Pengembara Yang Terluka

Pengembara Yang Terluka
Sembunyi


__ADS_3

Malam itu hujan sangat lebat di kota para jagoan.Didalam gedung markas Klan api,terlihat beberapa orang sedang berkumpul.


" Panglima lhe musin telah memberitahu kita,bahwa pelaku semua kerusuhan diwilayah ini adalah orang asing.Yang ingin menguasai Kota Jagoan dengan cara mengadu domba kita.Meraka tak lain adalah Para tabib yang selama ini kita kenal." Terdengar suara lantang seorang laki2 tua yang gagah berpakaian serba merah.


" Sebenarnya,tuduhan ini tanpa bukti yang kuat,kami tak dapat percaya kabar ini." Seru Ketua lie,Dia orang pertama yang membantah.


" Sejujurnya,kami juga tak dapat mempercayainya." Jawab Ketua Klan Air.


Ketua Klan api yang telah membacakan isi surat rahasia dari Panglima Lhe,menarik napasnya dalam2.Lalu melihat kearah ketua Klan Salju.


" Bagaimana sikap ketua Xue ?" Tanyanya


Ketua klan salju tak langsung menjawab,dia menatap orang2 disekelilingnya.


" sejujurnya,Hatiku juga tak percaya.Namun,Panglima Lhe Sendiri,tak mungkin asal menuduh.Dia pasti punya Bukti dan alasan yang kuat." Jawab Ketua Klan api,sambil menarik napasnya dalam2.


" Tak perlu berbelit2 ketua Xue,Percaya atau tidak atas Tuduhan itu ?" Ketua Lie langsung bertanya dengan nada tegas.


Xueshan menatap wajah ketua lie dalam2,Sepertinya dia tak senang dengan ucapan ketua klan Salju.


" Baiklah,Tak perlu basa basi lagi.Aku percaya isi surat Panglima Lhe !" Jawabnya dengan perasaan jengkel.


" Berarti Kita imbang dalam penilaian,Dua klan tak percaya,dan dua klan juga percaya atas isi surat ini." Seru Ketua klan api tegas.


" Jadi,Apa keputusan kita malam ini ?" Tanya ketua lie tak sabar.


" Aku tak dapat memutuskan,kecuali tiga suara memilih jawaban yang sama." Jawab Ketua Klan Api tegas.


" Kalau begitu,kita ambil suara satu lagi,yaitu perkumpulan Tangan seribu." Ucap ketua Klan air cepat.


" Mereka tidak hadir malam ini,padahal utusan telah kukirim ketempat mereka." ujar ketua zhang gusar.


Suasana di gedung pertemuan menjadi hening,kembali musyawarah mereka menemukan jalan buntu.


Namun tiba2,Putri klan api dan murid pertama masuk kegedung Aula.


" Maaf tuan dan nyonya sekalian,Kami menjadi saksi,bahwa tabib botak itu memang otak dari semua kejadian lalu." Ucap Putri Xian Nie Huo sambil menatap semua orang bergantian.


" Dan Aku juga yang telah menyelamatkan ketika tabib itu ingin membunuh tuan putri !" Seru Jiang Shu ikut berbicara.


Seluruh isi ruangan terkejut,


" Apa bukti ucapan Kalian ?" Tanya Ketua Lie sambil berdiri dari duduknya.


" Maaf ketua lie,kejadian itu terjadi ketika kami mencurigai dua orang yang sedang mengendap2 didalam hutan menuju markas kalian." Ucap Xian Nie huo


" Dan kami berdua mengetahui mereka telah dibawa oleh putri tuan ketua." Sambung Jiang Shu pula.


" Maksud kalian berdua,malam ketika penyerangan dimarkas kami,semua adalah rencana dari tabib muda ?" Tanya Ketua lie mulai bimbang.

__ADS_1


" Benar ketua Lie ,Mereka sengaja membuat kekacauan,untuk mengecoh kalian semua." Seru jiang Shu dengan bersemangat.


" Bangsat ! Mereka benar2 licik !" Seru Ketua Klan Air dengan geram.


" Ayah,sebaiknya kita selidiki dulu,jangan langsung percaya." Bisik Putri lie weida pada Ayahnya.


" Sebarkan Berita ini segera,Kita cari Kedua tabib itu !" Ucap Ketua Klan api pada Murid pertamanya.


" Baik,Suhu !" Jiang Shu lalu segera berlalu dari gedung.


Dalam waktu setengah jam,seluruh kota Para jagoan telah heboh.Gambar kedua tabib tersebar dengan cepat,bahkan akan mendapat imbalan 1000 keping emas buat yang memberitahukan keberadaan mereka.


Sementara itu,didalam hutan pinggiran kota,didalam Goa yang sempit dan lembab,terlihat seorang gadis cantik sedang keluar dari goa.


Lalu berjalan sangat cepat menuju kota para Jagoan.


Gadis itu berpakaian putih dibalut selendang ungu,dia berjalan menuju sebuah rumah makan.


Matahari telah berada diubun2 kepala,rumah makan yang sederhana masih lengang,belum terlalu banyak pembeli diruang makan.


Namun kehadiran seorang gadis cantik yang tak dikenal,membuat beberapa tamu yang telah datang duluan menjadi terpana.


" Ehmmm...Nona,Kalau kau ingin makan siang,datanglah kesini,kami akan mentraktirmu." Teriak tiga orang laki2 berpakaian biru.


" Maaf,terima kasih !" Jawab Gadis itu,lalu segera berlalu menuju meja kasir.


" Aku pesan lima Ayam bakar yang pedas,juga Pisang dan jeruk sebagai penutupnya." Jawab gadis Cantik tersebut dengan cepat.


" Apakah nona akan makan sendiri disini ?" Tanya Kasir sedikit heran.


" Owh...tidak...tidak..! Semua nya dibungkus ! Ini buat Keluargaku yang kedatangan tamu dari jauh." Jawab gadis itu buru2.


" Baiklah,semuanya 20 keping perak,nona !" Seru kasir kembali,


Gadis itu segera membayar dengan satu keping emas.


Namun tiba2 uangnya diambil oleh seseorang,lalu mengembalikan padanya.


" Biar aku yang bayar !" Seru laki2 gagah dari belakang.


" Ehhhh...Maaf,aku tak ingin dibayarin oleh siapapun !" Seru Gadis cantik tersebut marah.


" Nona,maaf.Jangan salah faham,bukan hanya nona yang aku traktir,tapi semua yang makan dan minum ditempat ini.Karena hari ini adalah hari Ulang tahunku." Jawab laki2 gagah berpakaian Biru.


" Mau kamu,ibumu,bapakmu yang ulang tahun,aku tak perduli.Menyingkirlah,jangan halangi jalanku !" Bentaknya mulai tak sabar.Lalu segera beranjak keluar.


Tiba2 tangan kanannya telah dipegang oleh pemuda gagah tersebut,membuat tubuhnya kembali berputar menghadap laki2 tampan didepannya.


" Maaf nona,jangan marah.Aku hanya..

__ADS_1


Plakkkk...


Tiba2 pipinya telah ditampar oleh gadis cantik tersebut.


" Lancang ! Berani menyentuhku ! Apa kau bosan Hidup !" Bentak Gadis cantik yang tak lain adalah Yuan Ruochong Putri siluman Kera putih.


Laki2 gagah dan tampan tersebut sampai terkejut mendengar bentakan gadis cantik didepannya.


" Maaf...maaf nona," Ucap nya lalu segera menjura hormat.


" Maafkan Aku,Qang Jie Shou putra Kedua Perkumpulan Tangan seribu,tak bermaksud tidak baik pada Nona." Ucapnya memperkenalkan diri.


Yuan Ruo bukanlah siluman yang tak kenal orang2 didunia persilatan,walaupun hidupnya lebih banyak tinggal diTaman Surga,namun dia dan ibunya juga sering berkunjung kekota para jagoan.Dia tau perkumpulan tangan seribu,bahkan hapal nama2 Ketua klan dan Ketua Qian Shou.


" Hmmm...Perkumpulan tangan seribu,ayahmu Qian Shou,setauku orang yang sangat sopan." Ucap Yuan Ruo,nada bicaranya sedikit lembut,namun tetap ketus.


" Ahhh...kiranya Nona Juga mengenal Ayahandaku.Maaf nona,telah menggangguMu." Qang jie kembali menjura hormat,lalu melangkah mundur mempersilahkan gadis didepannya untuk pergi.


" Akan kuingat perbuatanmu,padaku hari ini." Ucap Yuan Ruo lalu melangkah pergi dengan cepat.


Qang Jie duduk dimejanya,Matanya masih menatap kearah gadis cantik itu pergi.


" sudah lah Tuan muda,jangan berkecil hati.Kalau jodoh takkan kemana." Hibur Teman semejanya.


" Apakah kau mengenalnya ?" tanya Qang jie,sambil menoleh orang disebelah kanannya.


" Ahhhh...Sepertinya dia asing dimataku,mungkin dia bukan Penduduk kota ini." Jawab Temannya


Sementara itu,didalam goa yang sempit,seorang laki2 cebol sibuk membuat ramuan obat.


" Bodoh...Aku Bodoh ! Kenapa selama ini aku tak pernah belajar membuat ramuan obat !" makinya dengan keras.


" Heiii...Tabib...Siapa yang kau maki ?" Tanya Yuan Ruo ketika masuk kedalam goa.


" ahhh...kau telah kembali ! Aku memaki diriku sendiri,selama ini tak pernah belajar membuat obat." Jawab Perbol kesal pada dirinya sendiri.


" Sabarlah,tabib kecil.Kita pasti bisa menyembuhkannya.


" Kalau saja perbekalan kami tak tertinggal ditempatmu,sahabatku pasti sudah sembuh !" Gerutu perbol lagi.


" Terus bagaimana ? Apakah kita akan kembali dan menyelinap untuk mengambil perbekalan kalian ?" Tanya Yuan Ruo serius.


" Sama saja kita mengantar nyawa ! Ibumu juga,sudah dua hari tak muncul2 juga.


" Aku sendiri khawatir dengan keadaanya,tabib kecil ." wajah Yuan ruo tiba2 berubah menjadi sedih.


" Ahhhh...sudahlah.Aku yakin,ibumu dalam kondisi baik2 saja.Ehhh...Apa Ayam bakar pedas pesananku sudah kau beli ?" Tanya perbol tiba2


" Sudah,aku beli lima Potong buatmu ! Ini,makanlah ! Mumpung masih panas." Jawab Yuan Ruo,dia lalu berjalan mendekati sesosok tubuu yang sedang tergeletak dilantai.Lehernya telah dibungkus oleh obat2an dan dibalut oleh kain putih selendang Yuan Ruo.

__ADS_1


__ADS_2