
Aryana langsung menghubungi Andrea dan memintanya untuk bertemu di apartement milik Andrea.
"Ada apa bro ngajak ketemu disini?" tanya Andrea. "Kayaknya ada yang penting" tebak Andrea
Tanpa menjawab pertanyaan Andrea, Aryana langsung membuka bajunya.
"Eitss, lo mau ngapain? gue gak suka ya main pedang-pedangan. Gue sukanya main dalam goa" seru Andrea sambil berjingkat kaget.
"Lihat badan gue!" perintah Aryana
"Iya badan lo udah bagus, tapi kenapa banyak tanda merahnya kaya punya gue" tanya Andrea heran
Andrea langsung membuka kaosnya dan memperlihatkan hasil karya Mitha di dadanya.
"Ck! lo mau pamer karena abis di drakula sama Mitha" tanya Aryana jengah
"Lo lihat badan gue Ndre, ini kerjaannya Bella"
"Kho bisa lo sampai gituan sama Bella, bukannya lo gak suka banget sama dia?" tanya Andrea, "apa lo diperkosa?" lanjutnya
"Lebih tepatnya gue dijebak sama dia" jelas Aryana, "makanya gue minta tolong agar lo bisa nemuin Bella di Paris" lanjutnya
"Oke gue bisa bantu, tapi kalau udah ketemu mau lo apain?" tanya Andrea, "lo mau tanggung jawab sama dia" lanjutnya.
"Gue mau minta tanggung jawab sama dia" jawab Aryana
"Lo mau minta dinikahin sama dia?" pekik Andrea kaget dengan jawaban Aryana.
"Mana ada, gue tuh gak cinta sama dia."
"Tapi ada benernya juga kata Andrea kalau gue minta tanggung jawab berarti gue minta dinikahin sama Bella" batin Aryana
"Ya udah kita susul Bella ke Paris tapi nanti aja pas libur semester sekalian gue babymoon sama Mitha, dan lo tagih hutang Bella yang udah perkosa lo" saran Andrea
"Maksud lo tagih hutang Bella?"
"Ya lo perkosa balik dia, kan impas"
Aryana yang selalu mudah terpengaruh dengan omongan Andrea pun menimang-nimang apa yang dikatakan Andrea.
"Kalau gue perkosa dia, berarti gue gituan donk sama Bella. Gue kan gak suka sama dia"
***
Setelah merasa tidak menemukan jalan keluarnya, Aryana akhirnya memutuskan ke club untuk menghilangkan pusing di kepalanya yang terasa hampir meledak karena ulah Bella. Tentu saja Andrea menemaninya dan beberapa temannya pun diajak ikut serta.
Dentuman musik Dj menyambut kedatangan Aryana dan Andrea tak lupa cewek-cewek seksi yang siap memberikan pelayanan plus plus pun tersenyum sumringah melihat kedatangan dua pemuda tampan.
"Bang udah disiapin tempat buat kita" tanya Andrea pada Bram pemilik club malam.
"Udah, ditempat biasa. lagian kemana aja lo Ndre baru nongol sekarang." tanya Bram
"Dia kan udah punya mainan baru bang di rumah"
Bukan Andrea ataupun Aryana yang menjawab tapi Arjuna yang baru datang langsung menyela.
"Ck! sotoy lo Jun, kirain Pak Polisi gak bakal datang lagi kesini" sindir Andrea
"Lo yang ngundang jadi gue pasti datang" sahut Arjuna.
"Udah yok! Bang minumannya seperti biasa ya" sahut Aryana
__ADS_1
Kini ketiganya sudah berada di ruangan VIP tempat biasa mereka dulu menghabiskan malam saat dijaman jahiliyah.
"Gimana kabar kalian? udah lama kita gak kumpul?" Arjuna memulai percakapan.
"Baik! soal Resha gue minta maaf Jun, gue gak bisa maafin dia" ucap Andrea
"Iya gapapa kho! emang itu pilihan dia meski berkali-kali gue ingetin" sahut Arjuna dengan tersenyum getir
Meski sebenarnya Arjuna suka sama Resha, apalagi dia yang pertama menikmati tubuh Resha tapi dia tidak bisa memaksa perasaan Resha untuk tertuju padanya.
Arjuna sudah berkali-kali meminta Resha untuk melupakan Andrea dan meminta Resha untuk membuka hati untuknya, namun Resha tetap tidak mau. Resha hanya bisa memberikan tubuhnya pada Arjuna tapi tidak dengan hatinya.
"Sudahlah! lupakan Resha, dia hanya benalu dalam persahabatan kita" ujar Aryana
Ceklek
Terlihat ada dua pelayan masuk membawa pesanan mereka.
Dengan senyum yang manis pelayan itu mulai menyusun botol minuman dan gelas di atas meja.
"Apa ada yang diperlukan lagi tuan?" tanya seorang pelayan dengan buah dada yang menonjol keluar.
"Tidak ada, kalau sudah selesai cepatlah keluar" usir Andrea yang merasa terganggu dengan gestur tubuh mereka yang seolah-olah minta dijamah.
Bukan apa-apa, tapi Andrea malah teringat Mitha dan ingin segera mengungkungnya saat melihat gestur tubuh pelayan itu.
"Sabar pimen, nanti sampai rumah kita langsung nengokin dede bayi" batin Andrea
Pelayan itu pun segera keluar setelah diusir oleh Andrea.
"Ck! lo mah Ndre kenapa gak buat gue aja kalo lo gak mau. Dari dulu selalu ngusir pelayan seksi itu kerjaannya" gerutu Arjuna
"Lo jangan keseringan main sama mereka Jun, mending lu nikah aja kalau doyan begituan" saran Aryana
"Lo jangan ngajak sesat sahabat gue Jun" sergah Andrea
"Dia juga sahabat gue Ndre, kalau lo lupa" tukas Arjuna
Dewa dan Gio yang baru datang dibuat bingung dengan perdebatan mereka
"Kalian rebutin apaan sih?" tanya Dewa
"Kepoooo" jawab Andrea, Aryana, dan Arjuna serempak
"Ck! kita datang jauh-jauh dari kota B bukannya disambut kek" gerutu Gio
"Oke" Andrea langsung berdiri dari duduknya yang diikuti oleh Aryana dan Arjuna.
Tanpa komando mereka bertiga langsung menggelitik Dewa dan Gio tanpa ampun
Bwhaaaahaaa
Tawa menggema memenuhi ruang VIP, setelah puas dan lelah kelima pemuda tampan itu menjatuhkan dirinya di atas sofa.
"Gue kangen saat-saat kita seperti ini" ucap Dewa dengan nafas yang masih belum teratur
"Iya, padahal baru beberapa bulan kita gak ketemu" imbuh Gio
"Sorry Ndre, kemaren kita gak datang ke resepsi lo" ujar Arjuna
"Nyantai aja, kalau kalian kangen sering-sering kalian kunjungin gue sama Aryana" ujar Andrea, "tapi mungkin ini kali terakhir gue ke club, Mitha hamil dan gue gak mungkin ninggalin dia buat minum-minum" lanjutnya.
__ADS_1
"Ayo kita bersulang merayakan pensiunnya Andrea dari club" seru Dewa yang sudah menganggkat gelasnya dan diikuti oleh teman yang lainnya.
Cheers
Entah berapa botol yang sudah mereka minum, yang awalnya hanya satu orang satu botol namun ternyata itu tidak cukup untuk memuaskan keinginan untuk terus meneguk minuman beralkhohol itu.
"Bella bego, kenapa lo ambil perjaka gue" racau Aryana yang sudah mabuk duluan
"Resha juga bego, gue kasih cinta pilih penjara" racau Arjuna
Aryana dan Arjuna terus meracau gak jelas bersahut-sahutan.
Dewa yang masih waras malah bingung sama kedua temannya
"Ndre, lo jangan ikutan mabok" kata Dewa saat melihat Andrea menelungkupkan wajahnya di meja.
"Gak mabok gue, gue hanya pusing." ujar Andrea, "Wa telponin Om Mark suruh kesini" lanjutnya.
Dewa pun langsung menelpon Om Mark menyuruhnya segera masuk ke dalam ruangan vip.
Tak lama pengawal pribadi Andrea pun datang dan langsung memapah Andrea dan Aryana untuk dibawa pulang.
Sementara Arjuna diantar Dewa dan Gio yang masih sadar meski mereka sama-sama minum banyak.
Sesampainya di rumah Mama Erika, Aryana langsung dibawa ke kamar tamu sedangkan Andrea memilih tidur di ruang tv.
Tini yang tidak sengaja mendengar pembicaraan bodyguard pun akhirnya dia menyelinap masuk ke rumah Mama Erika. Karena kamar pekerja ada di halaman belakang terpisah dari rumah Mama Erika.
Terlihat Andrea yang terlelap di sofa ruang tv, dengan perlahan Tini mendekat.
"Mas Andrea ganteng banget, Tini jadi ingin ngerasain dicium Mas Andrea" gumam Tini
Tini mulai mendekatkan wajahnya pada wajah Andrea, namun saat tinggal sejengkal lagi terdengar ada orang yang memanggilnya.
"Tini apa yang kamu lakukan dengan suamiku" seru Mitha yang melihat dari atas tangga
"Eh ti ti tidak non" jawab Tini gugup
Andrea yang baru terlelap pun bangun kembali mendengar suara berisik.
"Kamu sengaja yang tidur di sini biar diapa-apain sama Tini" tuduh Mitha pada Andrea.
"Dan kamu Tini, kenapa jam segini masih disini? bukannya pekerja hanya sampai jam sembilan di rumah mama. Lihat sekarang sudah jam satu pagi." omel Mitha
"Apa kalian janjian untuk melakukan hal yang tidak-tidak? apa karena aku hamil kamu malah main-main sama Tini" lagi-lagi Mitha menuduh tanpa mau mendengar penjelasan dulu
Andrea yang pusing mendengar cerocosan Mitha pun akhirnya memanggil Om Mark kembali.
"Om Markkkk" teriak Andrea menggelegar membuat Mama Erika yang sedang tidur jadi terbangun.
"Ada apa De, dini hari bikin keributan" tanya Mama Erika yang sudah berdiri disamping Mitha
"Pecat Tini Mah, dia menyelinap masuk ke rumah ini" seru Andrea
"Tini apa yang kamu lakukan disini" tanya Mama Erika
"A anu Nyonya" jawab Tini gugup
"Mulai besok kamu tidak usah bekerja lagi di sini"
...*****...
__ADS_1
...Happy reading...
...Jangan lupa tinggalkan jejak ya! like comment vote rate dan masukin juga ke favorite....