
HAPPY READING โค
.
.
.
.
.
.
Tok.. tok..tok...
"Julie keluarlah..!" Setelah Aldi meninggalkan Apartemen Julie, Rehan tetap bertahan disana. Ia tidak ingin meninggalkan Julie tanpa bicara dengan jelas pada gadisnya itu. "Julie.. hey, keluarlah sayang, apa kau akan membiarkan aku terus berdiri disini? lagipula kita belum selesai bicara..!" Rehan masih terus membujuk Julie agar membuka kan pintu kamarnya. Tak perlu waktu lama ternyata membujuk wanita itu.
Ceklek..
"Apa obrolan kalian sangat menyenangkan..? Julie bertanya dengan sarkas, membuat Rehan mau tidak mau tersenyum di buat nya. "Tidak ada yang lebih menyenangkan selain bersama mu sayang, dan sekarang mari kita bicara!". Rehan memeluk pinggang ramping gadis itu, menghilangkan jarak di antara mereka. "Baiklah, Ayo kita selesaikan!" Julie melangkah terlebih dahulu melepaskan dirinya dari kukungan Rehan. Membuat Rehan harus mengikuti Julie kembali keruang tamu, tempat awal mereka bicara.
Setelah keduanya sama-sama duduk, Rehan menggeserkan duduknya agar dekat dengan gadis itu, seperti seorang anak yang tidak ingin jauh dari ibu nya walaupun sebentar. Rehan benar-benar menyayangi Julie.
__ADS_1
"Jadi ceritakan pada ku, kenapa kau harus bekerja di perusahaan parasit itu!" Rehan memulai pembicaraan keduanya sambil memeluk pinggang Julie. "Namanya Aldi Rehan, dan dia bukanlah parasit, oke..? "bagi ku tetap saja begitu!" Rehan benar-benar menganggap Aldi sebagai pengganggu dalam setiap hubungan nya. Tidak dulu. Tidak sekarang. Selalu saja begitu. Parasit tetap saja parasit pikirnya.
Setelah Julie menceritakan dengan detail alasan nya belerja pada Aldi, Rehan hanya mengguk-mangguk mendengarkan nya, sesekali ia menyela gadis itu memberikan komentar tidak suka nya pada Aldi, dan kenapa Julie harus memilih bekerja bersama Aldi.
"Julie,, apa kau percaya padaku?? Kini Rehan yang bertanya sambil menatap gadis nya itu dalam. "Percaya..? maksud mu tentang apa Rey..?" Bukannya ingin membeo tapi Julie memang belum mengerti kemana arah pembicaraan Rehan sebenarnya.
"Ya percaya padaku..? percaya bahwa aku mencintaimu. Percaya bahwa aku serius tentang hubungan kita. Percaya bahwa aku akan benar-benar membahagiakan mu. Percaya bahwa kau satu-satunya wanita bagiku..?" Jelas Rehan membuat wajah Julie merona mendengar penuturan dari Rehan. "Bisakah kau percaya semua itu Julie..?? Rehan bertanya sekali lagi, melihat kebisuan Julie. "Haruskah aku mempercayai semuanya..?" pertanyaan di jawab pertanyaan. Itulah yang kini Julie lakukan. Ia hanya mengatakan apa yang hatinya katakan.
Ia tidak ingin memulai semuanya dengan kebohongan. Ia hanya mengatakan apa yang ia rasakan. Rehan memang membuat hatinya berdebar untuk setiap hal manis yang Rehan lakukan padanya, bahkan mereka telah berhubungan lebih jauh, meskipun itu salah tapi Julie tak ingin mengingkari setiap kebersamaannya dengan Rehan. Ia bertekad ingin jujur pada hatinya sendiri, ia tidak ingin lagi lari dari kenyataan nya, meskipun itu membuatnya mungkin terluka nanti.
"Kau harus mempercayaiku Julie!". Rehan meyakinkan gadisnya itu. "Kau harus percaya padaku!. Berjanjilah padaku, kau tidak akan meninggalkan ku! Pinta Rehan kini lebih memohon pada Julie. "Tapi.. tapi bagaimana.." _"Berjanjilah Julie..!" Kau tau, mungkin akan banyak rintangan yang terjadi dalam hubungan kita, tapi aku berjanji padamu, apapun yang terjadi hatiku dan diriku hanyalah milikmu. Oleh sebab itu apapun yang terjadi nanti, berjanjilah kau akan tetap berada disisiku..! hem..? berjanjilah Julie".
Julie tak tau harus mengatakan apa pada Rehan, ia memang melihat kejujuran di mata kekasihnya itu. Ya kekasih, itulah hubungan mereka saat ini. Tapi apapun itu ia ingin mempercayai laki-laki nya ini.
"Aku sangat mencintaimu Julie. Sungguh sangat mencintaimu..! Rehan memeluk Julie dengan bahagia, bahkan ia berulang-ulang mencium pucuk kepala Julie. Gadis itu membalas pelukan Rehan dengan lega, meskipun sekarang ia belum benar-benar jatuh cinta pada Rehan, tapi percikan itu memang ada. Dan ia memilih menerima perasaan nya alih-alih mengingkarinya seperti sebelumnya. Ia merasa lega karena kini lebih berani pada dirinya.
Rehan adalah yang pertama baginya, dan ia ingin membuat yang pertama ini akan menjadi yang terakhir pula baginya. Meskipun sebenarnya ucapan Rehan sebelumnya selalu membuatnya bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi, tapi ia tidak ingin peduli dengan itu. Ia akan mempercayai Rehan. Ya. Ia harus percaya pada kekasihnya.
"Menjauhlah dari Aldi Julie.." Rehan kembali mengingatkan Julie. Lagi. "Rehan,, aku tidak akan menjauh dari Aldi, tapi aku akan menjaga jarak dengan nya. Selayak nya atasan dan anak buahnya". Julie memberikan solusi yang terbaik menurutnya. Ia juga tidak ingin membuat Rehan terus menerus bersikap kekanankan apabila bertemu dengan Aldi.
"Bukan kah aku sudah berjanji padamu..? Julie menatap Rehan sambil tersenyum. Hatinya tidak bisa berbohong. Ia bahagia saat ini, bahagia bersama Rehan, bahagia di pelukan laki-laki itu. "Sekarang berjanjilah padaku, kau akan bersikap baik saat bertemu dengan Aldi.." permintaan yang sulit bagi Rehan. Bagaimana ia akan bersikap baik pada parasit itu. Ia tidak menyukai keberadaan Aldi, bahkan kenyataan jika kini Julie nya bekerja dengan Aldi. "Berjanjilah Rehan, hem..?" Julie sedikit memaksa Rehan. Ia yakin dan berharap kekasihnya itu akan selalu menetapi perkataan nya.
"Baiklah. Aku akan bersikap biasa saat bertemu dengan nya. Tapi aku tidak akan bersikap manis Julie. Aku tidak menyukai nya sama sekali..!!' Ucap Rehan dengan segala arogansinya. "Tentu saja kau tidak menyukainya. Bukan kah kau hanya menyukaiku..??" Heh. "Kau sedang melucu sayang..??" Aku memang hanya menyukaimu..!!" Rehan semakin gemas dengan Julie, Ia kembali memeluk gadisnya itu sambil tertawa bahagia.
__ADS_1
Ini baru awal dari semua nya Julie. Tapi awal yang benar-benar ku jalani bersama mu. Dan aku akan menepati semua janjiku padamu. Aku berjanji atas nama cintaku.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐นโฅ๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
__ADS_1
Jangan Lupa untuk terus dukung Author dengan memberikan Vote bintang, Like dan Coment Ya readers.., Terima kasih atas semua dukungan nya.. โฅ