamu di Club malam itu,, dan...
dan aku juga gitu.. 😞😞
Aku jatuh cinta sama kamu sejak pertemuan kita malam itu.."
Julie hanya terdiam dan menilai kejujuran dalam setiap ucapan yang keluar dari mulut Rehan, ia ingin mengetahui bagaimana Rehan memposisikan dirinya di dalam hati Rehan sendiri.
"Maaf kalau udah bikin kamu marah Yang.. Tapi sungguh,,, aku gak ada maksud lain..
Jadi maafin aku ya Yang... " Rehan memohon pada Julie sambil memegang tangan gadis itu.
"Rey,, kamu tau kan kenapa aku marah..??
Rehan hanya mengangguki pertanyaan Julie, ia tau jika dirinya pantas untuk dimarahi kekasih nya itu.
"Bagus kalau kamu tau...
-"Sebagai seorang wanita,, aku tau apa yang Isabele rasakan..,
Tapi aku harus bagaimana jika kamu memperkenalkan kami seperti ini,,?? bukan kah seharusnya kamu mengatakannya lebih awal pada teman-teman mu..??
Aku rasa kamu harus belajar lebih menghargai perasaan orang lain Rey, jangan sampai melukai orang lain seperti tadi.."
"Iya Yang.. maaf... "
"Kamu gak perlu minta maaf ke aku,, seharusnya kamu minta maaf sama teman-teman mu, karna yang perasaan nya terluka adalah teman mu..!
Julie bukanya ingin mencari-cari kesalahan Rehan, hanya saja ia benar-benar merasa tidak nyaman dengan kejadian barusan.
Akan lebih mudah baginya jika ia tau lebih awal, di bandingkan harus melihat kekecewaan orang lain yang di sebabkan oleh dirinya sendiri.
Dalam hidupnya,, ia berusaha sebisa mungkin agar tidak membuat orang-orang di sekitarnya terluka,, oleh sebab itulah baginya,, kejujuran dan ketulusan adalah hal yang utama dalam membina hubungan, baik dalam pertemanan maupun hubungan percintaan jya,, dan saat ini Julie benar-benar tidak menyukai apa yang Rehan lakukan pada teman-teman dan juga dirinya.
Manis banget sih kekasihku ini kalau lagi marah...hee..
Jika Itu gadis lain, mereka akan senang jika berada di posisinya,, bahkan mungkin akan menyombongkan dirinya sebagai kekasihku, apalagi jika dihadapkan dengan gadis yang mengancam posisinya.
Tapi dia..... Jadi tambah Cinta 😘
"Iya Yang.. aku janji aku akan minta maaf sama Dony dan Isabele. Aku janji.." Rehan membujuk Julie sambil memegang kedua telinga nya.
Julie pun luluh melihat apa yang Rehan lakukan..
__ADS_1
"Hem.."
"Kok cuma Hem doang sih Yang...?? Masih marah..??-.Rehan tidak puas dengan jawaban yang Julie berikan padanya.
"Iya Aku maafin....,-
kamu balik gih ke kamar kamu.., aku capek..." Julie beranjak dari tempatnya untuk membaringkan tubuh nya ke atas kasur yang empuk.- di ikuti Rehan yang juga merebahkan tubuh nya..
"Kamu ngapain Rey,, balik sana.... !" Ucap Julie sambil menggoyangkan tubuh Rehan yang sudah berbaring di sebelahnya.
Namun Rehan enggan untuk beranjak dan tetap pada posisinya, bahkan kini tangan nya sudah memeluk tubuh Julie.
"Malas ah Yang... enakan juga di kamar kamu istirahat nya.." Jawab Rehan mengeratkan pelukan nya.
"Yang,, kamu abis makan langsung tiduran gini gak takut buncit ni perut...??'' Rehan mencubi-cubiti perut Julie sambil mengelus perut rata kekasihnya itu.
"Biarin Aja... , emang kenapa kalau aku buncit dan gendut,, kamu gak suka..?? Kamu bakal cari cwe yg lebih langsing gitu...???"
"Ya gak lah Yang...
Biasanya kan cwe-cwe gitu,, takut gendut,, perut buncit... He-He..." Tapi kalau kamu buncit jadi tambah lucu,, kaya panda..😄😄"
"Ya,, aku panda kamu Buaya.... !!
"Loh kok buaya...?? Maksudnya apaan nih Yang....??
"Ya gak ada maksud apa-apa,,biar temenan aja.. panda sama buaya 😅😅"
Cukup lama perbincangan random mereka lakukan, akhirnya Rehan lebih dulu terlelap di banding kan Julie.
Melihat kekasihnya itu sudah mulai tidur dengan nafas yang sudah teratur, tak lama kemudian rasa kantuk turut serta menyeret Julie ke alam bawah sadarnya, hingga perlahan kedua kelopak mata indahnya menutup dengan sempurna mengikuti dan mencari kenyamanan dalam mimpi terdalamnya.
Tbc....
.
.
.
.
.
🌹H🌹A🌹P🌹P🌹Y🌹🌹
🌹W🌹E🌹E🌹K🌹E🌹N🌹D🌹
.
🌷L🌷I🌷K🌷E🌷♥
🌷C🌷O🌷M🌷E🌷N🌷T🌷
__ADS_1