My Hot Woman

My Hot Woman
ALDI (FINALLY)


__ADS_3

🌹🌹HAPPY READING 🌹🌹


.


.


.


.


.


Cukup lama Rehan menunggu Julie. Namun istrinya itu belum juga kembali. Fix Julie sudah pasti marah padanya.


Rehan tidak bisa lagi menunggu. Ia pun menyusul Julie ke kamar anak-anaknya. Pertama Rehan akan melihat ke kamar Zen. Besar kemungkinan Julie akan berada di sana, mengingat semua yang terjadi berhubungan dengan Zen.


Krriiieeett...


Rehan membuka pelan kamar Zen. KOSONG. Hanya ada Zen yang berbaring di sana.


"Dimana wanita ini..? apakah bersama Little angel..?"


Rehan menutup kembali kamar Zen dan beralih ke kamar putrinya yang bersebelahan dengan kamar sebelumnya.


Dengan gerakan yang sama, Rehan juga membuka pelan kamar Zoya. Di sana...Istri nya berbaring sambil memeluk putri kecil mereka.


Rehan masuk dengan perlahan menatap dua wajah yang sangat ia cintai dalam hidupnya. Tak ingin membangunkan Julie. Rehan hanya duduk dengan perlahan di samping istrinya.


"Apa aku sungguh telah menyakitimu Moo..? kau pantas marah padaku. Seharusnya aku tidak mengatakan hal seperti itu padamu. Maafkan aku." sesalnya.


Setelah Rehan memperbaiki selimut yang menutupi tubuh Julie dan Zoya, Rehan keluar dan kembali ke kamarnya.


Besok. Ya. Ia akan menunggu hari esok untuk bicara dan minta maaf langsung pada istrinya. Saat ini ia juga sedang merasa lelah. Ia tidak bermaksud membuat istrinya merasa tertekan karena kebodohan nya tidak bisa menahan mulutnya sendiri.


Pukul 4.30 am


Rehan baru bisa terpejam. Saat ini ia butuh tidur agar besok pagi ia bisa berpikir jernih.


___________________________________


Pukul 9.45 Am.


Rehan terbangun karena cahaya matahari yang menyilaukan masuk melalui jendela kamarnya yang saat ini sudah terbuka. Julie di sana sebelumnya..


Ia melirik jam di dinding kamarnya.


Sudah tidak pagi lagi..itulah yang ada di pikiran nya.


Ia mencari sosok Julie. Lagi-lagi istrinya itu tidak ada di sana. Jika jam seperti ini, Julie pasti ada di dapur untuk menyiapkan makan siang.


Rehan mengerjap kan mata mengumpulkan semua kesadaran nya. Ia harus bangun sekarang. Ia mengecek ponselnya namun tidak ada apa-apa di sana. Sepertinya belum ada kabar apapun dari anak buah yang telah ia tugaskan.


Setelah selesai membersihkan diri, Rehan pun keluar dari kamarnya, ia perlu sarapan sekarang. perutnya sudah cukup keroncongan.


"Morning Dad.." Sapa Zen yang duduk di ruang keluarga sambil melihat ponselnya.


Ponsel?


''Moring jagoan. Apa yang sedang kamu lakukan ..?" tanya Rehan menyelidik. Khawatir jika Zen akan tau semuanya, dan menjadi tertekan seperti Julie.


"Tidak ada Dad. hanya sedang chatting dengan teman sekolah membahas tentang materi ujian." Zen mematikan ponselnya.

__ADS_1


"Baiklah. Dimana Mollie mu saat ini..?" Rehan melihat ke sekeliling ruangan.


"Mollie sedang di taman bersama Zo'e. Sepertinya Zoya sedang mengerjakan sesuatu.''


Rehan mengangguk, "Hem. Kau sudah sarapan..?"


"Ya Dad..kami sudah sarapan duluan bersama Mollie.


O, ya. Dad ada apa dengan Mollie, Mollie lebih pendiam pagi ini." Zen juga meminta penjelasan.


"Mungkin Mollie hanya lelah.'' Rehan tersenyum samar.


"Dady akan sarapan dulu.''


Rehan meninggalkan Zen yang masih berada di tempat semula.


Zen kembali mengecek ponselnya. Ia tidak sedang Chatting seperti yang ia katakan. ia sedang melihat berita yang sedang Virral Twitter.


~Pesawat dengan jurusan penerbangan UK-Indonesia harus melakukan pendaratan darurat di pulau Panbo karena kegagalan teknis~


Berita yang membuktikan ketidakberadaan Didiie nya pagi ini. Dan ini juga menjelaskan diamnya Mollie sejak pagi.


_______________________________________


Rehan melihat Julie dan Zoya yang saat ini sedang berada di taman dekat kolam renang di samping rumahnya.


Tidak ada yang berubah dari sikap istrinya. Masih sangat ceria seperti biasa. Setidaknya itu yang berusaha ia tunjukan di hadapan putri mereka.


"Haii Dad...'' Sapa Zoya riang..


"Halmlo Little angel.." Rehan menggendong Zoya dan mendudukkan gadis kecil itu di pangkuan nya.


"Morning sayang..'' Rehan mencium kening Julie seperti biasa.


"Kesayangan Daddy, bisakah kau bermain di dalam sebentar, Dady ingin bicara pada Mommy." pinta Rehan pada putrinya.


"Baiklah Dad, Mom, everything gonna be oke." Zoya memberi kecupan singkat di pipi Julie.


Meskipun masih sangat muda, tapi Zoya sangat peka. Ia tau ada yang terjadi pada Mommy nya. Julie masih tetap diam. Pandangan nya entah mengartikan apa.


"Moo, maafkan aku. Aku tau tadi malam aku sudah keterlaluan padamu. Aku minta maaf.'' Rehan berkata tulus.


Julie masih diam tak bergeming. Rehan mencoba lagi.


"Moo...?"


"Apa ada kabar tentang Aldi..?" Julie mengalihkan pembicaraan, hingga Rehan pun turut terdiam.


"Belum Moo. Anak buah ku masih belum memberikan kabar. Kita harus sedikit sabar menunggu. Kamu tau sendiri, pencarian di pulau terpencil itu tidak mudah. Kita hanya bisa berharap bahwa semua akan baik-baik saja."


"Kamu benar Boo, sudah seharusnya kita melakukan itu.'' Julie menjawab dengan nada yang sama.


''Apa kau ingin sarapan..? akan ku siapkan untuk mu..?" Julie ingin bangkit berdiri, namun Rehan menahan tangan nya.


"Aku sudah sarapan Moo. Bisakah kita disini sebentar lagi..?" Julie kembali duduk di samping Rehan mengikuti permintaan suaminya itu.


"Dengarkan aku. Aku tidak ingin hubungan kita menjadi renggang karena ini. Aku tau kamu begitu khawatir pada Aldi, dan aku pun begitu. Maaf atas apa yang aku lakukan sebelumnya."


"Tapi ku mohon jangan pernah menjauhiku seperti ini. Aku ingin hari-hari kita tetap sama, tidak berubah.


Kita akan bisa melalui semua ini dengan baik.'' pinta Rehan lagi.

__ADS_1


"Hem. Aku tau Boo. Aku juga minta maaf. Aku tidak marah padamu. Hanya saja pikiran dan perasaan ku sedang tidak seperti yang aku inginkan. Aku tidak suka perasaan cemas seperti ini. Khawatir akan sebuah ketidakpastian, aku tidak suka Boo.. Benar-benar tidak suka.'' Julie memeluk Rehan, Air mata mengalir tanpa komando dari pelupuk matanya.


Ssssssttttt...''Tidak apa-apa, menangis saja.. semua akan lebih baik setelah ini!"


_____________________________________


15.12 Pm


Ring.. Ring... Ring..


Rehan cepat mengambil ponselnya begitu benda kecil itu berbuny. Yang di tunggu akhirnya,..


"Ya, Katakan..!"


......................................


Rehan mematikan ponselnya setelah menerima kabar dari anak buahnya yang turut mencari keberadaan Aldi. Ia segera mencari Julie untuk menyampaikan kabar yang baru saja ia terima.


"Moo...?" panggil Rehan.


Julie sedang diruang keluarga dengan majalah Megazine ditangan nya, "Ya Boo, aku di sini.."


Rehan memeluk Julie. "Aldi selamat. Mereka sedang dalam perjalanan kembali. Dalam beberapa jam kita akan melihatnya." kata Rehan.


Thanks God.. thank you so much..


"Itu kabar baik Boo.. sangat Baik!!" Julie bernafas lega. Akhirnya ia mendengar berita itu.


"Sebaik nya kita bersiap-siap. Kita akan menjemputnya langsung di sana." Ajak Rehan. "Sebaiknya bawa juga anak-anak kita!''


Julie langsung berlari ke kamar anak-anak nya untuk meminta mereka segera bersiap-siap dan ikut menyambut kepulangan Aldi.


Empat puluh menit kemudian..


Mereka sudah berada di perjalanan menuju landasan pribadi perusahaan GGC milik keluarga Wijaya.


17.26 pm..


Mereka sudah menunggu kurang lebih satu jam di sana. Hingga akhirnya helikopter itu melakukan pendaratan dengan sempurna.


Tak lama kemudian sosok yang di tunggu-tunggu turun dari pesawat tersebut.


Julie langung berlari menyongsong Aldi yang berdiri cukup jauh dari tempat mereka menunggu dengan angin kencang yang masih bertiup dari baling-baling pesawat.


"Al..?" Keduanya saling berpelukan.


"Kau membuatku sangat takut Al.. sungguh.." Julie sudah menangis tersedu-sedu dalam pelukan Aldi. Bagaimanapun Aldi adalah sahabatnya.


"Maafkan aku My Lady. Aku juga sangat takut jika waktu ku telah habis untuk melihat mu, melihat kalian semua.'' Aldi pun turut merasakan haru.


"Temui Didiie mu Zen..!'' ucap Rehan sambil tersenyum pada putra sulung nya itu. Sementara ia menggendong Zoya dan berjalan mengikuti Zen untuk menemui sahabatnya yang hampir saja terhilang.


.


.


.


.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Don't forget Like and Comment.. ♥♥


Happy Weekend all.. 😉😉


__ADS_2