
“..sudah-sudah! Kanazawa segera kamu cari informasi darinya, jangan bermain-main lagi!” ucap Kawaguci memotong adegan sayat-sayatan yang dilakukan oleh Kanazawa layaknya seperti seorang psikopat.
“..ini lagi, kamu Yuki, pakai acara mengontrol jiwa Serigala malam lagi!”
{bwuussshhh!!}
Dengan mengibaskan tangannya kawaguci menyudahi adegan dari kedua adik seperguruannya.
“..iissshhh kakak... engga seru iiih!!” Yuki menjejak-jejakkan kakinya ketika puluhan serigala malam yang sudah dalam kuasa penuh Yuki langsung kembali sadar dari kekuatan hipnotis Yuki.
Salah satu kekuatan dari kawaguci adalah konsep ruang, dengan kemampuannya saat ini, kawaguci mampu membuat kubus transparan dengan ukuran 5x5m2, kubus yang mampu mengurung lawannya atau memblok kekuatan lawan dari luar untuk pertahanan diri.
“..sudah-sudah, segera kerjakan tugas dari tuan muda Zen! Dan segera kirim ketua kelompok Bushido ini kedalam penjara lukisan menggunakan kertas mantra yang diberikan oleh tuan muda!” Kawaguci kembali meminta keduanya segera mengerjakan perintahnya.
Dengan penuh rasa dongkol Kanazawa dan Yuki segera mengerjakan perintah kakak tertua mereka.
Yang lain melihat adegan drama keluarga tak sekandung itu dengan cengar-cengir, sudah lama mereka berlima tidak terlibat bersama dalam sebuah misi.
“..ini kak, rekaman memori isi kepala ketua Bushido, dan ini semua perlengkapannya!” ucap Kanazawa sambil menyerahkan semua hasil jarahan yang diperintahkan oleh Kawaguci.
“..naah kalo begini kan enak, kerjaan cepet selesai, kita bisa bersiap untuk berangkat ke negeri sakura, guna menuntut balas atas kematian bos besar Kenji dan Yuki!”
“....biarkan aku menyiksa dulu itu pemilik Takashi grup, jangan ada yang mengganggu!” Yuki terlihat langsung memesan kursi penyiksaan yang ditujukan untuk pemilik Takashi Grup yang merupakan dalang atas kematian dari bos besarnya.
“..yaalah-yaalaah! jangan lama-lama, karena tuan muda Zen tidak suka menunggu lama atas pekerjaan yang kita lakukan!” pesan Kawaguci pada Yuki.
“..kakak tenang saja, penyiksaanku akan berlangsung cepat secara fisik namun dampaknya akan sangat lama baginya” seringai Yuki dengan niatan jahatnya.
Sodara yang lain melihat raut muka Yuki yang menyeringai bak iblis betina dibuat merinding sendiri, kekuatan Yuki mengalami peningkatan setelah melakukan kultivasi, kini Yuki memiliki sebuah kemampuan untuk menguasai jiwa segala macam hewan yang ada disekitarnya, seolah hewan itu adalah robot bagi dirinya.
Sebuah pemahaman konsep penguasaan jiwa yang hanya bisa berlaku untuk berbagai hewan saja.
Kenji juga sama seperti Yuki, setelah meningkatkan basis kultivasinya beberapa waktu yang lalu, kini dirinya memiliki kemampuan penguasaan elemen tanah.
Hanya dengan berbekal pemahaman konsep elemen tanah, Kenji bisa dengan mudah mengontrol permukaan tanah untuk menjadi keras atau bahkan menjadi sangat lembut guna mendukung rencana penyerangannya.
Keduanya sangat bersyukur dengan tambahan kemampuan dan kekuatan yang didapatkan setelah bergabung dengan Zen.
Misi selanjutnya adalah mengalahkan penguasa Bushido yang memiliki kekuatan iblis kegelapan dinegeri sakura, tempat kelahiran mereka berlima.
***
“..tuan muda Zen, tolong diperiksa kembali barang-barang ketua kelompok Bushido yang telah kami kirim masuk kedalam penjara lukisan dengan mempergunakan kertas mantra yang tuan muda berikan!” ujar Kawaguci memberikan buntalan berisi barang-barang berharga yang melekat pada tubuh ketua kelompok Bushido.
“..dan ini, rekaman memori isi kepala ketua bushido sesuai perintah tuan muda, kami sudah mencuci otaknya sebelum dimasukkan kedalam penjara lukisan!” kawaguci menyodorkan sebuah plakat kecil berbentuk seperti penghapus anak sekolahan.
Tadinya mereka berlima tidak percaya benda yang mereka duga adalah penghapus karet anak sekolahan, ternyata ketika ditempelkan diatas ubun-ubun target yang diinginkan, langsung muncul cahaya layaknya menghisap kuat semua isi didalam kepala sang target.
{slappp}
Zen langsung melenyapkan semua benda yang diberikan oleh kawaguci, diiringi tatapan kelima anak buahnya yang terlihat tertegun tidak percaya.
“..kalian tentunya sudah tahu tugas selanjutnya! Segeralah berangkat malam ini juga, dan pastikan pergerakan kalian tidak termonitor oleh sisa pasukan Bushido yang masih berada dinegeri sakura sana!” ucap Zen memberikan perintahnya.
“..kami mengerti tuan muda Zen!”
Kompak kelimanya langsung menaruh hormat dan balik kanan untuk segera menjalankan misi.
Setelah kelimanya keluar dari ruangannya, Zen segera memeriksa semua hasil jarahan yang didapatkan dari para Bushido, dengan bantuan dari anak buah Buto Ijo, Zen bisa mendapatkan kelompok senjata apa saja yang dipergunakan oleh para Bushido.
Sedang untuk hasil jarahan dari ketua Busidho, Zen mendapatkan beberapa kunci unik yang keliatannya merupakan kunci akses kesebuah ruangan tersembunyi di negeri sakura.
Untuk mengetahui lebih jelas, Zen segera mengaktifkan kertas mantra pembaca memory, dengan beberapa gerakan tangan, memory yang tersimpan pada sebuah benda mirip penghapus itu langsung saja menunjukkan hologram siluet dari rekaman otak ketua Bushido.
Satu menit berjalan...
Tiga puluh menit berjalan..
Satu setengah jam berjalan...
“..ternyata benar, mereka selama ini sudah menyerahkan jiwa mereka pada iblis kegelapan, dengan kekuatan beladiri kuno sebagai hadiahnya!” gumam Zen menatap hologram didepannya.
Dari tampilan hologram memory tersebut, Zen juga mendapati informasi jikalau tuan besar Takashi, panggilan mereka pada pemilik pasukan Bushido, merupakan seorang kultivator yang sudah berumur ribuan tahun lamanya.
Takashi Grup merupakan bentukan dirinya ratusan tahun silam, dengan alasan sebagai kaki tangannya masuk dalam dunia industri perkembangan Zaman.
Para bushido sendiri terdiri dari tiga tingkatan; atas-menengah-awal, dan yang sedang mengerjakan misi ke Konoha adalah Bushido tingkat awal.
“..semoga saja kelima jepun itu bisa mengatasi kekuatan para Bushido yang ada dinegara kelahiran mereka sendiri!” Zen bukannya tidak percaya dengan kemampuan kelima anak buahnya dari negeri sakura, namun dari siluet hologram diceritakan, jikalau ada ribuan Bushido lain dengan tingkatan lebih tinggi sedang menunggu kelimanya datang.
Seolah para bushido yang sedang digembleng vodoo didalam lukisan, merupakan Bushido yang dikorbankan, guna memancing kedatangan Zen ke negeri sakura.
Setelah selesai mempelajari semua isi memori otak ketua bushido yang sudah dikuasainya, Zen segera mengirimkan informasi tambahan tersebut kenomor seluler dari Kawaguci.
Harapannya mereka bisa lebih hati-hati, meskipun kekuatan kelimanya masih diatas rata-rata Bushido tingkat atas, namun ada yang masih membuat Zen curiga.
Kunci unik yang saat ini dipegang oleh Zen, adalah kunci ruangan khusus bawah tanah yang dimiliki oleh 3 ketua bushido, untuk membuka ruangan tersebut mesti membutuhkan tiga buah anak kunci unik yang saling berkaitan.
__ADS_1
Adapaun isi dari ruangan bawah tanah, ketiga ketua Bushido tidak ada yang mengetahuinya.
“..apa sekiranya isi didalam ruangan bawah tanah itu, kenapa menjadi sangat rahasia?!” tanya Zen pada dirinya sendiri.
***
Didalam lukisan,
Terlihat Voodoo sedang melakukan pekerjaanya dengan menghisap semua serpihan jiwa iblis kegelapan yang sudah menguasai fisik dari ratusan pasukan Bushido.
“...aaaakhhhhh....”
“...toloooonggg...”
Lolongan teriakan pasukan Bushido yang terlihat memprihatinkan, karena jiwa inang mereka ditarik paksa oleh Voodo, serpihan jiwa itu menjadi makanan tersendiri bagi peningkatan kekuatan dari Voodo.
Korban akan merasakan kulit mereka seperti disayat senjata tajam, kemudian disiram dengan menggunakan air jeruk nipis campur garam.
“...aaakhhhhh....bunuh saja aku...bunuuuh!!!”
Teriakan para pasukan Bushido yang sudah setengah sadar saat jiwa mereka telah dilepas kontraknya dengan serpihan jiwa iblis kegelapan.
“..apakah sudah selesai?!” Zen yang muncul secara tiba-tiba lantas bertanya.
“..tuan!!, sedikit lagi, seluruh serpihan jiwa iblis kegelapan itu akan dapat dihilangkan dari dalam diri ratusan pasukan ninja hitam ini!”
Zen melihat aktivitas Voodo dengan seksama, cara yang dilakukan oleh Voodo ini tidak ada yang spesial baginya, karena Voodo memaksa serpihan jiwa iblis kegelapan untuk keluar dari tubuh inangnya dengan menggunakan api inti neraka terdalam.
Ketika sudah merasa tidak ada yang diperlukan lagi, Zen menghilang begitu saja dari dalam lukisan, tempat Voodo sedang melancarkan aksinya.
“..kekuatan tuan sangat mengerikan, bahkan dengan ratusan serpihan jiwa iblis kegelapan yang sudah aku hisap habis, tekanan aura intimidasi tuan sangat menyiksaku!” gumam pelan Voodo yang kembali melampiaskan amarahnya pada pasukan Bushido satu persatu, tujuannya untuk memaksa jiwa iblis kegelapan keluar dari diri mereka.
Bagi para inang yang sudah lepas dari jeratan kontrak jiwa iblis kegelapan, tubuh mereka seperti kain basah, sulit untuk ditegakkan.
Zen memberikan pil pemulih sekaligus pil pengikat jiwa, sehingga mereka akan terlahir kembali menjadi Bushido yang patuh dan tunduk dengan semua perintah dari Zen.
Lebih dari 180 pasukan Bushido yang sudah menjalani pemulihan terlihat sudah berbaris rapi menunggu perintah selanjutnya.
Vodoo memunculkan siluet penyiksaan mereka sebagai motivasi bagi pasukan bushido.
Ke-180 lebih pasukan Bushido yang sudah berbaris rapi melihat kembali siluet penyiksaan yang dilakukan oleh Voodoo menjadi bergidik ngeri.
Boro-boro termotivasi, yang ada mereka semua seperti siput kedinginan, enggan keluar dari cangkangnya.
“..kalian semua! Ingatlah penyiksaan ini, jangan sampai kedepan kalian ada yang berkhianat kepada tuan Zen!” teriak Voodo layaknya jendral perang yang memberikan orasi pada pasukannya.
Ke-180 lebih pasukan bushido format baru telah menggunakan seragam hitam bergaris emas dengan logo animasi 3D wujud Api, yang terlihat menyala dibagian dada mereka.
Pekikan semangat dari 180 pasukan bushido menggema memenuhi dimensi lukisan.
“..untuk hari ini dan 100 hari kedepan, kalian akan mendalami pemusatan latihan fisik yang akan dipimpin langsung olehku!”
Kasak kusuk langsung terdengar riuh ramai.
“..jangan harap diantara kalian yang bisa beristirahat, karena pola latihan yang akan kalian terima lebih berat ribuan kali dari latihan kalian selama ini!”
“..jika kalian sampai pingsan, maka cambukan api dariku akan menjadi makanan kalian nantinya!”
“..bersiaplah dengan 100 hari penyiksaan kalian selama berlatih disini!”
{blarrrr}
Kilat menyambar kesana kemari menambah keangkeran dimensi lukisan yang dihuni oleh Voodo seorang.
Vodoo menyeringai iblis , menutup orasinya.
Sesuai petunjuk dari Zen, selama 100 hari kedepan, 180 lebih pasukan Bushido format baru itu akan menjalani penempaan fisik dan tulang mereka, untuk menjadi lebih kuat dibandingkan kondisi mereka sebelumnya.
Zen sendiri sudah menitipkan suplemen pil dengan berbagai manfaatkan yang ditujukan untuk ke-180 lebih pasukan Bushido format baru, selama menjalani proses pelatihan.
Vodoo yang memang memiliki sifat penyiksa langsung menyetujui rencana tuannya.
Sesuai pesan tuannya, Vodoo hanya diperbolehkan untuk melakukan pelatihan penempaan fisik yang sangat menyiksa, namun tidak diperbolehkan untuk memberikan penekanan serangan jiwa yang menjadi andalannya selama ini.
Yang tidak mereka ketahui adalah, beda waktu 100 hari didalam lukisan, sama seperti 1000 tahun lamanya.
***
Setelah melakukan perjalanan dengan menggunakan jet pribadi yang masih terparkir dibandara internasional Konoha, kelima sodara jepun itupun akhirnya tiba di negeri sakura.
Dengan keahlian Yuki, kelimanya bisa langsung melewati proses imigrasi otomatis yang memang ditujukan bagi pemegang passport khusus dari pemerintah negeri sakura.
Mereka berlima langsung mencari taksi bandara dengan nomor plat khusus berbentuk minivan yang muat untuk mereka berlima.
Sebuah minivan berlogo pabrikan eropa berwarna gelap terlihat telah menunggu kedatangan mereka.
{dappp...dapppp}
__ADS_1
“..selamat datang kembali kawanku!” sapa hangat pengemudi yang terlihat familiar dengan kelimanya.
Minivan ini adalah minivan yang memang menjadi langganan mereka ketika beroperasi di negeri sakura.
“..hai Ali! Apa kabar!” sapa Kanazawa yang memang pribadi sangat terbuka.
“..baik tuan Kanazawa!”
“..apakah kita langsung ketujuan, atau kita akan mampir dulu ke gudang seperti biasa?!” tanya pengemudi yang terlihat sudah hafal dengan gaya mereka berlima ketika beroperasi.
“..kali ini, kita langsung kelokasi target saja Ali! Ingat parkir mobil dalam jarak yang aman seperti biasa!” ujar Kenji mengingatkan.
“..tenang saja tuan Kenji, selalu diingat pesan tuan dan nona sekalian!”
{brrooommm}
Minivan itupun kemudian melaju membelah lalu lintas dari bandara kedatangan internasional negeri sakura.
Minivan ini dilengkapi dengan super komputer yang menjadi basis operasi Yuki saat bekerja.
Keempat sodara yang lain melihat jari jemari Yuki mulai berdansa diatas keyboard dengan sangat cepat.
{klik}
“..dapat!” seru Yuki ketika menunjukkan lokasi yang diberitahukan oleh Zen melalui ponsel milik kawaguci.
“..ingat, tuan besar Takashi menjadi milikku!” Yuki kembali mengingatkan keempat sodaranya.
Anggukan kepala keempatnya menjadi pembenaran jika mereka semua mengiyakan keinginan Yuki untuk balas dendam.
“..saat bergerak nanti, sinyal komunikasi mereka akan aku matikan, sistem elektrik rumah mereka juga sama, jadi kalian berempat hanya memiliki waktu 18 menit untuk beroperasi sebelum bala bantuan bushido level atas datang” ujar Yuki.
“..paham!!” kompak keempatnya menjawab.
Mereka berlima sudah menerima data terkait adanya bushido level atas yang merupakan level tertinggi dari pasukan bushido, dalam jumlah 3x lipat dari jumlah pasukan Bushido yang sudah melakukan penyerangan di Konoha.
Kemampuan para bushido level menengah dan atas memiliki jenjang perbedaan yang sangat jauh.
Kelima sodara jepun itu kemungkinan harus menguras seluruh energi milik mereka, jika ingin mengalahkan semua pasukan Bushido, semua karena perbedaan jumlah.
Beda jikalau Zen yang melawan mereka semua, hanya dalam hitungan puluhan menit mungkin semua pasukan bushido akan berujung terkapar tak sadarkan diri.
Yang tidak diketahui oleh kelima sodara jepun ini adalah, Zen yang juga sudah berada dilokasi, bahkan sudah mulai memindahkan ratusan pasukan bushido kedalam penjara lukisan.
“..tuan nona sekalian, kita sudah sampai ditujuan” ujar Ali memberi tahu kelima penumpangnya.
“..seperti biasa ali!” ujar Kenji bersuara.
Mobil van itu kembali meluncur mendekati wilayah target, kelima penumpangnya sudah berada dibagian atap mobil dengan posisi merunduk.
{siuuut.. siuuut.. siuuut.. siuuut.. siuuut..}
Kelimanya lantas melesat jauh melewati pagar tinggi dari kediaman tuan besar Takashi.
Dengan ilmu meringankan tubuh milik kelimanya, mereka langsung menyebar sesuai rencana yang sudah dibicarakan selama perjalanan menuju negeri sakura.
“..satu ! kenapa sepi?!” tanya Yuki yang memiliki konde sandi Lima.
“..tetap sesuai rencana Lima! Yang lain segera bergerak!” ujar Kawaguci yang memiliki kode sandi satu.
Lima bayangan melesat kesana kemari sesuai dengan tujuan mereka masing-masing.
“..satu! kemarilah lihat!” ujar Yuki setengah berteriak
Kawaguci segera melesat kearah Yuki.
“..ini...!”
“..tuan muda Zen!” kompak Yuki dan Kawaguci berbicara sedikit keras.
Adalah tubuh dari tuan besar Takashi yang sudah terikat dengan sebuah benda mirip tali namun bercahaya dengan sebuah pesan tertulis disana.
[sedikit membantu kalian berlima, selebihnya menjadi tugas kalian untuk menaklukkan sisanya]
Sebuah pesan yang diakhiri dengan huruf Z.
“..tuan muda Zen memang sangat hebat, pastilah dirinya mempergunakan teleportasi!”
“..apaa!! teleportasi?” Yuki dan Kenji terdengar berteriak tidak percaya.
“..kalian berdua ini, ayoo kembali fokus, tinggal 7 menit lagi waktu kita!”
Kembali mereka berlima berpencar untuk mengumpulkan semua informasi dan benda penting yang sudah diperintahkan oleh Zen.
{boooommmm....}
{jdduuummmmm...}
__ADS_1
Ledakan demi ledakan terjadi setelah kelima sodara jepun itu selesai dengan tugas mereka masing-masing.
Kobaran api terlihat membumbung tinggi dari arah belakang minivan yang terlihat sudah jauh dari lokasi kejadian.