
🌹🌹HAPPY READING🌹🌹
.
.
.
.
BRUKK...
Suasana yang tadi nya riuh tiba-tiba menjadi hening. Semua mata mencari-cari dari mana sumber suara tersebut berasal.
Ternyata Seorang pelayan menjatuhkan nampan Makanan yang akan di sajikan nya kepada para tamu undangan.
Dengan segera, pelayan tersebut menunduk kan kepala nya meminta maaf kepada para tamu undangan. Pelayan lain pun turut membantu membersihkan kekacauan yang terjadi.
Hingga seorang kepala pelayan pun datang ke tengah-tengah ballroom untuk meminta maaf atas kelalaian bawahan nya sehingga mengganggu acara yang sedang berlangsung.
Keluarga Wijaya pun memaklumi hal tersebut, karna ini adalah hari bahagia bagi mereka, dan mereka tidak ingin merusaknya hanya karna kesalahan kecil seperti ini.
,-Cepat bersihkan! apa yang kau pikirkan, apa kau ingin di pecat..?? melakukan hal seperti ini saja tidak becus..!!" seorang kepala pelayan memarahi bawahan nya sambil berbisik.
,-Maafkan aku pak,, tadi ada yang menabrak ku.." ucap pelayan tersebut sambil mengumpulkan pecahan-pecahan yang berserakan.
,-Aku tidak ingin mendengar alasan mu, bereskan segera kekacauan ini!!
Dengan sigap pelayan tersebut segera membereskan semuanya, dan acara kembali meriah seperti tidak pernah terjadi apa-pun.
,-Apa kamu menikmati acara nya,Moo..??
,-Tentu saja,Boo..'aku sangat menikmatinya. Terima kasih sayang.."
*******
Rehan dan Julie di sibuk kan oleh para tamu yang memberikan selamat pada kedua nya.
Bahkan para kolega Rehan pun turut serta dalam merasakan kebahagiaan yang Rehan dan Julie rasakan.
,-Selamat ya.. calon nyonya Rehan Wijaya.." ucap Isabele tersenyum bahagia sambil memeluk Julie.
,-Terima kasih myBesty.."
,-Broo..Wow.. selamat,, akhirnya.." Aldi memeluk Rehan sahabatnya. " semoga semua nya berjalan lancar sampai pelaminan.."
,-Thanks Broo..! Lalu kau kapan..?? apa kau tidak ingin mengajak nya menikah..??" Rehan melirik pada Isabele yang masih berpelukan dengan Julie.
,-Aku..???"Dony menunjuk pada dirinya sendiri.-'Apa kau pikir Isabele akan menerima ku..??
,-Mana ku tau...! Rehan memalingkan wajah nya.
Ehhemmm...
Dony mendekati Isabele dan Julie, membuat kedua gadis itu menghentikan perbincangan nya.
,-Yayang Bell.. maksud ku Isabele Handoko..
Maafkan aku, aku tau ini mendadak,, tapi aku ingin bertanya padamu,,..
Eehh.. dan satu lagi.. aku tidak menyiapkan apapun..jadi tolong berbaik hatilah padaku kali ini.
Wajah Dony terlihat gugup, bahkan jantung nya terasa ingin meloncat keluar.
Ia bahkan sering *** tangan nya, agar menghilangkan rasa nervous nya.
,-Ada apa Don..??
,-Isabele dengarkan aku.., AKU MENCINTAIMU.. MAU KAH KAU JUGA MENIKAH DENGAN KU..??
Dony memejamkan matanya setelah selesai mengungkapkan isi hatinya.
Ia menarik nafasnya perlahan, dengan jantung berdegup kencang menantikan jawaban Isabele..
Sementara Isabele dan Julie terus saja menahan senyuman nya.
,-Yayang Bell...??? Apa jawaban mu..??
__ADS_1
Dony memberanikan diri menatap wajah gadis yang ia cintai itu.
,-Jawaban apa yang kamu harapkan Don..??
,-YES..!!
Dony menjawab dengan cepat.
,-So,, lets do that.." Yes I Do my Man..😘😘
,-Benarkah..??Benarkah..?? kamu gak bercanda kan Yayang Bell..??
Dony tertawa bahagia sambil memeluk Isabele..
Tepuk tangan kembali riuh terdengar.
Ini seperti musim Semi bagi semua para pewaris tahta tersebut.
Bagaimana tidak,, bukan hanya pernikahan Rehan dan Julie yang menghebohkan awak media,, tapi kini di tambah lagi dengan anak-anak jutawan lainnya, yaitu Dony dan Isabele yang juga akan melangsungkan pernikahan setelah lamaran dadakan yang di lakukan oleh Dony.
,-Bagaimana jika kita menikah pada hari yang sama...??? Julie dan Isabele sama-sama menyatakan pemikiran nya..
Ha-Ha-Ha..
,-Seperti nya itu Ide yang baik..." Rehan dan Dony menyetujuinya.
Mereka pun saling berpelukan satu dan lain, kebahagiaan juga menular kepada semua orang.
Kecuali Aldi yang tersenyum kelu masih terduduk di kursinya.
Mau bagaimana pun ia harus merelakan Julie pada Rehan.
Gadis itu sudah menemukan tuan dari hati dan cinta nya.
-Hei... ada apa ini..??
-Anak siapa sih...??
-Awww... hati-hati...
Seorang anak laki-laki berlari membelah keramaian pesta.
,-Mommy....???
Anak kecil itu berdiri di hadapan Julie, Rehan, Isabele dan Dony...
,-Mommy....Mommy....
Wajah anak laki-laki itu tersenyum sumringah..
Bocah laki-laki itu menggunakan stelan jas yang terpasang pas dengan tubuhnya yang kecil, menunjukan bahwa dirinya bukanlah anak dari orang biasa.
,-Mommy.....!! Serunya lagi.
,-Mommy..??
Siapa..??" Isabele menengok kan kepala nya kebingungan sambil mencari siapa yang di maksud anak kecil tersebut.
,-Mommy.. Ayo pulang bersama Didii..
Suara cadel kecil itu terdengar menggemaskan.. membuat Mereka saling bertatapan satu dan lain..
,-Heii.. bocah.. kamu bicara pada siapa...??
Tanya Rehan pada anak laki-laki itu.
,-Wajah nya seperti tidak asing...?? Julie melihat anak kecil itu dan melirik pada Rehan..
,-Kenapa melihat ku,Moo..?? Dia bukan anak ku..!! ucap Rehan membela diri.
,-Siapa yang bilang dia anak mu, Boo..?? tapi wajah nya..
Julie pun berjongkok mendekati anak laki-laki itu..
,-Anak manis,, dimana mommy mu..??" Julie bicara sambil tersenyum manis..
Anak laki-laki itu langsung mengarakan jari telunjuk nya pada Julie sambil tersenyum dengan mata yang berbinar, membuat siapa pun yang melihatnya akan memeleh kerna gemas.
__ADS_1
,-Aku...??? Aku mommy mu...?? Tanya Julie membeo sambil menunjuk pada dirinya sendiri, dan anak kecil itu menganggukan kepala nya bersemangat.
Rehan saling bertatapan dengan Isabele dan Dony, namun kedua nya menggelengkan kepala tidak tau menahu.
Rehan mengambil sebuah Mic dan mengumumkan jika ada anak yang terlepas dari orang tua nya.
,-Anak manis,, siapa namamu..??? Julie kembali bertanya..
,-Zen.
,-Namaku Zen Mahendra..
,-Mahendra..?? kamu bilang siapa...?? Tanya Rehan sekali lagi..
,-Mommy... paman itu menakutkan...!! Zen mendekat pada Julie sambil berusaha menyembunyikan diri.
,-Apa kamu mengenal nama keluarga nya, Boo..?? Tanya Julie penasaran melihat perubahan raut wajah Rehan.
,-Zen sayang... sekarang katakan pada aunty,, dimana Didii mu itu...???
,-Disana...," ia menunjuk ke arah meja yang di padati para tamu undangan.
,-Bukan kah tadi Mommy bersama Didii, sekarang kenapa bersama paman seram ini..??' Tunjuk Zen pada Rehan.
Mendengar itu Rehan mendengus kesal, ,-Jika kau bukan bocah kecil, mungkin sekarang kau sudah jadi pangsit rebus..!! Rehan menyipitkan matanya pada Zen.
,-Boo, jangan menakutinya..!!
Isabele dan Dony hanya tertawa melihat Rehan yang tidak berkutik pada Julie.
,-Zen sayang,, kamu tau dimana didii mu kan..?? Ayo kita temui didii mu.. aunty akan mengantar mu.
Julie memegang tangan Zen dan berjalan bersama anak kecil itu, sementara Rehan, Isabele dan Dony mengikuti kedua nya dari belakang.
---------------------------
,-Tuan besar,, kami menemukan tuan muda..
,-Segera bawa Zen kembali..!!
,-Baik tuan..
---------------------------
,-Didiii......
Zen melangkah kan kakinya dengan riang berjalan beriringan dengan Julie, tangan nya satu bergandengan dengan tangan Julie dan yang satu nya di lambaikan kepada Didii nya..
Mata Julie dan yang lain nya mengikuti arah lambaian tangan anak kecil itu,..
Hingga mereka berhenti di satu meja yang di maksud anak kecil itu.
,-Didii... aku menemukan Mommy.. ayo pulang bersama..??? Ajak Zen sekali lagi.
,-Apa tidak salah...??
,-KAU..??
,-AKU KENAPA....????
.
.
.
.
.
Bersambung...
.
.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Like and Coment ♥♥