Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Saingan Yuan Ruochong


__ADS_3

Dihutan yang rimbun terlihat puluhan orang sedang berjalan perlahan2,mereka seperti sedang mencari sesuatu.


" Gege,benarkah hutan ini yang dimaksud ?" Tanya Yang Blo on pada kakaknya.


" Aku yakin,Gadis itu berkata benar !" Seru Yang Bho tegas.


" Terus cari ! Hari hampir malam !" Perintahnya kembali.


Tak lama berselang seorang anak buahnya berteriak,


" Ada pohon besar berjejer disana !" Teriaknya memberitahu.


" Cepat periksa !" Perintah Yang Bho dho,lalu segera bergerak menuju tempat yang ditunjuk anak buahnya.


Mereka semua berkumpul dibawah Pohon besar yang berjejer rapi,ada empat pohon dibagian depan,dan masing2 satu pohon disebelah kanan dan kiri.


" Pasti ini tempatnya !" Seru Yang Blo on girang.


" Cepat cari Goa Disekitar tempat ini !" Perintah Yang Bho dho.


Mereka semua segera berpencar mencari Goa yang telah diberitahukan Nona Yuan Ruo.


Sementara perbol yang mendengar suara orang yang ramai,segera berkelebat keluar dari dalam Goa.


Matahari telah tenggelam diufuk barat,suara burung malam mulai terdengar bersenandung merdu.


Ahhhkkkk...


Ahhhhkkkk...


Suara beberapa orang anak buah Yang Bho tiba2 terkapar ditanah.


" Hei apa yang terjadi ?" Teriak temannya terkejut.


Yang Bho mendengar teriakan anak buahnya,lalu segera mendekat.Dia melihat dua orang anak buahnya terkapar dalam keadaan pingsan.


" Ini pasti perbuatan Tabib !" Serunya.


" Tabib...Tabib muda ! Tabib kecil ! Ini Kami Yang Bho Dho dan teman2 !" Teriak nya dengan keras.


Tiba2 dari atas pohon besar terdengar suara benda jatuh,tepat menghantam kepala Yang Bho Dho yang sedang berteriak.


Brukkkk...


" Aduhhhh !" Tubuh besar Yang bho jatuh terduduk ditanah.


" Bodoh ! Kau bisa membocorkan tempat ini !" Terdengar suara Perbol membentak.


" Ahhhh...Tabib kecil ! Akhirnya,kita bertemu juga." Seru Yang Bho,lalu bangkit berdiri sambil terkekeh.


Mereka semua berseru girang,lalu segera berkumpul dibawah pohon besar.


" Heh...Yang Bho ! Bagaimana Kalian tau tempat ini ?!" Tanya perbol dengan suara pelan.


" Kami bertemu Nona Yuan ruo diperjalanan,Dialah yang memberitahukan Tempat ini." Jawab Yang bho lugas.


" Hmmm...Apa kau yakin bertemu dengannya !?" Tanya perbol curiga.


" Ini,Bunga Ini sebagai tanda darinya." Seru Yang Bho,lalu menyodorkan bunga Surga pemberian Yuan Ruo.


Perbol mengambilnya,mencium dan memperhatikan Bunga Surga dengan seksama.


" Hmmm...pantas saja dia selalu wangi,ternyata bunga ini yang selalu disimpannya." Gumam perbol.


" Apakah Nona Yuan telah menemukan Putri Kakek Pencuri ?" Tanya perbol pada Yang bho.


" Kakek pencuri ? Kakek pencuri yang mana,Tabib kecil ?!" Tanya Yang Bho bingung.


" Dasar lambat ! Kakek pencuri itu ya Kakek Qian, Ketua perkumpulan tangan seribu,alias ketua pencopet ! pencopet sama saja dengan Pencuri !" Jawab perbol dengan jelas.


" Ahhh...ya...yaa...Aku faham sekarang.Tadi Nona Yuan pergi bersama Putra Kakek pencuri,katanya ingin kembali kemarkas mereka." Jawab Yang Bho sejujurnya.


" Hmmm...Baguslah,mudah2an dia segera kembali." Seru perbol,lalu menatap mereka wajah mereka satu persatu dikegelapan malam.

__ADS_1


" Tabib kecil,dimana Tabib muda sekarang ? Apa benar tabib muda terluka ?" Tanya Yang Blo On


" Beliau ada didalam Goa,dia belum siuman.Besok pagi saja kalian melihatnya !" Seru perbol,lalu berjalan mondar mandir.


" Bagaimana Tabib muda bisa terluka ?" Tanya Yang Bho penasaran.


Perbol menghentikan langkahnya,


" Diatas Langit masih ada Langit !" Jawab perbol singkat.


" Ahhh...Kau benar tabib kecil." Seru Yang Bho dho,lalu ikut berjalan mondar mandir pula.


" Hehhh ! Kenapa kau ikut2an mondar mandir !" Bentak perbol


" Hehehe...maaf tabib kecil,aku hanya ikut2an tabib saja." Jawab Yang bho terkekeh.


" Kalau aku berjalan mondar mandir,itu tandanya aku lagi berpikir ! Jumlah kalian sangat banyak,dan ini adalah tempat persembunyian Tabib Muda.Musuh pasti dengan mudah menemukan kita." Seru perbol gusar.


" Ahhh...Aku jadi ingat,tabib kecil,apa kau sudah tau berita terbaru dari kota Jagoan ?" Yang bho dho segera berjongkok didekat perbol.


" Mana aku tau ! kami sudah 3 hari bersembunyi disini." Jawab perbol sekenanya.


" Tabib berdua sekarang sangat terkenal diseluruh kota,Pertama terkenal karena Ahli ilmu pengobatan yang sangat manjur dan cepat." Seru Yang Bho menjelaskan.


" Terus ?" Sahut perbol


" Yang kedua,Tabib berdua juga terkenal karena telah jadi buronan seluruh Klan Dan pendekar bayaran." Kali ini yang menjawab Yang Blo


" APA !!! Buronan !!!" Seru Perbol kaget.


" Be...nar tabib kecil ." Jawab Yang blo terbata.


" Apa salah kami ?!" Tanya perbol murka.


" ini tabib, lihatlah ." Yang Bho memberikan selembar kertas selebaran pada perbol.


Perbol segera mengambilnya,lalu melihat dan membaca isi selebaran.


" Bangsat ! Mereka berani menuduh kami Mata2 Musuh Kerajaan !" Ucap perbol geram sambil meremas kertas ditangannya.matanya berubah merah menyala,tubuhnya bergetar menahan amarah.


" Kami semua tak percaya isi selebaran itu.Beberapa hari ini,kami telah keluar masuk hutan mencari tabib berdua.Namun jejak kalian seperti hilang ditelan bumi." Yang Bho menjelaskan.


" Sekarang,apa yang akan kita lakukan,tabib kecil ?" Tanya Yang Blo perlahan.


" Kita Hancurkan mereka semua !" Ucap perbol geram.


" Tabib,jumlah mereka sangat banyak,ratusan orang murid2 klan api,belum lagi klan yang lain juga para pendekar pemburu bayaran." Ucap Yang Bho hati2.


" Kalau kalian takut,tetaplah disini ! Biar aku sendiri yang menghabisi manusia2 tak tau budi !" Seru perbol tegas,kedua tangannya mengepal erat.


" Apa tidak sebaiknya kita menunggu sampai tabib muda sembuh,tabib kecil ?" Ucap Yang Blo takut2,sejujurnya dia sangat takut bila sampai bertempur dengan semua Klan.Menghadapi satu klan saja jelas mereka tak mampu.


Perbol terdiam,dia sadar,nyawa Raja nya jauh lebih penting daripada urusan lain.


Kakinya kembali melangkah,berjalan mondar mandir,sementara yang lain hanya diam membisu.


" Sebaiknya kita buat pertahanan lebih dahulu.Menjaga Tabib muda sampai sembuh,baru kita ambil tindakan." Seru perbol kemudian.


" Kami setuju !" Seru Yang Blo lega


" Sekarang istirahatlah,besok pagi,sambil menunggu Nona Yuan Kembali,kita susun rencana yang matang." Seru perbol kembali.


Tiba2 terdengar suara perut berbunyi dari beberapa orang anak buah Yang Bho.


" Kalian Pasti lapar dan lelah." Seru perbol kembali.


" Biar kami cari Binatang buruan buat santapan kita,tabib kecil." Ucap Yang Blo segera.


" Biar aku saja,kalian tak terbiasa dengan kegelapan.Jaga Tabib muda,kalau melihat sesuatu yang mencurigakan,segera bersuit kencang !" Ucap perbol,lalu segera berkelebat pergi.


Dimarkas perkumpulan tangan seribu,disebuah kamar,terlihat seorang laki2 gagah sedang ditekuk dilantai oleh seorang gadis cantik.


" Maaf nona,maaf...! Aku salah,aku tak bermaksud jahat padamu !" Erang Qang jie kesakitan.

__ADS_1


" Nona,tolong lepaskan Kakak ku,itu memang sudah menjadi peraturan kami,orang asing tak boleh tau Cara masuk kedalam markas kami." Seru Qiang suyon dengan wajah cemas.


" Kakakmu ini Bajingan ! dia pasti sudah meraba2 tubuhku !" Bentak Yuan Ruo garang.


" Sumpah ...Aku tak menyentuhmu ! Aku hanya menggendong tubuh pingsanmu masuk kesini." Jawab Qang jie lirih


" Nona,Keluarga kami tak pernah berbuat hal tak pantas pada seorang gadis.Hukumannya sangat berat,tolong lepaskan kakakku.Dan kita bicara,apa keperluan Nona mencariku ?" Qiang Suyon kembali berbicara.


Yuan ruo menatap wajah Qiang suyon lama,Lalu melepaskan Qang jie dengan kasar.


" Kalau bukan karena adikmu ! Sudah kuhajar kau sampai lumpuh !" Bentak Yuan ruo ketus,lalu berdiri dan berjalan kearah ranjang.menghempaskan tubuhnya dengan kesal diatas kasur yang empuk.


" Pergilah ! Aku ingin bicara empat mata dengan adikmu !" Bentaknya sambil berbaring telentang.


" Tapi...maaf nona,Aku..." Belum selesai Qang jie bicara,ucapan nya segera dipotong oleh Yuan ruo.


" Kataku pergi ya pergi ! Kau pikir aku akan menyelakai adikmu ! Ayahmu sendiri takkan mampu menghadapiku,kalau aku berniat menghancurkan tempat ini !" Bentak Yuan ruo,sambil duduk diatas kasur dengan wajah bengis.


Qang jie sebenarnya takut,dia tau,ucapan gadis cantik didepannya tidak main2,dia melihat kearah adiknya.


Qiang Suyon menganggukkan kepalanya sambil tersenyum,


" Keluarlah Kakak,aku pasti baik2 saja." Ucap Qiang Suyon dengan lembut.


Qang jie menganggukkan kepala,menoleh sesaat kearah Yuan Ruo,lalu menjura hormat dan segera keluar kamar.


" Heh Suyon ! Apa benar kau tau ilmu pengobatan ?!" Tanya Yuan ruo ketus.


Qiang suyon tak segera menjawab,dia melangkah mendekati ranjang.lalu duduk ditepian dekat Yuan ruo.


" Aku hanya tau sedikit ilmu pengobatan,siapakah yang sakit,Nona ?" Ucap Suyon,suaranya lemah lembut dan merdu.


Yuan ruo menatap wajah Qiang Suyon lekat2,


' Tabib kecil memang benar,gadis ini sangat cantik,lembut dan bersahaja.Uhhh...Pasti semua laki2 akan berebut ingin menjadi Pasangannya.' Bathin Yuan Ruo


" Nona,Siapakah namamu ? Dan Siapa yang sakit ?" Tanya Qiang suyon kembali.


" Ahhh...Namaku Yuan,Dan kau Qiang Suyon Bukan ?" Ucapnya Grogi,


" Benar,namaku Qiang Suyon.Putri Bungsu Ayahanda Qiang Shou." Jawab Gadis Bertubuh tinggi sambil tersenyum.


" Apakah kau dapat dipercaya ?" Tanya Yuan Ruo tegas.


" Kalau kau percaya aku,mudah2an aku bisa memegang kepercayaanmu." Jawab Suyon dengan lembut.


" Hmmm...Apa kau kenal Tabib muda bernama Lukita ?" Tanya Yuan Ruo pelan.


Wajah Qiang Suyon seketika berubah,Tanpa sadar dia memegang Tangan Yuan Ruo.


" Apakah Nona Yuan tau dimana Tabib Muda ?" seru Qiang Suyon terkejut.


Yuan ruo menatap lekat2 wajah Qiang suyon,entah mengapa tiba2 muncul perasaan khawatir dihatinya.


" Ya..Dan dia sekarang sedang terluka parah hingga tak sadarkan diri." Jawab Yuan ruo lirih.


" Apa !! Bagaimana Dia bisa terluka,aku tau dia seorang laki2 yang hebat dan baik." Seru Qiang Suyon semakin gelisah.


" Katakan saja,dia bertemu lawan yang jauh lebih kuat darinya.Sekarang yang penting adalah,bagaimana kita dapat mengobatinya." Ucap Yuan ruo semakin khawatir ketika melihat sikap Qiang Suyon.


" Akuu...aku...ahhh...Sebaiknya kita segera pergi kesana !" Seru Qiang Suyon sambil memegang kedua tangan Yuan Ruo dengan erat.


" Aku juga berpikir sepertimu,Tapi bagaimana kau akan mengobatinya ?" Tanya Yuan Ruo Ragu.


" Aku akan membawa beberapa bahan obat yang langka,Tunggulah disini,biar aku ambil dahulu bahan2 itu diGudang penyimpanan." Seru Qiang suyon,lalu segera berlari kecil keluar kamar.


Melihat wajah panik dan cemas putri bungsu Qian Shou,Yuan Ruo menarik napasnya dalam2,entah mengapa,hati kecilnya berkata.Bahwa gadis cantik tersebut punya rasa pada tabib muda.Terbayang dimatanya,melihat tabib muda disembuhkan oleh Qiang suyon,lalu melihat mereka menjadi akrab dan semakin dekat.


" Ahhhh...Siluman sepertiku ini,sekali Jatuh hati,Malah langsung sakit hati !" Gumamnya sendiri.


Hatinya menjadi gundah gulana,tiba2 terbayang wajah ibunya yang sedang tersenyum padanya.


" Ibu...Semoga kau baik2 disana,Musuh ibu telah mati,Raja Singa sekarang tak punya siapa2 lagi, Selain ibu seorang." Gumamnya kembali,Lalu bergerak turun dari pembaringan.

__ADS_1


Dia melihat Dimeja sudut yang kecil,Buah2an yang segar dan minuman telah tersedia.Namun teringat peristiwa ketika dia memakan buah pisang,perutnya yang keroncongan tiba2 hilang selera makannya.


__ADS_2