
Weekend pun telah tiba, kini Andrea sudah diperbolehkan membawa kendaraan sendiri oleh mama Erika atas persetujuan dokter dan rencananya hari sabtu ini Mitha akan menginap di rumah kakek neneknya.
"Yang, aku ikut nginep ya di rumah kakek" ucap Andrea yang melihat Mitha sedang berkemas.
Mitha menghela nafas dalam, dia juga bingung harus bagaimana, di satu sisi dia tidak keberatan jika Andrea menginap di rumah kakeknya toh mereka sudah suami istri tapi di sisi lain bagaimana nanti dengan omongan tetangganya yang tidak tahu tentang pernikahannya.
"Kamu kan bisa main sampai malam di rumah kakek, nanti besoknya kamu datang lagi sekalian jemput aku," sahut Mitha
"Nanti aku tidur gak bisa peluk kamu yang" ucap Andrea melas yang tidak ingin kehilangan guling bernyawanya saat dia tidur.
"Cuma semalam sayangnya akoh" sahut Mitha gemas
"Ya udah sini yang, kamu harus nabung buat ganti besok ga bisa aku peluk," ucap Andrea sambil merentangkan tangannya. Entahlah semakin dia sering bersama Mitha, semakin enggan dia berpisah jauh.
Mitha yang sudah selesai berkemas untuk besok ke rumah kakeknya langsung menghambur kedalam pelukan Andrea membuat senyum mengembang dibibirnya.
"Istri yang baik" sahut Andrea sambil mengelus punggung Mitha.
Dan mereka pun terlelap dalam damai dengan saling berpelukan.
*****
"Tha ngmall yuk! udah lama kita gak main bareng nih," sahut Juliea saat jam istirahat
"Sorry cantik gw gak bisa soalnya mau pulang ke rumah kakek" sahut Mitha keceplosan.
"Emang selama ini lo tinggal dimana? jangan bilang serumah sama Andrea!" sahut Juliea dengan memicingkan matanya untuk memastikan kebenaran praduganya.
"Ya nggaklah! maksud gw tuh mau langsung pulang, soalnya Andrea dan Aryana pengen makan nasi liwet di belakang rumah gw" sahut Mitha, "sorry bang Ar gw pinjem nama lo dulu hehehe" monolog hati Mitha.
"Gw ikutan dong Tha! kayaknya seru makan nasi liwet di kebun belakang rumah lo" sahut Juliea
"Gw ikutan juga ya!" sahut Yenita
"Gw juga ikutan!" sahut Shiren
"Apaan sih kho pada ikutan?" tanya Akas yang baru datang dengan tentengan makanan karena cewek-cewek pada mager gak mau ke kantin.
"Itu bee, Mitha mau bikin acara liwetan sama Andrea dan temannya jadi kita juga mau pada ikutan" Juliea menjelaskan pada Akas.
__ADS_1
"Wah asyik tuh Tha, kita juga gabung ya!" sahut Akas
"Ah iya boleh boleh, sok aja kalo pada mau maen ke rumah tapi gak boleh ada yang komen karena rumahku ga sebagus dan sebesar punya kalian." sahut Mitha
"Duh gimana ini mana nenek sama kakek belum tahu lagi,"(batin Mitha)
Mitha pun langsung mengirim pesan pada kakeknya dan Andrea kalau teman-temannya mau pada main ke rumahnya.
Sepulang sekolah, benar saja banyak teman sekelas Mitha yang pada main ke rumah Mitha terutama yang cowok-cowok. Sedang yang ceweknya hanya sahabat Mitha ditambah Maya sama Ayu yang baru resmi jadi ceweknya Joe.
"Yang mereka beneran mau pada ikut ke rumah kakek?" tanya Andrea sambil menunjuk dengan dagunya saat berada di depan gerbang sekolah Mitha.
"Hehehehe iya, mereka pengen makan nasi liwet sama bakar ikan," ucap Mitha sambil cengengesan.
"Ya udah aku ajak anak-anak juga biar sekalian rame," sahut Andrea sambil mengetikkan sesuatu di benda pipih canggih miliknya.
"Ya udah yuk nanti keburu sore lagi!" ajak Mitha sambil naik di boncengan motor matic Andrea.
Mereka pun konvoi menuju rumah Mitha baik itu yang bawa mobil maupun motor.
"Assalamu'alaikum" ucap Mitha dan teman-temannya barengan
"Ayo guys!" ajak Mitha dan teman-teman cewek pada masuk kedalam sedang yang cowok kebanyakan di luar sambil menikmati rindangnya pepohonan di halaman rumah Mitha.
Setelah menikmati minuman dan cemilan, mereka pun berpindah ke kebun belakang yang mana nasi liwetnya sudah siap tinggal membakar ikannya saja yang baru ditangkap oleh kakek Jo.
"Wah kebetulan sekali kita datang pas udah pada mateng" sahut Dewa yang baru datang bersama Aryana, Arjuna dan Resha
"Ayo Wa kita duduk melingkar" ajak Mitha yang sedang menyiapkan makanan diatas tikar.
"Aku gak mau makan beb, ikh tempatnya kayak gitu banget." sahut Resha sambil bergidik karena mereka akan makan diatas tikar ditepi kolam ikan.
"Siapa juga yang ngajakin elu Sha" sahut Mitha jengah apalagi kalo ingat Resha udah dua kali bikin dia celaka.
"Gue penasaran aja rumah miss quen kayak gimana" sahut Resha
"Lo salah kalo pengen tahu rumah gue datang kesini, karena gue gak punya rumah," seru Mitha kesal.
"Kenapa yang?" tanya Andrea yang baru datang karena tadi dia berbicara bertiga dengan Dewa dan Aryana mengenai counter hp miliknya.
__ADS_1
"Akh enggak yang, ini Resha pengen tahu dimana rumah aku." sahut Mitha sambil bergelayut manja di tangan Andrea, " Kamu kan bilang mau bikinin rumah buat aku dan anak-anak kita," sambungnya sambil mengedip-ngedipkan matanya agar Andrea konek dengan sandiwaranya.
"Akh tentu saja yang, apapun aku kasih buat kamu asal jangan lupa bayarannya," sahut Andrea sambil menaik turunkan alisnya.
Cup
Sekilas Mitha mencium pipi Andrea hingga membuat senyum Andrea langsung mengembang, "kepalang nanggung sandiwara depan parasit kaya Resha" pikir Mitha
"Istriku makin pinter aja bahagiain suami" sahut Andrea tanpa sadar sambil mengusak rambut Mitha
Resha yang melihat itu mukanya langsung merah padam, dia kesal sekesal-kesalnya sedang Arjuna yang menyadari itu langsung membawa Resha pergi.
"Yang tadi itu baru dp ya, kamu lunasinnya ntar kalo udah di rumah," bisik Andrea
"Kamu tuh itung-itungan banget," sahut Mitha dengan cemberut
Cup
Andrea yang gemas lihat pipi Mitha yang mengembung langsung menciumnya.
"Itu cicilannya yang, hehehehe," sahut Andrea cengengesan senang.
"Ck! mesra-mesraan terooos" sahut Doni yang baru datang membawa ikan untuk disimpan diatas tikar.
"Iya lo Ndre bukannya bantuin bakar ikan malah nempelin Mitha terus" sungut Anton
"Gue kan udah bantuin bawa tikar dari dalam rumah," sahut Andrea
"Udah akh jangan ribut! gue mau ke dapur dulu lihat cewek-cewek masak," sahut Mitha yang kemudian pergi ke dapur yang mana Juliea, Shiren, Yenita, dan Maya sedang uji kebolehan dalam hal masak memasak sedang Ayu daritadi nempel terus dengan Joe.
Setelah semuanya siap mereka pun duduk melingkar diatas tikar sambil menikmati nasi liwet, ikan bakar, tahu tempe, oseng kangkung, sambel plus lalapan jangan lupakan kerupuknya.
Makanan sederhana kalau kita menikmatinya bersama teman dan orang-orang terkasih rasanya pun akan terasa nikmat dan melekat di hati.
Salam kangen untuk semua sahabat author, terima kasih kalian telah mewarnai hari-hari author.
...*****...
...Happy reading...
__ADS_1
...Ditunggu like comment rate gift dan favoritenya ya!...