Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Kelaparan


__ADS_3

Sementara itu didalam hutan beringin,puluhan orang sibuk membangun benteng pertahanan.Tak terasa matahari telah berada diatas kepala.


" Hei...coba kalian susul tabib kecil !" Perintah Yang bho pada anak buahnya.


Dua orang anak buahnya segera mencari keberadaan tabib kecil,dari pagi hingga tengah hari,mencari makanan untuk mereka,tak juga kembali.


" Gege,Perut kita dah keroncongan.Bagaimana kalau kita cari makanan dikota saja !" Yang Blo berkata sambil mengelus2 perutnya.


" Apa kau mau dipancung Dikota !" Bentak Yang bho marah,


" Bukankah yang sedang dicari itu Tabib muda dan Kecil !?" Seru Yang Blo on sambil menatap serius wajah kakaknya.


" Selama ini kita mengikuti kedua tabib,mereka pasti juga mengincar kita !" Jawab Yang Bho kesal.


Ketika mereka berdua sibuk berdebat,kedua anak buah yang mencari Tabib kecil telah kembali.Mereka melapor,bahwa tak dapat menemukan tabib.


" Sebaiknya kita cari bersama2 !" Ajak Yang Blo tiba2.


" Tunggu ! Kita harus menjaga Tabib Muda disini." Seru Yang Bho tegas.


" Terus bagaimana dengan Tabib kecil ?" Tanya Yang Blo lagi.


" Sebaiknya kita tunggu disini !" Jawab Yang bho,


" Sampai kapan ? Perut kita sudah tak tahan !" Tanya Yang Blo kembali


" Diamlah ! Ikuti perintahku !" bentak Yang bho mulai tak sabar.Namun perutnya juga terus berbunyi,dia melihat sekelilingnya,wajah mereka lemah dan lesu.


" Bagaimana pun,Kita sudah berjanji untuk menjaga disini.Sampai Nona Yuan kembali kesini." Sambung Yang Bho datar.


" Dia kembali atau tidak,apa bedanya sekarang ? Perut sudah keroncongan,tugas sudah kita lakukan,kehidupan tabib sangat penting,namun kelangsungan hidup kita juga penting !" Yang Blo on kembali berbicara.


" Ucapanmu memang benar,Namun Janji Tetaplah janji ! Kita sudah takhluk pada tabib muda,Hidupku ini pemberian Tabib muda." Yang Bho melihat kembali sekeliling nya,adik dan anak buahnya tertunduk tak berani menatap.


" Jadi,kalau kalian ingin bertindak sesuai keinginan kalian,Silahkan ! Aku tak akan menghalangi ! Apabila perbuatan kalian membuat masalah buat tabib,Aku sendiri yang akan menghajar kalian sampai mampus ! Apa kalian Dengar !" Teriak Yang bho dengan tegas.


Tak satupun dari mereka menjawab,semua diam membisu dengan wajah tertunduk.


Melihat anak buahny diam,tak membuat hatinya senang.


" Apa kalian Tuli !" Bentak Yang bho lebih keras lagi.


" Yaa...yaa...kami dengar." Jawab Yang Blo on mewakili yang lain.


" Kau Blo on,Pergilah cari tabib kecil,bawa enam orang anak buahmu ! Dua orang,Gantikan Mereka yang sedang mengawas dipinggir hutan !" Perintah Yang Bho tegas.


" Baik Gege,Kami segera pergi !" Jawab Yang Blo,lalu segera mengajak enam orang anak buahnya.


" Kalau menemukan Bahaya,cepat beri tanda dengan Pluit !" Seru Yang Bho kembali.


" Baik !" Jawab Yang Blo,mereka segera pergi masuk kedalam hutan.


" Sial ! Perutku terus berbunyi,makanan tak ada,tabib kecil raib entah kemana !" Gerutu Yang Blo kesal.


" Kakak kedua,apa kita pergi kekota saja diam2 !" Seru Seorang anak buahnya.


" Hehhh...apa kau cari mampus !" Tegur temannya.


" Biarlah mampus dengan cara jantan,daripada mampus kelaparan !" Jawab Laki2 bertubuh kurus tinggi kesal.


Yang blo diam sambil berpikir,mereka terus berjalan menyusuri hutan.Tanoa mereka sadari,seekor harimau besar sedang mengawasi mereka.


" Kalian berdua,Gantikan Posisi pengawas !" Perintah Yang blo on.sambil menghentikan langkahnya.


Gruuusaaakkkk....

__ADS_1


Tiba2 Harimau menyerang mereka dengan ganas.


" Awas Harimau !" Teriak Seorang anak buahnya.


Ketujuh Anak buah Yang bho segera mencabut golok sambil mundur dan menghindar terkaman harimau.


Geeeerrrrr....


Harimau menatap mereka dengan tajam,mulutnya terbuka,memperlihatkan Taringnya yang besar dan tajam.


" Minggir,biar aku yang menghajarnya !" seru Yang Blo on lalu maju melangkah saling berhadapan dengan Harimau.


Harimau kembali menerkam kedepan,dia sedang kelaparan,tak perduli siapa yang dihadapinya.


Yang blo segera menebaskan goloknya kearah kepala harimau,namun harimau beekelit kesamping,bukannya menyerang Yang Blo,justru dia kembali menerkam anak buah yang berada dibelakang Yang Blo.


" Serangggg ! " Teriak mereka bersamaan,


Bukkk...Duuukkk...


Crassss...


Tubuh Harimau yang besar terkena pukulan dan tendangan anak buah Yang Blo,bahkan Lengan kanannya tergores golok hingga mengucurkan darah segar.


Namun bukanya kabur,harimau kelaparan itu justru semakin beringas.Dia mencakar menerkam secara membabi buta,membuat Keenam anak buah yang blo menjadi jerih.


Yang blo segera membantu anak buahnya,mengejar Harimau dari belakang.


" Naik keatas Pohon !" Teriak yang blo gusar,sambil membabatkan Golok kearah bokong harimau.


tiga orang anak buah,segera berlari dan memanjat pohon terdekat,namun yang seorang lagi terlambat,tubuhnya terjerembab diterkam oleh harimau.


Dwngan ganas Harimau Menggigit tengkuk nya hingga robek,kedua tangannya mencakar punggung mangsanya.


Yang blo dengan cepat menerjang bokong harimau dari belakang.


Bukkkk...


Braaaakkkk....


Tubuh harimau terpental dan tersungkur ditanah,namun dengan cepat dia langsung berdiri dan membalik badan menghadap Yang Blo.


Geeerrrrrr....


Matanya merah penuh amarah,mulutnya menganga lebar,air liurnya jatuh menetes.Tubuhnya bergetar,menahan sakit dan menahan marah.


" Pergilah ! Atau kau mati !" Bentak Yang blo,sambil mengacungkan goloknya.


Geeeerrrrmmmm...


Harimau kembali menggereng,matanya tajam menatap lawan didepannya.


Bukkkk....bukkk....


haraarggghhhh....


Dari atas ketiga anak buah yang blo melompat menerjang Harimau,hingga tertekuk ditanah.rasa sakit diseluruh tubuhnya,membuatnya tak berdaya.Suaranya terus menggerung,namun semakin lemah terdengar.


Anak buah Yang Blo memgayunkan Golok ditangan ingin menebas leher harimau.


Trangggg....


Golok terpental lalu menancap dibatang pohon yang besar.


Yang Blo dan teman2nya terkejut,mereka segera bersiaga,sambil mencari siapa yang telah menghalangi mereka.

__ADS_1


" Hentikan ! Jangan Bunuh harimau itu !" Terdengar teriakan dari balik pepohonan.


" Apa yang kalian lakukan ! Bodoh !" Tiba2 perbol muncul dari balik pohon besar.


" Ahhhh...Tabib kecil ! Akhirnya kau muncul !" Seru Yang blo berseru lega.


Seorang gadis cantik segera berlari mendekati Harimau yang terkapar lemah,darah semakin banyak keluar dari luka ditangannya.


" Minggirlah !" Perintah Yuan Ruo pada anak buah Yang Blo


Qiang suyon segera memeriksa luka Harimau,lalu mengambil obat dikantong,dan menaburkan serbuk keluka tangannya.


" Nona, Anak buahku lebih parah dari harimau itu !":Teriak Yang blo jengkel.


" Diamlah kau ! Biar aku yang mengobati anak buahmu !" bentak perbol,lalu dengan cepat mendekati anak buah yang terkapar sambil mengerang kesakitan.


" Harimau ini,beberapa tulang rusuknya patah." Seru Qiang Suyon setelah memeriksa tubuh harimau.


" Sebaiknya kita bawa dia keGoa,biar kau dapat mengobati tulangnya." Seru perbol sambil berdiri setelah mengobati luka anak buah Yang blo.


" Bagaimana dengan anak buahku,tabib ?" Tanya Yang blo khawatir.


" Tinggal saja disini ! Goblok ! Bawa sekalian !" Bentak Perbol marah.


Yang blo cengengesan sambil menggaruk kepalanya.Lalu segera memerintahkan anak buahnya untuk membawa harimau dan temannya yang terluka.


" Tabib,kami sudah dua kali masuk kehutan mencarimu," ujar yang blo sambil berjalan beriringan.


" Aku tadi mengejar makan pagi kita,tapi malah masuk kedalam lobang.Syukurnya karena rusa itu,aku bertemu dengan mereka." Jawab perbol sekenanya.


" Kami semua kebingungan !" Seru Yang blo lagi


" Bingung karena belum makan ?" Sindir perbol,dihatinya dia merasa kasihan pada mereka.


" Ahhhh...kami sudah biasa kelaparan,tabib kecil." Seru Yang Blo gengsi didepan gadis2 cantik.


" Gayamu ! Perut kalian menjerit2 terus daritadi,dua temanmu itu,malah sampai kentut2." Ejek perbol sambil tertawa.


" Hehehe..." Yang blo hanya bisa nyengir kuda.


" Kenapa kalian tak membeli makanan dikota ? Apa kalian tak punya uang !" Seru Qiang Suyon penasaran.


" Kakak Yang Bho melarang kami,Kalau kami melanggar bisa2 dihabisi sama dia." Jawab Yang Blo sejujurnya.


" Ehhhh...!" Seru Qiang suyon masih belum paham.


" Hmmm...Kakakmu bisa diandalkan ! Jarang2 Orang kasar kayak kalian bisa berpikir jernih." Ucap Yuan ruo tersenyum.


" Kenapa begitu ?" Tanya Qiang suyon kembali.


" Nona Qiang,Kalau mereka pergi kekota,pasti Para anggota Klan dan pemburu bayaran akan mengetahui tempat persembunyian kami" Jawab perbol sekenanya.


" Owhhhh...Itu sebabnya.Ya..aku faham sekarang." Qiang suyon merasa sungkan.


" Biar aku yang pergi kekota,kalian tetaplah disini." Seru Yuan Ruo seketika.


" Ahhhh...terima kasih ,Nona." Yang blo menghentikan langkah dan menjura hormat.


" Heiii...Bagaimana kalau aku yang memasak,tak perlu kekota,cari saja pucuk2 muda daun pepohonan,dan juga ikan atau hewan kelinci atau kijang." Seru Qiang Suyon dengan semangat.


" Jumlah kita sangat banyak,aku takut kau akan kelelahan,sekarang kita Fokus mengobati Tabib saja." Tukas Yuan Ruo.


Mereka semakin dekat dengan Goa tempat persembunyian,namun dikejauhan terdengar suara orang2 bertarung.


" Kepung mereka ! Jangan sampai Lolos !" Terdengar teriakan memberi perintah.

__ADS_1


__ADS_2