
Disaat markas Klan api yang menjadi markas sementara Panglima lhe musin sibuk memadamkan api,puluhanAnggota Klan Langit yang telah terbebas segera terbang kelangit lalu melayang cepat meninggalkan Markas klan api.
" Tahanan Lepas ! Tahanan Kabur !!!" Terdengar teriakan beberapa anak buah Klan Langit dan Prajurit penjaga bersamaan.
Kentongan Segera berbunyi bertalu2,menadakan tanda bahaya kepada seluruh penghuni markas.
Namun tiba2 Sebuah sinar merah melesat cepat menghantam kentongan yang terbuat dari kayu jati hingga hancur berserakan.Bahkan Anggota Klan api yang memukul kentongan ikut terpental dan jatuh ketanah tak sadarkan diri.
" Bodoh ! Siapa Suruh Memukul kentongan !"
" Kepung mereka ! Tangkap dengan Jaring Baja !" Teriak Gongshu marah.
Puluhan Anggota klan api segera bergerak dan naik keatas tembok,lalu melepaskan Jaring baja menghadang anggota Klan Langit untuk kabur.
Namun Lie weida serta kakaknya telah keluar dari tembok markas;melihat Anngota Klan Api melepaskan jaring baja,Lie weida segera melepaskan lima Anak Panah sekaligus kearah anggota Klan api.
Dua orang terjungkal terkena anak panah,yang lain dengan pedang nya dapat melumpukan anak panah.Namunkarena dua orang yang jatuh berada diposisi samping kanan,otomatis jaring baja kembali jatuh kebawah,membuat celah yang sangat lebar.
Beberapa anggota Klan Langit segera melayang terbang melewati celah yang terbuka,Namun sayangnya mereka tak bisa membawa para pelayan turut serta.
Li bankong masih berada dipersembunyian dibalik tembok bagian selatan.Otaknya bekerja,bagaimana cara membebaskan anggota yang tak bisa terbang karena sayap mereka telah patah,dan para pelayan mereka.
" Tuan,pergilah ! Jangan Hiraukan Kami ! Nyawa tuan sangat berarti bagi Klan Langit !" Ucap Seorang gadis pelayan yang masih muda dengan berlinang air mata.
Li Bankong menarik napasnya dalam2,Sejujurnya dia ingin segera terbang keluar ketika melihat celah yang terbuka,namun Hati nuraninya tak bisa.Dia tak tega melihat para anak buahnya dan pelayannya.Mereka telah mengabdi pada Klan Langit dalam waktu yang lama.Hingga ikatan bathin mereka antara tuan dan bawahan telah terikat sangat kuat.
" Aku tak akan meninggalkan kalian disini,tenanglah !Kita semua Pasti lolos dari tempat ini." Akhirnya Li bankong menguatkan hatinya,Tetap bersama para Bawahannya.
Sementara itu,Panglima lhe musin terlihat sangat gusar,dia menyadari kebakaran serta suara kentongan tanda bahaya pasti telah diketahui oleh pihak lawan.Kelemahan dibenteng mereka telah sangat jelas terbaca oleh musuh.
" Kalian cepatlah selesaikan masalah disini ! Jangan sampai musuh menyadari dan bergerak menyerang kita !" Bentaknya dengan wajah cemas.
" Sebaiknya Bunuh saja semua tahanan yang mencoba Kabur !" Teriak Sheng jie dengan wajah geram.
" Tunggu ! Siapa Kau berani memberi perintah kepada Kami ! Membunuh Anggota Klan Langit sama saja menyiram Bara dengan minyak tanah !" Bentak Ketua Klan Salju sambil berdiri menghadap Sastrawan Tampan siluman kelinci.
__ADS_1
" Hehhh ! Ketua klan salju ! Kita Sedang Berperang ! Daripada kita mengurusi para Tawanan,malah mengurangiJatah Makan Para prajurit ! Kita Harus Berhemat sebelum Bantuan Datang !" Jawab Sheng Jie tak Mau Kalah.
" Apapun Alasanmu ! Klan Salju tetap tak setuju membunuh Anggota Klan Langit !" Bentak Xueshan Zhi zhu tak perduli.
" Ucapan Ketua Xueshan memang benar,mereka semua adalah saudara kita.Tak perlu membunuh,cukup dilumpuhkan saja." Seru Ketua Klan Air menimpali.
" Kalian terlalu Lunak ! Dalam Kondisi perang ! Apapun bisa Terjadi ! Kalau bukan mereka yang Mati tentu kita !" Seru Sheng jie tetap ngotot.
" Sudah2 ... Tangkap mereka kembali hidup2,tenaga mereka mungkin dapat gunakan suatu saat." Panglima Lhe Musin akhirnya menengahi.
Sementara diluar halaman,jaring Baja kembali terbentang menghalangi jalan keluar Anggota klan Langit yang ingin kabur.
" Adik,sebaiknya kita segera pergi !" Seru Fei Yang sambil berbalik hendak terbang keluar.
" Tunggu ! Hari ini kita akan membebaskan semua anggota klan Langit!" Seru Lie weida menyela.
" Tapi adik,jumlah mereka sangat banyak dan kuat !" Seru Fei yang cemas.
" Diamlah,gege.Bantuan Akan datang sebentar lagi." Seru Lie weida.
" Ketua Zhang ! Keluarlah ! Bebaskan Anggota Kami !" Teriak Lie Tiankong begitu berada Diatas Tembok dibagian Luar.
Mendengar suara ketua klan Langit,semua Orang yang berada didalam segera keluar.
Mereka Melihat seluruh Anggota Klan Langit sedang melayang diatas tembok dengan sayapnya.
" Akhirnya Kau datang Juga ketua Lie !" Seru Ketua Zhang tersenyum,hatinya sedikit merasa bersalah pada ketua klan langit.
" Lepaskan Anggota kami yang kalian Tahan !" Ulangi Ketua Lie kembali.
" Bukan kah Putramu telah bebas,juga sebagian Anggota kalian Telah kabur dengan membakar gudang pangan kami !" Teriak Ketua Zhang
" Ayah,Paman Dan Para pelayan juga beberapa anggota yang terluka masih ada didalam !" Seru Fei Yangxong pada Ayahnya.
" Adikku Libankonh beserta para murid yang terluka juga pelayan masih ada didalam ! Apa guna kalian Menahan mereka !" Ucap Lie tiankong dengan tegas.
__ADS_1
Panglima Lhe musin tertawa,sementara Sheng jie yang mendengar bahwa masih ada anggota klan langit yang tertinggal segera bergerak mencari bersama para prajurit secara diam.
" Ketua Lie,Kami takingin mencari permusuhan dengan Kalian.Musuh Utama Kita sebenarnya ada diluar dihutan sana.Mereka ingin merampas dan menguasai kota ini sepenuhnya." Ucap Panglima Lhe Dengan Lantang.
" Mereka bukan musuh kami ! Kalian lah yang mencari masalah dengan Istana ! Kami tak mau ikut campur !" Jawab Ketua Lie dengan tegas.
" Hahahaha...Ketua Lie,jumlah kalian tak mungkin mampu mengalahkan kami.Lebih baik kita bersatu melawan musuh yang sesungguhnya." Seru Panglima Lhe tetap membujuk,Dia tak melihat teman2 Ketua Klan Langit yang berada dibalik tembok.
" Panglima,Jumlah mereka Lumayan banyak ! Bahkan Mereka Membawa serombongan Laba2 yang membawa senjata lengkap !" Teriak Pajurit penjaga Dari Pos diAtas tembok.
Jlebbbb....
Tiba2 Sebuah tombak telah menancap ditubuh prajurit yang berteriak,hingga menembus teman nya yang berada dibelakangnya,Hingga Tewas seketika.
" Tahan Tuan Xiongkong !" Seru Ketua Lie sambil memandang kebawah.
" Ahhh...kelamaan !" Teriak Siluman Laba2 tak sabar.
" Betul sobat !" Seru Perbol,lalu mengerahkan Jurus
Badai samudra menghantam bumi Lalu menghantam tembok yangbtebal didepannya.
Booooommmm...
Grruuuukkkkk...gruuuukkkkk...
Seketika tembok Tinggi setebal satu meter roboh dihantam pukulan perbol hingga hancur luluh.membuat lobang yang sangat lebar membentang.prajurit dan para anggota klan api yang berada dipos dan diatas tembok sambil memegang jaring baja sampai terpental jatuh kebawah.beberapa prajurit yang berada dibalik tembok ikut tersapu dan terpelanting tak tentu arah.beberapa diantara mereka bahkan tewas seketika.
Kini Terlihat didepan Panglima Lhe dan para ketua pendukungnya,wajah mereka terperangah melihat Tabib kecil sedang menepuk2 kedua tangannya,Namun yang membuat mereka lebih bergidik,Puluhan Laba2 terlihat sedang menatap mereka dengan mata menyala merah sedang memegang tombak ditangan masing.
" Pasukan Apakah itu !?" Seru Panglima Lhe Musin Terperangah dengan mata melotot.
" Siluman ! Apakah mereka siluman !" Tanpa Sadar Ketua Klan Air ikut berseru dengan Kening mengucurkan keringat.
" Ayooo masuk ! Kita Obrak abrik Markas mereka !" Teriak Perbol memberi Perintah.
__ADS_1