
Dan benar saja, setelah Z beauty melakukan live streaming terkait produk barunya dengan Zavira sebagai talentanya.
Acara live streaming itu dibanjiri komentar positif karena hasil dari suplemen penghancur lemak sangat nyata.
Tubuh dari Zavira mengeluarkan pasta-pasta lengket dititik-titik dimana lemak itu tumbuh lebih banyak.
Zavira yang sudah tidak tahan dengan kondisi tubuhnya yang penuh dengan pasta lengket dan bau, langsung berlari kekamar mandi, meski acara live show hanya berhenti didepan kamar mandi.
Hanya berselang 20 menit, Zavira kembali lagi keluar dengan kondisi tubuh yang luar biasa, tidak ada lagi lemak bergelambir, ditambah kulit Zavira jauh lebih putih dan mulus dari sebelumnya.
Apa yang terjadi dengan Zavira langsung saja membuat orderan Z beauty meledak 2x lipat dari angka pemesanan sebelumnya.
Clara, Ling-Ling dan Sofia bersuka cita sambil berpelukan bersama-sama ketika melihat layar monitor yang menunjukkan angka pemesanan online mereka membengkak secara drastis.
“..Zavira, apa yang kamu rasakan?!” tanya Clara dan langsung disiarkan lewat medsosnya.
“..aku merasa lebih ringan, dan yap, berat badanku susut 20 kilogram!”
Komentar langsung membanjiri medsos milik Z beauty, betapa dahsyatnya produk suplemen penghancur lemak racikan Sofia.
Sofia terus saja menoleh kearah Zen yang terlihat dengan santai bersender didinding tempat mereka melakukan perekaman live streaming.
Sofia sangat paham, tanpa adanya air kehidupan serta bahan-bahan herbal langka yang diberikan oleh Zen, tidak mungkin suplemen racikannya bisa seluar biasa seperti sekarang khasiatnya.
Zen hanya menganggukkan kepalanya saja, tanda dirinya mengetahui maksud dari Sofia.
Clara dan Ling-Ling juga langsung melihat kearah Zen yang masih dengan ekspresi dinginnya melihat kegembiraan ketiga wanitanya.
Berita tentang produk baru suplemen penghancur lemak Z beauty mengisi semua kolom medsos dan media digital lainnya, dunia kembali dibuat gempar, tanpa harus mati-matian melakukan diet ataupun olahraga, lemak berlebih langsung keluar dari dalam tubuh peminum suplemen.
Profil Zavira sebagai talenta yang telah membuktikan keberhasilan suplemen penghancur lemak langsung melejit, akun media sosialnya langsung dibanjiri permintaan pertemanan, tidak sedikit yang memintanya untuk menjadi duta produk lainnya.
Kehidupan Zavira pun mulai berubah, Zavira mulai dikenal sebagai brand ambassador dari Z beauty, bahkan subscriber Zavira melonjak drastis menjadi puluhan juta follower.
Tidak ingin lupa diri, Zavira selalu rutin berkomunikasi dengan tiga wanita Zen, karena tanpa bantuan mereka Zavira tidak mungkin bisa sampai dititik tertinggi dalam hidupnya.
Tawaran iklan dan shooting sinetron pun mulai membanjiri Zavira, kehidupan dia dan kakeknya mulai mendapatkan kebahagiaan setelah sekian lama mereka berkutat dengan kekurangan.
***
Zen sedang berada disebuah negara amerika latin, negara dengan aktivitas pengeboran lepas pantai yang sangat ramai disepanjang mata memandang.
Setelah berada didalam ruangan selama satu jam lebih, Zen mempresentasikan salah satu teknologinya yang dapat membersihkan tumpahan minyak mentah di laut akibat kecelakaan kerja lepas pantai.
Konsep yang Zen usung adalah menggunakan jasa nano bakteria yang memakan semua minyak mentah dan merubahnya menjadi energi panas.
Semua pihak yang berkepentingan sudah membuktikan bagaimana teknologi bakteria super nano milik Zen bisa menyelesaikan permasalahan tumpahan minyak yang bertahun-tahun menjadi langganan para operator offshore.
Kondisi laut yang memiliki suhu lebih dingin membuat kinerja super nano bakteria milik Zen dapat bekerja dengan optimal.
Banyak biota laut yang akhirnya berkumpul disekitar wilayah kerja super nano bakteria karena suhu perairan menjadi lebih hangat.
Kembali lagi produk Zen mampu membantu membersihkan bumi dari polutan, kali ini dampak muntahan minyak mentah diperairan lepas pantai.
Banyak pujian diberikan kepada Zen saat selesai melakukan presentasi, kontrak ekslusif juga tidak tanggung-tanggung, 1.8 trilyun USD didapatkan Zen dari teknologinya untuk membersihkan muntahan minyak mentah disepanjang garis pantai dimana lokasi pengeboran berada.
Disebuah restoran didekat pantai terkenal samba, Zen sedang menikmati sore harinya.
Banyak sekali berlalu-lalang muda mudi dengan hanya menggunakan pakaian pantai sangat minim.
Dengan ditemani ubi bakar serta minuman tropis yang terlihat menyegarkan Zen memandang birunya lautan luas.
“..toloongg...toloongg!!”
Terdengar teriakan minta tolong karena ada kejadian menakutkan, seorang wanita dengan tubuhnya (mirip instanya dararat.boa : silahkan cek sendiri ilustrasinya) penuh bersimbah darah karena mulutnya terus memuntahkan darah kental tanpa berhenti.
“..siapapun toloong nonaku!!”
Petugas medis terlihat langsung masuk kedalam kerumunan dan mencoba memberikan pertolongan pertama, beberapa petugas medis terlihat terdiam melihat keanehan munculnya darah dari mulut wanita super panas yang sedang asyik menikmati matahari terbenam dipantai.
Salah satu petugas medis wanita ingin menolongnya, dengan berusaha mengangkat kepalanya lebih tinggi.
“..berhenti!!” Zen langsung berteriak, jika dibiarkan maka pasien akan langsung meninggal, karena itulah yang diharapkan dari pengirim penyakitnya.
“..kalian akan segera membunuhnya jika sampai tubuhnya lepas dari pasir pantai!”
“..jika kalian tidak percaya lakukan saja, yang jelas disini semua sebagai saksi jikalau aku sudah mengingatkan!”
Kasak kusuk saling berbisik membicarakan Zen, pria asia dengan wajah tampan mirip salah satu anggota grup K-pop.
“..apa benar yang dia bicarakan?!”
“..lihatlah sosoknya sih ganteng bangeed! Mirip idola akuuh!”
“..jangan-jangan dia juga dokter yang sedang menikmati suasana pantai, lihat saja bajunya!”
Berbagai komentar membicarakan Zen tidak kunjung berhenti.
Para petugas medis terlihat mulai ragu dengan informasi yang dibagikan oleh Zen.
“..bagaimana ini?!”
“..coba kamu tanyakan pada pemuda itu bagaimana solusinya?!”
Beberapa petugas medis saling berdiskusi, mereka juga tidak ingin disalahkan jika benar apa yang diucapkan oleh Zen barusan terbukti.
“..tolong kasih ruang, biar aku membantunya!” Zen lantas menyingsingkan lengan bajunya hingga mempertontonkan otot lengannya yang terlihat maskulin.
“..huekkk”
Tiba-tiba saja tubuh pasien itu kembali memuntahkan seteguk darah dan langsung menargetkan Zen.
Untung refleks Zen sangat cepat, semburan darah yang diarahkan kepadanya langsung dihalau dengan mempergunakan handuk yang ada didekat pasien.
“..untung saja!”
__ADS_1
{tappp!}
Dengan gerakan super cepat tidak bisa dilihat kasat mata, Zen langsung menotok jalur pembuluh darah serta merelaksasikan kinerja jantungnya si pasien.
“..kalian menyingkirlah !!!” Zen bersuara dengan lantang.
Semua orang yang tadinya mengerubungi, langsung balik kanan berlari menjauhi lokasi Zen.
{jduuummmmm}
Ledakan terjadi seiring dengan terangkatnya tubuh wanita mirip dararat.boa (kalo dijelasin detail editornya suka nyalahin terlalu vulgar, akhirnya karyanya ketahan sehari engga direlease).
Tubuh itu seolah didorong oleh pasir pantai kearah atas.
“..kelihatannya aku mendapatkan harta karun ini!” gumam Zen tertawa.
Dengan kemampuan paranormal supernya, Zen segera menggerak-gerakkan tangannya.
{swiinggg}
Plakat kosong yang keluar dari dunia jiwanya, langsung berputar menghisap kekuatan tak kasat mata yang telah mengangkat tubuh wanita mirip dararat.boa.
{slappp}
Kekuatan tak kasat mata itupun terhisap masuk kedalam plakat khusus yang dilengkapi formasi pelindung.
Terlihat sosok raksasa voodoo amerika latin yang bisa berubah wujud, tertangkap didalam plakat, dan berjalan mondar-mandir kebingungan.
{siuuuttt}
Tubuh wanita yang terangkat keatas itu langsung jatuh bebas.
{huppp}
Zen menangkap tubuhnya dengan sangat sempurna.
“..kamu kesini!” panggil Zen memanggil ketua petugas medis untuk datang.
Tidak menunggu lama, ketua petugas medis itu langsung mendatangi Zen yang masih dalam posisi menggendong wanita yang kesurupan voodo tadi.
“..bawa kesini perlengkapan daruratmu!” ujar Zen memberitahu.
Dengan melambaikan tangan ketua petugas medis itu terlihat memanggil anggotanya untuk membawa tandu darurat.
“..bawa ke rumah sakit internasional, dan ini kartu namaku, kasihkan ke nona ini ketika dia bangun, karena ada yang tidak suka dengannya, seperti yang kalian lihat tadi, itu adalah voodoo dinegara kalian yang dikirim untuk membunuh nona muda ini!” Zen menjelaskan.
Petugas medis yang mengetahui keberadaan hal-hal astral dinegaranya tidak memungkiri, semua penjelasan Zen sangat masuk akal.
{ngiunggg...ngiiuuunggg...ngiuuungg}
Ambulance yang membawa pasien telah pergi meninggalkan lokasi kejadian.
“...ganteng bangeed tauuu itu pria asia!”
“..udah ganteeng pandai mengobati lagii?!”
Berbagai omongan pengunjung pantai yang kebetulan melihat aksi Zen bahkan sempat memviralkannya dimedia sosial mereka secara live, langsung mendapatkan komentar beragam, komentar yang hampir sama membahas ketampanan sosok Zen bagi mereka.
{drrrtttt}
Hape milik Zen bergetar.
“...aiiissshhh!!” Zen langsung paham.
{tuuttt}
“..begitu yaaa suami aku kalo diluar sana!” Clara membuka jalur komunikasi
“..baguusss, suka pamer begitu!!” Ling-Ling menimpali
“..euuhmnnn!” Sofia terlihat hanya menganggukkan kepalanya saja.
“..pasti kalian melihatnya bukan?!”
“..yaa iyalaaah, pria asia tampan, mempesona, pandai mengobati hal mistis yang lagi viral itu kaaan!!”
“..ganjen banged siih?!”
“..euuhhmnnn!”
Mereka berempat pada akhirnya saling berkomunikasi jarak jauh dengan vcal yang tidak ingin diputuskan sampai Zen masuk kedalam kamar hotelnya.
Jadilah zen makin banyak diomongin orang disekitarnya karena dianggap sebagai laki-laki yang takut sama istrinya.
Bahkan tidak banyak juga wanita samba yang mencuri-curi pandang meski Zen sedang melakukan vcal dengan ketiga wanitanya.
Karena tidak ingin membuat keruh suasana, Zen langsung saja mempercepat langkahnya untuk sampai dikamar hotel yang akan didiami selama seminggu kedepan.
***
Sementara itu, disebuah ruangan serba hitam disudut negara samba.
{praanggg}
Suara bejana terbuat dari material tembaga pecah begitu saja sambil mengeluarkan asap hitam.
“...bangggssaaatt!! siapa yang sudah mengalahkan voodoo kirimanku?!”
Terlihat darah segar mengalir disudut bibir dukun samba.
“..aku harus segera memulihkan diri, karena manusia itu sudah berhasil mengurung voodoo andalanku!”
{tuuuttt}
Suara nada dering masuk.
__ADS_1
“..halo!”
“..bagaimana? apakah sudah berhasil mencelakai target?!”
“..setan alas! Kamu harus membayar mahal, voodoo andalanku sekarang sudah lepas kontrak dariku! Kerugianku banyak!”
“..sebenarnya siapa artis itu, bagaimana bisa dirinya mengambil paksa voodoo andalanku?!”
“..cepat transfer 1juta BR sekarang juga, kalo tidak, aku akan mencelakaimu dan keluargamu dari jarak jauh!! Paham!!”
“...iyya,..segera dikerjakan!” lawan bicara dukun samba terlihat ketakutan mendengar ancaman yang ditujukan untuknya.
“..duit 1jt BR ini belum cukup dengan kehilangannya voodoo andalanku!”
“..lihat saja, setelah aku menyembuhkan diri, aku akan segera mendatangimu manusia rendahan!” geram dukun samba sambil meremas kain hitam yang dipakai untuk ritual pemanggilan roh jahat.
***
Zen terlihat sedang bersantai didalam ruangan hotel tempatnya menginap, selama satu jam lebih Zen meladeni panggilan jarak jauh beda waktu 11 jam lebih lambat di lokasi Zen.
Setelah dirasa aman bagi ketiga wanita Zen, lantas mereka menyudahi panggilan.
“..menyusahkan memang!” gumam Zen.
Disisi lain Zen terlihat memandangi plakat yang berisi makhluk astral yang sedang mondar mandir.
Segera Zen meneteskan darahnya diatas plakat, dan formasi didalam plakat langsung otomatis memasang kontrak jiwa pada makhluk yang barusan didapatkannya.
{wussshhh}
“..bawahan menghadap tuanku!”
Sosok tinggi tegap layaknya tubuh militer luar negeri dengan rambut spike licin muncul memberikan hormat pada Zen.
“..bagus-bagus?!”
“..mulai sekarang kamu akan tinggal didalam plakat ini, hingga aku memanggilmu kembali, ini makanlah apel jiwa!” ujar Zen sambil memberikan satu buah apel jiwa yang disambut dengan suka cita oleh makhluk astral didepannya.
{wuussshh}
Asap kembali mengepul, mengembalikan makhluk astral yang ditengarai sebagai makhluk level 10.
Level tertinggi mahkluk astral adalah 10 dari skala 1, buto ijo penguasa gunung blimbing salah satunya.
Dengan adanya voodoo samba yang juga berstatus level 10, artinya Zen sudah memiliki dua prewangan beda negara dengan kekuatan menakutkan.
“..pasti si dukun itu sedang pusing prewangannya gue ambil!” Zen terkekeh geli ketika membayangkannya.
{drrttt}
Hape Zen bergetar, terlihat nomor asing berusaha menghubunginya.
Tidak banyak orang yang mengetahui nomornya, karena Zen mempunyai cyber security terenkripsi yang bisa mengamankan hape miliknya, dari orang iseng maupun hacker yang berusaha membobol data pribadinya.
“..hola!!”
“...mm-maaf, ini benar dengan tuan Zen?!” suara kecil lembut dan panas terdengar adem didengar.
“..benar! ini nona yang tadi aku tolong ya?!”
“..bb-bagaimana tuan Zen bisa tahu? Padahal kita belum pernah kenal?!” ujarnya bertanya penuh selidik.
“..nomor saya tidak sembarang orang tahu, hanya dengan memegang kartu nama saya saja, yang bisa mengakses nomor hape saya!” jawab sopan Zen menjelaskan.
“..ooh..!”
“..jadi, apa tujuan nona??”
“..eh, namaku evelyne, biasa dipanggil Eve!” ucapnya terlihat ragu.
“..jadi apa yang bisa saya bantu nona Eve?!”
“..panggil saja Eve!” ucapnya memotong.
“..jadi, ada apa Eve?” Zen kembali bertanya.
“..annu—apakah tuan Zen bisa membantu menyembuhkan penyakit saya?!” tanya Evelyne ragu-ragu.
“..bisa, tapi...” Zen menggantungkan bicaranya.
“..saya mampu membayar tuan Zen, saya adalah aktris terkenal di samba ini!”
“..tolong bantu sembuhkan saya!”
Tanpa sepengetahuan Evelyn, Zen langsung melancarkan aksinya mencari identitas lengkap dari wanita muda yang menghubunginya.
Laptopnya memunculkan sederet informasi penting dari identitas Evelyn, dari statusnya sebagai aktris papan atas samba, dengan sederet prestasi individu yang membuat namanya menjadi peringkat satu didunia hiburan samba.
Karakter panas dan terbuka, selalu dikedepankan olehnya, namun dibalik itu semua, Evelyn adalah anak tunggal dari pengusaha gula Rafinasi terbesar sebenua Amerika selatan.
Pasangan yang sudah terpisah karena istrinya meninggal dunia waktu melahirkan Evelyn, membuat Eve besar dengan penuh tekanan sang ayah.
Dituntut untuk selalu tampil sempurna, dan selalu diatur-atur membuat jiwa muda Eve memberontak.
Kondisi yang dimanfaatkan oleh para kompetitornya, untuk membuat terperosok karirnya.
Saat Zen bertemu dengannya di pantai secara tidak sengaja dalam keadaan kesurupan, Eve sedang melepaskan stressnya, karena penyakit yang tidak kunjung sembuh sejak setahun yang lalu.
Sebuah penyakit yang membuat dirinya menjadi ditinggalkan oleh dunia hiburan yang membesarkan namanya.
“..datanglah ke hotel internasional, kabari jika sudah di loby!” jawab Zen singkat.
“..baiklah tuan Zen, tunggu aku!”
{ceklek}
__ADS_1
Sambungan telp itupun terputus.