
Bumi berguncang,suara gemuruh sangat kuat terdengar .Gempa bumi dirasakan oleh seluruh kota para jagoan,Apalagi markas perkumpulan tangan seribu,Getaran sangat kuat,membuat tempat tinggal mereka berantakan.
Siluman laba2 dan beserta yang lainya,Sampai2 terombang ambing terkena dampak gempa bumi yang diakibatkan oleh Naga bumi yang bersatu kedalam tubuh Lukita.
Perbol,Qiang Suyon dan Iie weida terpental dari tempat mereka,hingga tercebur kembali kedalam air terjun.
Perlahan pintu Goa kembali terbuka,Cahaya putih sangat menyilaukan mata memancar sangat terang.
" Ingatlah baik2 pesanku ! Satukan kelima Naga ! Naga bumi adalah yang pertama,Lalu Naga Air,Naga Api, Naga Langit dan Naga Salju ! Setelah itu,mereka berlima akan menuntunmu menuju kesempurnaan Abadi.Kotak emas Adalah kunci utama dari Kitab Naga,Didalam Goa ini,Kotak Emas Dikubur bersama arwah2 pendahulu negri.Ingat ! Tanpa Kotak Emas,Tubuhmu tak akan mampu mengendalikan Kelima Naga !" terdengar suara yang menggema dari Resi alis putih.
" Tabib muda ! Tabib muda !" Tiba2 terengar suara Qiang Suyon yang menerobos masuk kedalam Goa.
Busssssshhhhh....
Cahaya putih penjelmaan Resi alis putih yang hendak pergi meninggalkan tempat itu,Tiba2 kembali kewujud aslinya begitu melihat Qiang Suyon yang sangat cantik jelita.
Qiang Suyon Terkejut hingga jatuh terduduk dilantai menatap Tubuh resi alis putih yang mengambang diudara.
" Hmmm...Sungguh Berkah terbesar dari sang pencipta ! Aku dapat bertemu Titisan Dewi Putri Cendana ditempat ini !" Suara resi alis putih kembali menggema.
Tiba2 pintu Goa kembali tertutup rapat,Perbol dan lie weida yang hendak menyusul Qiang Suyon masuk kedalam,kembali terpental dan tercebur masuk keair terjun.
" Aa...pa...Maksudmu,Orang Tua ?!" Tanya Qiang suyon ketakutan,dia melihat Tubuh lukita juga sedang melayang diudara,Namun matanya terpejam dengan posisi tangan seperti sedang bersemedi.
" Kau...sangat mirip dengan Sang Dewi ! Kau bisa membantu Muridku agar segera mendapatkan Kotak emas !" Ucap Resi Alis putih,Tubuhnya perlahan turun mendekati Qiang Suyon yang masih terduduk dilantai.
" Bangkitlah !" Seru nya kembali.
Tubuh Qiang Suyon perlahan2 bangkit berdiri hingga melayang diudara berhadapan denga resi alis putih,Wajahnya terlihat pucat pasi menatap kakek didepannya.
" Terimalah Anugrah Langit ini !" Seru Kakek Resi alis putih.
Tangan kanan nya bersinar terang,Lalu menyentuh kening Qiang Suyon hingga keningnya ikut bersinar terang.Sejatinya Qiang Suyon ingin menghindar,tapi seperti ada kekuatan lain yang menahan kepala dan tubuhnya.
Perlahan Rambut Qiang Suyon yang tadinya hitam legam,Berubah menjadi Kuning keemasan, dikeningnya terlihat mutiara yang berbentuk lonjong berwarna emas dibalut besi putih yang melingkari kepalanya.Mirip sebuah mahkota,namun ikat kepala suyon sangat simple,Besi putih yang besarnya kurang dari jari kelingking mengitari kepala seperti mengikat rambutnya,Ditengah2 terlihat Mutiara emas yang berkilauan.
" Jagalah Mahkota itu,Hanya Kau dan Orang yang paling mencintaimu yang bisa melepaskan mahkota dikepalamu !" Suara resi alis putih kembali menggema,
" Siapa Kau kakek ? Dan Apa Yang kau perbuat padaku ?" Tanya Qiang Suyon yang belum menyadari perubahan pada rambutnya.
" Kau akan segera tau siapa aku,Carilah kotak emas didalam Ruang Pertemuan didekat kolam pendingin.Lalu Berikan Pada Nya !" Setelah berkata,tubuh Resi alis putih kembali berubah menjadi Kabut putih,dan naik perlahan2 keatas lalu hilang tak berbekas.
__ADS_1
Tubuh Qiang suyon yang tadinya melayang diudara,tiba2 meluncur jatuh kebawah.Dirinya sangat panik,Namun kakinya dengan lembut mendarat dilantai tanpa menimbulkan suara.
" Ehhhh...Apa yang terjadi ? Tubuh ku terasa sangat ringan." Gumam Qiang suyon terheran2.
" Tabib muda ! Tabib muda !" Panggil Qiang Suyon tersadar kembali ketika melihat kelangit.
Lukita perlahan membuka matanya,Keningnya berkerut,melihat gadis cantik berambut emas memanggil2nya.lalu tubuhnya meluncur turun kebawah,tepat berhadapan dengan Qiang Suyon.
" Tabib muda,Akhirnya Kau Sembuh kembali !" Seru Qiang Suyon senang,Lalu menghambur kedepan memeluk tubuh pemuda gundul didepannya.
Lukita Hanya diam membisu,tak tau harus berbuat apa,Namun jantungnya tiba2 berdetak sangat kencang,Hingga Gadis yang memeluk tubuh nya ikut merasakan.
" Ahhhh...Detak jantungmu sangat kuat,Pertanda kau telah pulih seutuhnya !" Seru Qiang suyon tersenyum memperlihatkan giginya yang putih dan rapi.Matanya menatap lama wajah Lukita,Perasaan Hatinya Sangat senang tak terhingga.
" Heiiii...Kenapa kau diam saja ? Apa kau tak mengenalku ?" Tanya Qiang Suyon dengan Manja.
Lukita hanya menganggukkan kepalanya, Tangan kanannya mengelus Mahkota dikening Gadis didepannya,lalu turun membelai rambutnya yang panjang menjuntai kebawah.
Mata suyon mengikuti jari tangan lukita,Sampai dia sadar,Warna rambutnya berubah menjadi kuning emas.
" Rambutku ! Apa yang terjadi dengan rambutku !" Teriaknya kaget,Hingga tubuhnya menjauh dari lukita.
" Mungkin rambutmu berubah mengikuti mahkotamu !" Ucap Lukita tiba2.
" Coba Kau buka Mahkota itu !" Ucap Lukita
Qiang Suyon segera melepaskan mahkota dikepalanya,Benar saja,Rambutnya berubah kembali berwarna hitam.
" Aneh !" Seru Qiang Suyon tak percaya.
Lalu menyimpan mahkota kedalam Kantung yang selalu dibawa dipinggangnya.Namun yang terjadi,mahkota itu tau2 sudah kembali berada dikepalanya.
" Ehhhh...kog bisa kembali sendiri !" Seru Qiang Suyon terkejut.
Lukita Lalu mendekati Qiang suyon,Tangannya menyentuh mahkota emas,Lalu melepaskan dari kepala gadis cantik didepannya.Dia melihat lihat dengan seksama mahkota emas,Tangannya merasakan hawa yang hangat menjalari tangan,Tubuhnya perlahan menjadi Sangat ringan.
" Mahkota yang hebat dan indah !" Seru Lukita tanpa sadar,Lalu membuang mahkota emas kedinding Goa.
" Hei Kenapa kau buang !" Teriak Qiang Suyon terkejut.
" Dibuang kemanapun,dia akan tetap kembali dikeningmu !" Jawab Lukita sambil berjalan kearah pintu goa yang tertutup rapat.
__ADS_1
Tanpa sadar tangan Qiang Suyon meraba keningnya,Benar saja, Mahkota emas telah kembali melingkar dikepalanya.
Namun wajahnya tiba2 berubah menjadi pucat pasi,Ketika Sadar mahkota tersebut barusan telah diambil oleh tabib muda.Dia teringat pesan terakhir dari kakek alis putih.
" Ahhhh...benarkah dia orangnya !" Bathin Qiang
Suyon tersipu malu.
Qiang Suyon
Lukita menyentuh dinding Goa,Perlahan dia mengerahkan Jurus telapak naga,
Plak..plak...plak...
Desss....desss...dessss...
Tiga kali tanparan dengan tangan kanan,Dan tiga kali pukulan dengan tangan kiri.Perlahan Dinding batu bergerak kesamping hingga membuka dengan lebar jalan untuk keluar masuk.
Lukita melihat air terjun didepannya,Tanpa sadar dia teringat dengan air terjun diKerajaannya SwargaLoka.
Tanpa menghiraukan Qiang suyon,Lukita segera terjun kedalam air.
Lukita
" Heiiii...tunggu ! " Teriak Qiang suyon kaget,ketika melihat perlahan2 pintu Goa akan menutup kembali.Maksud hati ingin berlari keluar,Namun sekali menghentakkan kakinya,tubuhnya telah melayang sangat cepat keluar goa,dan langsung tercebur kedalam air.
Sementara itu seluruh penghuni Goa telah berkumpul didepan air mata dewa.Mereka terus memanggil tabib muda dan Qiang suyon,
Tiba2 sebuah kepala gundul muncul dari dalam air,Lalu terlihat wajah lukita yang basah dan terus keluar kepermukaan sedang membopong tubuh seorang gadis cantik berambut keemasan.
" Tabib muda ! "
" Saudaraku !"
Teriak Mereka hampir bersamaan,dengan wajah gembira mereka segera membantu Lukita keluar dari dalam air.
" Hei...Ada apa dengan rambut Qiang ?" Teriak Yuan Ruo terkejut.
__ADS_1
" Benarkah dia Qiang suyon ?" Tanya Lie Weida Tak percaya.
Perlahan lukita menurunkan Tubuh Qiang suyon, Semua mata memandang nya,Tubuhnya yang indah tercetak jelas karena basah kuyup.Lukita melepaskan Jubahnya,Lalu menutupi tubuh Qiang suyon.