PEMULUNG SUKSES

PEMULUNG SUKSES
BAB 50 BUSHIDO


__ADS_3

"..apakah diantara kalian ada yang mengetahui asal dari serangan cyber ini?!” pria sepuh dengan alis dan jenggot panjang berwarna putih terlihat memegang tongkat yang istimewa disebelah tangan kanannya mulai berbicara.


Tidak ada yang berani menjawab pertanyaan sosok paling diistimewakan dalam grup Takashi.


“..bodoohh!!” teriaknya.


{blaarrr}


Meja didepannya langsung meledak begitu saja berhamburan.


Tidak ada yang melihat kapan orang tua sepuh itu memukul, yang jelas seluruh peserta yang hadir didalam ruangan rapat dibuat gemetar tubuh mereka.


Sebuah serangan Cyber yang menimbulkan dampak luar biasa, seluruh harta digital baik itu dokumen, aset perusahaan, aset pemilik, aset direksi semuanya lenyap dalam hitungan sepersekian detik tanpa bisa dilacak kemana arah pergerakannya.


Semua yang disebutkan diatas itu menguap begitu saja.


“..inilah yang aku takuti ratusan tahun yang lalu! Dunia semakin canggih dan pada akhirnya, kecanggihan itu pula yang meruntuhkannya!” sosok sepuh itu lalu pergi meninggalkan ruangan dengan dikawal beberapa bayangan hitam yang terlihat selalu menempel dibawah lantai.


{brakkk}


Pintu ruangan rapat ditutup dengan sangat keras, membuat jantung seluruh peserta yang hadir ingin keluar dari sarangnya.


“..tuan Direktur, lalu bagaimana selanjutnya?!” tanya salah satu pemegang saham.


“..hufftt!! dalam sisi perusahaan bisa dikatakan jika takashi grup sudah bangkrut!”


“..pribadi saya, sangat yakin, Leluhur Takashi sebagai pemilik sebenarnya akan melakukan cara lamanya untuk mengembalikan semua aset takashi grup, namun semua butuh waktu!”


“..kemungkinan Takashi Grup hanya bisa berjalan dengan mengandalkan penjualan produk dan aset fisik seperti gedung dan kendaraan operasional yang masih bisa diselamatkan!”


Sang direktur utama takashi Grup memberikan penjelasannya.


“..maaf tuan Direktur!” sekretaris pribadinya menunjukkan sebuah lembaran data.


“..apaaaa!!” teriaknya kaget.


“..kenapa tuan Direktur?!” para pemegang saham segera bertanya melihat keanehan didepan mereka.


“..ini-ini...barusan sekretaris saya menerima informasi, jikalau pihak bank telah mengeluarkan perintah penyitaan aset terkait tanggungan pinjaman usaha kita! Mereka mendapatkan informasi jikalau takashi grup sudah bangkrut!”


“..gila..ini Gila...!” semua yang hadir langsung panik.


Mereka tadinya berpikir ide direktur utama sudah benar, namun diluar dugaan pihak Bank dengan cepat mengetahui kondisi internal takashi dan langsung mencekal seluruh aset fisik yang masih tersisa.


Takashi Grup Down!!


Takashi Bangkrut!!


Takashi Grup Finished!!


Begitulah tajuk berita yang langsung mengudara di media sosial negeri sakura bahkan sampai ke internasional.


Kegaduhan para pemegang saham umum (publik) langsung terjadi.


Publik yang memiliki prosentase kepemilikan saham 51% langsung dibuat kalang kabut menjual saham mereka secepat mungkin.


Saham perusahaan raksasa negeri sakura itu tadinya berada diangka tertinggi dikisaran 1.000.000 Yen per lembarnya, setelah tajuk berita keluar dan dibuktikan dengan data-data digital yang sangat valid, harga saham takashi Grup tinggal 0.01 Yen per lembarnya.


Angka terendah dalam perdagangan saham di negeri sakura.


Televisi dan media sosial dibanjiri dengan banyaknya aksi demonstrasi besar – besaran, karena selama ini takashi grup terlihat sangat sehat keuangan mereka, namun tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba publik diperlihatkan data-data laporan keuangan serta kondisi rekening dari Takashi Grup yang sudah Nol.


Rekaman video rapat internal mereka juga beredar luas di negeri sakura, membuat publik percaya dan segera menjatuhkan pilihan mereka untuk menjual rugi saham-saham miliknya.


Pemerintah langsung turun tangan, sebab kekacauan ini sudah membuat ekonomi negeri sakura terdampak serius, nilai tukar Yen terhadap valuasi mata uang yang lainnya langsng hancur, bahkan 1 Yen hanya dihargai 1 sen untuk mata uang Rupiah.


Takashi Grup sendiri tidak ingin membuka kasus ini secara umum, namun mereka berjanji akan menyelesaikan permasalahan kekacauan yang ditimbulkan mereka dalam waktu sesingkat-singkatnya.


Pemerintah yang mendapati jikalau para pemegang kendali takashi grup sudah membuat pernyataan lebih memilih untuk mundur teratur.


Di negeri sakura sendiri takashi Grup adalah sebuah pondasi kuno yang tidak bisa disentuh, dalam arti semua tindak-tanduknya diluar kekuasaan dan kendali pemerintah.


***


“..panggil para Bushido segera!” pria sepuh yang sudah berada dikediamannya memerintahkan bayangannya.


{siuuut... siuuut... siuuut...}


Lesatan cahaya hitam keluar dari bayangan pria sepuh yang berdiri mengarahkan pandangannya mengarah ke rembulan yang bersinar terang malam itu.


{wuuusshhhhzzz}


Angin besar menerpa halaman rumah kediaman pria sepuh dalam beberapa saat.


“...Bushido menghadap tuan!”


Ratusan Ninja berpakaian serba hitam dengan penutup muka yang hanya terlihat kedua buah bola mata dengan retina yang berwarna gelap, terlihat tertunduk dalam posisi hormat didepan tuan besar Takashi.


“..malam ini, segera cari orang ini!, bawa dia hidup atau mati!” tuan takashi terlihat menunjukkan photo Zen ditangan kanannya.


Para Bushido ini telah dilengkapi dengan sebuah kemampuan yang mampu mendeteksi musuh mereka dalam jarak ribuan kilometer jauhnya.


Sebuah kemampuan yang mereka dapatkan ketika meleburkan jiwa mereka menjadi milik iblis kegelapan.

__ADS_1


Takashi sendiri adalah salah satu generasi Iblis kegelapan hasil pernikahan beda alam ribuan tahun yang lalu.


Generasi yang lain dari iblis kegelapan telah tersebar diseluruh penjuru dunia dengan tujuan yang sama, membuat dunia mengalami kehancuran akibat ulah manusia itu sendiri.


{slappp...slappp...slappp}


Secara bergantian, semua Bushido terlihat langsung melesat dari halaman kediaman tuan takashi menuju target mereka.


“..karena kamu sudah berani mengusikku, maka jangan salahkan jika semua yang ada didekatmu akan menghilang!” gumam tuan takashi sambil memandang rembulan yang bersinar.


Ada siluet iblis kegelapan saat wajah tua Takashi bersentuhan dengan cahaya rembulan.


***


Zen terlihat tertawa puas dengan pencapaiannya menghancurkan takashi Grup dinegeri Sakura, dirinya juga tidak tertarik untuk mengakusisinya, layaknya beberapa perusahaan yang telah dimilikinya.


“..setelah ini, tinggal menunggu kedatangan pasukan ninja bayangan hitam!”


“..iblis seperti kalian mesti dikurung di tempat yang seharusnya!”


Zen sudah mempunyai rencananya sendiri, karena semua data digital yang disimpan oleh Takashi grup sangat mumpuni sebagai bahan intelijennya.


Sebuah data super rahasia yang terenkripsi dengan keamanan tingkat tinggi, bukan menjadi masalah besar bagi Zen dan pemrogramannya.


Sebuah folder yang memberikan data visual terkait kekuatan para bushido sebutan dari ratusan ninja bayangan hitam, para Bushido inilah yang menyelesaikan semua tugas-tugas kotor dari takashi grup selama ratusan tahun lamanya.


“..B-u-s-h-i-do!” gumam Zen.


Beberapa waktu yang lalu Zen sudah memberitahu para wanitanya terkait apa yang sedang dikerjakan serta dampaknya, Zen menginginkan mereka untuk tidak berada diluar dari bangunan yang sudah diberi formasi pelindung, sampai waktu yang akan Zen informasikan kembali.


Kalung giok Phoenix juga sudah dipergunakan oleh semua wanitanya, Zen sendiri tidak khawatir jikalau para ninja sanggup menghancurkan formasi pelindung yang dibuat Zen, maka mereka akan berhadapan dengan formasi pertahanan giok phoenix yang kekuatannya tidak bisa dianggap remeh.


Satu hal yang menjadi kelemahan para ninja bayangan hitam, mereka hanya bekerja dimalam hari, sesuai dengan kemampuan dan kekuatan yang diturunkan oleh iblis kegelapan.


Hari ini adalah hari kelima sejak lima bersodara jepun melakukan aktivitas kultivasi mereka bersama-sama.


Zen dengan santainya menunggu mereka berlima keluar dari aktivitas kultivasi mereka, dengan duduk disebuah halaman tidak jauh dari posisi Goa sambil menyeduh teh herbal yang sangat langka.


Beberapa hewan terlihat mendekat kearah Zen, mereka berharap untuk mendapatkan buah energi yang sudah dipotong-potong kecil.


Secara bergantian semua hewan antri untuk mengambil jatah mereka masing-masing.


{swooosshhhh}


Angin bertiup dengan sangat kencang dengan sumber adalah pintu Goa tempat lima anak buahnya melakukan kultivasi, sebuah pancaran energi yang menandakan jikalau kelimanya sudah selesai dalam aktivitas kultivasinya.


{tap... tap... tap... tap... tap...}


Lima bersodara jepun itu menunduk hormat didepan Zen.


“..berdirilah...dan selamat atas kenaikan tingkat kalian!”


“...terima kasih tuan muda Zen!” jawab mereka berlima kompak.


“..duduklah-duduklah...silahkan minum teh matahari dalam cangkir kalian masing-masing”


“..teh matahari!” kompak kelimanya langsung melotot mendengar nama tanaman herbal yang menurut mereka adalah sebuah legenda yang hanya tumbuh ratusan ribu tahun yang lalu, Legenda yang ditulis dibuku karangan para biksu gunung tibet, sebuah karya yang memang pernah mereka baca saat berada di perguruan beladiri lama mereka di gunung Fujiyama.


Tanpa menunggu perintah untuk minum, mereka berlima langsung meneguk dengan perlahan teh matahari yang terkenal sangat berkhasiat untuk membentuk tulang dan meningkatkan esensi darah para ahli beladiri.


{bommmnnn... bommmnnn... bommmnnn... bommmnnn... bommmnnn...}


Ledakan silih berganti dari dalam dantian kelima sodara Jepun terdengar sangat nyaring.


Bahkan ledakan aura mereka langsung membuat tekanan angin yang sangat besar layaknya ada kompressor bertekanan 1jt HP dilokasi mereka.


“..ll-luar biasa!” kompak mereka berlima berkata.


Dampak dari teh matahari langsung terlihat, tubuh kelimanya seperti terlahir kembali dalam versi yang lebih kuat, tingkatan basis kultivasinya mereka juga semakin kokoh.


Sebuah kekuatan fisik yang bisa disandingkan dengan 5000 gajah afrika jika melakukan lomba tarik tambang.


“..selamat! kalian telah membuatku terkesan dengan perkembangan yang kalian berlima raih!” Zen berbicara dengan masih menyeduh teh yang terlihat asapnya masih mengepul naik keatas.


“..terimakasih Guru, berkat arahan Guru, kami berlima mencapai titik tertinggi kami dalam dunia beladiri!” lima bersodara segera menundukkan kepala mereka dalam-dalam tanda penghormatan pada Zen.


“..sudah-sudah! Berdirilah kembali!”


“..Bushido sudah keluar dari sarangnya! Dengan kekuatan kaliam berlima aku rasa cukup untuk mengatasi mereka semua!”


“..b-u-s-h-i-do!” setengah kaget kelimanya bersuara.


“..kenapa? apa kalian tidak mengenalnya?!” tanya Zen.


“..kami mendengarnya dari para sensei tuan muda Zen, bahwa mereka ada berjumlah ratusan, dan kekuatan mereka merupakan perpanjangan tangan dari Iblis kegelapan, para Bushido ini adalah salah satu kelompok Ninja Kuno yang keberadaannya hanya bisa diketahui oleh orang-orang tertentu saja!”


Kawaguci kemudian menjelaskan lebih detail terkait keberadaan bushido yang dirinya ketahui.


Zen menjadi pendengar yang sangat baik selama beberapa waktu, karena informasi yang dibagikan oleh kawaguci menjadi data tambahan miliknya.


Zen sendiri bermaksud untuk merebut kembali jiwa milik mereka yang sudah dikuasai oleh iblis kegelapan, dan menjadikan para bushido sebagai pasukan miliknya.


Setelah mendengar rencana dari Zen, kelima bersodara jepun itu langsung paham.

__ADS_1


“..nanti malam mereka akan tiba disini!” ujar Zen memberikan informasi.


Kelima bersodara ini tidak kaget dengan informasi yang telah dibagikan, karena Zen memiliki kemampuan lebih tinggi dari para bushido untuk melacak keberadaan target mereka.


“..bersiaplah kalian berlima, ingat, lakukan sesuai rencana yang sudah aku buat!”


“..baik tuan muda Zen, kami akan mempersiapkan diri” kelimanya segera pamit undur diri setelah menerima beberapa ratus lembar kertas mantra pengikat jiwa untuk nantinya dipergunakan saat melawan ratusan Bushido yang datang.


Detik bergulir ke menit, dan menit bergulir ke jam.


Malam ini cahaya bulan bersinar terang, kawasan kediaman Zen yang sudah dipasangi formasi penjebak bagi ratusan Bushido yang akan mulai merangsek masuk terlihat sangat sepi.


Hewan-hewan malam yang biasanya berkeliaran untuk turut menjaga kelestarian hutan dari para tangan-tangan jahil lebih memilih untuk bersembunyi ditempat yang sudah Zen sediakan.


{slappp... slappp... slappp... slappp...}


Kelebatan warna hitam pekat terlihat melompat kesana kemari dipepohonan.


{jdeukkkk}


“...aakkkhhh!”


Teriakan korban yang terkena jebakan mantra pelindung Zen mulai berjatuhan.


“..hati-hati, ada jebakan!” ungkap ketua kelompok mereka.


Gerakan yang tadinya berkelebat langsung berhenti dengan pengawasan ekstra ketat dari para anggota Bushido.


“..kemana kawan kita yang tadi?!” tanya ketua kelompok yang tidak melihat keberadaan kawanan mereka yang sepertinya terluka.


Tanpa mereka ketahui Zen mempergunakan kemampuan superparanormalnya untuk menelan mereka dan langsung memasukkannya kedalam penjara lukisan, disana Voodoo yang sudah bersiap langsung memberikan pelajaran sesuai dengan instruksi dari juragannya, yaitu Zen.


{jdeukkkk}


“...aakkkhhh!”


Satu persatu pasukan Bushido itu mulai berkurang dan menghilang tanpa jejak.


“..kk-kekuatan seperti apa yang menjadi lawan kita?!” ketua kelompok Bushido mulai terlihat ketakutan.


Perlahan dirinya mundur kebelakang, diikuti oleh kawanan pasukan yang lainnya.


{trapppp}


“..apa ini?!!” pasukan bushido yang berada diposisi paling belakang langsung berteriak, karena tubuhnya terlihat menempel pada sebuah dinding tak kasat mata dan membuatnya lengket tidak bisa bergerak bebas.


{blussshhh}


Kepulan asap putih langsung membumbung tinggi saat pasukan yang terkena jebakan menghilang dari tempatnya.


“..berkumpul ketengah!!” teriakan ketua kelompok mereka memberikan aba-aba.


Dengan perlahan sisa pasukan bushido segera membuat formasi pertahanan yang membuat mereka berkumpul layaknya lingkaran obat nyamuk bakar.


“..kalian semua waspada! Gunakan indera pendengaran kalian, dan segera serang jika kalian mendapati gerakan yang tidak satu frekeunsi!” perintah ketua kelompok mereka.


{blussshhh}


“...aaakkhhhh”


Dari bawah tanah satu persatu pasukan bushido ditarik masuk, asap putih langsung menggantikan posisi mereka yang sudah menghilang.


“..melompaat!!!” perintah ketua kelompok mereka dengan berteriak.


{wuuuttt... wuuuttt... wuuuttt... wuuuttt...}


Sisa pasukan segera mempergunakan ilmu meringankan tubuh mereka untuk menghindari serangan yang datang dari bawah tanah.


{blusshhh}


“..aaakhhh”


Namun naas, maksud hati ingin menghindari serangan dari bawah, kenyataannya saat mereka melayang dan melompat secara acak, jebakan yang lain sudah langsung mengambil mereka dan memindahkannya kedalam penjara lukisan.


“..inii...iniii bagaimana mungkin?!” ketua kelompok yang tertinggal terlihat putus asa, karena seberapapun mereka berusaha kenyataannya kempuan mereka tidak bisa mendeteksi keberadaan musuh yang mereka lawan.


{slapppp}


Dari arah bawah muncul akar pohon dengan sangat cepat melilit ketua kelompok bushido.


“..tidaak..tidaaak...lepaskan...lepaskan aku!!” teriakannya ketakutan.


“...hohoho...seorang ketua Bushido, ninja kuno negeri sakura sampai berteriak ketakutan?!” Kanazawa yang memang suka sekali show off dengan kemampuan elemen tumbuhan yang dimilikinya langsung muncul.


“..siapa kamu!! kamu kemanakan anak buahku!!”


“..kamu...Kamu iblis!!!” teriaknya ketakutan ketika kanazawa mulai menggerak gerakkan akar tumbuhan yang lain untuk meraba dan melucuti semua pakaian ketua kelompok bushido yang sudah tidak memiliki tenaga karena akar tumbuhan itu menghisap habis energi tenaga dalam miliknya.


“..jangan....jangaaan... bunuh saja aku..bunuh...!” teriak ketua kelompok yang sudah tidak punya harga diri, karena tubuhnya terlihat polosan, tidak ada lagi atribut ninja bayangan hitam yang melegenda menempel ditubuhnya.


“..terlalu cepat jika aku membunuhmu! Sebaiknya segera kamu ceritakan terkait organisasi kalian ini! Ingat jika kamu berbohong, maka tubuhmu akan mulai dicabik-cabik oleh serigala malam". Kanazawa menganggukkan kepalanya.


{grrrrrrr}

__ADS_1


Dari gelapnya malam muncul kawanan serigala malam dengan tubuh tinggi kekar, kawanan mereka mulai mengepung ketu bushido dengan tatapan mata yang segera ingin mencabik-cabiknya.


__ADS_2