
HAPPY READING YOO... ♥♥
.
.
.
Julie merasakan kehidupan nya telah kembali seperti biasa. Kembali di Saat sebelum ia bertemu dengan Rehan. Dua pekan terakhir ia kembali damai dan tenang, tidak ada lagi Rehan yang mengganggu hari-harinya. Tidak ada lagi laki-laki diktator yang selalu memerintah nya, tidak ada lagi laki-laki yang tiba-tiba datang dan selalu membuat jantung nya berdebar cepat.
Meskipun ia sedikit merindukan laki-laki itu, tapi ya.. hanya sedikit. Ia bisa dengan mudah menganggap laki-laki itu hanya kenalan sesaat saja.
Kini ia sudah merasa seperti kembali pada titik nol. Ya,,menghapus kenangan laki-laki itu dan semua yang telah terjadi sebelumnya adalah yang terbaik.
Oleh sebab itulah Julie memutuskan untuk tidak lagi bekerja di Club Z. Setelah sepekan Rehan tidak pernah muncul lagi di setiap Julie bekerja, Julie sadar bahwa ucapan laki-laki itu hanyalah keinginan sesaat, dan setelahnya hari-hari berikutnya pun sama, dan Julie bersyukur atas hal itu. Laki-laki itu pergi sebelum Julie benar-benar jatuh hati pada nya. Alasan yang tepat untuk memusnahkan semua perasaan yang telah sedikit bertunas.. Ahh.. Lupakan!!
Setelah memutuskan untuk tidak lagi bekerja di Club Z, sekarang Julie telah mendapatkan pekerjaan baru. Sudah hampir sepekan Julie telah di terima di perusahaan milik Aldi. Perusahaan yang bergerak dalam bidang proferti. Laki-laki yang satu ini, tidak hanya menjalankan sebuah Club, tapi juga memiliki perusahaan yang cukup besar dan terkenal. Dan Julie....Selain menjalankan profesi selama ini sebagai seorang Dj, Julie juga mengantongi gelar sarjana managemen dan Akuntansi dengan predikat nilai kelulusan yang memuaskan, dan mengenai pekerjaan sebelumnya, semua adalah semata-mata kerna kecintaan nya terhadap musik, oleh sebab itulah ketika Julie mengatakan dirinya ingin mencari pekerjaan lain, Aldi menawarkan nya sebuah pekerjaan dan disinilah Julie saat ini, sebagai sekretaris pribadi Aldi di perusahaan nya.
Namun Jika Julie merindukan hobby nya, Aldi memberikan nya ijin untuk perfome di Club X milik laki-laki itu. Sungguh teman yang sangat-sangat baik, dan Julie sangat bersyukur karena bertemu dengan Aldi.
Hari ini sangat melelahkan bagi Julie, ia harus mengikuti Aldi untuk melakukan perjalanan bisnis ke Bali selama tiga hari, pekerjaan yang melelahkan sekaligus menyenangkan bagi Julie, dan untunglah hari ini semua pekerjaan mereka di Bali sudah dapat terselesaikan dengan baik, sehingga mereka dapat kembali sesuai jadwal.
Aldi memang berencana tinggal selama satu hari disana untuk mengajak Julie sekalian berlibur, namun Julie berpikir lain, ia ingin cepat kembali dan menyelesaikan laporan perjalanan yang mereka lakukan secepat mungkin. Bukan nya Julie tidak ingin berlibur seperti tawaran Aldi, apalagi di bali. Semua biaya bahkan di tanggung oleh Aldi, hanya saja Julie tidak suka memanfaatkan situasi tersebut, jadi saat Aldi mengajaknya menambah satu hari lagi untuk tinggal, Julie memilih untuk tetap kembali sesuai jadwal yang di tentukan, dan Aldipun hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Julie.
Setelah pekerjaan mereka selesai, Julie dan Aldi memutuskan untuk melakukan penerbangan malam, karena menurut Julie hal itu tidak akan membuat mereka harus tergesa-gesa dalam perjalanan, apalagi situasi jalanan di Bali yang cukup padat, sehingga memberikan mereka waktu yang cukup untuk tiba di bandara tepat waktu.
Kini pesawat yang akan mereka tumpangi akan segera Take off, setelah melewati semua prosedur kedua nya kini telah duduk manis di kursi penumpang kelas Bisnis.
__ADS_1
Selama Dua jam penerbangan Aldi dan Julie telah tiba di bandara soekarno hatta-Jakarta. Setelah selesai menunggu koper mereka tiba Aldi mengantarkan Julie pulang ke Apartemen nya, karena waktu sudah menunjukkan pukul 00.30, Aldi tidak mungkin membiarkan Julie pulang dengan menggunakan Taxi, meskipun awalnya gadis itu menolak karena takut merepotkan Aldi yang sekarang berstatus sebagai bos nya, namun akhirnya Julie menerima dengan alasan pertemanan.
"Terima Kasih Al karena sudah mengantarkan ku, aku masuk dulu dan kau hati-hatilah di jalan saat kembali.." pamit Julie yang di balas anggukan oleh Aldi. Setelah memastikan Aldi pergi, kini Julie sudah menaiki lift menuju lantai lima tempat apartmennya, dengan membawa kopernya Julie merasa hawa di sekitarnya menjadi sangat dingin seperti dalam salah satu adegan film horor, hingga membuat bulu kuduk nya meremang.
"Ahh Julie,, ini sudah biasa bukan..? Biasanya juga aku pulang lebih larut dari ini..!"
Kini lift sudah berhenti di lantai lima, setelah keluar Julie langsung berjalan menyusuri lorong yang kini terasa sedikit menyeramkan.
"astaga.... itu bukan hantu kan..??
Julie menajam kan penglihatan nya melihat sosok yang kini sedang duduk di lantai di depan pintu apartemennya.
Untuk memastikan nya, Julie berjalan perlahan, ia melepaskan heels dan juga mengangkat kopernya agar tidak menimbulkan suara. Setelah berjalan perlahan kini Julie sudah berada di depan pintu apartemennya.
"apa yang di lakukan nya disini pada jam seperti ini..?? Bukan kah selama ini ia sudah pergi, kenapa ia berada disini..?"
Julie melihat Rehan yang kini telah tertidur tertunduk, Julie merogoh tas nya untuk mencari kunci apartemenya. 'ahh dapat'. Setelah menemukan kuncinya,
"Dia ngapain sih, udah berapa lama coba dia disini, kan dingin. Masa mau mati kedinginan di depan aparteme ku..? Trus besok jangan-jangan aku lagi yang jadi tersangka nya...".
Julie tidak habis pikir dengan laki-laki itu, setelah dua pekan menghilang, Julie kira dia tidak akan pernah lagi menemui Rehan. Tapi sekarang... apalagi yang laki-laki ini lakukan?? Sepertinya kutukan masih belum berahir.
Setelah berjalan perlahan melewati Rehan dan memasukan kopernya, sebenarnya Julie ingin tetap membiarkan Rehan tertidur disana, namun Julie merasa tidak tega karena udara malam yang lumayan dingin.
Bangunin-gak usah. Bangunin-gak usah,,ahh...
Julie ragu akan keputusan nya, namun tetap saja hati nurani nya tidak tega melakukan itu. Julie kemudian berbalik lagi untuk mendatangi Rehan dan membangunkan laki-laki itu. Julie menyentuh tangan laki-laki itu yang terasa sangat dingin.
__ADS_1
Berapa lama kamu sudah menunggu disin??
"Rehan,, Rehan bangunlah.."
Julie menggoyang-goyangkan tangan Rehan, tidak perlu usaha yang lama, laki-laki itu terbangun dari tidur.
Julie masih berjongkok di hadapan Rehan melihat laki-laki itu yang masih mengumpulkan kesadaran nya.
"Julie....?" Rehan mencoba memperbaiki penampilan nya.
"Apa yang kau lakukan disini, pulanglah..!"
Perintah Julie pada Rehan yang kemudian bangkit dari hadapan Rehan, lalu masuk dan menutup pintu apartemen nya seketika sebelum laki-laki itu sepenuhnya sadar.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
LIKE & COMENT YOO..... ♥♥