PEMULUNG SUKSES

PEMULUNG SUKSES
Menyembuhkan(1)


__ADS_3

Selama lima menit Zen terlihat serius raut wajahnya, beberapa coretannya sering direvisi, hingga..


“..tolong segera sediakan bahan-bahan herbal ini secepatnya, dan sebagai tambahan khusus buat teknik akupuntur, saya membutuhkan jarum titanium!” ucap Zen sambil menyodorkan kertas berisi bahan-bahan herbal yang dibutuhkan.


Ada gingseng berumur 1000 tahun, ada empedu ular salju yang hanya hidup dipegunungan tibet, dan bahan-bahan lain yang terlihat sangat langka bagi dunia herbal negeri panda.


“..baik dokter Zen, saya akan mengerahkan semua kekuatan bisnis yang saya miliki, untuk mendapatkan bahan-bahan yang dokter Zen sampaikan ini!” tuan Liu langsung menerima secarik kertas berisi tulisan tangan Zen yang bisa dibaca dengan mudah oleh orang awam.


“..terkait jarum tianium, saya bisa mendapatkannya dari afrika selatan dalam kurun waktu dua hari kedepan, apakah masih bisa?!” tanya tuan Liu


“..masih ada waktu 7 hari kedepan sebelum anak ini sudah tidak bisa lagi ditolong!” ujar Zen sambil melihat kearah tubuh mungil yang tergolek lemas diatas tempat tidur dengan terpasang alat bantu medis disekujur tubuhnya.


“..tu-tujuh hari?!” tuan Liu terdengar gemetar bersuara.


“..bb-baiklah dokter Zen, saya akan berusaha secepatnya!” Tuan Liu langsung mulai berkomunikasi memanggil orang-orangnya dengan menggunakan alat komunikasinya.


“..maaf dokter Zen, kenapa harus jarum titanium?!” tanya direktur rumah sakit mewakili pertanyaan dokter yang lain.


“..racun serbuk teratai bunga Yin, tidak bisa mempergunakan jarum perak, atau bahkan jarum emas, sifatnya yang sangat korosif, dapat dengan mudah melelehkan material kedua jarum yang aku sebutkan tadi!”


“..oooh” semua dokter kembali mencatat penjelasan dokter Zen.


“..lalu apa yang akan kita lakukan sambil menunggu?!” tanya Clara


“..tidak ada! Karena racun bunga teratai Yin, akan terus bekerja hingga anak ini akan menginjak 13 tahun, lebih tepatnya 7 hari kedepan, setelah itu, jika tidak ada pertolongan, nyawanya akan segera meninggalkan tubuhnya!” ujar Zen sambil menatap kasihan pada pasien.


“..aku yakin, tuan Liu dengan koneksi bisnisnya, bisa segera mendapatkan semua bahan yang telah aku tulis tadi!”Zen menambahkan.


Tidak ada lagi pertanyaan dari kelompok dokter yang mengikutinya membuat Zen izin untuk kembali ke hotel tempatnya menginap.


Tuan liu yang mengetahui jika Zen menginap dihotel internasional H dekat dengan rumah sakit, langsung mengirimkan karyawannya untuk menghandle tagihan hotel yang Zen tempati, tidak hanya itu, mobil mewah Rolls-Royce Boat Tail juga dipersiapkan untuk melayani Zen salam berada di negeri panda.


Clara yang melihat bagaimana orang-orang memperlakukan Zen menjadi sangat kagum.


“..Tuan Muda!” Zen dan Clara hendak masuk kedalam hotel, tiba-tiba ada suara memanggilnya.


“..Toni!” Zen menyapa dalam bahasa negeri gingseng yang sedikit diketahui Clara dengan hobinya nge-drakor.


“..sudah selesai acaramu?!” tanya Zen yang melihat kearah toni dan 6 orang kultivator yang sudah menjadi bagian dari pasukan elit gangster harimau emas.


“..bawahan menghadap tuan muda!” ucap kompak keenamnya ketika melihat Zen.


Meski diluar negara gingseng, keenamnya sangat menaruh hormat dan tunduk pada Zen yang sudah memberikan kekuatan baru bagi mereka.


“..sudah-sudah, bangunlah kalian berenam!”


“..toni?!” kembali Zen bertanya.


“..sudah tuan muda, dan seperti yang tuan muda sampaikan lewat chat, kita mendapatkan hasil panen yang sangat banyak, bahkan seluruh dunia sudah mengakui keberadaan kita dan tunduk dengan pengaturan yang tuan muda sampaikan!”


Clara yang tahu sedikit kosakata mereka langsung menutup mulutnya.


“..ss-seluruh dunia?! Apa ini maksudnya?! Batin Clara yang masih mencoba bersikap tenang tidak terpengaruh.


“..baguslah, terus ini ada acara apa datang kemari?!” tanya Zen kembali.


“..maaf tuan muda, bawahan memotong!” salah satu dari keenam kultivator elit harimau emas maju kedepan.


“..ada apa hiro?!” tanya Zen ketika kultivator dari negeri matahari terbit maju bersuara.


“..dikawasan down town ada pelelangan batu giok tuan muda, sekiranya mungkin tuan muda tertarik untuk melihat, kami bisa mengawal tuan muda dan nona!” ucapnya sambil menundukkan kepala menghormati Zen.


“..pelelangan giok?!” gumam Zen.


“..keliatannya menarik, baiklah, ayo kita kesana!”


“..ikuut!!” Clara buru-buru berbicara.


Rombongan Zen dan toni langsung masuk kembali kedalam mobil masing-masing, dengan berjalan beriringan mereka menuju lokasi down town.


Lokasi down town adalah lokasi yang dulunya merupakan basis latihan militer pemerintah negeri panda, karena sudah menjadi kekuasaan salah satu gengster terbesar dan terkenal kejam terhadap musuh-musuhnya, maka wilayah itu dirubah menjadi area bisnis underground yang menjual barang-barang ilegal yang dibiarkan saja oleh pemerintah negeri panda.


{Vroommmbb}


Mobil Rolls-Royce Boat Tail yang dinaiki Zen dan Clara terlihat membelah keramaian memasuki area parkir utama wilayah downtown.


{dappp}


Pintu mobil ditutup kembali saat Zen dan Clara sudah keluar oleh sang sopir suruhan tuan Liu.


“..disana tuan muda, disana lokasi diadakannya pelelangan!” ujar Hiro memberikan pengarahan.


“..tunggu dulu, aku ingin berjalan-jalan dulu, kalian siapkan saja ruangannya buat kita nanti!” ujar Zen yang terlihat ingin berkeliling.


“..apa perlu kami kawal tuan muda?!” tanya Toni.

__ADS_1


“..kalian lupa siapa saya?!” jawab Zen tegas menolak.


Tidak ada yang berani setelah Zen berbicara, mereka langsung balik kanan untuk mempersiapkan ruangan VVIP bagi Zen dan rombongan.


“..kita mau kemana memangnya sayang?!” tanya Clara yang masih tidak melepaskan lengan Zen.


“..kita lihat-lihat saja dulu! Siapa tahu ada yang menarik kan!” ujar Zen menjawab.


Zen dan Clara berjalan dengan santai melihat kesana kemari dalam kurun waktu puluhan langkah.


Penyusuran Zen berhenti ketika dirinya mendapati sebuah toko yang sangat sepi namun banyak berjejer batu giok kasar masih dalam bongkahan besar.


Yang membuat Zen berhenti adalah mata super paranormalnya yang memperlihatkan sesuatu yang sungguh diluar nurul.


“..kita kesana!” ujar Zen sambil mengarahkan Clara untuk ikut dengannya.


“..mari tuan muda, silahkan dipilih, semua batu kasar ini murah-murah!” ujar pemilik toko yang terlihat sudah tua dan lelah.


Beberapa tatapan mencibir terlihat memandangi Zen yang ingin berbelanja di toko yang sudah banyak orang menghindari untuk beli.


Karena beberapa kali batu kasar milik pemilik toko membuat rugi banyak orang.


“..kasihan anak muda itu, kena prank lagi sama pemilik toko!”


“..iya, biarkan sajalah, mungkin orang tuanya kaya raya, uang bukan masalah buatnya!”


“..yap benar sekali kawan!”


Banyaknya gunjingan membicarakan Zen ketika sudah mulai bertransaksi dengan pemilik toko.


Zen memborong 5 batu kasar yang ditunjukkan oleh kemampuan mata super paranormalnya dengan harga 1000 yuan keseluruhannya.


Harga yang sangat rendah, bahkan sangat rendah jika dibandingkan dengan isi didalam batu kasar tersebut.


“..apakah tuan ingin langsung membuka batu yang tuan muda beli?! Saya bisa membantu dengan harga diskon jika mau!” ucap pemilik toko yang memang memiliki jasa pemotongan batu kasar.


“..baiklah, tolong ikuti arahan yang saya mau, bisa?!” ujar Zen berbicara dengan bahasa lokal.


“..tentu tuan muda, yang tua ini akan ikut arahan tuan muda, jadi tolong tunjukkan!” jawabnya dengan sopan.


“..baiklah, silahkan mulai dengan batu yang pertama itu, potong dari arah sini hingga kesini!” ujar Zen sambil menunjukkan arah pemotongan.


{sriingggg}


Suara mata gergaji potong mulai bergerak membelah batu kasar sesuai arah dan kedalaman yang diinginkan oleh Zen.


Batu kasar itu mulai terbelah.


“..ii-inii!! Giok Zamrud es!” teriak pemilik toko yang tidak percaya dengan begitu keras suaranya.


“..apa?? giok Zamrud Es!” semua pengunjung membeo ketika mendengar giok langka yang sudah tidak pernah muncul setelah ratusan tahun lamamya.


Semua orang langsung mengerubungi Zen dan Clara.


“..anak muda aku menawar 1 milyar yuan! Berikan batu giok itu padaku!”


“..enak saja, aku berani 3 milyar yuan! Kasih batu giok itu padaku anakmuda!”


Mulai terdengar perdebatan antara pengunjung yang memang berasal dari para kolektor perhiasan di negeri panda.


“..aku berani 10 milyar yuan! Berikan giok itu padaku!”


“..anak muda, aku sangat membutuhkan giok Zamrud es untuk mengobati penyakit langka anakku, tolong berikan padaku, aku berani membayar 20 milyar yuan, sini nomor rekeningmu aku langsung transferkan!”


Clara yang mendengar saut-sautan orang menawar dengan harga yang gila-gilaan atas penemuan Zen, membuatnya tidak bisa bernafas sesaat.


“..kalo boleh tahu apakah gejala penyakit anak tuan ini panas setiap malam hari, hingga 40 derajat lebih, kemudian ruangan didalam kamar dijaga dengan suhu dibawah minus 8 derajat cecius selama 24 jam?!” tanya Zen pada sosok paruh baya yang jika ditebak berusia lebih dari 70 tahun.


“..bb-benar sekali anak muda! Bagaimana kamu mengetahuinya?!” tanya sosok paruh baya yang terlihat sangat terkejut.


“..calon suamiku ini dokter tuan, jadi dia tahu penyakit langka anak tuan!” ujar Clara menjawab.


Pria paruh baya yang mendengar penjelasan clara langsung menganggukkan kepalanya.


“..apakah dokter bisa menyembuhkan anak saya juga?! Saya akan membayar 2x lipat, eh tidak 10x lipat dari harga 20 milyar yuan jika berhasil” ujar pria paruh baya dengan semangat menggebu.


Kasak kusuk pengunjung mulai terdengar, semua membicarakan pemuda yang beruntung gioknya dibeli dengan harga sangat wah 20 milyar yuan, tidak hanya itu, pemuda yang ternyata adalah dokter itu, kini ditawari harga pengobatan yang sangat fantastis, 200 milyar yuan jika berhasil menyembuhkan penyakit langka anaknya.


“..baiklah karena tuan sangat membutuh batu giok ini, maka saya menjualnya pada tuan?!”


“..namaku Hong!”


“..baiklah tuan Hong, giok Zamrud Es ini milik tuan, silahkan!” ucap Zen sambil menyerahkan giok Zamrud es yang terlihat sebesar bola bekel besarnya.


{criinggg}

__ADS_1


Suara hape Zen ketika transaksi perbankan sudah sukses terkirimkan.


Clara hanya menggeleng gelengkan kepalanya ketika mendapati suara hape Zen berbunyi saat uang 20 milyar yuan masuk, setara dengan 40 trilyun rupiah lebih.


“..apakah kita akan lanjut kembali tuan muda?!” tanya pemilik toko yang terlihat berkeringat dingin.


Pemilik toko tidak menyangka dihalaman tokonya terdapat harta karun yang bahkan dirinya tidak pernah menolehnya sama sekali.


{sriiingggg}


Suara gergaji potong mulai kembali bekerja, beberapa orang terlihat saling berebut untuk melihat hasil pemotongannya.


Namun sudah beberapa kali Zen mengarahkan, tetap saja batu kasar itu tidak memperlihatkan harta terpendam didalamnya.


“..keliatannya anak itu sudah hilang keberuntungannya, sudahlah ayo kita pergi”


“..yap benar, yuklaah!”


Beberapa pengunjung telah meninggalkan kerumunan, namun masih ada juga yang bertahan termasuk tuan Hong.


{blarrr}


Batu kedua bagian terakhir terbelah.


{wusssshhh}


Sinar terang keluar dari pecahan batu kasar hingga membuat toko tempat berkerumun seperti diterangi lampu berkekuatan 1000 lux terangnya.


“..giok matahari!”


“..apa giok matahari!”


Kembali orang – orang berbondong bondong untuk melihat peristiwa langka yang mungkin hanya akan keluar 1000 tahun lamanya.


Batugiok berukuran sebesar biji kelereng itu diangkat Zen dengan tangannya layaknya mencubit.


“..anak muda, jual kembali padaku!” tuan Hong langsung bersuara.


Tidak mungkin tuan hong melewatkan momen langka didepannya.


“..100 milyar, tidak 200 milyar aku akan membayarnya langsung sekarang!”


“..apa? 200 milyar yuan!?” Clara rasanya ingin pingsan mendengar harga yang ditawarkan.


“..maaf tuan Hong, batu giok matahari ini tidak bisa saya jual, karena saya juga membutuhkannya!”


Giok matahari adalah sumberdaya kultivator yang akan membuatnya memiliki elemen cahaya, jadi Zen tidak ingin menjualnya, karena dirinya juga membutuhkannya.


“.aah seperti itu ternyata!” tuan Hong langsung bereaksi kecewa saat Zen bilang tidak menjualnya.


Clara menjadi semakin berpikir keras, kenapa Zen tidak menjual batu giok yang memberikan sinar terang, namun pertanyaannya disimpan untuk nanti.


Setelah Zen memasukkan batu giok matahari kedalam kotak yang entah kapan sudah ada didalam genggamannya, aktivitas pemotongan batu kasar kembali dilanjutkan.


Tiga batu yang tersisa menghasilkan giok rembulan, giok phoenix, dan Giok surgawi.


Giok phoenix untuk diberikan kepada Clara dan pasangannya nanti, karena ukuranya cukup untuk dijadikan liontin sebanyak 10 buah.


Manfaat giok phoenix adalah sebagai pelindung diri, sehingga siapapun yang memakainya akan selalu dilindungi oleh kekuatan supernatural yang tidak terlihat.


Giok rembulan dan Giok surgawi kembali dibeli oleh tuan Hong dengan harga total 400 milyar yuan.


Dengan ukuran kedua batu giok tersebut, tuan Hong bisa mendapatkan keuntungan lebih dari 2x lipat kedepannya.


Zen dan tuan Hong sudah saling bertukar nomor terkait rencana pengobatan anak dari tuan hong.


Setelah selesai berdiskusi Zen pamit undur diri karena bawahannya sudah mendatanginya.


“..anak muda yang luar biasa?! Pasti semua ini tidak kebetulan!” gumam pelan tuan Hong.


“..tuan..!” sapa tangan kanan tuan Hong ketika mendapati tuannya terlihat melamun, memandangi punggung Zen yang terlihat sudah mulai menjauh.


“..kalian cari tahu identitasnya, dan pastikan dia menjadi tamu kehormatan kita selama dinegara ini!”


“..siapkan pelayanan terbaik kita!” kembali tuan Hong berbicara memerintahkan tangan kanannya untuk segera bergerak.


“..maaf tuan, pemuda itu menginap dihotel milik kita tuan, di presiden suite room!” jawab tangan kanan tuan hong sambil memberikan data Zen yang tercatat menginap di hotel internasional H.


“..bagus! pastikan jangan sampai pelayanan kita mengecewakan! Pemuda itu satu-satunya harapan anakku bisa sembuh!” ungkap tuan Hong penuh percaya diri.


“..bukannya pemuda itu sudah mempunyai calon istri tuan besar?!” tangan kanan tuan Hong ini bukannya tidak mengerti arah pembicaraan tuan besarnya yang akan mengaktifkan janjinya, jika ada yang berhasil menyembuhkan putrinya, jika itu laki-laki, maka akan diangkat sebagai menantunya, jika itu perempuan, maka akan diangkat sebagai sodara putrinya.


“..dengan kemampuannya, punya sepuluh wanita juga tidak masalah!”


“..aah..seperti itu” kali ini tangan kanan tuan Hong langsung bernafas lega mendengar jawaban pasti dari tuan besarnya.

__ADS_1


Rombongan tuan Hong juga mulai meninggalkan lokasi downtown, menyisakan pemilik toko yang terlihat mirip orang stress.


Pemilik toko terlihat mengutuki kebodohannya, batu yang terjual dengan harga 1000 yuan saja, ternyata memiliki harta karun yang bernilai ratusan milyar yuan mahalnya.


__ADS_2