PEMULUNG SUKSES

PEMULUNG SUKSES
Trending


__ADS_3

Zen dan semua pegawai rumah sakit internasional terlihat berjibaku menangani 100 pasien dihari pertama yang telah dijanjikan.


100 buah ranjang pasien tertata rapi disebuah tenda super besar yang menutupi parkiran rumah sakit internasional.


Berita penanganan virus genom oleh rumah sakit internasional diliput oleh media elektronik dan disiarkan secara langsung oleh akun media sosial milik rumah sakit internasional.


Semua pengobatan hari ini adalah gratis dan dibayar menggunakan anggaran negara yang telah mendapatkan bantuan dari bank dunia.


100 pasien terlihat sudah mulai menjalani injeksi larutan imunitas melalui selang infus yang tertanam dilengan atau telapak tangan pasien.


Dunia melihat secara langsung penananganan yang diberikan, dan banyak yang mulai meniru dengan langkah yang dilakukan oleh rumah sakit internasional.


Satu hari yang lalu Zen juga sudah mengirimkan semua kebutuhan obat-obatan imunitas, serta obat-obatan penyembuh, sesuai yang dipesan oleh WHO melalui pemerintah Konoha.


Sampai sekarang tidak ada yang paham, bagaimana cara Zen bisa mengirimkan keberbagai tujuan negara dengan sangat cepat tanpa ada penundaan jadwal.


Zen sendiri mendapatkan pembayaran yang luar biasa besar dalam kesempatan ini, pembayaran yang langsung diterima dari akun bank dunia, karena pemerintah Konoha tidak ingin mencampurkan bisnis dengan bantuan sosial kemanusiaan.


Satu jam kurang setelahnya, semua pasien terlihat sudah menyelesaikan injeksi infus imunitas yang telah diberikan pihak rumah sakit internasional.


Lebih dari 90% pasien merasakan bugar dan setelah dilakukan pengecekan darah mereka di laboratorium, semua kandungan darah mereka sudah terbebas dari virus genom yang mematikan.


“..luar biasa!!”


“..dokter rumah sakit internasional sungguh luar biasa!!”


“..penanganannya juga sangat profesional, tanpa ada pandang status dan jabatan!”


“..iya betul, lihatlah semua pasien mendapatkan hasil kesembuhan 100%!”


Berbagai komentar membanjiri akun media sosial resmi rumah sakit internasional yang melakukan live streaming.


Ada 10% pasien yang terlihat masih belum sadarkan diri dari proses imunitas, hal ini dikarenakan pola hidup mereka yang tidak bisa menjaga kesehatan dengan baik.


Zen segera melakukan penanganan dengan jalan akupuntur, satu persatu pasien diterapi guna mengeluarkan racun yang disebabkan virus genom.


Dengan sangat cekatan Zen mengerjakan teknik pengobatannya pada tubuh pasien satu persatu.


Dunia kembali dihebohkan dengan metode yang Zen pergunakan, karena total ada 99 jarum yang ditancapkan pada tubuh pasien, dan ke-99 jarum tersebut terlihat bergetar seirama layaknya sedang melakukan pengeboran dipermukaan kulit pasien.


Total 10 pasien yang mendapatkan perawatan spesial disiarkan langsung melalui akun media sosial rumah sakit internasional.


Dunia menyaksikan dan menunggu hasil dari pengobatan yang Zen lakukan.


{brrrddddd}


Ranjang sepuluh pasien bergetar hebat, tubuh pasien terlihat seperti kejang-kejang.


“..waaah kenapa itu pasiennya!”


“..apakah dokter tadi gagal?!”


“..waah ternyata ini live streaming pembunuhan!!”


“..tolong jangan menjudge dulu, kita percayakan pada tim dokter yang ada disana!!’


“..woi, akun fake saja pakai menjudge yang bukan – bukan, admin tolong dinotice itu, kita proses!!”


Berbagai komentar riuh dengan adanya akun yang berkomentar negatif, bahkan pihak kepolisian cyber langsung menotice akun tersebut masuk daftar pencarian.


{cuuuurr}


Darah berwarna hitam terlihat keluar dari jarum yang tertancap di tubuh pasien, tidak semua jarum yang ditancapkan mengeluarkan semburan darah hitam berbusa.


Darah yang mengeluarkan busa uap panas itu terlihat keluar dibagian tertentu dari titik-titik akupuntur yang masih tertancap jarum.


“..waaah lihatlah, darah hitam beruap!”


“..apakah itu racun dari virus genom yang ada didalam darah!!”


“..waah itu keluar dari bagian perut!!”


“..lihat-lihat ada yang keluar dari titik lengannya!”


“..itu-itu, lihat ada yang keluar dari lehernya!”


Bermacam-macam komentar kembali membanjiri live streaming akun media sosial rumah sakit internasional.


Para pengunjung live streaming terlihat sangat heboh dengan keluarnya darah warnan hitam beruap yang membanjiri ranjang pasien, yang dominan dengan warna putih.


Setelah sepuluh menit berselang, darah hitam itu tidak lagi keluar dari dalam tubuh pasien, dan pasien tidak lagi bergetar tubuhnya.


“..lihatlah pasien sudah tidak bergetar!”


“..yap benar!”


“..apakah dokter rumah sakit internasional sudah sukses ?!”


“..entahlah, kita tunggu saja!!”


Para dokter terlihat menunggu perintah dari Zen.


Saat Zen mendekat kearah pasien,


{slaappp}


Ke-99 jarum akupuntur itu mendadak lenyap layaknya dihisap dengan mesin penghisap super.


“..apakah hanya aku yang melihat ini??!!”


“..lihatlah kemampuan dokter itu!!”


“..waah hebat, sekali kibaskan tangan 99 jarum yang tertancap langsung lenyap!”


“..hebat bener dokter itu!!”


“..mau doong jadi wanitanya?!!”


“..dokter, buahi rahimku doong!!”


“..aku juga mau dokter, bikin kuping yukk nanti malam!!”

__ADS_1


“..dokter aku padamuuu!!!”


Komentar penuh kekaguman dan sangat berlebihan membanjiri akun media sosial rumah sakit internasional.


Tanpa disadari oleh Zen, aksinya dirinya dalam mode siaran langsung membuat kesal para wanitanya yang merasa Zen sedang show off.


“..tolong dibasuh badan pasien dan segera diolesin salep ini secara merata dititik akupuntur yang masih terlihat membekas ruam merah” ujar Zen memerintahkan tim medis lainnya untuk membantunya.


“..apakah sudah selesai dokter Zen?” sapa ayah mertuanya yang ingin terlihat profesional didepan umum.


“..tenang saja ayah, setelah ini kita tinggal ambil darah mereka dan lakukan tes laboratorium !”


“..kelihatannya kamu engga ada capeknya ya?!”


“..begitulah ayah!”


Lima belas menit berselang, rumah sakit internasional mengumumkan secara langsung jikalau sepuluh pasien sudah sembuh 100%.


Sorak-sorai penonton siaran langsung terdengar riuh ramai, ditambah penuhnya layar monitor dengan icon love dan icon-icon sumbangan saweran yang tidak sedikit.


WHO secara official juga mengirimkan pesan siaran langsung dan direspon oleh semua pengunjung live streaming yang hadir.


Presiden konoha lewat akun resminya juga memberikan pujian serta ucapan selamat bagi tim medis rumah sakit internasional yang sudah mampu memberikan kesembuhan maksimal bagi pasien yang terpapar virus genom dihari pertamanya.


Proses penyembuhan pasien sendiri terus bergulir dengan satu harinya 100 pasien, hingga semua pasien yang terpapar virus genom telah 100% berhasil disembuhkan.


Pasien yang terjangkit virus genom di negara Konoha sendiri hanya ada 500-700 orang saja, itupun adalah warga negara yang memang pulang dari luar negeri, khususnya Eropa dan Amerika.


Karena negara konoha adalah satu-satunya negara yang sudah mengedepankan pencegahan diawal, berbeda dengan negara lain yang tidak segera menyiapkan pencegahan saat munculnya virus pertama kali.


Untuk negara lain mesti gigit jari, karena proses penyembuhan pasien di negara mereka harus mengandalkan obat-obatan yang Zen kirimkan, mereka tidak bisa seperti rumah sakit internasional, yang mampu menyelesaikan pasien yang terpapar virus genom dalam hitungan jam saja.


Semua karena adanya sosok Zen, dengan keahlian medisnya.


***


“..bruaakkk”


Suara meja dipukul dengan sangat keras.


“..sial!! siapa yang sudah menciptakan obat-obatan penyembuhan ini!!”


“..rusak sudah semua rencanaku!!”


Terdengar suara seorang pimpinan gerakan bawah tanah yang terlihat begitu emosional ketika melihat layar monitor televisi yang mengatakan jikalau obat penyembuhan sudah ditemukan, bahkan ada dinegara Konoha, sosok dokter yang luar biasa, sanggup menyembuhkan pasien dengan metode pengobatan miliknya.


“..kalian, apakah kalian tahu siapa yang telah menyuplai obat-obatan penyembuh virus yang kita ciptakan?!” ujarnya bertanya pada anak buahnya.


“..maaf bos, jaringan kita dipelabuhan dan bandara, tidak ada informasi sama sekali, obat-obatan itu seperti muncul dari dalam tanah bos!”


{plakkk}


Tamparan langsung diberikan.


“..gila!! ini Gila!!”


“..sampai-sampai jaringan kita di pelabuhan dan bandara tidak bisa mendeteksi, kekuatan jaringan seperti apa yang dimiliki pahlawan dunia ini!!”


“..bagaimana cara kita menjualnya?! Lihatlah pemerintah di semua negara, hanya memperbolehkan obat-obatan dari satu supplier saja!”


“..semua karena referensi WHO dan Bank Dunia!”


“..bangkrut!! kita bakalan bangkrut kalo begini!!” ujar sang pemimpin yang memegangi kepalanya dengan ekspresi putus asa.


Rencananya dengan menyebarkan virus, mereka akan keluar sebagai pahlawan dengan obat-obatan yang mereka sudah produksi.


Namun apa boleh dikata, mereka kurang gerak cepat dalam meredam masalah yang mereka sendiri munculkan kepermukaan.


“...brakkk”


Tiba-tiba pintu didobrak dari arah luar.


Masuk satu kelompok polisi internasional berpakaian lengkap layaknya sedang melakukan penyergapan kelas dunia.


Kelompok polisi internasional yang sudah dikirimi data-data valid terenkripsi oleh Zen.


Dengan kemampuan hacker super, Zen bisa melakukan pelacakan perusahaan mana saja yang secara besar-besaran membeli bahan-bahan obat untuk menyembuhkan virus genom dalam 6-7 bulan terakhir.


Pelacakan Zen mengarah pada sebuah alamat pabrik lama yang telah terdaftar merugi dan tutup tahun lalu disebuah negara eropa barat.


Ada satu akun yang secara besar-besaran membeli bahan-bahan yang merupakan antidot dasar dari virus genom.


Yang tidak bisa mereka prediksi adalah mutasi dari virus genom itu sendiri yang sangat diluar nalar, bahkan obat-obatan penyembuh yang mereka persiapkan tidak akan bisa menyelesaikan permasalahan yang sudah mereka timbulkan.


WHO memberikan rekomendasi penangkapan sesuai dengan data-data yang Zen kirimkan.


“..angkat tangan kalian semua!!”


“..kalian semua ditahan, atas tuduhan penyebaran virus mematikan diseluruh dunia!”


“..bukti-bukti pergerakan kalian selama ini sudah kami dapat, jadi selamat menikmati sisa hidup kalian didalam jeruji besi selamanya!”


Semua yang ada didalam ruangan langsung gemetar, bagaimana bisa rencana yang tersusun rapi terbongkar.


Sang pemimpin sendiri tidak bisa berkata-kata lagi, dirinya langsung ditarik paksa untuk keluar dan masuk kedalam mobil tahanan yang sudah dipersiapkan oleh petugas polisi internasional.


Dunia kembali dihebohkan dengan penangkapan tokoh utama dibalik penyebaran virus genom keseluruh dunia.


Negara Eropa bagian barat menjadi sorotan dunia setelah penangkapan tersebut.


Setelah kelompok Iluminati, ternyata di Eropa masih ada lagi kelompok-kelompok lain yang berusaha untuk memusnahkan penduduk dunia secara massal dengan alasan dunia perlu dilakukan koreksi jumlah penduduknya.


Banyak sekali terjadi reformasi birokrasi dinegara benua Eropa setelah kejadian beruntun yang melibatkan orang-orang dari belahan Eropa.


Nilai tukar Euro terhadap mata uang dunia langsung hancur akibat dua kasus yang saling berdekatan dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan.


Tingkat kepercayaan dunia terhadap Eropa menurun, pariwisata yang tadinya menjadi modal utama bergulirnya ekonomi dibenua mereka hancur total.


Resesi ekonomi terjadi diberbagai negara, dan banyak sekali eksodus penduduk benua Eropa yang menuju benua Asia setelahnya.


‘ Eropa Darurat Ekonomi’

__ADS_1


Begitulah judul yang terus digaungkan dalam beberapa minggu setelah peristiwa penangkapan pengembang sekaligus penyebar virus genom.


Zen sendiri tidak tertarik untuk mengembangkan bisnisnya di benua Eropa, karena dengan kondisinya saat ini, benua Asia merupakan pangsa pasar paling besar keuntungannya.


***


“...duuh yang lagi jadi trending topik dunia !”


“..banyak tuuh yang mau jadi istrinya!!”


“..ganjen bangeed siih!!”


“..huft!”


Bergantian Clara, Ling-ling, Sofia dan Evelyn saling berkomentar ketika melihat suami mereka sedang sibuk dengan tarian jari jemarinya diatas laptop sambil melihat layar monitor super lebar didepannya.


“..diih, engga ngerasa tuuh!”


Clara masih saja berusaha menarik perhatian suami mereka.


“..apa siih sayaaang!”


“..bagusnya tuuh, kalo suami lagi kerja, disiapkan minuman sehat kek, cemilan sehat kek, dipijitin kek, ini malah di omongin yang engga jelas!”


Zen berbicara dengan santai sambil tetap melihat layar monitornya.


“..tuan.. ini jus melonnya!” Shelli yang tahu betul kesukaan tuannya langsung menyodorkan jus melon yang masih segar.


{sruuupppp}


“...aaahh...segarnya” ujar Zen


“..terima kasih yaa!”


{klik}


Zen mematikan layar laptopnya dan langsung berjalan menuju sofa melingkar yang ditempatkan didepan meja kerjanya, biasanya semua wanitanya berkumpul disana sambil nobar episode drakor kesukaan mereka semua.


“..terus bagaimana dengan benua Eropa pak suami?!”


{drrrttt}


Belum juga Zen memberikan jawaban, tiba-tiba hape milik Clara bergetar disampingnya.


{klik}


Sambungan komunikasi terhubung.


“...haloo Zavira cantik!”


“..ada di rumah kok, main saja!”


“..ya sudah, kakak tunggu ya!”


{klik}


Sambungan komunikasi jarak jauh itupun terputus.


“..Zavira mau main kesini “ ujar Clara memberitahu yang lainnya.


Sementara Zen sudah meninggalkan Clara dan yang lainnya untuk menemui ayahnya Clara yang sudah mengirimkan pesan singkat lewat media chatting di hape Zen.


***


Diruangan direktur rumah sakit internasional, terlihat Zen sedang duduk didepan meja direktur yang tidak lain adalah mertuanya sendiri.


“..pihak negara-negara di Eropa secara perlahan sudah berhasil menangani merebaknya virus genom! Meski mereka harus menutup pintu keluar masuk negara mereka masing-masing selama proses penyembuhan”


“..lantas seperti apa langkah mereka selanjutnya ayah?!”


“..sebenarnya mereka menginginkan kehadiranmu disana untuk membantu penyembuhan lebih cepat, tapi mereka juga tidak memaksakan kehendak mereka! Obat-obatan yang telah dikirimkan untuk negara mereka juga sudah sangat membantu sekali, meski waktu penyembuhannya tidak secepat teknis pengobatan disini”


Zen kembali menjadi pendengar yang baik dan tidak ingin menginterupsi penjelasan ayah mertuanya.


{drrrrttt}


Getaran hape milik ayah mertuanya terdengar kencang, karena hape milik mertuanya diletakkan diatas meja kerjanya.


{klik}


“..halo,..”


“...apakah benar seperti itu?” ayah mertuanya berbicara dalam bahasa internasional.


Percakapan itu terus berlangsung, meskipun Zen juga bisa mendengarnya, namun Zen lebih memilih untuk tidak bereaksi dan menunggu hingga percakapan selesai.


{klik}


Percakapan jarak jauh lewat jaringan telepon internasional itupun selesai.


“..raja di Britania terjangkit virus genom dan dalam kondisi kritis, barusan perdana menteri mereka menghubungi ayah secara langsung, karena mendapatkan referensi dari WHO, mereka meminta kehadiranmu disana sekarang, guna menyelamatkan nyawa yang mulia raja Britania!”


“..aku mendengarnya ayah, tolong kasih tahu mereka, siapkan satu ruangan khusus didalam istana, dan jangan ada yang masuk kedalam ruangan tersebut, informasikan titik koordinatnya segera!”


Ayah mertua Zen langsung saja menghubungi nomor kontak yang sudah diberikan oleh perdana menteri Britania, dirinya menginformasikan apa yang Zen mintakan.


{drrrttt}


Pesan singkat masuk dengan angka serta huruf yang menunjukkan titik koordinat yang diinginkan muncul dilayar hape milik sang ayah mertua.


Setelah berpamitan dan menargetkan titik lokasi yang sudah diinformasikan,


{zlapp}


Zen dengan menggunakan jas kebesaran dokter miliknya langsung berpindah tempat dengan menggunakan teleportasi.


***


{ceklek}


Pintu ruangan terbuka dari pegangan pintu disebelah dalam, diluar ruangan tempat Zen keluar, sudah banyak pengawal profesional berjas hitam yang merupakan pasukan elit khusus pemerintah Britania.

__ADS_1


“..Dokter Zen, silahkan ikuti kami!” ketua regu pengawalan yang sudah diinformasikan segera menyambut kedatangan Zen yang keluar dari dalam ruangan tanpa banyak bertanya.


__ADS_2