
Sementara itu,Disebuah bukit yang gundul dan gersang.sepuluh kilometer dari kediaman walikota Guangzhao.Seorang pemuda gundul dengan gesit melayang mendaki kepuncak bukit.
" Pengecut ! Sampai kapan kau terus kabur ! " Terdengar suara dari langit di belakang pemuda gundul yang tak lain adalah lukita.
" Kalau kau mampu ! kenapa hanya berteriak ! Tangkap !" Jawab lukita,Lalu perlahan2 berhenti dipuncak bukit.
Puncak bukit yang gersang,atau disebut Bukit merah oleh penduduk Guangzhao,karena tanah dibukit tersebut berwarna merah kecoklatan,tanah yang tak mengandung air,membuat tanaman apapun tak mau tumbuh dan hidup diatasnya.Permukaan puncak bukit merah banyak batu cadas yang tajam dan runcing.
" Puihhh...! Bocah ingusan ! Berlagak didepanKu ! " Bentak Gagak hitam yang tiba2 berdiri beberapa meter didepan lukita.
" Aku dengar banyak anak laki2 yang hilang setelah kau hadir dikota ini ? Perbuatanmu sangat memalukan !" Lukita berkata dengan keras,sangat jarang dia berkata kasar.namun setelah mengetahui perbuatan hina yang dilakukan siluman gagak,hatinya menjadi sangat murka.
" Hahahaha...itu urusanku ! kau sendiri seorang pecundang pengecut !" Ejek Siluman gagak dengan angkuh
" Ayo kita buktikan siapa yang pecundang dan pengecut ! " Tantang lukita
" Bagus Bocah ! Aku penasaran dengan kehebatanmu!"
" Matilah Pecundang !" Bentak Siluman Gagak
Ratusan gagak hitam menyerang lukita dari arah langit,bak awan hitam yang sangat besar turun dengan cepat kearah lukita.
Melihat serangan lawan,lukita dengan cepat melepaskan kembali jurus Bulu emasnya.Ratusan Cahaya emas berbentuk pedang menjadi tameng menahan serangan gerombolan gagak hitam.
Crashhh...Blaaarrrrr....
Gerombolan gagak hitam sirna seketika,Ratusan bangkai gagak jatuh ketanah dengan tubuh terpotong2.
Betapa terkejutnya siluman gagak hitam,baru kali ini dia bertemu manusia yang mampu menghancurkan serangannya.
Namun dengan congkaknya,dia menutupi rasa kagetnya.
" Hahaha...Boleh juga ilmu mu Bocah ! Tapi kau bukan tandingan seorang siluman sepertiku !" Bentaknya kembali
" Buktikan Ucapanmu !" Jawab Lukita dengan tenang
" Mampus ! " kembali terdengar suara gagak hitam
Gelombang kabut hitam tiba2 keluar dari tubuhnya,kembali menyerang lawan didepannya.
Lukita tak merubah jurusnya,tetap menahan serangan lawan dengan jurus bulu emasnya yang berubah kembali menjadi tameng.
Boooommmmm...
Kali ini suara yang sangat dahsyat terdengar hingga berkilo2 meter,hingga sampai kekota GuangZhao.
" Suara apa itu ??? " Teriak para penduduk yang sedang berkerumun didepan rumah walikota.
ratusan penduduk menjadi panik dan kocar kacir kembali kekediaman mereka masing2,semua kegiatan menjadi terhenti.
Angin kencang bertiup sangat kuat,membuat pepohonan terguncang,rumah2 bergetar.
Sementara itu,didalam pendopo ratusan prajurit dan para penghuni didalamnya segera berlindung kedalam pendopo.
__ADS_1
" Apakah ini akibat dari pertempuran tabib dan siluman gagak ? " Tanya Jing Nuwang entah pada siapa
" Sahabatku pasti dapat mengalahkannya ! Kalian tak perlu cemas !" Jawab perbol,lalu berjalan keluar menuju halaman pendopo.
Kita kembali kepertempuran antara lukita dan siluman gagak hitam.
Lukita terlihat terseret kebelakang hingga 10meter,sementara siluman gagak tetap berdiri tegak dengan angkuhnya.
Namun didalam hatinya,kembali dia terkejut,melihat lawannya tak terluka sedikitpun.
" Hahaha...Baru jurus yang kedua ! Kau sudah terlempar mundur Bocah ingusan !" Ejek Gagak hitam kembali menutupi rasa herannya.
" Hemmm...Bukannya telingaku mendengar,dua kali kau berkata mampus !" Jawab lukita tersenyum
Wajah siluman gagak yang hitam berubah menjadi lebih hitam kelam.Matanya menjadi merah darah,emosinya terlecut mendengar jawaban lukita.
" Bocah Sombong ! Mampuslah kau sekarang !" Teriaknya dengan keras.
Lukita sadar,lawannya telah dipenuhi amarah,dia juga tak mau bermain2 lebih lama lagi.
" Keluarkan jurus andalanmu ! " Bentak lukita,lalu segera mengeluarkan jurus Semburan naganya,menarik napasnya dalam2,menghirup udara disekitar sebanyak2nya.
Gagak hitam terdiam sesaat melihat lawan didiepannya,lalu dengan cepat mulutnya berkomat kamit membaca mantera.
Tiba2 dari balik tangannya ratusan gagak hitam kembali keluar menyerang lurus kedepan laksana pedang yang berbaris kedepan saling susul menyusul.
" Naga Angin ! " Teriak Lukita sambil menyemburkan napasnya dengan kuat.
Keluarlah naga angin dengan cepat kelangit,meliuk2 kan tubuhnya hingga sangat besar dan panjang,lalu segera meluncur cepat kebawah melahap ratusan burung gagak yang menyerang lukita.
Tubuh naga angin terus merangsek maju kedepan menelan burung gagak yang keluar dari tangan lawan.Terus mendekat kearah siluman gagak yang sedang melotot melihat naga angin.
Tak mau tangan dan tubuhnya ikut dilahap naga angin,siluman gagak segera melesat tinggi keudara.
Naga angin tak berhenti,tubuhnya ikut meliuk2 mengejar siluman gagak hingga melewati awan dilangit.
Lukita menatap kelangit,terlihat naga angin kejar2an dengan siluman gagak yang terus berlari.
" Naga Angin,kembalilah !" Teriak lukita
Tubuh naga angin dengan cepat meliuk turun kebawah,lalu masuk kembali kemulut lukita.
Melihat naga angin telah kembali,bukannya menyerah,siluman gagak yang sombong tiba2 menyerang lukita dari langit.
Ratusan Awan hitam meluncur laksana anak panah sebesar batang pohon berusia ratusan tahun menuju kebawah.
Lukita menggelengkan kepalanya,tak sedikitpun rasa takut diwajahnya.Lalu dengan cepat mengeluarkan jurus NAGA MENERJANG AWAN yang sangat jarang digunakannya.
Tubuhnya segera melenting keudara,kaki nya lurus menerjang ratusan awan hitam yang menyerangnya.
Blaaaarrrr ... Blarrrrrr....Blaaaaaaarrrrr....
Awan hitam yang terkena terjangan lukita hancur dan menghilang,tubuh lukita terus maju keatas menerjang apapun yang menghalanginya.
__ADS_1
Hingga melewati awan putih dilangit,mendekati tubuh siluman gagak hitam yang terkejut dan panik dengan kehebatan lawannya.Dia tak tau,lawan yang dihadapinya adalah Titisan Dewa Naga dan juga seorang raja dari bangsa siluman dinegrinya.
Buuuukkkk....
Dengan telak tubuh Siluman gagak yang masih melayang dilangit dihantam tendangan lukita,tubuhnya tertekuk hingga menyerupai hurup U yang miring,Wajahnya hampir mencium kakinya sendiri.Namun lukita tak berhenti,kembali melesat keatas melewati tubuh siluman gagak,Lalu kembali menerjang punggung lawannya kebawah dengan kuat.
Buuuukkkk....
Tubuh siluman gagak kembali tertekuk menyerupai hurup V,dan terbalik,lalu meluncur kebawah dengan sangat cepat.
Booooommmmm...
Tak ayal tubuh siluman gagak terbenam hingga masuk kedalam tanah.
Dan tak lama kemudian,lukita kembali turun dengan lembut didekat tanah yang berlobang.melongok kebawah melihat tubuh siluman gagak.
Tubuh siluman gagak terdiam sesaat,namun semenit kemudian,kembali bergerak,dan perlahan2 berdiri kembali,melihat keatas kearah lukita.Tatapannya tajam,Lalu segera melompat keluar dari dalam lobang.
Lalu mendarat dibelakang lukita.
" Siapa kau sebenarnya,Anak muda ?" Tanya siluman gagak,nada bicaranya datar,kini dia merasakan rasa takut yang tak pernah dirasakannya apabila berhadapan dengan manusia.
Lukita berbalik arah,menatap siluman gagak sambil tersenyum.
" Aku hanyalah seorang bocah ingusan juga pecundang dan Pengecut !" Jawab lukita,membalikkan semua ejekan Siluman Gagak.
Wajah Siluman gagak kembali hitam legam.
" Baiklah,kalau kau tak mau menjawab ! Kalau kau seorang manusia ! Tak kan bisa membunuhku !"
Wussshhhhh...
Tubuh siluman gagak berubah menjadi asap hitam yang sangat tebal dan hitam,menyebar keudara,lalu berubah menjadi seekor burung gagak hitam sebesar ukuran raksasa.mengepak2kan sayapnya,membuat angin kencang meniup kearah lukita,kayu dan batu cadas disekitar bukit merah bergeser berjatuhan kebawah dan menjauh dari medan pertempuran.
" Bagus, Akhirnya kau berubah kewujud aslimu ! " Seru lukita lalu segera bergerak maju beberapa langkah kedepan,lalu mengeluarkan jurus yang didapatnya dari siluman gajah tunggal.Jurus Terompet langit,Jurus sakti yang sangat hebat yang hanya dimiliki oleh siluman gajah tunggal untuk menyerang lawan yang berada dilangit atau diudara.
Tiba2 terdengar suara melengking yang sangat kuat,tubuh siluman gagak yang berada diatas langit menjadi bergetar hebat.
" Arrrrggghhhh...Kau ...Kau...Hentikan !!! ...Hentikannn !!! " Terdengar siluman gagak menjerit2 kesakitan,darah hitam keluar
dari telinga dan matanya.
Lukita yang sejatinya adalah manusia berhati lembut,tak tega melihat siluman gagak tersiksa dan terus menerus menjerit kesakitan.Dia segera menghentikan jurus terompet langitnya.
Tubuh siluman gagak berhenti bergetar,Dengan lemah dia mengepak2kan sayapnya diudara.
" Kau...Manusia Siluman ! Ilmumu semua berbau siluman.Siapa kau sebenarnya,dari mana asalmu ?Jawab anak muda !" Seru Siluman gagak,suaranya bergetar tanda dirinya masih merasakan sisa2 sakit yang dideritanya.
" Hmmm...Aku Adalah seorang manusia,Namun diDarahku mengalir Darah Dewa Naga Sosro,Asalku dari negri Nusantara yang berada jauh disebrang sana." Jawab Lukita dengan tegas
Betapa terkejutnya siluman gagak hitam,pantas saja ilmu lawannya sangat hebat dan kuat.Namun Sipat angkuh dan congkaknya telah menjadi darah dagingnya.Dengan tiba2 dia mengepakkan sayapnya sekuat tenaga,membuat batu kayu dan debu beterbangan menyelimuti lukita yang berada dibawah.
Lukita yang tak mengira serangan mendadak dari siluman gagak hitam segera melompat menjauh,Kesempatan itu segera dimanfaatkan Siluman gagak hitam untuk melarikan diri.Terbang dengan cepat menuju kediaman walikota Guang Zhao.
__ADS_1
" Dasar Pecundang Pengecut !" Teriak lukita geram,Pandanganya masih terhalang dengan debu yang beterbangan diudara.