My Hot Woman

My Hot Woman
H-4 {WEDDING DAY}


__ADS_3

🌹🌹HAPPY READING 🌹🌹


.


.


'Julie dan Rehan sedang tidak memiiki rencana apapun hari ini, pasalnya semua persiapan pernikahan telah rampung seperti yang sudah direncanakan sebelumnya.


Gedung pernikahan sudah siapkan, Hotel tempat para tamu menginap sudah direservasi jauh-jauh hari. Undangan pun sudah di bagikan, dan satu-satu nya ritual terakhir yang belum mereka lakukan sebelum menjalani ritual pernikahan ialah pesta perpisahan pada status lama atau yang lebih dikenal dengan pesta lajang/Bachelorette party.


Untuk perayaan ritual terakhir tersebut, masing-masing sudah di ambil alih oleh Dony dan juga isabele.


Dony sudah menyiapkan pesta perayaan bagi Rehan di sebuah kapal pesiar milik keluarga nya. Ia juga mengundang banyak tamu yang terdiri dari teman-teman sejak di universtas dan juga rekan-rekan bisnis keduanya yang notabene adalah teman dari Rehan ataupun Dony.


Sementara Isabele juga sudah menyewa salah satu hotel mewah di Bali khusus untuk merayakan pesta lajang bagi Julie. Berbeda dengan Dony, Isabele hanya mengundang orang-orang tertentu yang merupakan teman dekat atau saudara perempuan dari Julie dan juga Rehan.


Julie dan Rehan sama-sama tidak keberatan atas acara yang sudah dipersiapkan oleh sahabat-sahabatnya itu. Meskipun Julie dan Rehan merasa tidak perlu untuk melakukan nya, tapi mereka juga tidak bisa menolak niat baik sahabat-sahabat mereka. Jadi kedua nya hanya akan mengikuti setiap rencana yang sudah di jadwalkan tersebut.


"Boo,, apa barang-barang mu sudah disiapkan..?". "Aku hanya perlu membawa diriku Moo, aku tidak ingin membawa apapun.. jika aku bosan aku akan pergi menemui mu..!".


Saat ini Rehan dan Julie hanya bermalas-malasan di Apartemen gadis itu"Bagaimana dengan mu, apa kamu sudah berkemas..?". "Ku rasa aku hanya perlu membawa beberapa bikini dan juga perlengkapan pribadi.." jawab Julie seadanya.


Rehan yang membayangkan pesta lajang seperti apa yang akan Isabele adakan dengan hanya menggunakan bikini. Tidak. Rehan tidak menyukai itu. Ia tidak suka jika nanti Julie menjadi pusat perhatian, dan akan banyak lelaki hidup belang yang akan memandang lapar pada tubuh Julie. Rehan tidak akan mengijinkan itu terjadi.


"Kamu tidak boleh memakai Bikini Moo, aku tidak mengijinkan mu..!!" Perintah Rehan dengan suara sedikit mengancam.


"Bukankah di Bali memang harus menggunakan Bikini, lagi pula apa salah nya Boo..??" Julie merasa heran dengan larangan Rehan barusan. "Tapi aku tidak mengijinkan mu menggunakan bikini Moo..!!" ucap Rehan lagi setengah memelas pada Julie.


"Ok..Ok.. baiklah, aku tidak akan menggunakan bikini tapi setidaknya masih bisa menggunakan busana yang pantas saat di Bali. Lalu bagaimana dengan pesta yang akan kalian lakukan, ceritakan padaku!"


"Sebenarnya aku tidak ikut campur dalam pesta yang Dony siapkan, tapi yang pasti itu tidak akan jauh dengan Alkohol dan juga..." Rehan mempertimbangkan perkataan nya, ia tidak ingin membuat Julie salah paham lagi.


Mendengar penjelasan Rehan yang belum tuntas membuat Julie mengernyitkan dahinya. "Dan apa Boo,,.. apakah itu wanita..?? apa kalian akan melakukan pesta semacam itu...??"


Melihat kecurigaan Julie yang tepat sasaran membuat Rehan tidak bisa berkata apa-apa. Insting seorang wanita memang selalu tepat. "Seperti nya begitu, Moo" ucap Rehan lambat-lambat, seketika Julie langsung memicingkan matanya pada Rehan kemudian memalingkan wajahnya. "Tapi aku janji, aku tidak akan melakukan hal-hal yang akan membuat mu kecewa Moo, kau bisa percaya padaku.." ucap Rehan meyakinkan Julie lagi.


"Tidak masalah jika kamu mau mengikuti pesta semacam itu Boo,, terserah padamu. Hanya saja, kita tidak akan melangsungkan pernikahan kita setelahnya..!!" ucap Julie perlahan namun penuh dengan ancaman yang mematikan.


Mendengar perkataan Julie membuat Rehan mengangkat kedua Jarinya membentuk simbol,,"Aku janji aku tidak akan melakukan itu Moo.. tidak akan..!!

__ADS_1


"Terserah kamu saja Boo,, keputusan ada padamu, dan aku harap kamu menikmati pesta lajang mu tuan Rehan Wijaya.....". "Begitu juga dengan mu Ny.Rehan Wijaya...." balas Rehan kemudian, membuat keduanya saling mentertawakan.


"Moo, apa kamu ingin kencan malam ini..?? besok kita akan berpisah dan hanya bertemu saat pernikahan kita berlangsung,, aku pasti akan merindukan mu..!!" Bujuk Rehan sambil bertingkah manja pada Julie.


Julie mengelus rambut hitam dan lebat milik Rehan,, ia sangat suka jika Rehan bertingkah seperti ini padanya. "kamu ingin kita berkencan kemana Boo, bukan kah seharusnya kita mengurangi aktivitas diluar sebelum pernikahan..?". "Bagaimana jika kita pulang ke rumah..?" Tawar Rehan. "Rumah bunda..??" Tanya Julie lagi, namun Rehan menggelengkan kepala nya. "Tentu saja rumah kita Moo.. aku ingin menghabiskan hari kita disana, hanya dengan mu"!.


"Bukankah saat ini kita juga sedang berdua..? apa beda nya disana dan disini, kan sama saja.." "Terserah kamu saja Moo, sekarang apa yang akan kita lakukan..??"


"entahlah Boo..."


Julie dan Rehan sama-sama memikirkan apa yang ingin mereka lakukan untuk mengisi waktu luang keduanya, namun sudah beberapa waktu keduan nya belum juga menemukan kata sepakat.


"Boo,, bagaimana kalau kita pergi ke Bioskop saja, bukan kah kita belum pernah pergi menonton berdua..?" "Apa kamu serius ingin pergi nonton Moo,,..?' Julie menganggukan kepala nya antusias.. ia ingin merasakan bagaiaman pergi berkencan biasa bersama Rehan. Ia juga ingin melakukan hal normal seperti layaknya pasangan biasa. "Baiklah sayang, kita akan pergi menonton seperti keinginan mu.." ucap Rehan sambil tersenyum pada Julie.


Mendengar kata setuju dari Rehan membuat Julie melonjak kegirangan, pasalnya ini pertama kalinya mereka akan pergi berkencan seperti ini.


"Apa aku boleh bersiap-siap sekarang Boo..?" tanya Julie dengan senyum mengembang di wajah nya. "Hem, bersiaplah Moo, aku juga akan bersiap-siap.."


Setelah nya Julie segera bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, begitu juga dengan Rehan, ia menggunakan kamar mandi yang ada diluar.


Lima belas menit kemudian, Rehan sudah lebih dulu menyelesaikan ritual mandinya, ia tidak perlu menghabiskan banyak waktu di dalam sana, berbeda dengan Julie, gadis itu selalu menghabiskan lebih banyak waktu.


"Moo,, apa kamu masih lama..?". 'Sebentar lagi Boo.."


Rehan membuka lemari pakaian Julie, ia mencari dimana Julie meletakkan pakaian nya. Beruntung ia sudah meninggalkan beberapa stell pakaian sebelumnya, jika tidak maka Rehan akan bolak-balik untuk mengganti pakaian atau setidaknya ia harus membeli pakaian baru di Butik terdekat.


"Apa ini,,?" Rehan melihat kotak berwarna coklat tanpa yang sudah di buka, namun terasa masih berisi. Namun Rehan tidak ingin melanggar privasi Julie, jadi ia hanya meletakkan kotak tersebut dan akan bertanya nanti pada Julie.


Setelah menemukan pakaian nya, Rehan langsung mengenakan nya, tak perlu waktu lama, kini Rehan sudah siap. Tinggal menunggu wanita nya saja.


Tak lama kemudian Julie pun keluar dari kamar mandi. "Waw.. Boo, kamu sudah siap..?" Tanya Julie melihat Rehan yang sudah berganti pakaian dan Yaa..terlihat tampan.


"Tentu saja, aku tidak perlu menghabiskan banyak waktu hanya untuk mandi.." jawab Rehan. "Apa kamu baru saja mengatakan jika aku terlalu lama Boo..?"


"Tidak..tidak. Kamu bisa menggunakan waktu mu selama apapun Moo, aku pasti akan tetap menunggu". Cih. "Bilang saja kalau aku membuatmu menunggu lama.." balas Julie dengan nada marah yang dibuat-buat.


Rehan tidak ingin menanggapi Julie, ia memilih diam dari pada nanti menimbulkan perdebatan hanya karna hal-hal kecil.


"Moo, aku menemukan ini disana, apa ini..??" Rehan menunjuk kotak yang baru saja ia temukan dilemari Julie. "Apa kamu memeriksa barang-barang ku Boo..?" Julie menautkan alisnya. "Tidak, hanya kebetulan menemukan nya saja.."

__ADS_1


"Tidak masalah. Jika kamu tidak menemukannya mungkin aku juga akan lupa pada paket itu". Rehan mengerutkan kening nya kemudian, "Paket..? Siapa yang mengirimkan nya padamu..??". "Entahlah Boo, tidak ada nama nya. Paket itu datang bersama sebuket bunga, dan aku tidak tau apa maksudnya, aku kira itu hanyalah paket salah alamat, tapi sampai sekarang tidak ada yang meminta nya kembali". "Wah.. aku tidak tau jika kamu mempunyai pengagum rahasia Moo, sepertinya aku harus menjaga mu dengan ekstra".


Sementara berbicara dengan Rehan Julie sudah selesai mempersiapkan dirinya. Kedua nya kompak menggunakan pakaian cassual.


"Apa isinya ini Moo..? Rehan penasaran dengan paket tersebut. "buka saja..!" . Karna rasa penasaran nya Rehan pun membuka kotak berwarna coklat tersebut, dan ia terkejut dengan isinya, membuat Rehan teringat sesuatu. "Uang..?" tanya nya seolah tidak tau apapun. "Ya, itulah isinya, oleh sebab itulah aku hanya menyimpan nya, karna aku tidak merasa aku harus menerima paket tersebut.." jawab Julie dengan sebenarnya.


Rehan memeluk Julie yang sedang berdiri di depan cermin untuk berhias. "Boo,, ..??" Julie merasa heran kenapa Rehan tiba-tiba saja memeluknya.


"Moo, maafkan aku jika di awal pertemuan kita aku berbuat hal yang salah padamu,, aku salah paham saat itu, tapi aku benar-benar jatuh cinta padamu disaat yang bersamaan". Julie tersenyum mendengar pengakuan Rehan pada nya. "Tidak apa-apa Boo,,kalau bukan karna kelakukan mu saat itu, mungkin saja saat ini kita tidak akan seperti sekarang. Yah.. walaupun ku akui, saat itu aku memang menganggapmu laki-laki brengsek.."


Ha-Ha-Ha...


"Ya, aku rasa saat itu aku memang brengsek Moo..!" Rehan menyadari perbuatan konyol dan juga brengseknya saat pertama bertemu dengan Julie. "Sekarang lepaskan pelukan mu Boo, kalau tidak aku tidak akan cepat selesai.." Julie mengacungkan benda-benda yang ada di tangan nya.


Tak lama kemudian mereka pun berangkat menuju salah satu Mall terkenal di ibu kota. Sesuai permintaan Julie mereka pun pergi ke bioskop untuk menonton, dan kali ini film yang di pilih Juli adalah film bergenre action romance, dan itu tidak buruk bagi Rehan dari pada Julie memilih film Horor atau komedi.


Setelah membeli popcorn dan juga dua gelas minuman berukuran jumbo, Julie dan Rehan pun masuk ke dalam ruang teater yang juga sudah di penuhi penonton lain nya.


"Apa kau senang sekarang Moo..??" tanya Rehan pada Julie yang saat ini sudah duduk di kursi nya. "Tentu saja Boo, aku selalu bermimpi akan melakukan hal seperti ini bersama kekasihku, terima kasih Boo.."


.


.


.


bersambung..


________________________________


****Terima kasih untuk dukungan kalian selama ini, terima kasih untuk semua like dan juga coment nya. Sebentar lagi My HOt's Women part 1 akan berakhir, hanya tersisa 2-3 episode,, tapi sebelumnya author masih mengharapkan dukungan kalian.🙏🙏


Maaf jika karya Author masih jauh dari kata sempurna, masih terlalu banyak typo dimana-mana dan juga penggunaan bahasa dan susunan kalimat yang kurang tepat ✌️✌️


Ha-Ha..😅😅


Author juga kadang sering geleng-geleng saat membaca part yang sudah di review,, begitu rilis eehh tau nya masih belum sebagus yang diharapkan.


Author harap, tidak terlalu mengecewakan readers.., terima kasih untuk semua dukungan kalian. I love you All.. ❤️❤️**

__ADS_1


__ADS_2