Obsesi Cinta Pertama

Obsesi Cinta Pertama
29. Ngmall bareng Zyan


__ADS_3

Saat sedang asyik dengan makanan masing-masing tiba-tiba Zyan melap ujung bibir Mitha yang ada sisa saos dengan tangannya.


"Makannya belepotan Tha", sahut Zyan


"Eh...biar gw aja bang Zy", sahut Mitha kaget dan menghentikan tangan Zyan sehingga Zyan menghentikan gerakan tangannya dan malah menatap dalam ke manik mata Mitha.


"Aku ga peduli meski sekarang kamu udah jadi milik Andrea, Aku akan tetap menunggumu berpaling padaku"(batin Zyan)


Mitha hanya tersenyum kikuk ditatap seperti itu oleh Zyan


"Bang Zy makannya dilanjut lagi kho malah bengong", sahut Mitha mencoba mencairkan suasana


"Eh iya...", sahut Zyan dengan tersenyum manis kemudian melanjutkan makannya


"Gw akuin senyum Zyan itu manis banget, bisa-bisa gw diabet kalo tiap hari disenyumin kayak gitu", gumam Mitha pelan sambil terus melanjutkan makannya.


"Abis makan kita nonton yuk!" ajak Yenita, "ada film baru", sambungnya


"Boleh", sahut Juliea dan Shiren barengan


"Sorry kayaknya gw gak bisa ikut, sebelum magrib harus udah ada di rumah" sahut Mitha


"Gak asyik lo Tha", sahut Shiren


"Hehehehe...lain kali aja ya!" sahut Mitha


"Aku juga ga ikut, sorry!" sahut Zyan


Setelah selesai makan mereka pun berpencar , Mitha pergi ke supermarket dulu yang diikuti Zyan sedang yang lainnya menuju bioskop untuk menonton film yang baru tayang.


"Bang Zy mau belanja juga?" saat Mitha menyadari kalo ternyata Zyan mengikutinya sampai supermarket.


"Nggak...pengen nemenin kamu belanja aja", sahut Zyan enteng.


"Lah trus gimana nanti, kalo ketemu Andrea bisa berabe nih"(batin Mitha)


"Emang ga ngrepotin ya" Mitha pun hanya tersenyum kikuk


"Nggak! udah yok biar aku yang bawa trolinya", sahut Zyan sambil menarik tangan Mitha dan Mitha pun hanya pasrah mengikuti.


"Tha mau beli apa?" tanya Zyan setelah mereka di dalam dan siap dengan troli yang didorong Zyan.


"Aku mau beli keperluan cewek, hehehhe", sahut Mitha cengengesan

__ADS_1


"Ya udah yok!" sahut Zyan berlalu ke rak bagian kebutuhan cewek.


"Waduh gimana ini?bikin alasan apalagi gw ya!kayaknya Zyan niat buat ngintilin gw nih, oke deh gw sekalian aja sedikit cari hiburan..he he he" gumam Mitha pelan dengan senyum yang tidak bisa diartikan.


Mitha trus berjalan mencari apa yang diperlukannya mulai dari peralatan mandi pewangi dan sampai ke hal yang paling pribadi buat cewek


"Zy tolong ambilin itu yang diatas yang navy ada sayapnya uk 29 cm aja", sahut Mitha pas di bagian rak pembalut wanita


"Yang mana Tha?yang ini?" sahut Zyan sambil menunjukkan yang merk L*****


"Bukan bang Zy yang sebelahnya aja", sahut Mitha menunjukkan pada merk C**** sedangkan dia sedang memilah kapas kecantikan yang akan dibelinyaa


Saat Zyan sudah mengambilnya, dia pun langsung menghampiri.


"Mas sayang banget ya sama pacarnya sampai mau disuruh ambilkan pembalut", sahut kakak Spg yang sedang menyusun pembalut di dekat Mitha dengan tersenyum geli


Deg


Zyan kaget ternyata yang diambilnya adalah pembalut wanita tapi dia segera menetralkan kekagetannya dengan tersenyum manis pada kakak Spg


"Bener banget mbak, buat belajar juga jadi suami siaga" sahut Zyan dengan menatap dalam pada Mitha


Mitha yang mendengar ucapan Zyan langsung membalik badannya sambil menenteng barang yang akan dibelinya. Dia hanya tersenyum kikuk menanggapi ucapan Zyan.


Mereka pun berlalu untuk mencari barang apa yang dibutuhkan. Setelah semuanya dapat Mitha dan Zyan pun mengantri di kasir.


"Kak Zy belanjanya banyak banget, sama tante ya?" tanya Felly yang sedang mengantri di kasir sebelah.


"Nggak kho Fel, aku sam..."


"Bang Zy udah nunggu diluar aja biar aku yang antri", sahut Mitha yang baru datang sehabis mengambil minuman dingin. Dia belum menyadari kalo ada Felly di kasir sebelah.


"Ga pa pa Tha biar aku aja", sahut Zyan, "kan ada barang aku juga", sambungnya.


"Apaan cuma cukuran doang, ini kan semua belanjaanku", sahut Mitha lalu berjongkok untuk minum karena tenggorokannya terasa kering.


Glek glek glek


Zyan meminum minuman dingin yang Mitha simpan dalam troli setelah dia meminumnya.


"Eh kho diminum bang Zy, kan itu bekasku", sahut Mitha, "yang ini buat kamu", sambungnya sambil menunjukkan botol minuman yang masih tersegel


"Ga pa pa biar yang itu buat kamu di jalan", sahut Zyan cuek

__ADS_1


"Emang ga jijik ya minum bekasku, udah kuambilin juga buat dia malah minum bekasku, aneh!" gumam Mitha pelan


Felly hanya diam memperhatikan interaksi antara Zyan dan Mitha tanpa ada niat untuk menyapa Mitha seperti biasa. Hatinya terasa diiris perih melihat seseorang yang dicintainya dalam diam malah lebih peduli dengan seseorang sudah dia anggap kakak.


"Segitu sukanya ka Zyan pada kak Mitha sampai dia mau minum bekas kak Mitha. Padahal sedari kecil kak Zyan gak pernah berbagi tempat minum dengan yang lain. Itu kan berarti mereka ciuman tidak langsung. Sakit....tapi aku gak bisa melepas perasaanku lalu aku harus bagaimana?" monolog Felly dalam hati


"Mbak totalnya 525.000, mau cash apa pakai kartu" sahut mbak kasir namun Felly masih tidak bergeming dari lamunannya


"Mbak mau cash apa pakai kartu?" lagi mbak kasir menanyakan pembayarannya sampai dia menepuk tangan Felly baru dia sadar dari lamunannya


" Eh iya mbak pake kartu aja", sahut Felly sambil menyerahkan kartu sakti miliknya.


Setelah membayar semua belanjannya Felly pun segera pergi tapi sebelumny dia pamit dulu pada Zyan.


"Kak Zy aku duluan", sahut Felly pamit pada Zyan dan pura-pura tidak melihat Mitha yang dibalas anggukan oleh Zyan


"Loh bukannya itu Felly ya, kho ga nyapa aku", sahut Mitha dan Zyan hanya mengendikkan bahunya.


Setelah membayar semua belanjaannya, Mitha dan Zyan pun bergegas pergi tapi karena Mitha malas ikut ke basemant jadinya dia memilih menunggu di depan lobby mall karena tadi Zyan memaksa untuk mengantar Mitha.


"Oh jadi itu cewek yang udah bikin lo nangis Fel" tanya Lolita yang tadi melihat sahabatnya murung dengan mata merah menahan tangis setelah keluar dari supermarket karena Lolita menunggunya didepan supermarket sambil melihat-lihat aksesoris yang terpajang.


Tanpa bicara lagi Lolita langsung beranjak ke arah dimana Mitha berdiri menunggu Zyan


Byurr


Satu cup lemon tea sukses mendarat di wajah dan badan Mitha yang sedang asyik berbalas pesan dengan Andrea hingga basah kuyup bahkan handpone yang dipegangnya pun ikutan basah.


"Apa-apan kamu?" sentak Mitha kaget


"Kamu yang apa-apaan p**** udah ngrebut Andrea dari aku sekarang ka Zyan dari Felly, dasar cewek m*****", seru Lolita


Entah datang darimana tiba-tiba Andrea datang langsung membuka jaket yang dipakainya dan memakaikannya pada Mitha


"Ndre...", ucap Mitha pelan


"Aku percaya sama kamu", sahut Andrea, "ayok kita pulang," sambungnya.


...*****...


...Happy reading...


Jangan lupa like comment vote dan favorite ya!

__ADS_1


__ADS_2