Obsesi Cinta Pertama

Obsesi Cinta Pertama
48. Mantan gebetan


__ADS_3

Rumah kakek Jo sudah tak seramai tadi lagi karena sebagian besar teman-teman Mitha sudah pulang ke rumahnya. Kini tinggalah Juliea yang akan menginap dan juga Akas, Andrea, Aryana, dan Dewa yang masih asyik ngobrol di teras.


"Ndre, kamu punya counter hp?" tanya Akas yang sedari tadi memperhatikan Andrea dan temannya sibuk dengan laporan keuangan.


"Gue kerja di AP celluler" jawab Andrea yang masih fokus dengan laptop di tangannya.


"Aku juga langganan disitu, nanti kalo butuh hp lagi ku kontek kamu aja," sahut Akas


"Sipp! tar gue kasih diskon" sahut Andrea


"Siapa yang mau mandi duluan nih cowok-cowok?" tanya Mitha yang datang sambil membawa teh hangat dan beberapa cemilan.


"Aku aja duluan, mereka masih sibuk Tha." sahut Akas yang kemudian bergegas masuk.


"Masih belum kelar?" tanya Mitha


"Belum yang dikit lagi," sahut Andrea, "yang pijitin dong! pegal nih," sambungnya sambil menepuk-nepuk pundaknya.


Mitha yang mau duduk pun tidak jadi, dia langsung menghampiri Andrea dan memijat pundaknya sedang Aryana dan Dewa hanya memutar bola matanya malas. Lagi-lagi mereka melihat kemanjaan Andrea yang membuat jiwa jones mereka meronta.


"Mithaaaa" teriak teman sepermainan Mitha yang beda sekolah dengannya.


"Mira, Nesa apa kabar kalian" seru Mitha sambil menghampiri temannya lalu cipika cipiki.


"Alhamdulillah baik, kemana aja lo Tha? kata nenek sekarang ngekos ya?" tanya Mira


"Iya Ra biar gak kesiangan berangkatnya, sekarang kan suka ada pelajaran tambahan jadi pulangnya juga sorean," sahut Mitha


"Eh ada Andrea juga" seru Mira dengan mata berbinar saat menyadari ada Andrea disitu, langsung saja Mira duduk disamping Andrea. sedang Mitha berbincang dengan Nesa


"Ndre kemana aja lo? gue chat ga pernah dibales," sahut Mira


"Eh lo Ra, sorry gue sibuk kerja jadi ga sempet bales chat lo." sahut Andrea, "duh gawat kalo nanti Mitha cemburu, dia kan tahunya gue jadian ama Mira, tapi ga pa pa gue pengen tahu cemburunya dia, hehehe" monolog Andrea dalam hati.


"Ndre kita main ke pasar malam yuk! dekat lapangan sini lagi ada pasar malam," sahut Mira


"Kapan?" tanya Andrea


"Ntar malem lah kan sekarang malam minggu" sahut Mira sambil memegang tangan Andrea


Sedang Mitha yang tidak ingin mendengar pembicaraan Mira dan Andrea memutuskan masuk ke dalam sambil mengajak Nesa untuk bertemu Juliea.


"Kayaknya gue ga bisa Ra, kerjaan gue belum kelar nih," sahut Andrea yang menyadari kepergian Mitha.


"Akh pokoknya harus bisa, gue kangen pengen jalan bareng sama lo," sahut Mira maksa sambil menggoyang-goyangkan tangan Andrea

__ADS_1


"Lepas Ra gue lagi ngetik" sahut Andrea ketus dan Mira hanya cemberut


"Wa lihat, bentar lagi si raja bucin uring-uringan," bisik Aryana pada Dewa


"Kenapa emang?"bisik Dewa balik pada Aryana.


"Lo ga lihat Mitha masuk kedalam, dia pasti sebenarnya lagi kesel sama Andrea," sahut Aryana


"Napa kalian bisik-bisik?" tanya Andrea yang melihat dengan sudut matanya kedua sahabatnya sedang bisik-bisik.


"Nggak pa pa Ndre. Kalo lo mau jalan sama Mira jalan aja, biar Mitha nanti sama gue." ucap Aryana.


Seketika Andrea menghentikan tangannya yang sedang menari-nari diatas keyboard.


"Lo mau gue kirim ke hospital?" seru Andrea kesal dan Aryana hanya cengengesan.


"Ga papa kali Ndre, kita jalan bareng biar double date gitu. lo sama gue dan Ar sama Mitha terus lo Wa sama Nesa, kan cowoknya Nesa ga pulang." sahut Mira panjang lebar.


"Ayo Ra kita pulang" ajak Nesa yang keluar dari dalam rumah bareng Mitha dan Juliea.


"Oh ya udah sampai ketemu ntar malem ya! dah Ndre" sahut Mira sebelum pulang.


*****


Selepas sholat isya Mitha dan Juliea bersiap untuk pergi ke pasar malam bareng Nesa.


"Kita mau maen ke pasar malem ya lea" sahut Mitha


"Kenapa aku gak diajak"


"Ngapain ngajak kamu, kan kamu mau maen sama Mira" ketus Mitha


"Gak ada, pokoknya kamu harus tunggu aku ganti baju dulu"


Sementara Andrea dan Mitha saling adu mulut, Akas dengan iseng merekam di handponenya


"Ngapain bee, iseng banget" ucap Juliea yang duduk disamping Akas


"Sutt...jangan berisik tadi Aryana minta direkamin kalo Andrea sama Mitha tengkar" ucap Akas pelan


"Kho dia bisa tahu kalo mereka mau tengkar?" tanya Juliea heran


"Tadi yang namanya Mira itu mantan gebetan Andrea"


"Oh pantesan tadi orangnya kegenitan sama Andrea, loh itu Mitha dibawa masuk kamar lagi. intip yuk bee!" ajak Juliea yang penasaran

__ADS_1


"Gak mau akh, mending kita juga..."


Cup


Tanpa melanjutkan ucapannya Akas langsung menyambar bibir merah Juliea yang ada di depannya.


Ekhm ekhm


Terdengar ada orang yang berdehem dan ternyata Nesa sama Mira sudah datang untuk berangkat ke pasar malam bareng. Seketika wajah Juliea langsung memerah karena malu ketahuan oleh Nesa dan Mira


"Udah pada datang, ayo kita berangkat!" ucap Mitha yang baru keluar rumah dengan diikuti Andrea di belakangnya.


"Ayo Ndre!" ucap Mira yang akan menggandeng tangan Andrea


"Apaan sih Ra, orang gue mau jalan sama cewek gue" sahut Andrea yang menghindar dari Mira dan langsung merangkul Mitha.


"Emang kalian pacaran?" tanya Mira heran


"Iyalah, jadi lo jangan deket-deket sama gue" sahut Andrea


"Kho lo gitu sih Ndre, gue nembak lo kan belum lo kasih jawaban" sahut Mira


"Sorry Ra gue udah punya Mitha, dan ga minat buat cari yang lain" sahut Andrea


"Nyebelin lo Ndre" seru Mira sambil menghentakan kakinya lalu pergi duluan dan kemudian dikejar Nesa karena saat Mitha akan mengejarnya, Andrea menahannya.


"Yang kamu mah, lihat tuh miranya marah. Kan akunya jadi gak enak" keluh Mitha


"Tau akh pusing, ditegasin kamunya gak enak. gak ditegasin kamunya yang uring-uringan," sahut Andrea prustasi


Sedang Akas dan Juliea yang melihat drama live hanya cekikikan membenarkan apa yang dikatakan Aryana.


"Udah yuk berangkat nantinya keburu malam," ajak Akas


Setelah berpamitan pada kakek dan nenek Mitha, mereka pun berangkat dengan berjalan kaki karena tempatnya tidak jauh dari rumah Mitha.


"Gandengan terus udah kayak tronton aja" sahut Mira yang entah datang dari mana menerobos di tengah-tengah Mitha dan Andrea hingga tangan yang berpeganganpun terlepas.


"Ra gue minta maaf ya!" ucap Mitha tulus


"it's ok, perasaan emang gak bisa dipaksakan kan" sahut Mira


"Makasih ya Ra"


...*****...

__ADS_1


...Ditunggu ya like comment vote gift rate dan favoritenya!...


__ADS_2