PEMULUNG SUKSES

PEMULUNG SUKSES
Kawan lama


__ADS_3

Kenji dan Yuki langsung diterima dengan penuh kesopanan oleh keluarga Tuan Dong.


Tentunya tuan Dong juga sangat ingin menjalin kerjasama dengan Kenji yang memiliki kemampuan diatas rata-rata para ahli beladiri yang selama ini menjadi pengawal keluarganya.


Ratusan pengawal yang bekerja dengan tuan Dong langsung dipecat olehnya, karena kemampuan mereka ternyata tidak bisa menjamin keamanan keluarga mereka, tuan Dong sendiri menggunakan kekuatan Kenji untuk menekan jasa pengawalan yang selama ini telah makan gaji buta keluarganya.


Yuki sendiri tersenyum puas dengan koleganya yang sekarang, karena dengan fasilitas super wah yang didapatkan Kenji dan Yuki, mereka dengan bebas bisa mencari informasi dunia bisnis kota megapolitan.


“..brenggggsekk!!!” Yuki terlihat memaki-maki dengan penuh emosi.


{duarrrr}


Ledakan kembali terjadi, dan itu merupakan ledakan ke 21 dari hape milik Yuki yang masih berusaha untuk terus meretas data diri Zen.


Yuki dan Kenji yang mendiami bangunan rumah paling ujung belakang, meminta disiapkan bunker anti peledakan, dan permintaan mereka dikerjakan dalam waktu yang sangat singkat dengan mempergunakan kekuatan bisnis dari tuan Dong.


Sudah seminggu lebih Yuki mengutak-atik hapenya yang selalu gonta ganti, dan sudah 21 lebih hape yang dipergunakan oleh Yuki, dan selalu berujung meledak.


“..pertahanan sekuriti miliknya sangat kuat, bahkan system pemrogramanku yang biasanya bisa menembus keamanan sekelas Pentagon saja tidak mampu untuk melumpuhkan sistem pertahanan Sekuriti miliknya!” Yuki terlihat berbicara dengan dirinya sendiri.


Selama satu mingguan lebih itu pula Kenji mengikuti tuan Dong dan tuan muda Dong kemanapun mereka pergi, terlebih untuk menyelesaikan dealing kotor mereka dalam merebut kekuasaan dunia bawah di kota megapolitan.


Terhitung sudah 30 lebih bisnis usaha yang diambil paksa oleh keluarga Dong, dan semua korbannya selalu berujung dengan lenyap tak berbekas.


Kenji sendiri tidak ambil pusing karena dirinya akan terus berada disisi keluarga Dong hingga menemukan sosok yang telah melatarbelakangi kematian bos besarnya.


Sampai hari itu tiba dan dendam mereka telah terbalaskan, maka Kenji dan Yuki akan meninggalkan keluarga Dong.


Kenji sendiri telah membentuk satu kompi pasukan pengawalan yang beranggotakan 1.500an orang terpilih yang langsung dilatih olehnya.


Pasukan berani mati inilah yang saat ini menguasai dunia bawah tanah kota megapolitan.


Semuanya tersebar diberbagai ribuan bisnis dikota besar Konoha dengan bidang utamanya yaitu pengamanan.


Satu kompi pasukan yang kekuatannya bahkan melebihi fisik ratusan anggota tentara khusus negara Konoha.


Pernah suatu kali diadakan pertandingan, tepatnya tiga hari yang lalu, satu orang pasukan terpilih milik Kenji dapat dengan mudah membuat babak belur ratusan pasukan khusus tentara negara Konoha.


Jendral tertinggi tentara Konoha langsung menanggung malu setelahnya, karena saat pertandingan dirinya mempertaruhkan semua yang dia miliki, dengan keyakinan 1000% akan memenangkan pertandingan tersebut.


Malang betul nasib jendral itu, dirinya pulang hanya menggunakan celana pendek dan kaos dalam saja, begitu juga dengan seluruh prajurit elit khusus yang datang bersamanya, semuanya terkapar cidera patah tulang.


Tuan Dong sangat puas dengan kemampuan pasukan yang dilatih oleh Kenji, rata-rata kekuatan fisiknya setara dengan 10 gajah Afrika.


“..tuan Kenji, saya rasa kekuatan pasukan ini sudah bisa untuk menguasai suatu negara, bukan begitu?!” tanya tuan Dong yang terlihat sedang duduk santai sambil ngopi bersama Kenji dibelakang kediamannya.


“..kita jangan berpuas diri dulu, diluaran sana masih banyak kekuatan yang lebih tinggi dan hebat lagi dibandingkan dengan kekuatan pasukan kita sekarang!”


“..akupun mungkin tidak bisa mengalahkannya!”


“..pfffttt”


Tuan Dong langsung tersedak, menyemburkan air kopi yang sudah diminumnya.


“..bagaimana mungkin tuan Kenji?!” tanya tuan Dong penasaran.


“..bahkan jika kekuatan saya dan Yuki digabungkan, masih akan tetap sama hasilnya!” ujar Kenji yakin.


Melihat reaksi orang yang sudah memberikan dirinya banyak uang lewat akuisisi bisnis dengan cara jalan singkat itu begitu yakin, tuan Dong langsung gemetar memegang cangkir kopi yang hendak diminumnya.


“..apakah target yang tuan Kenji tentukan sudah ketemu?! Sebegitu sulitkah seorang Yuki yang ahli dalam hal Cyber mendapatkan data-datanya?!”


“..heummnn, orang ini bukan orang sembarangan, kekuatan yang dimiliki mungkin lebih dari kekuatan kami berdua, jadi jangan sampai tuan Dong dan anak buah melakukan hal-hal yang tidak tuan Dong ketahui! Apabila keadaan itu datang, setelah saya memperingati, maka sayapun tidak bisa bertindak!” Kenji memberikan penekanan pada kalimat terakhirnya.


Kenji yang merasa jikalau keluarga Dong sudah berada diatas angin saat ini, pasti akan merasa paling hebat dan paling kuat, hingga mereka lupa, jika ada kekuatan yang tidak bisa disinggungnya.


Presiden negara dan para jendral militer serta kepolisian, semuanya tidak ada yang berani untuk turut campur dengan semua urusan bisnis tuan Dong.


Dengan adanya Yuki yang ahli dibidang cyber dunia digital, serta kekuatan satu kompi pasukan berani mati milik keluarga Dong yang sudah teruji kekuatan dan kemampuannya, maka, hanya dengan satu jentikan jari tuan Dong, negara Konoha bisa langsung kacau balau.


Ancaman tuan Dong sendiri sudah pernah dilakukan, saat dirinya menghadap presiden negara Konoha, dengan santainya tuan Dong memerintahkan Yuki untuk menyabotase semua sistem operasi dari objek vital nasional, seperti bursa saham, radar bandara, radar pelabuhan, operasional PLTU.


Hanya dalam lima puluh detik saja, semua sistem tersebut diatas bisa diretas dan berakhir dengan kekacauan.


Presiden Konoha dan para pejabat yang hadir tidak menyangka, jika kekuatan dari keluarga Dong sangat mendominasi.


Sejak kejadian tuan Dong yang mampu menguasai seluruh sistem obyek vital nasional, presiden negara Konoha telah menandatangani pakta integritas, terkait komitmen negara tidak akan mencampuri semua kejadian yang berhubungan dengan keluarga Dong. Berlaku selamanya.


“..jadi apa yang mesti kita lakukan sekarang tuan Kenji?!” tanya tuan Dong.


“..tetap berjalan seperti rutinitas biasa, namun selalu hati-hati, jangan menilai orang dari luarnya saja, karena jangan sampai, kembali saya ingatkan! Jangan sampai kita secara tidak sengaja menyinggung kekuatan tak terlihat seperti yang saya katakan tadi diawal!”


“..bb-baik tuan Kenji, saya akan pastikan keluarga saya tidak akan mengulang kesalahan yang sama seperti kemarin-kemarin!” jawab tuan Dong yang terlihat sangat tertekan dengan aura penindasan yang Kenji keluarkan.

__ADS_1


“..baiklah, saya ada urusan, tuan Dong pastinya tahu cara menghubungi saya jika terjadi masalah yang sesuai dengan job desk pekerjaan saya dikeluarga ini!”


“..paham..paham tuan Kenji!” ekspresi tuan Dong seperti anak kecil yang dimarahi orang tuanya karena melakukan kesalahan.


Kenji sudah melangkah pergi, menghilang dari halaman belakang kediaman tuan Dong.


“..kekuatan seperti apa kiranya, bahkan kekuatannya bisa mengalahkan Kenji dan Yuki jika bekerja sama!” gumam pelan Tuan Dong sambil melanjutkan acara ngopinya.


***


Zen yang sedang mengutak-atik laptopnya tersenyum penuh arti, sudah seminggu lebih dirinya mendapati sebuah user yang dilacaknya dengan menggunakan program buatannya sendiri, berusaha sekuat tenaga untuk menjebol pertahanan cybernya.


Dahinya sedikit mengernyit ketika mendapati user tersebut ternyata bukan bekerja sendiri, melainkan ada satu partner lain yang bertugas sebagai pelaksana lapangan.


“..Yuki dan Kenji !”


“..sepertinya aku pernah melihat tatoo gambar dilengan kiri mereka, mirip siapa ya?!” Zen berbicara dengan dirinya sendiri.


“...aah..iyaa... trio jepang!” Zen langsung ingat ketika dirinya pernah melihat ketiga anak buahnya bertelanjang dada untuk melakukan penempaan fisik bersama dirinya, tatoo Yuki dan Kenji adalah tatoo yang sama dilengan kiri mereka bertiga.


Trio jepang yang Zen maksudkan adalah kawaguci, kanazawa, shimaguci.


Ketiga sudah menjadi anak buah Zen dan saat ingin bersama Toni menjaga bisnis dunia bawah di negeri K-pop sana.


{tuuuutt}


Panggilan jarak jauh lewat video call itupun terhubung melalui jaringan yang ada di laptop milik Zen.


{klik}


“..tuan muda!” sapa kawaguci ketika melihat Zen.


“..kawaguci, coba kamu lihat, gambar dua orang ini, apakah kamu mengenalnya?!” Zen kemudian mengirimkan photo Kenji dan Yuki keperangkat milik Kawaguci.


“...ii-inii...Kenji...dan..Yuki...!” Kawaguci antara senang dan kaget, melihat kawan lama mereka, bahkan keduanya sudah dianggap sebagai saudara dekatnya saat mereka bersama-sama berguru di puncak gunung Fujiyama.


Perguruan bela diri mereka hangus terbakar ketika itu, bahkan sensei mereka berhasil diracuni oleh sekelompok ninja berpakaian lengkap.


Hari yang tidak bakalan mereka lupakan, karena pada hari itu Trio jepang mesti berpisah dengan Kenji dan Yuki yang entah kemana perginya.


“..ooh, kamu mengenalnya?!”


“..benar tuan muda! Panjang ceritanya, hanya saja, kedua orang itu adalah saudara saya satu Budo (perguruan beladiri)!”


“..apakah boleh tuan muda?!”


“..tentu saja, karena keduanya sudah menargetkanku! Jadi aku rasa dirimu dan kedua saudaramu yang lain saja yang menyelesaikan permasalahan ini!”


“..apaaa!!!” Kawaguci langsung kaget ketika mendengar kedua saudaranya menargetkan Zen.


“..biar saya saja tuan muda yang menyelesaikannya! Izinkan kami bertiga untuk berangkat sekarang!”


kawaguci memberikan sikap hormat sambil berdiri, tubuhnya diposisikan 90 derajat penuh hormat meminta.


“...baiklah-baiklah, kasih tahu Toni jikalau kalian akan ke negaraku hari ini, dan untuk pekerjaan disana, upayakan jangan sampai ada yang bermasalah!” pesan Zen.


“..terima kasih tuan muda! Pasti,..pasti tuan muda!” kawaguci sangat berterima kasih pada tuan mudanya.


Panggilan jarak jauh itupun akhirnya selesai, kawaguci langsung menghubungi dua saudaranya yang lain, dirinya menceritakan tugas yang akan mereka bertiga emban.


Reaksi yang sama dari kedua sodaranya ketika mengetahui jikalau Kenji dan Yuki sedang menargetkan tuan muda mereka, tentunya mereka tidak akan tinggal diam, karena mereka yakin pasti ada yang salah dengan keduanya sampai menargetkan tuan muda mereka.


Ketiganya langsung menuju bandara untuk terbang dengan menggunakan pesawat charter yang dipinjamnya dari salah satu pengusaha terkenal di negeri Gingseng.


Para pengusaha yang ada dinegeri Gingseng ini sangat hormat dengan harimau Emas dan tujuh pilar utamanya, sepak terjangnya tidak bisa disentuh oleh pemerintah sekalipun.


Jika bukan karena kebijakan Zen yang sangat pro dengan dunia usaha, tujuh pilar utama Harimau emas pastilah akan menjadi penguasa mutlak dinegeri Gingseng.


Ketiga sodara angkat satu perguruan itu terlihat tidak sabar untuk segera bertemu dengan Kenji dan Yuki.


Perjalanan Jet pribadi yang membawa ketiganya telah bertolak dari bandara internasional negeri gingseng dengan kecepatan penuhnya.


Normal penerbangan selama 5 jam, namun ditempuh hanya dalam waktu 3 jam saja.


Para pilot dan pramugari yang bertugas sangat hati-hati dalam membawa ketiganya, mengingat identitas ketiganya bukanlah orang biasa, salah sedikit bersikap bisa langsung beda alam yang ada.


Setelah selesai dengan urusan bagasi dan imigrasi diterminal kedatangan, ketiganya langsung menuju lokasi dimana Kenji dan Yuki tinggal di Konoha.


Sopir taksi bandara yang membawa mereka bertiga terlihat berkeringat dingin, aura membunuh dari trio samurai merembes keluar tanpa disengaja, aura super padat itu membuat udara didalam mobil menjadi begitu panas dan kurang oksigen.


{dappp...dappp...dappp}


3 pintu taksi bandara terbuka dan kemudian tertutup kembali.

__ADS_1


Sopir taksi bandara yang mengantarkan mereka terlihat sangat lega saat mereka bertiga turun, bahkan untuk mempercepat transaksi, si sopir menerima uang pemberian ketiganya tanpa menghitung kurang atau lebihnya.


“..apakah benar disini kakak?!” tanya shimaguci


“..sesuai alamat yang dikirimkan oleh tuan muda?!” ujarnya sambil menunjukkan titik Gps dilayar hape miliknya yang berkedip.


“..kelihatannya ini tidak sederhana!” ucap kanazawa sambil mengarahkan pandangannya pada deretan pasukan yang berjaga dipintu gerbang.


“..maaf tuan-tuan sekalian, sekiranya ada yang bisa kami bantu?!” tanya ketua penjaga yang melihat tiga orang dengan fisik mirip dengan Kenji, pimpinan pasukan keluarga Dong.


Mereka semua sudah diinformasikan oleh Kenji dan tuan Dong, jangan sampai membuat onar dengan orang asing, terlebih orang asing itu tidak bisa mereka deteksi menggunakan aura spiritual mereka seperti yang sudah diajarkan oleh Kenji.


“..kami ingin bertemu Kenji?!” ujar Kawaguci berbicara dengan singkat dan jelas.


Kasak-kusuk langsung muncul diantara para pasukan yang berjaga.


“..maaf tuan-tuan sekalian, kami tidak mengenal yang namanya Kenji disini! Jadi mohon tuan segera meninggalkan tepat ini, karena ini adalah komplek pribadi!” ujar ketua pasukan yang sudah bermusyawarah dengan para pasukannya.


Mereka sepakat jika harus melindungi nama dan keberadaan pimpinan mereka dari orang asing.


Trio jepang yang sudah membawa informasi dari tuan muda mereka merasa jikalau para penjaga didepan mereka ini sedang menyembunyikan Kenji.


Kembali kasak kusuk para penjaga yang merupakan bagian dari anggota pasukan berani mati milik keluarga Dong langsung memasang sikap siap tempur mereka.


“..kakak, biarkan mereka jadi urusanku, kakak pastikan saja Kenji bisa kita temukan didalam bangunan itu!” ujar kanazawa


“..heumnn , benar, sampah seperti mereka ini tidak layak untuk kita!” dan shimaguci pun bersuara.


Para penjaga yang merasa direndahkan dengan sebutan sampah oleh ketiga orang asing yang ada didepan mereka, langsung naik emosinya, mereka bersiap untuk bertempur.


{srasss}


Tongkat listrik yang menjadi senjata andalan para penjaga kediaman keluarga Dong langsung diaktifkan memanjang.


{brrzzzzztt}


Suara sengatan listrik yang terlihat mulai aktif, menambah dominasi para pasukan penjaga.


{slapppp}


Adalah kanazawa yang bergerak dengan sangat cepat secara zig-zag, gerakannya sekaligus memberikan serangan telak yang menciderai lawan mereka.


{brukkk....Brukkkk}


“...aaakkkggghhhh!!!”


Delapan penjaga yang menyerang duluan, langsung terjatuh, mengerang kesakitan.


Tubuh delapan penjaga yang tadinya begitu sombong itu langsung mengejang beberapa saat, sebelum akhirnya mereka pingsan karena tidak kuat menahan rasa sakitnya.


“..sialaaan!!! seraaanggg!!” ketua penjaga yang melihat delapan anggotanya kalah hanya dengan satu kali serangan langsung marah besar.


“..hiyaaaaatttt!!” beberapa orang lagi langsung merangsek kedepan menargetkan Shimaguci yang terlihat masih diam ditempatnya mengamati.


{slaaassshhh}


Kilatan cahaya super cepat bergerak memotong semua pasukan yang hendak menyerangnya.


“...uugghhh!!”


“...aaaakgghhh!!”


Secara bergantian tubuh yang dilewati oleh kilatan cahaya itu langsung merasakan sakit dan tidak bisa bergerak.


Tulang mereka seperti sedang diikat oleh tali tak terlihat, kemudian otot mereka seperti sedang diremas tangan yang sangat kekar, begitulah yang dapat dideskripsikan terkait serangan Shimaguci ini.


{bruuukkkk}


Lagi-lagi pasukan yang tersisa ambruk dengan sendirinya setelah mengejang sambil berdiri.


“..mimpi apa aku semalam!”ujar Ketua penjaga kediaman tuan Dong.


Dirinya yang tidak ingin menerima hal yang sama langsung menjatuhkan diri didepan tiga orang asing, sambil memasang ekpresi memelasnya.


“..to-toloong maafkan saya tuan – tuan sekalian!”


“...heleeh, mana kesombonganmu tadi?!”


“..benar, ada tamu datang, bukannya disapa baik-baik, diajak masuk dulu, dijamu tamunya, eeeh...ini, malah main diserang!”


“..isssh... isssh... isssh...tak patut!”


Ketiganya lantas masuk begitu saja kedalam halaman kediaman tuan Dong tanpa ada yang berani memberikan perlawanan.

__ADS_1


Beberapa anggota pasukan berani mati yang tersisa terlihat hanya berdiri mematung, tubuh mereka seperti merasakan ditindih oleh seratus gajah Afrika, tekanan yang membuat tubuh mereka sulit untuk digerakkan saat ketiganya lewat.


__ADS_2