
Kediaman tuan Charles De Foe terlihat sangat kacau malam itu, kemarahannya sudah meledak-ledak tidak terkontrol lagi.
“..tu-tuan..to-tolong he-hentikan!” tangan kanannya yang juga tidak lupt dari kemarahannya berusaha untuk melepaskan cengkraman akar pohon yang membelit layaknya ular anaconda sedang melilit mangsanya.
{bruaakkk}
Satu persatu tubuh para anggota keluarga charles berjatuhan ketika tuan charles sudah melonggarkan kemarahannya.
Tidak perduli dengan kondisi yang ada, tuan charles langsung meninggalkan lokasi acara pertemuan yang sudah tidak layak lagi disebut sebagai ruangan.
Satu sama lain saling memandang iba, sangat jarang tuan charles meluapkan kemarahannya, bahkan selama ratusan tahun, baru kali ini tuan charles terlihat sangat marah.
“..kalian lihat sendiri! Beginilah kemarahan tuan charles! Dan ini belum seberapa!”
“..ingat,!! Kita harus segera menemukan pohon serebian yang telah dicuri, bagaimanapun caranya!” tangan kanan tuan Charles berusaha untuk merapatkan barisan kembali.
“..kita harus cari dimana tuan Avram!” panggil salah satu peserta pertemuan yang terlihat kacau pakaiannya, disekujur tubuhnya memar dan mengeluarkan darah.
“..coba kalian cari tahu dengan ahli IT yang ada di eropa, siapa tahu mereka bisa mendapatkan petunjuk dari rekaman CCTV yang terlihat aneh menurutku!”
{tapp}
Orang yang bertanya langsung menangkap sebuah benda pipih kecil yang ditengarai sebagai flash disk.
Ada senyuman tersungging di sudut bibirnya ketika mendapatkan flash disk tersebut.
“..kali ini aku tidak boleh gagal lagi!”
“..aku Charles Owen harus membuktikannya!” gumamnya dalam hati saat menggenggam flash disk.
Dengan berdiri sekuat tenaga, Owen langsung mencari pijakan yang kuat guna menopang tubuhnya yang terlihat limbung.
Owen meninggalkan lokasi lebih dulu dibandingkan kawan-kawannya yang lain.
Pada dasarnya semua yang hadir merupakan keturunan langsung dari tuan charles, setiap nama mereka selalu mengandung unsur charles.
Perseteruan didalam keluarga yang lazim terjadi diseluruh keluarga didunia juga menerpa keluarga besar Charles.
Semua keturunannya selalu ingin mencari muka didepan leluhur mereka sendiri.
Bukan karena apa, setiap prestasi akan dihargai dengan batu energi yang akan membantu peningkatan kekuatan mereka.
Sudah sejak ratusan tahun lamanya setiap keturunan charles berlomba-lomba untuk mendapatkan batu energi, selain untuk meningkatkan kekuatan keluarga mereka, batu energi juga menjadi simbol level keluarga.
Owen adalah satu-satunya pribadi yang tidak memiliki keluarga, kedua orang tuanya terlibat kecelakaan tunggal sejak dirinya kecil, selepas kedua orang tuanya meninggal, Owen diasuh oleh tangan kanan tuan charles yang memang mendedikasikan dirinya untuk tuan charles.
Avram terlihat puas dengan kecakapan owen ketika menjalankan misi dan berbagai tugas yang diberikan oleh tuan Charles.
Namun malangnya, banyak keluarga yang tidak menyukai sosok owen, karena dianggap tukang cari muka!
Owen bukannya tidak tahu dengan situasi dan status yang disematkan untuknya, namun tekadnya sudah bulat, dirinya akan menunjukkan kepada keluarga yang lain bahwa dirinya layak mendapatkan kehormatan tertinggi dikeluarga charles.
Ambisinya begitu besar, hingga semua tugas dan misi keluarga selalu diambilnya, meski kebanyakan hasilnya adalah Nol besar.
Owen bukannya tidak pandai dalam bekerja, namun sabotase yang dilakukan oleh keluarga Charles yang lain, selalu membuat hasil kerja Owen berpindah tangan.
Untungnya owen selalu bersikap positif dan tidak menaruh curiga yang berlebihan, karena setiap sabotase yang dilakukan oleh anggota keluarganya terlihat sangat alami.
Dengan berjalan tertatih owen menuju ke bilik kamarnya yang letaknya sangat jauh dari kediaman utama keluarga Charles.
Didalam biliknya, owen segera mengolesi luka-lukanya dengan hati-hati, umurnya sudah 23 tahun, perawakan tubuhnya yang tinggi besar membuat owen seperti layaknya laki-laki eropa utara yang tua sebelum masanya.
Diusia 23 tahunnya, dirinya belum juga kunjung mendapatkan kekuatan elemen kayu layaknya keluarga Charles yang lainnya, karena jalur merediannya terhambat.
Yang tidak dirinya sadari, selama ini makanan yang diberikan kepada owen sudah sering dibumbui racun pelemah elemen oleh anggota keluarganya yang lain.
Dirinya yang tidak mengetahui hal itu tetap menatap hari-harinya dengan penuh semangat.
“..aku harus segera mencari tahu berbekal informasi rekaman CCTV di flash disk ini!” gumamnya.
“..pasar gelap!” owen mendadak memiliki ide untuk mencari informasi dari pasar gelap eropa.
Sudah beberapa hari dirinya berkomunikasi lewat dark web untuk mencari keberadaan pasar gelap eropa.
Owen segera berusaha berdiri dan mengecek celengan rahasianya.
Selama ini owen selalu menyisihkan jatah bulanan yang diberikan oleh tuan avram untuknya.
“..satu-dua-lima-sepuluh..aaah..dua puluh lima!”
Total ada dua puluh lima lembar uang pecahan seratus Euro ditangannya.
“..aku rasa cukup uang segini untuk menjelajahi pasar gelap! Siapa tahu disana aku bisa menemukan hal lain yang tentunya sangat berguna untukku!”
Dengan penuh semangat Owen berdiri dan mulai keluar dari bilik ruangan miliknya.
Dirinya tidak mengetahui jikalau selama ini gerak-geriknya selalu diawasi oleh salah satu anggota keluarga besar yang tidak menyukai keberadaan owen.
Pengintai yang selalu melaporkan semua aktivitas owen dimana saja, seperti sekarang, saat owen meninggalkan bilik ruangannya, pengintai itu langsung menginformasikan status terkini targetnya pada juragan yang membayarnya.
Dengan mempergunakan bus di jam paling pagi, owen meninggalkan lokasi hutan keluarga Charles, tujuannya untuk melintasi batas negaranya, karena diperbatasan antara negara adalah lokasi pasar gelap eropa yang ingin dia tuju.
Sore hari owen tiba diperbatasan negara, setelah melewati administrasi uni eropa, Owen langsung menuju tempat yang ingin dituju.
Sebuah cafeshop dengan parkiran yang sangat luas menjadi pemandangan yang sangat kontras dengan isi yang ada dibagian bawah tanahnya.
__ADS_1
Banyaknya truk kontainer parkir membuat pemandangan tersendiri, jikalau coffeshop itu merupakan tempat peristirahatan bagi para pengguna jalan lintas negara.
{kluntiiinggg}
Suara lonceng coffeeshop berbunyi.
“..anak muda! Apa ada yang bisa aku bantu? Mau pesan apa?!”
Owen langsung mengambil pulpen dan kertas kecil yang ada didepan meja kasir, tangannya menuliskan dua huruf kapital dengan jelas ‘BM’.
Petugas jaga yang melihat tulisan owen langsung paham,
“..seratus euro!” ujarnya menarik tarif biaya masuk didepan.
“..ini, terimalah!” ujar Owen sambil memberikan selembar uang 100 euro miliknya.
“..kamar mandi nomor 2, tuas dibalik pintu!” begitulah kode yang diberikan oleh pelayan coffeshop.
Owen memang sudah mempelajari keberadaan pasar gelap di eropa dari dark web, salah satu hobinya ketika menyendiri adalah belajar hacker dan berkenalan dengan dunia gelap.
Selama ini misi yang diambil dari keluarga Charles selalu bisa terselesaikan dengan baik berkat koneksinya didunia gelap, terutama komunitas dark web.
Dengan bergegas owen langsung antri masuk kedalam kamar mandi yang diinformasikan.
Kondisi kamar mandi yang kosong membuat owen begitu mudah untuk masuk kedalam bilik nomor 2.
{srattt}
Owen menarik tuas yang ada dibalik pintu.
{bllassssss..joorrrrrrr}
Suara flush toilet terlihat begitu keras untuk menyamarkan tembok rahasia yang terbuka dibelakang closet duduk.
Owen yang melihat dinding telah terbuka segera beranjak masuk.
Ada ratusan anak tangga yang harus dilaluinya, sebelum akhirnya owen tiba disebuah jalan protokol tanpa ada penerangan yang lengkap.
“..inikah pasar gelap eropa?!” gumam owen ketika dirinya melihat disekelilingnya seperti kota gelap namun masih ada sedikit penerangan.
Tidak ingin menunda waktu, owen langsung bergegas untuk berjalan mencari keberadaan tempat yang sudah direncanakannya.
“..anak muda! Apakah kamu ingin mencari seorang pembunuh bayaran?!”
“..hei anak muda, aku punya sesuatu yang spesial untukmu!”
Berbagai macam godaan dan rayuan para penjual jasa di pasar gelap menjejali telinganya.
“..aku harus segera mencari tempat itu!”
“..sembilan puluh dua...sembilan puluh lima...” Owen terlihat bergumam menghitung langkahnya.
Segala informasi yang dibagikan di darkweb sangatlah detail, owen tinggal mengikuti arahannya saja.
“..seratus lima!” seru owen ketika dirinya sudah berada tepat di 105 langkah dari sejak dirinya menapaki anak tangga terakhir, saat masuk pertama kali.
Didepannya terlihat berdiri bangunan tua, untuk menjangkaunya harus melewati gang sempit yang ada disamping pagar tinggi.
Tidak mau membuang waktunya, owen langsung pergi menyusuri gang sempit yang hanya bisa dimuati oleh dirinya seorang.
Owen yang sekarang tiba didepan banguan tua terlihat berdiri sejenak.
{tok..tok..tok}
Owen mengetuk pintu bangunan tua tersebut.
“..sebentar!”
Ada suara jawaban dari arah dalam bangunan.
{krieet}
Pintu yang diketuk oleh owen terbuka dari arah dalam.
Muncul seorang berbadan gendut dengan berat lebih dari 120 kilogram.
“..ada apa?!”
“..kelelawar malam!” ucap owen.
Sebuah kalimat yang menjadi sandi jika ingin bertemu dengan pihak terkait didalam bangunan tua.
Orang gendut yang membukakan pintu buat owen sekilas memandangi owen yang nampak asing baginya,
“..masuklah!” jawabnya ketika merasa owen aman.
Dengan bergegas owen memasuki bangunan tua melalui pintu yang telah dibuka, orang bertubuh gendut itu terlihat masih melihat kondisi disekitarnya, ketika dirinya sudah merasa aman, barulah kemudian dirinya menutup pintu dengan hati-hati.
{klok..klok..klok}
Terdengar suara penguncian pintu sebanyak 3x.
“..duduklah!” ujar pria gendut yang mulai berjalan mendekat kearah owen.
Owen tidak menoleh kekiri dan kekanan, dirinya langsung duduk diatas sofa empuk yang berwarna gelap.
__ADS_1
“..jadi apa tugas buatku?!” tanya pria gendut yang juga ikut duduk didepan owen.
“..aku sedang mencari seseorang! Didalam flash disk ini ada rekaman CCTV yang kemungkinan besar sudah dimanipulasi oleh pelaku!” ujar owen menyodorkan flash disk diletakkan diatas meja didepan sofa yang didudukinya.
“..dua ratus euro!” pria gendut didepan Owen langsung mengeluarkan pernyataan terkait harga yang harus dibayar.
“..ini, terimalah!” ucap Owen sambil menyodorkan dua lembar pecahan seratus eruro.
Setelah mengambil uang dan flash disk yang diberikan oleh owen, pria gendut itu lantas masuk kedalam kamar yang ada dibelakangnya owen.
Owen menunggu dengan gelisah, pikirannya melayang entah kemana, ada rasa takut dan ada pula rasa keingintahuan dengan apa yang sedang dilakukan oleh pria yang sudah mengambil uangnya barusan.
Tidak ingin membuat kacau, owen masih tetap duduk dengan kaki yang bergerak-gerak tanda jikalau dirinya sedang galau.
{krieeet}
Tiga puluh menit kemudian, pria gendut itu kembali keluar dari dalam kamarnya, sambil membawa kertas putih ditangan kanannya.
“..disitu ada alamat lengkap serta identitas dari pria yang kau cari!” pria gendut itu meletakkan kertas putih hasil print out yang memuat sebuah informasi.
“..hati-hati, nyawa menjadi taruhannya! itu saja pesanku!”
Pria gendut itu segera membukakan pintu bangunannya, dan menginstruksikan pada owen untuk segera keluar secepatnya.
Owen tersentak kaget, perasaan tidak ada satu jam dirinya duduk, sekarang sudah bisa mendapatkan data informasi yang diinginkannya.
Dilipatnya kertas putih ditangannya dengan sangat hati-hati, setelah itu dirinya segera berdiri dan melangkahkan kakinya keluar dari bangunan kuno yang terlihat menyeramkan tanpa ada lampu penerangan.
Owen keluar dari gang sempit, dirinya celingukan kanan dan kiri memastikan keadaan.
“..halo ganteng!”
Tiba-tiba ada seorang wanita putih mulus dengan rambut terurai panjang berwarna cokelat terang (mulustrasinya @shaya.lor (cek sendiri yaa))
Owen yang seumur hidupnya dihabiskan untuk bekerja dan berada didepan laptop terlihat gelagapan.
“..ganteng mau kemana?!”
“..sudah pernah menikmati nikmatnya dunia pasar gelap belum?”
“..aku ada barang spesial lho!”
Wanita muda itu terus menggoda owen.
“..maaf..” owen dengan sedikit ketakutan langsung sigap menghindar.
“..cih ! dasar munak!” teriak wanita muda yang terlihat begitu emosi melihat calon pembelinya berlari menjauhi dirinya.
“..aku tidak boleh tergoda dengan dunia malam pasar gelap, aku harus ikuti arahan yang ada di dark web!” Owen mulai memantabkan kembali langkahnya mencari sesuatu diantara banyaknya stand yang didirikan disepanjang jalan.
“..anak muda, kemari anak muda! Mari sini! Aku punya sesuatu yang sangat spesial untukmu!” ujar salah satu stand penjualan yang terlihat menjual cairan mirip serum.
Karena rasa ingin tahunya besar, owen tergoda untuk mendatangi orang dewasa yang terus-terusan meneriaki owen untuk datang kepadanya.
“..aku melihat potensi dalam dirimu anak muda! Tapi sayang, tubuhmu terkena racun yang tidak kamu sadari keberadaannya!” ucap sang penjual.
“..ra-racun! Bagaimana bisa”
“..percayalah anak muda, waktuku tidak banyak, ini adalah ramuan yang harus kamu minum sekarang juga! Jika ramuan itu tidak bisa membantumu menghilangkan racun sekaligus menerobos penyumbatan jalur meredianmu, maka jangan membayarnya!”
“..tapi, perhatikan! Jika setelah meminumnya tubuh kamu langsung bereaksi mengeluarkan seluruh racun yang menumpuk selama ini, maka semua uang milikmu harus kamu serahkan!”
“..bagaimana?” tanya sang penjual memberikan pilihan yang sangat sulit untuk ditolak oleh Owen.
Apa yang dibicarakan oleh penjual didepannya adalah benar, sudah berumur 23 tahun akan tetapi jalur merediannya masih tersumbat, bahkan tangan kanan dari tuan Charles yang notabene adalah ayah angkatnya sendiri, tidak bisa banyak membantu.
Owen berpikir keras, tentunya dirinya menyadari semua manfaat yang akan didapatkan jikalau dirinya mampu membuka jalur meredian yang selama ini tersumbat.
Bukan tidak mungkin, setelah dirinya bisa membuka jalur merediannya, maka owen akan mendapatkan kekuatan berlipat ganda akibat penumpukan yang terjadi dalam puluhan tahun lamanya.
“..cepatlah putuskan anak muda! Waktuku tidak banyak!” ujar sang penjual kembali mengingatkan owen yang tengah berperang dengan pikirannya sendiri.
“..baiklah! aku setuju, aku ambil penawaranmu!”
“..bagus! ini serumnya! Sebaiknya kamu masuk kedalam kamar dibelakangku, didalam sana ada kamar mandi!” ucap sang penjual sambil memberikan botol bening berisi cairan berwarna kuning terang menyala.
Tidak ingin banyak bertanya, owen langsung mengambil botol yang berisi serum dan langsung berjalan memasuki ruangan yang ditunjukkan oleh penjual tersebut.
*didalam sebuah ruangan dipasar gelap*
{glukkk}
Owen langsung meneguk semua serum yang ada didalam botol bening.
{blussshhhh}
Tubuh owen langsung bercahaya terang, cahaya yang layaknya sorot lampu yang menerangi kegelapan malam.
“...aaakkhhhhhh” suara jeritan kencang Owen terdengar, namun tidak sampai keluar dari bilik, sang penjual memang terlihat sudah menargetkan owen, dibuktikan dengan persiapan pemasangan formasi peredam suara didalam ruangan.
{duuuuttt....brooootttt}
Berkali-kali owen mengeluarkan kentut dengan suara yang sangat keras, tidak hanya itu, pasta lengket berwarna hitam juga keluar dari seluruh lubang ditubuhnya, baik itu pori-pori kulit maupun lubang pembuangan miliknya.
“..hueekkk” owen terlihat muntah dengan kondisi keadaannya saat ini.
__ADS_1
Buru-buru dirinya berjalan menuju kamar mandi yang ada didalam ruangan dan mengguyur badannya menggunakan air shower yang terlihat menggelontorkan puluhan liter air langsung ketubuhnya.