
HAPPY READING🌷🌷
Dengan perasaan sedikit bersalah Julie pun akhirnya mengaggukan kepala nya menyetujui perkataan Rehan.
Sementara Dony hanya melongo masih belum mempercayai apa yang ia dengar barusan.
'Julie, kau dan Rehan..?? Benarkah..?? Sejak kapan...??'
Rehan berjalan mendekat ke arah kekasih serta sahabatnya itu dan duduk di samping Julie dengan tenang seolah tidak terjadi apapun. Seperti biasa. Begitulah Rehan, saat telah mengklaim sesuatu miliknya, maka tidak ada yang berani merebutnya. Dalam situasi tersebut ia masih menunjukkan wajah arogan nya.
"Seperti yang kau dengar.. aku dan Rehan menjalin hubungan...
'Tapi bagaimana bisa...?? Kau...
^Tentu saja bisa... tidak ada yang tidak dapat aku miliki jika aku mau..^ jawabnya arogan.
'Julie.... apa dia memaksamu untuk jadi kekasihnya...?? Tepat sasaran. Pertanyaan Dony membuat Julie hampir saja tertawa, jika tidak mengingat situasi yang saat ini kurang tepat untuk melakukan itu.
^Apa maksudmu bertanya seperti itu..??^ Aku tidak...
''Ya. Pada awalnya..." suara Julie membuat wajah Rehan memerah.. sementara Julie menikmati perubahan tersebut.
^Yang.....
'Sudah ku duga' Cih. Kali ini kau bermain licik sobat..... ! Dony mendengus tidak suka.
^Aku tidak licik..! aku bermain adil. Aku hanya memanfaatkan situasi sebaik mungkin untuk mendapatkan apa yang aku inginkan..^ Angkuh. Itulah Rehan.
"Dia memohon untuk itu..." Julie membumbui nya..
Pernyataan Julie membuat tawa Dony meledak, dan keangkuhan Rehan merembes layaknya gunung es yang cair di terpa panas matahari yang begitu menyengat.
Ha-ha-ha..
'Sudah ku duga... sudah ku duga... kau tidak akan semudah itu sobat....' Ha-Ha...
Kini giliran Rehan yang mendengus kesal, kekasihnya sendirilah yang menjatuhkan harga diri yang ia pertahankan setinggi langit.
'Sudah..Sudah... Sobat,, tidak ku sangka kau sungguh merusak reputasimu... ha-ha-ha..
^Tidak ada yang salah untuk mendapatkan apa yang di inginkan, selama itu berhasil, termasuk merendahkan harga diriku untuk memohon pada orang yang aku cintai..^ ucap Rehan sambil meraup tangan Julie dan membawanya dalam rengkuhan Rehan.
Julie merona mendengarkan ucapan Rehan.
'Cih. Drama..'
'Sudahlah.., Julie aku sungguh tidak apa-apa.
Aku akan merelakan mu jika orang itu adalah Rehan.' Dony bersungguh-sungguh.
'Tapi ingat... jika dia membuatmu terluka suatu hari nanti ingatlah... datang padaku dan aku akan menghajarnya untuk mu..' Dony mengedipkan matanya pada Julie.
^Ku rasa kau tidak akan memiliki kesempatan itu, karna aku hanya akan membuat kekasihku bahagia..^
'Ya. Ku harap begitu sobat...
'Jadi katakan padaku,, apakah maksudmu dengan calon istri adalah Julie...??
Rehan menganggukan kepala nya.
^Orang tua ku minta agar kami segera menikah, dan itu dalam tiga bulan kedepan..^ ucapnya yakin hal itu akan segera terjadi.
'Begitu kah Calon Nyonya Rehan...??
__ADS_1
''Sebenarnya,, aku masih memikirkan nya..
^Kau sudah menyetujuinya Yang,, bukan kah begitu...?? kerlingan nakal terlihat dari mata Rehan. Ia menggoda Julie. Membuat gadis itu kembali merona. Namun tetap memperahankan harga dirinya.
"tidak semudah itu Sir!.
^Jangan mengelak Mrs.Rehan......
"Aku..?? Tidak. Mungkin perasaan mu saja Sir!.
Ha-Ha-ha...
'Sepertinya kau harus berusaha lebih sobat..wanitamu masih meragukan mu..!!
^Huh. Dia hanya malu mengakuinya...
"Sudahlah terserah kalian saja.., ku rasa aku lapar...
Apa kalian ingin aku buatkan sesuatu...??
^Apa saja My Love..... ^…
Sementara Dony mengangguk menyetujui Rehan.
Julie pun meninggalkankan keduanya di taman sementara ia memeriksa isi kulkas.
Ternyata sudah ada makanan di atas meja makan, namun ia tidak berselera untuk itu.
Akhirnya ia mengambil beberapa daging Ham dan Roti, keju serta beberapa sayuran segar.
Ia membuat Roti panggang dengan isian daging disiram dengan saos buatan nya yang lezat,, tidak lupa ia menambahkan susu coklat hangat sebagai pendamping.
Sementara itu.....
^Ya,, awalnya aku pun tidak menduganya.. dan aku pun tidak mengira jika pada akhirnya Julie meruntuhkan pertahananku,, bahkan ia membangkitkan kembali hasrat ku untuk memiliki sesuatu.. dan itu hanya karna dirinya..^ Aku juga terkejut atas kenyataan yang aku alami^…
'Julie memang wanita yang berbeda. Namun kau harus waspada sobat....
^Kenapa..??
'Wanita mu sosok yang sangat mudah untuk di cintai,, dan aku yakin dia akan banyak menarik perhatian siapapun yang mengenal dirinya..
^Ya. Kau benar.. Tapi wanita ku tidak mudah untuk di takluk kan..^ Rehan dengan bangga mengatakan itu pada Dony, sekaligus sebagai peringatan agar tidak lagi mendekati Julie.
'Hai.... kau disini juga...??
Tanya Isabele yang baru keluar dari kamarnya. Ia cukup lama berdiri di depan kamarnya mengamati Julie sampai ia memutuskan untuk menghampiri gadis itu.
"Ehhmm.. Ya.. maksud ku Haii Juga..
Ya seperti yang kau lihat... " Jawab Julie singkat merasa terganggu karna keberadaan Isabele ditempat itu juga.
Apa maksud Rey sebenarnya,, kenapa wanita ini juga ada disini...??
sepertinya dia akan membuatku semakin pusing saja.
Julie hanya mengacuhkan keberadaan Isabele disana.
'Apa yang kau kerja kan, apa bisa ku bantu..??
"Ahh.. tidak perlu semuanya sudah beres. Apa kau mau...?? Julie menawarkan makanan buatannya pada Isabele. Sementara gadis itu sibuk mengamati Rehan dan Dony di taman belakang.
Julie mengikuti arah pandang Isabele dan mengerutkan kening nya.
__ADS_1
"Yang mana yang membuatmu tertarik...?? Tanya Julie.
'Apa...?? Ee maksud ku tidak...
"Itu tampak Jelas di wajah mu Nona....
Pernyataan Julie sontak membuat Isabele merona.
'Apakah begitu Jelas...?? tanya Isabele sambil tersenyum pada Julie.
"Tentu....
Itu sangat jelas. Kau bisa saja tertarik pada salah satu dari mereka,, asalkan bukan pada kekasih ku Nona...! Ucap Julie tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya pada Isabele...
'Kekasih...?? Yang mana...??
"Kau ingin bergabung bersama kami...??
Julie pergi membawa baki besar berisi makanan dan minuman di dalamnya.
Belum lagi Isabele mendapatkan Jawaban dari Julie, gadis itu sudah lebih dulu meninggalkan nya, membuat Isabele mau tak mau mengikuti Julie...
"Disini camilan kalian tuan-tuan....
Julie meletakan semua hidangan di atas meja tersebut dan memberikan gelas coklat panas pada pada Rehan dan Dony...
"Thank You sweetheart.... 😳
"Thanks Love...... 😳
Julie hanya tersenyum mendengar ucapan bersamaan keduanya. Sementara Rehan melototkan matanya pada Dony dan Dony hanya berlagak bodoh....
^Isabele kau disini...?? mari duduklah...
Isabele pun menarik kursi di samping Dony dan duduk disana.
^Isabele, kenalkan ini Julie.. Julie,, ini Isabele ..
'Ya aku mengingatnya. Jawab Isabele.. sementara Julie tersenyum menganggukan kepala nya pada Isabele.
^Julie adalah kekasihku,, dan juga calon istriku... ^
Duarr.....
'Ca.. Calon Istri....?? Isabele membeo belum percaya dengan pendengaran nya.
^Ya.. Satu-satu nya Calon mempelai seorang Rehan Wijaya... ^ senyum bangga dan bahagia terukir di wajahnya saat mengatakan hal itu.
Namun berbeda dengan Dony, ia merasa iba terhadap Isabele. Orang awam pun tau jika Isabele memendam perasaan pada Rehan, tapi Rehan hanya menutup mata tentang itu. Ia tau Isabele pasti merasakan hal sama seperti dirinya, tapi itu lebih baik.
Semakin cepat Isabele tau,, maka rasa sakitkan tidak akan terlalu dalam.
.
.
.
.
.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Tetap bersemangat untuk cerita selanjutnya Ya... 😉 jangan Lupa Like dan Coment sebanyak mungkin ♥♥