
Pagi telah menyapa namun pengantin yang sudah tidak baru lagi masih bergelung di dalam selimutnya.
Andrea yang sudah terbangun sedari tadi masih betah memeluk tubuh ramping istrinya yang terlihat kelelahan karena ulahnya. Semalam suntuk dia terus menggempurnya hingga saat jam menunjukkan angka 3 barulah dia menyudahi permainannya setelah mendapatkan pelepasan yang entah untuk keberapa kalinya.
"Sayang bangun" Andrea mencoba membangunkan Mitha dengan terus menciumi pipi chuby Mitha yang sekarang kelihatan makin chuby.
Mitha hanya menggeliat kegelian namun matanya masih saja terus terpejam
"Sayang bangun, hari ini aku udah mulai kerja"
"Besok saja yang kerjanya, aku masih ngantuk" sahut Mitha dengan mata terpejam dan malah mengeratkan pelukannya pada Andrea.
Drtt drtt drtt
"Sayang aku angkat telpon dulu, paling papa nanyain" sahut Andrea
Tanpa menjawab ucapan Andrea, tangan Mitha langsung mengambil handphone Andrea yang ada diatas nakas di dekatnya dan klik dia mengklik gambar gagang telpon berwarna hijau hingga terpampang wajah papa Jae Sung di layarnya.
Andrea yang kaget langsung merebut handphone di tangan Mitha. Mana rela dia, papanya melihat bahu polos istrinya.
"Ya ampun kalian masih tidur, ini jam berapa boy?"
"Iya ini aku mau bangun pah"
"Cepetan papa kasih waktu 30 menit untuk kamu siap-siap"
Klik
Sambungan videocall pun langsung diputus oleh papa Jae Sung.
"Kebiasaan papa asal matiin aja" sungut Andrea kesal
"Sayang kalo masih ngantuk tidur aja ya, aku mau kerja dulu." sahut Andrea sambil mencium kening Mitha lalu melepaskan pelukan Mitha.
Andrea sudah siap dengan kemejanya dan celana bahan
Hari ini rencananya dia mau kerja di JS group tapi bukan sebagai petinggi perusahaan melainkan sebagai OB.
Ya memang Andrea memilih sebagai OB dulu agar dia bisa belajar tentang perusahaan dari dasar, meskipun sebenarnya dia sudah belajar secara teori tapi untuk praktek langsung di perusahaan baru akan dimulai.
***
Saat jam menunjukkan angka 11 barulah Mitha benar-benar bangun dari tidurnya, dilihatnya tempat disebelahnya telah kosong.
"Kemana Andrea, kho rasanya sepi banget" monolog Mitha dalam hati
Mitha pun mencari ke kamar mandi tapi tidak ada hingga dia pun memutuskan untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu.
__ADS_1
"Andrea kemana sih kho gak ada ya?" gumam Mitha setelah rapi berpakaian.
Mitha pun mencoba menghubungi Andrea namun telponnya tidak diangkat terus hingga akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi Aryana.
Tut tut tut
Terlihat dilayar handphonenya Aryana yang sedang duduk di kursi balkon.
"Iya Tha ada apa?"
"Bang Ar lihat Andrea gak? kho aku ditinggal sendirian di kamar hotel?"
Terlihat wajah sedih Mitha yang hampir nangis di layar handphone Aryana
"Tha jangan nangis, Andrea kan lagi kerja. Nanti kamu pulangnya sama aku"
"Kerja? kho gak ada bilang sama aku"
"Kamu lupa kali Tha, tadi aja dia titip kamu sama aku agar pulangnya bareng. Makanya aku belum check out karena nunggu kamu bangun."
"Ya udah aku beresin barangku dulu, kita langsung check out kan bang?"
"Iya, ya udah aku tutup dulu"
Klik
Sambungan video call pun terputus dan Mitha bergegas membereskan barang-barang yang dibawanya.
"Tha mau makan disini apa diluar?" tanya Aryana saat sudah sampai lobby hotel.
"Aku mau makan mie ayam baso"
"Ya udah yuk kita makan di tempat biasa" ucap Aryana sambil menarik Mitha menuju mobil Andrea
"Jauh bang Ar, kita nyari yang dekat sini aja" sahut Mitha, " bang Ar tahu tempat Andrea kerja gak" tanya Mitha kemudian saat mereka sudah ada di dalam mobil
"Tahu, gak jauh dari sini. Kenapa emang?" sahut Aryana
"Kita makan mie ayam basonya ditempat Andrea kerja aja biar sekalian makan siang bareng dia" sahut Mitha
"Apa? tapi kita harus bilang sama dia dulu Tha"
"Tadi juga nelpon gak diangkat. Udahlah bang Ar itung-itung kejutan buat dia." sahut Mitha sedikit memaksa dan akhirnya Aryana pun mau tidak mau mengikuti kemauan Mitha.
Setelah membeli tiga bungkus mie ayam baso, Aryana pun membawa Mitha ke perusahaan JS group.
Sesampainya disana, Mitha dan Aryana langsung menuju meja resepsionis untuk menanyakan keberadaan Andrea.
"Siang mbak" sapa Aryana dengan tersenyum manis.
__ADS_1
Mbak resepsionis tidak langsung menjawab , dia malah melongo memanjakan mata untuk menikmati ciptaan Tuhan yang nyaris sempurna.
"Eh iiya dek eh mas ad yang bisa saya bantu" ucap salah satu resepsionis
"Maaf mbak bisa kita bertemu dengan Andrea, karyawan baru yang baru masuk hari ini." tanya Aryana sopan
Sedang Mitha matanya terus jelalatan mencari dimana suaminya berada.
"Oh maksudnya Andrea yang anak OB itu ya mas, yang...." belum selesai mbak resepsionis bicara Mitha sudah berteriak.
"Ndre" teriak Mitha saat melihat Andrea keluar dari lift bersama dengan seorang gadis yang memakai seragam yang sama dengan Andrea.
Mendengar namanya dipanggil, Andrea pun segera menghampiri sumber suara yang ternyata istri tercintanya.
"Loh yang kenapa disini" tanya Andrea heran
Mitha yang ditanya begitu langsung merengut tidak suka
"Aku mau ngajak kamu makan mie ayam bareng, kenapa? tidak suka? karena sedang sama cewek lain" ketus Mitha sewot
"Eh bukannya gitu yang, aku hanya kaget lihat kamu ada disini" sahut Andrea kelimpungan takut Mitha marah
"Hmm" Mitha hanya berdehem
Andrea yang ngerti kalau Mitha masih kesal langsung berinisiatif untuk istirahat duluan karena waktu istirahat kurang 10 menit lagi
"Lisa aku istirahat duluan ya, tolong bilang ke mbak Erni" ucap Andrea pada gadis yang tadi bersamanya.
"Oh oke" ucap Lisa, " baru hari pertama kerja aja udah bertingkah pake ngeduluin istirahat segala, lagian siapa sih gadis itu?" gumam Lisa dalam hati.
Lisa pun pergi dari sana sedang Andrea, Aryana dan Mitha menuju kantin setelah sebelumnya mengucapkan terima kasih pada mbak resepsionis.
"Yang kho diem aja, yuk dimakan mie ayamnya"Andrea mencoba merayu Mitha karena sedari tadi tidak menyentuh sedikitpun makanan di depannya.
"Aku udah gak selera makan mie ayam, habisin nih semua sama kamu" ucap Mitha sambil mendorong mie yang ada didepannya pada Andrea.
"Loh kho aku semua yang makan yang, kamu gak makan emang?" tanya Andrea
"Aku cuma ingin lihat kamu makan aja" jawab Mitha enteng
Glek
Andrea hanya menelan ludahnya kasar, "bagaimana bisa kumakan semua mie ayam sebanyak ini, ah iya aku suapin aja pasti mau"(batin Andrea)
"Ya udah yuk makan bareng aku" ajak Andrea sambil mulai menyuapi Mitha.
Awalnya Mitha menolak tapi dengan bujuk rayu akhirnya mau juga.
"Yang aku mau juga kerja disini, boleh ya?"
__ADS_1
...*****...
...Happy reading...